google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham TLKM | TELKOMSIGMA KUASAI PASAR DATA CENTER DI INDONESIA Langsung ke konten utama

Saham TLKM | TELKOMSIGMA KUASAI PASAR DATA CENTER DI INDONESIA


IQplus, (21/11) - Anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (Persero), Telkomsigma membuktikan diri sebagai perusahaan solusi teknologi informasi dan komunikasi (ICT) terbesar di Indonesia sejalan dengan penghargaan yang diraih dari Frost & Sullivan, untuk kategori Indonesia Data Center Services Provider of The Year.

Penghargaan ini diperoleh sebagai bentuk keberhasilan dan komitmen Telkomsigma dalam memberikan layanan data center terbaik bagi pelanggan dan menjadi yang terbesar di Indonesia.

"Penghargaan 2019 Best Practices Award ini mengindikasikan kepercayaan terhadap konsistensi Telkomsigma dalam memberikan layanan terbaik dan manajemen operasi data center guna menjaga keamanan dan keberlangsungan operasional bisnis pelanggan," kata CEO Telkomsigma, Sihmirmo Adi, di Jakarta, Rabu.

Menjajaki 21 tahun Telkomsigma, perusahaan ini menjadi yang pertama terjun sebagai provider layanan data center dengan skema outsource yang berlokasi di Serpong, dimana sebelumnya bergerak di bisnis hardware.

Telkomsigma semakin memperluas kapabilitas layanan data center dengan memiliki tiga data center utama berlokasi di Serpong, Surabaya dan Sentul, juga mengelola 14 data center NeuCentrix yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia.

"Kepercayaan pelanggan merupakan faktor penting bagi kami, security dan reliability juga Kesiapan sumber daya manusia profesional menjadi hal fundamental bagi Telkomsigma, sehingga kami menyediakan infrastruktur yang mampu menjamin value kepada industri di Indonesia," ujar Sihmirmo.

Coverage layanan data center Telkomsigma bukan hanya mencakup colocation, DRC (Disaster Recovery Center) dan working room saja, namun juga backup/restore, batch process, dan remote/smart hands dimana dapat dilakukan set up firewall, konfigurasi, sirkuit testing, dan lain-lain.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...