google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham BBTN | BTN BIDIK PERTUMBUHAN KREDIT 6-8 PERSEN PADA 2020 Langsung ke konten utama

Saham BBTN | BTN BIDIK PERTUMBUHAN KREDIT 6-8 PERSEN PADA 2020


IQPlus, (26/11) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dalam rencana bisnis bank (RBB) menargetkan pertumbuhan kredit pada 2020 antara 6-8 persen secara tahunan.

Direktur Finansial, Treasuri, dan Strategi BTN Nixon L Napitupulu usai rapat di Komisi XI DPR, Jakarta, Senin, mengakui target kredit tersebut menurun dibandingkan 2019.

Penurunan itu karena perseroan fokus untuk konsolidasi internal dan memperbaiki kualitas kredit dengan menurunkan rasio kredit bermasalah (non lerforming loan/NPL).

Perseroan juga tidak ingin ambisius mendorong pertumbuhan kredit hingga kondisi likuiditas benar-benar memadai.

BTN akan menunggu hingga rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) membaik.

"RBB kami turun, kredit pertumbuhannya cuma 6-8 persen, kami akan lebih ke konsolidasi, perbaikan kualitas, plus likuiditas dibenarkan sampai LDR (loan to deposit ratio) membaik," ujar dia.

Target pertumbuhan kredit itu lebih rendah dari revisi terakhir RBB BTN pada tahun ini yang mencantumkan pertumbuhan kredit bisa mencapai 10 persen. Awalnya, BTN bahkan pada tahun ini mematok pertumbuhan kredit sebesar 15-16 persen.

Revisi target pertumbuhan kredit karena perseroan ingin mengutamakan prinsip kehati-hatian, perbaikan kualitas kredit, dan penyesuaian dengan likuiditas dalam penyaluran kreditnya.

Selain pertumbuhan kredit, BTN juga mematok pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada 2020 hanya sebesar 6-8 persen. Kemudian, bank spesialis kredit perumahan itu juga menargetkan rasio NPL turun ke bawah tiga persen.

Di sisi lain, pada tahun ini BTN mengklaim sudah menurunkan suku bunga hingga total 25 basis poin (bps) untuk efisiensi perbankan.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...