google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham WTON | PT Wijaya Karya Beton Tbk dan Tanggul Jebol Langsung ke konten utama

Saham WTON | PT Wijaya Karya Beton Tbk dan Tanggul Jebol


IQPlus, (17/12) - Kontraktor pelaksana pembangunan tanggul laut yang jebol di Pelabuhan Nizam Zahman Muara Baru, Jakarta Utara, PT Wijaya Karya Beton menyatakan masih menunggu hasil investigasi pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Tahap perbaikan masih menunggu hasil investigasi," kata Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Beton Tbk, Yuherni Sisdwi kepada Antara di Jakarta, Selasa.

Yuherni menyatakan saat ini kasus tanggul jebol itu sedang dalam tahapan investigasi oleh Komite Keselamatan Konstruksi PUPR, untuk melihat semua tahap pekerjaan secara komprehensif.

"Harapannya akan diputuskan secepatnya," ujar Yuherni.

Sebelumnya pejabat SNVT PTPIN Kementerian PUPR Ferdinanto berharap penyelidikan itu dapat dilakukan paling lama satu bulan untuk mendapatkan desain penanganan pascajebol tanggul laut itu.

Kementerian PUPR bahkan menggandeng Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air untuk melakukan investigasi atas kejadian itu. Ferdi menjelaskan pekerjaan pembangunan tanggul dijadwalkan sejak 10 Juli 2019 hingga 21 Desember 2019.

PT Wijaya Karya Beton mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp87,9 miliar hanya untuk pemancangan dan penimbunan tanggul sepanjang 130 meter.

Tanggul laut itu merupakan proyek pembangunan pengaman pantai tahap tiga paket dua oleh satuan kerja non vertikal tertentu (SNVT) pembangunan terpadu pesisir ibu kota negara (PTPIN), Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian PUPR.

Kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya Beton Tbk kerja sama operasi (KSO) dengan PT Pandji Pratama Indonesia. Konsultan Pengawas PT Yodha Karya (persero) KSO dengan PT Indra Karya (persero). (end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...