Mengenal Indikator Pivot Point | Senjata Ampuh "Copet" Intra-Day

Apa itu Pivot Point

Indikator Pivot Point adalah indikator analisis teknis, atau perhitungan, yang digunakan untuk menentukan tren keseluruhan pasar dalam rentang waktu yang berbeda. Pivot Point (titik pivot) itu sendiri hanyalah rata-rata harga tinggi, rendah dan penutupan dari hari perdagangan sebelumnya. Pada hari berikutnya, perdagangan di atas titik pivot diperkirakan mengindikasikan sentimen bullish yang sedang berlangsung, sementara perdagangan di bawah titik pivot menunjukkan sentimen bearish.

Titik pivot adalah dasar untuk indikator, tetapi juga mencakup level support dan resistance lainnya yang diproyeksikan berdasarkan perhitungan titik pivot. Semua level ini membantu pedagang melihat di mana harga bisa mengalami support atau resistance. Demikian pula, jika harga bergerak melalui level-level ini, ia memberi tahu pedagang bahwa harga sedang tren ke arah itu.

Indikator Titik Pivot
Contoh Penggunaan Indikator Titik Pivot

Kunci dalam Memahami Indikator Pivot Point

Ketika harga suatu aset diperdagangkan di atas pivot point, itu menunjukkan bahwa hari itu bullish atau positif.
Ketika harga suatu aset diperdagangkan di bawah titik pivot, itu menunjukkan hari itu bearish atau negatif.
Indikator biasanya mencakup empat level tambahan: S1, S2, R1, dan R2. Ini berdiri untuk mendukung satu dan dua, dan perlawanan satu dan dua.
Support dan resistance satu dan dua dapat menyebabkan pembalikan, tetapi mereka juga dapat digunakan untuk mengkonfirmasi tren. Misalnya, jika harga jatuh dan bergerak di bawah S1, ini membantu mengkonfirmasi tren turun dan menunjukkan kemungkinan kelanjutan ke S2.

Rumus Untuk Indikator Pivot Point

rumus indikator pivot
Rumus Indikator Pivot
Dimana:
High = Harga tinggi dari hari perdagangan sebelumnya
Low = Harga rendah dari hari perdagangan sebelumnya
Close = Harga penutupan dari hari perdagangan sebelumnya

Cara Menghitung Titik Pivot

Indikator titik pivot dapat ditambahkan ke bagan dan level akan secara otomatis dihitung dan ditampilkan. Berikut ini cara menghitungnya sendiri, dengan mengingat bahwa pivot point sebagian besar digunakan oleh pedagang harian dan didasarkan pada tinggi, rendah, dan tutup dari hari perdagangan sebelumnya. Jika hari Rabu pagi, gunakan level tinggi, rendah, dan tutup mulai Selasa untuk membuat level pivot point untuk hari perdagangan Rabu.

  1. Setelah pasar tutup, atau sebelum dibuka pada hari berikutnya, cari harga tertinggi, terendah, dan tutup dari hari terakhir.
  2. Jumlahkan tinggi, rendah, dan tutup lalu bagi dengan tiga.
  3. Tandai harga ini pada grafik sebagai P.
  4. Setelah P diketahui, hitung S1, S2, R1, dan R2. Tinggi dan rendah dalam perhitungan ini berasal dari hari perdagangan sebelumnya.

Membaca Indikator Pivot Point

Pivot point adalah indikator intra-day untuk perdagangan berjangka, komoditas, dan saham. Tidak seperti moving average atau osilator, mereka statis dan tetap pada harga yang sama sepanjang hari. Ini berarti pedagang dapat menggunakan level untuk membantu merencanakan perdagangan mereka terlebih dahulu. Sebagai contoh, mereka tahu bahwa jika harga jatuh di bawah pivot point, mereka kemungkinan akan mengalami shorting di awal sesi. Jika harga berada di atas pivot point, mereka akan membeli. S1, S2, R1, dan R2 dapat digunakan sebagai harga target untuk perdagangan tersebut, serta tingkat stop loss.

Menggabungkan titik pivot dengan indikator tren lainnya adalah praktik yang biasa dilakukan para pedagang. Titik pivot yang juga tumpang tindih atau konvergen dengan moving average 50 periode atau 200 periode, atau level ekstensi Fibonacci, menjadi level support / resistance yang lebih kuat.

Perbedaan antara Pivot Points dan Fibonacci Retracements 

Indikator Pivot Points dan retraksi atau ekstensi Fibonacci keduanya menarik garis horizontal untuk menandai area support dan resistance potensial.

Fibonacci Retracement dan level ekstensi dapat dibuat dengan menghubungkan setiap titik harga pada grafik. Setelah level dipilih, maka garis ditarik pada persentase dari kisaran harga yang dipilih.

Indikator pivot point tidak menggunakan persentase dan didasarkan pada angka tetap: tinggi, rendah, dan tutup hari sebelumnya.

Kelemahan Indikator Pivot Point

Pivot Point didasarkan pada perhitungan sederhana, dan sementara mereka bekerja untuk beberapa pedagang, yang lain mungkin tidak menganggapnya berguna. Tidak ada jaminan harga akan berhenti, mundur, atau bahkan mencapai level yang dibuat pada grafik. Lain kali harga akan bergerak bolak-balik melalui level. Seperti halnya semua indikator, indikator hanya digunakan sebagai bagian dari rencana perdagangan.

Berita Saham BBNI | BNI GANDENG ALUMNI ITS INTEGRASIKAN LAYANAN KEUANGAN


IQPlus, (18/02) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) bekerja sama dengan Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh November (IKA ITS) untuk mengintegrasikan layanan keuangan perbankan untuk memudahkan para alumni dalam bertransaksi.

"Kerja sama kami dengan Alumni ITS merupakan bentuk nyata dukungan BNI bersama IKA ITS dalam memberikan solusi layanan keuangan secara komprehensif kepada anggota komunitas IKA ITS," kata Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati di Surabaya, Sabtu.

Ia mengatakan dalam kerja sama ini BNI menanamkan berbagai layanan termutakhir dalam aplikasi MIDA IKA ITS, yaitu "Sharing Biller dan e-collection" .

Sharing Biller, kata dia, merupakan sarana untuk pembayaran berbagai tagihan seperti tagihan listrik, air, telepon, BPJS, top up pulsa, tagihan asuransi, tv berlangganan, dan tagihan lainnya. Adapun e-Collection merupakan platform collection dan billing management yang terintegrasi dengan platform virtual account, untuk menerima pembayaran seperti belanja di aplikasi dan donasi yang dapat digunakan di semua channel termasuk channel dari bank lain.

Sementara itu, saat ini total alumni ITS mencapai 125.502 orang, dan sebanyak 47.092 di antaranya telah tercatat pada aplikasi MIDA.

"Selain memberikan solusi layanan keuangan, Aplikasi MIDA IKA ITS juga dapat memberikan informasi antar komunitas, berita serta fitur jual beli antar anggota IKA ITS," katanya.(end)


Berita Saham GMFI | LABA GARUDA MAINTENANCE TURUN JADI US$30,54 JUTA


IQPlus, (18/02) - PT Garuda Maintenance Facility Tbk (GMFI) alami penurunan laba tahun berjalan menjadi US$30,54 juta hingga periode 30 Desember 2018 dibandingkan laba tahun berjalan US$50,95 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan usaha meningkat menjadi US$470,02 juta dari pendapatan usaha US$439,28 juta tahun sebelumnya dan total beban usaha naik menjadi US$421,02 juta dari total beban usaha US$373,05 juta.

Laba usaha turun menjadi US$48,99 juta dari laba usaha US$66,22 juta tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak turun menjadi US$41,63 juta dibandingkan laba sebelum pajak US$67,75 juta tahun sebelumnya.

Total aset perseroan menjadi US$742,55 juta hingga periode 31 Desember 2018 naik dibandingkan total aset US$539,15 juta di periode yang berakhir 31 Desember 2017. (end)


Berita Saham PGAS | PGN-PERTAGAS LUNCURKAN MEREK BERSAMA "THE GAS"


IQPlus, (18/02) - PT Perusahaan Gas Negara bersama PT Pertamina Gas (Pertagas) meluncurkan merek bersama yang dinamakan "The Gas" dalam rangka memperkuat integrasi induk usaha bidang gas (Sub Holding Gas).

"The Gas merupakan representasi sinergi PGN dan Pertagas dalam Sub Holding Gas yang menjadi pengelola satu-satunya gas bumi di tanah air," ujar Direktur Utama PGN Gigih Prakoso kepada wartawan di Tangerang, Banten, Sabtu.

Ia menjelaskan bahwa PGN perlu terus berinovasi agar masyarakat mengenal energi baik yang ingin disalurkan perusahaan kepada masyarakat.

"Apalagi, seperti yang kita tahu, PGN bukan perusahaan retail yang memiliki produk-produk yang secara langsung bisa dirasakan oleh masyarakat, seperti shampo, sabun, mie instan, dan lainnya," kata Gigih.

Produk PGN adalah gas bumi yang tidak bisa dipegang dan tidak memiliki kemasan. Untuk itulah, PGN memperkenalkan The Gas kepada publik. The Gas merupakan gambaran dunia gas bumi yang telah diproduksi dalam perut bumi jutaan tahun silam.

"Dunia The Gas diharapkan dapat merepresentasikan sinergi baru PGN dan Pertagas untuk menjadi perusahaan gas terbesar yang menyalurkan energi baiknya untuk Tanah Air," tuturnya.

Adapun dalam dunia The Gas tersebut diimajinasikan oleh makhluk-makhluk bernama Pepe, Gege dan Een yang merupakan personifikasi dari molekul-molekul gas bumi. Pepe, Gege dan Een adalah tiga karakter dari The Gas yang muncul ke dunia nyata mewakili PGN sebagai korporasi.(end)


Berita Saham TAMU | PELAYARAN TAMARIN SAMUDRA BENTUK DUA ANAK PERUSAHAAN BARU


IQPlus, (18/02) - PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) mendirikan dua entitas anak perusahaan guna menunjang kegiatan perseroan yakni PT Sentra Tamarin Samudra dan PT Samudera Sukses Gemilang.

Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Senin, PT Sentra Tamarin Samudra bergerak dalam bidang aktivitas profesional dan teknis lainnya serta perdagangan besar denagn modal dasar Rp50 miliar dan modal disetor Rp12,5 miliar dimana perseroan memegang 99,99% saham dan PT Andalan Lepas Pantai 0,01%.

Sementara PT Samudera Sukses Gemilang bergerak di bidang aktivitas profesional, ilmiah dan teknis lainnya serta perdagangan besar dengan modal dasar Rp50 miliar dan modal disetor Rp12,5 miliar dimana perseroan juga memegang 99,99% saham dan sisanya PT Andalan Lepas Pantai 0,01%. (end)


Berita Saham BBRI | BRI TARGETKAN TAMBAH 5.000-10.000 NASABAH PRIORITAS


IQPlus, (18/02) - PT Bank Rayat Indonesia Tbk atau BRI pada 2019 menargetkan bisa menambah 5.000-10.000 nasabah prioritas baru dari yang sudah ada sekitar 65 ribuan hingga 2018.

"Target tambahan sebesar 5.000-10.000 itu untuk nasabah baru, bukan nasabah lama yang melakukan top up," ujar Vice President Wealth Management Division BRI, Tina Meilina di Medan, Jumat.

Dia mengatakan itu disela acara makan malam Imlek BRI Prioritas nasabah BRI Wilayah Medan dan pengenalan berbagai produk layanan BRI.

Menurut dia, dari target tambahan 5.000-10.000 nasabah, untuk di wilayah BRI Medan diharapkan sekitar 500 orang.

"Di wilayah BRI Medan, hingga saat ini sudah ada nasabh prioritas sebanyak 5.000 nasabah," ujarnya.

BRI sendiri terus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah prioritas yang memiliki minimal portofolio Rp500 juta itu seperti menambah jumlah Sentra Layanan Prioritas (SLP).

Kemudian berbagai produk yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah seperti financial advice dari Priority Banking Manager (PBM) dan Priority Banking Officer (PBO) BRI.

Ada juga Kartu BRI Prioritas sebagai kartu identitas yang berfungsi sebagai kartu ATM sekaligus sebagai kartu debit yang tergabung dalam jaringan internasional Premium Debit Master Card.(end)


Analisa Saham BBCA, MYOR dan MAPI | 18 Februari 2019

IHSG (6.350 - 6.425) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.425 kemudian 6.470 dengan support di level 6.350 dan 6.315.

BBCA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 26.500 dengan resist di level 27.050 kemudian 27.325.

MYOR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.550 dengan resist di level 2.650 kemudian 2.690.

MAPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.035 kemudian 1.045 dengan support di level 1.015, cut loss jika break 1.005.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7gpw


Analisa Saham FREN, GGRM, ISAT dan MNCN | 18 Februari 2019

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Senin 18 Februari 2019.

IHSG ditutup menurun sebesar 30,93 poin (-0.48%) menuju 6.389,08 pada perdagangan hari Jumat 15 Februari 2019 kemarin. Sebelum penutupan IHSG masih berada pada 6.400 namun setelah pukul 16.00  “dipukul” mundur menuju 6.389.08, hal ini telah merubah pandangan terhadap IHSG dimana saat ini penurunan menjadi kian mendalam. Namun poin pentingnya adalah net sell investor asing berkurang dan IHSG masih dalam jalur uptrend namun berada pada support terakhir, menurun lagi di bawah ini dan IHSG memasuki downtrend. Perhatikan juga indikator Stochastic telah menunjukkan oversold, artinya potensi technical rebound seharusnya semakin terbuka dan IHSG masih memiliki harapan untuk mempertahankan uptrend-nya.

Hari ini IHSG berpotensi technical rebound dalam range 6.370 s/d 6.430.

FREN dikabarkan akan buka suspend hari ini. Strategi yang mungkin terjadi adalah melanjutkan kenaikan atau menurun dahulu. Jika menurun maka perhatikan batas terendah pada support 212. Penurunan di bawah itu akan membuat tren menjadi patah.
Rekomendasi: hold; atau buy 224 s/d 240, TP 264 s/d 280, stop loss <212 .="" p="">

GGRM berpotensi membentuk golden cross antara MA5 dan MA20 (bagian dilingkari). Pembentukan golden cross akan menjadi sinyal kelanjutan penguatan jangka pendek.
Rekomendasi: buy 83000 s/d 83600, TP 85500 s/d 85000, stop loss <82000 .="" p="">

ISAT rebound dari support MA5 yang mengindikasikan uptrend yang masih dipertahankan.
Rekomendasi: buy 3500 s/d 3650, TP 3750 s/d 4000 (swing), stop loss <3450 .="" p="">

MNCN membentuk support baru pada 890 dengan support psikologis 900. Selama kedua support ini tidak mengalami breakdown maka masih ada potensi penguatan lanjutan.
Rekomendasi: buy 900, TP 945 s/d 985, stop loss <890 .="" p="">

Semoga bermanfaat, happy trading!
Best Regards,
Panin Sekuritas


Analisa Saham WTON, PTPP dan WSKT | 18 Februari 2019

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Feb 18, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,389.08(-0.48%), test resistance at 6,430, trading range hari ini 6,371 – 6,430. indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized  akan menguji support trendline.  Pada periode weekly ,indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan  indikator MACD optimized masih cenderung turun. Daily resistance terdekat di 6,430 dan support di 6,371. Cut loss level di 6,375.

WTON Daily, 432(-4.42), trading buy, trading range 430 – 448. indikator MFI optimized dan W%R optimized akan menguji support trendline dengan kecenderungan menguat . Daily support 875  dan resistance di 920. Cut loss level di 880.

PTPP Daily, 2,000 (-3.38%), buy on weakness, 1,980 – 2,070. indikator MFI optimized dan W%R optimized akan menguji support trendline. Daily resistance di 2,070. Sementara itu daily support di 1,980. Cut loss level di 1,970.

WSKT Daily, 1,765 (-5.36%), trading buy, trading range 1,730 – 1,840. Indikator MFI optimized dan indkator W%R optimized akan menguji support trend line.  Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi mulai terbatas. Perkiraan daily support di 1,730 dan daily resistance di 1,840. Cut loss level di 1,700.


Rekomendasi Saham SyariahSaham | 18 Februari 2019

Secara umum, screener EMAS menyaring saham-saham konstituen ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia) yang harga close terakhir di atas rerata harga eksponensial 30 hari (EMA30).

Kemudian, EMA30 berada di atas rerata harga 100 hari (MA100), dan EMA30 di atas MA200.

Ringkasnya, EMAS = C>EMA30>MA100 dan EMA30>MA200.

Daftar saham pada tabel  BUKAN merupakan rekomendasi Beli atau Jual, silakan sesuaikan dengan trading plan dan money management masing-masing. Disclaimer On.

Berikut ini adalah saham-saham yang masuk EMAS pada tanggal 15 Februari 2019 (diurutkan berdasarkan nilai transaksi):


https://www.syariahsaham.com/2019/02/saham-pilihan-emas-15-februari-2019.html

Rekomendasi Saham Tetra X Change | 18 Februari 2019

IDX DIRECTION 18 Februari  2019

Hallo Trader dan Investor Indonesia

Kabar baiknya adalah intensitas penjualan asing turun tajam dari 900 milyar menjadi hanya 286 milyar. Index kemarin memantul di area 6390 sehingga ada potensi sideways nya akan berlanjut dengan penguatan hari ini.

Kekhawatiran akan data penjualan retail Amerika yang melemah, telah mendorong bursa regional memerah akhir pekan lalu harusnya bisa dinetralisir hari ini. Optimisme hasil pertemuan lanjutan Amerika China dan melesatnya bursa global bisa menjadi katalis positif.

Tone dan Manner perdagangan hari ini : Intensitas Jual Asing Berkurang 60%, Market Mencoba Untuk Bertahan Diatas 6390
Market Index : 6350 - 6450

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : EXCL KAEF    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade  : SIMA EXCL BNLI BHIT MNCN CAMP BMTR PNLF KAEF ZINC LAND BNII BRPT NAGA PNBN SMSM  ( hanya berlaku hari ini)


Rekomendasi Saham William Hartanto | 18 Februari 2019

WH Project Outlook 18 Februari 2019

IHSG ditutup menurun sebesar 30.9 poin (-0.48%) menuju level 6398.08 pada perdagangan hari Jumat 15 Februari 2019.

BABAK TERAKHIR ‘MANTUL’ ATAU ‘NYEMPLUNG’

Efek downgrade nampaknya masih belum mau pergi juga dari IHSG. Sampai pada pra-penutupan perdagangan pekan lalu IHSG masih berada di 6400, namun ditutup di 6389 pada pukul 16.00, seolah disengaja menyentuh support trend line. Dan, ini merupakan babak terakhir sebelum IHSG dinyatakan 100% downtrend.

Kemarin, presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kondisi darurat nasional agar dana pembangunan tembok perbatasan Mexico segera dikucurkan tanpa ada hambatan. Namun nampaknya tidak berjalan sesuai harapan. Dan hal ini tidak berpengaruh terhadap Indonesia, pada hari Kamis nanti kita memiliki sentimen internal lagi dari keputusan suku bunga.

Menurut wakil presiden Jusuf Kalla menyinggung tentang suku bunga yang berpotensi menurun karena sudah tidak ada tekanan dari The Fed lagi. Hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi BI, namun mereka tentu punya kriteria sendiri untuk menurunkan suku bunga, misalnya dengan memperhatikan kondisi nilai tukar rupiah.

Lebih lanjut tentang IHSG, kemana arahnya? IHSG sudah berada tepat pada support trend line terakhir dengan kondisi yang oversold jika beberapa indikator ditampilkan.



Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

Secara teknikal IHSG telah oversold dan berada pada support trend line terakhir. Potensi technical rebound sebagai upaya mempertahankan tren IHSG akan lebih besar dan dimulai di sini.

IHSG VIEW

IHSG berpotensi bergerak menguat dalam range 6370 s/d 6455.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: ISAT, VOKS, CPIN.

Highly recommended: GGRM, potensi menuju 85000.

Analisa Pasar Global | 18 Februari 2019

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Feb 18, 2019)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Nasdaq keluar dari tren bearish karena euforia perdagangan AS-China

Saham-saham menguat dan ditutup lebih tinggi pada hari Jumat, dengan Dow dan Nasdaq naik setelah delapan minggu berturut-turut, dikarenakan kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-China. Harapan untuk diskusi minggu depan di Washington telah diputuskan, meskipun tampak jika kedua negara berjauhan dalam beberapa poin penting.

Dow Jones +1,74%, naik 443,86 poin menjadi 25.883,25. S&P 500 +1,09%, naik 29,87 poin menjadi 2.775,60. Nasdaq +0,61%, naik 45,46 poin menjadi 7.472,41.

Pembicaraan perdagangan AS-Cina berakhir di Beijing, dengan laporan bahwa para perunding merombak masalah-masalah utama, tetapi dijadwalkan untuk melanjutkan pembicaraan minggu depan di Washington - dan dipandang sebagai tanda bahwa kedua belah pihak memiliki kesepakatan sebelum tenggat waktu 1 Maret.

Sementara itu, ketegangan politik A.S. kembali menjadi fokus bagi investor. Trump mengumumkan keadaan darurat nasional untuk mendapatkan dana tambahan untuk tembok di perbatasan selatan, yang berpotensi menjebaknya untuk konfrontasi dengan Kongres.

Eropa

Bursa Eropa mencatatkan kenaikan mingguan terbaik dalam 3½ bulan karena bank mendapatkan sokongan dari ECB

Bursa Eropa ditutup naik tajam pada Jumat, membantu benchmark Eropa mengalami kenaikan mingguan terbaik sejak awal November, karena investor menyambut tanda-tanda kemajuan pada kesepakatan perdagangan AS-China. Hasil kuartalan resmi perusahaan ECB yang optimis dan komentar dari seorang yang membantu untuk mendapatkan keuntungan pada hari itu.

Stoxx Europe naik 1,41% menjadi ditutup pada 368,94.

Sektor perbankan melonjak lebih dari 2% setelah anggota Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa BenoƮt CoeurƩ pada hari Jumat mengatakan bahwa jalur inflasi zona euro akan "lebih dangkal" dan bank sentral harus beradaptasi. Operasi refinancing baru jangka panjang yang ditargetkan, TLTRO, adalah sebuah kemungkinan dan bank sentral sedang mendiskusikannya.


Analisa Saham INCO | 18 Februari 2019

INCO terlihat masih bergerak naik dengan bertahan diatas support uptrend-nya yang saat ini berada di level 3480. Apabila gagal bertahan diatas support tren naik jangka pendeknya tersebut, maka INCO berpotensi turun menguji area support kuat di level 3360. Namun selama dapat bertahan diatas support uptrend line-nya, maka INCO berpeluang menuju target di level 3740, dengan target selanjutnya di level 4020. Indikator teknikal MACD bergerak turun di atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini masih cenderung bergerak negatif dalam jangka pendek.

Rekomendasi: Spekulasi Buy. Stoploss jika gagal bertahan dan bergerak turun di bawah 3360.
http://step-trader.com/2019/02/17/inco-the-trend-is-still-positive/


Analisa Saham AKRA | 18 Februari 2019

AKRA, perlahan tapi pasti, mencapai target kenaikannya di 5075 dan saat ini menguju level 6150 .

Selama saham ini bertahan di area support tren naiknya di 5150, saham ini cenderung melanjutkan fase bullish-nya menuju 6150, bahkan melampauinya.

Rekomendasi: Hold selama bertahan di atas support tren naik di 5150.



https://galerisaham.com/akra-menuju-target-kenaikannya-hold/


Analisa Saham ADRO | 18 Februari 2019

Dengan perkembangan teknikal ADRO saat ini, dimana harga saham gagal mempertahankan kenaikan dan kembali berada ke titik terendah di 1215.

Jika saham ini tidak mampu bertahan di atas 1215, terbuka ruang pelemahan bagi saham ini menuju level 910, berarti -25% dari harga saat ini. 

Melihat jika saham ini tidak mampu bertahan di atas 1215, maka tren turun jangka panjangnya akan kembali berlangsung, dan ADRO kembali bearish.

Kenaikan selama berada di bawah level 1505 hanya merupakan technical rebound dalam fase tren turun.

Rekomendasi: Hindari saham ini karena support sebelumnya di 1335 sudah ditembus

https://galerisaham.com/kembali-ke-skenario-below1000-adro/

FTSE GLOBAL EQUITY INDEX | 18 Februari 2019

FTSE GLOBAL EQUITY INDEX SERIES ASIA PACIFIC EX JAPAN EX CHINA - SEMI ANNUAL REVIEW

_The changes will be effective after the close of business on Friday, 15 February 2019 (i.e. on Monday, 18 February 2019)_

INDONESIA

LARGE CAP
Inclusions
• CPIN, BDMN, KLBF, SMGR, INTP, INDF

Exclusions
-
MID CAP   
Inclusions
• BRPT

Exclusions
• CPIN, BDMN, KLBF, SMGR, INTP, INDF

SMALL CAP   
Inclusions
-

Exclusions
• BRPT, DILD

MICRO CAP 
Inclusions
• AUTO, MSKY, IMAS, ESSA, IMJS, PTSN, MAIN, FORZ, PTRO, ASSA, KBLI, GPRA

Exclusions
• BJTM, JRPT (Jaya Real), ADMF, Sitara Propertindo, SMSM, GIAA, DMAS, ROTI, SRIL

FTSE All-World (LM)     
Inclusions
• BRPT

Exclusions
-

FTSE All-Cap (LMS)
Inclusions
-

Exclusions
• DILD

FTSE TOTAL-CAP (LMSµ)
Inclusions
• AUTO, MSKY, IMAS, ESSA, IMJS, PTSN, MAIN, FORZ, PTRO, ASSA, KBLI, GPRA

Exclusions
• BJTM, DILD, JRPT (Jaya Real), ADMF, Sitara Propertindo, SMSM, GIAA, DMAS, ROTI, SRIL

(Source : FTSE - 15 February 2019)


Analisa Saham ADRO, PTPP, RALS dan INCO | 18 Februari 2019

MNC Daily Scope Wave
18 Februari 2019

Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu (15/2), IHSG ditutup melemah 0.5% ke level 6,389. Kami memperkirakan pelemahan IHSG masih akan berlanjut sebagai bagian dari wave [c] dari wave (iv), minimal ke level 6,350. Tidak menutup kemungkinan IHSG dapat berbalik arah dan menguat untuk membentuk wave (v) dari wave [iii], serta mengkonfirmasi wave (iv) selesai apabila IHSG mampu menguat di atas level 6,581.
Support: 6,340, 6,320
Resistance: 6,450, 6,530

ADRO - Buy on Weakness (1,220)
Kami memperkirakan ADRO sudah berada pada akhir wave B, dan ADRO berpotensi untuk menguat membentuk wave C dengan target 1,535.
Buy on Weakness: 1,210-1,220
Target Price: 1,470, 1,535
Stoploss: below 1,200

PTPP - Buy on Weakness (2,000)
PTPP diperkirakan masih dapat melemah hingga level 1,900 untuk membentuk wave [c] dari wave 2. Setelah itu PTPP berpotensi menguat untuk membentuk wave 3 ke arah 2,750.
Buy on Weakness: 1,850-1,900
Target Price: 2,600, 2,750
Stoploss: 1,650

RALS - Buy (1,805)
Kami memperkirakan RALS masih berpotensi menguat untuk membentuk wave (v) dari wave [v] dari wave 3 dengan target 1,925.
Buy on Weakness: 1,775-1,805
Target Price: 1,860, 1,925
Stoploss: 1,615

INCO - Sell on Strength (3,500)
INCO diperkirakan sedang membentuk wave [c] dari wave C, dengan target pelemahan berada pada level 3,200.
Sell on Strength: 3,500-3,600

Disclaimer On


Update Harga Penting Saham | 18 Februari 2019

Dow jumps nearly 450 points, clinches 8th straight weekly gain

Stocks surged on Friday amid increasing hopes for a U.S.-China trade deal as equities posted another solid weekly gain.

Dow.....25883  +443.9   +1.74%
Nasdaq..7472  +45.5      +0.61%
S&P 500.2776  +29.9      +1.09%

FTSE.......7237   +39.7      +0.55%
Dax........11300  +210.01 +1.89%
CAC........5153    +90.7     +1.79%

Nikkei....20901     -239.1    -1.13%
HSI.........27901    -531.2     -1.87%
Shanghai.2682     -37.3       -1.37%
ST Times.3240     -13.4       -0.41%

Indo10Yr..8.1424    +0.0524    +0.65%
INDOBex244.1998  -0.4999     -0.20%
US10Yr....2.6660     +0.009      +0.34%
VIX.......... 14.91       -1.31          -8.08%

USDIndx .....96.9040  -0.1060  -0.11%
Como Indx..181.33    +2.61     +1.46%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL........53.97    +0.53      +0.99%
(Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS....110.595   -1.1455   -1.02%   
(5-yr INOCD5) 

IDR........14154.00    +64.00   +0.45%
Jisdor....14116.00    +23.00   +0.16%
IDR Fut..14142.50    +52.50    +0.37%

Euro.........1.1296   unch      +0%

TLKM......27.17     +0.34      +1.27%
(3835)
EIDO........25.98     -0.0100  -0.04%
EEM........42.p9      -0.06      -0.14%

Oil..........55.59       +1.12        +2.06%
Gold ......1322.10    +6.40        +0.49%
Timah....21130.00 +207.50   +0.99%
Nickel.. .12412.50 +217.50    +1.78%

Coal price     94.85    -0.10      -0.11%
(Feb/Newcastle)
Coal price      91.75   +0.85    +0.94%
(Mar/Newcastle)
Coal price      74.10   +0.35    +0.47%
(Feb/Rotterdam)
Coal price   74.25    +1.65    +2.27%
(Mar/ Rotterdam)

CPO(Apr)    2253     -19           -0.84%
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn...........382.75   -0.25       -0.07%
SoybeanOil 30.28    +0.05     +0.17%
Wheat........507.00   -3.50       -0.69%

Rubber.......183.30   -2.00       -1.08%
(Tokyo)JPY/kg
 
Pulp(BHKP)     -           -                -

(DE/ls 18-02-19)


Analisa Saham AGII | 18 Februari 2019

AGII: Unwavering margin

Aneka Gas Industri (AGII) menyediakan produk seperti gas udara (oksigen, nitrogen, dan Argon) dan gas non-udara (hidrogen, karbon dioksida, Nitrous oxide, dsb), selain produk AGII juga menyediakan jasa instalasi gas medis. AGII bersama dengan induk usahanya PT Samator juga memiliki pangsa pasar gas industri sebesar 27% dan 12% secara berurutan. Pendapatan terbesar AGII di topang oleh produk gas udara dengan kontribusi 64,5%. Selain itu, AGII juga tercatat memiliki klien yang terdiversifikasi dengan komposisi terbesar berasal dari retail (29%) dan medis (24%). Kami melihat pendapatan AGII relatif stabil dikarenakan 70% pendapatan berasal dari kontrak jangka panjang dengan jangka waktu 5-15 tahun dengan mekanisme penetapan harga biaya+marjin. Dengan demikian, marjin laba kotor dan laba operasional AGII stabil di level 46,8% dan 19,9% secara berurutan. Patut diketahui, di 9M18, AGII memiliki tingkat utang yang cukup tinggi dengan net gearing 0,76x sehingga marjin laba bersih tertekan ke 5,8% (2013: 8%). Di 9M18, AGII mencatatkan pertumbuhan yang positif sebesar Rp1,5 triliun (+9,8% YoY) dan laba bersih mencapai Rp84,5 miliar (+9,3% YoY) sejalan dengan peningkatan volume penjualan gas sebanyak 372 juta meter kubik (+11,0% YoY). Peningkatan pendapatan tertinggi tercatat berasal dari industri kesehatan sebesar +20,3% YoY. Seiring dengan ekspektasi perlambatan ekonomi dan kenaikan tingkat suku bunga, kami melihat pertumbuhan AGII akan melambat di 2019. Selain itu, salah satu industri klien AGII, yaitu industri kesehatan juga cenderung kurang ekpansif di 2019 sehingga kami perkirakan pertumbuhan kontrak baru akan melambat di 2019. Saat ini AGII diperdagangkan di trailing 12M EV/EBITDA 7,4x atau -0,86x standar deviasi rata-rata EV/EBITDA sejak IPO.

Pemimpin pasar di bisnis gas industri. Didirikan tahun 1916, AGII baru mencatatkan sahamnya di bursa tahun 2016. Aneka Gas Industri (AGII) menyediakan produk seperti gas udara (oksigen, nitrogen, dan Argon) dan gas non-udara (hidrogen, karbon dioksida, nitrous oxide, dsb), selain produk tersebut, AGII juga menyediakan jasa instalasi gas medis. AGII bersama dengan induk usahanya PT Samator juga memiliki pangsa pasar gas industri sebesar 27% dan 12% secara berurutan. Pendapatan terbesar ditopang oleh produk gas udara dengan kontribusi 64,5%, gas non-udara 26,2%, dan jasa 9,3%. Selain itu, AGII juga tercatat memiliki klien yang terdiversifikasi dari retail (29%), medis (24%), barang konsumen (18%), infrastruktur (19%), hingga manufaktur lainnya (10%). Dari sisi distribusi, untuk menyalurkan gas kepada klien, AGII menggunakan metode bulk, tabung, pipa gas, dan on site plan. Posisi market leader ini, didorong oleh infrastruktur yang kuat, dimana hingga 9M18, AGII telah memiliki 44 pabrik, 97 stasiun pengisian dan beroperasi di 23 provinsi Indonesia.

Marjin stabil didorong oleh mekanisme cost+marjin. Kami melihat pendapatan AGII stabil dikarenakan 70% pendapatan berasal dari kontrak jangka panjang dengan jangka waktu 5-15 tahun. Bisnis model AGII merupakan biaya+marjin, sehingga apabila ada kenaikan biaya akan di pass on ke klien, oleh karenanya AGII tercatat memiliki marjin laba kotor dan laba operasional yang stabil di level 46,8% dan 19,9% secara berurutan. Namun, patut dicermati bahwa AGII memiliki tingkat utang yang cukup tinggi, dengan debt to equity 0,85x, net gearing 0,76x dan interest coverage 1,6x sehingga membawa marjin laba bersih tertekan ke level 5,8% di 9M18.

Pertumbuhan masih positif didorong oleh posisi yang kuat di industri. Di 9M18, AGII mencatatkan pertumbuhan yang positif sebesar Rp1,5 triliun (+9,8% YoY) dan laba bersih mencapai Rp84,5 miliar (+9,3% YoY) sejalan dengan peningkatan volume penjualan gas ke level 372 juta meter kubik (+11,0% YoY). Peningkatan pendapatan tertinggi tercatat berasal dari industri kesehatan sebesar +20,3% YoY, retail +18,4% YoY, barang konsumen +8,0% YoY, manufaktur lainnya +6,8% YoY, sedangkan infrastruktur tercatat menurun -7,8% YoY. Namun patut diketahui bahwa tren pertumbuhan melambat, dimana di 2013-2017, AGII tercatat memiliki tingkat pertumbuhan pendapatan yang tinggi dengan CAGR 17,3%. Kami melihat pertumbuhan kedepannya akan didorong dari industri kesehatan dan retail, hal ini didasari oleh ketiga saingan AGII yaitu Air Liquide, Linde, dan Air Product tidak memasok gas ke dalam industri ini. Selain itu, pangsa pasar diluar Jawa juga tercatat hanya dipasok oleh AGII sedangkan ketiga perusahaan tersebut tidak memasok.

Valuasi murah namun pertumbuhan masih akan melambat di 2019. Seiring ekspektasi perlambatan ekonomi, kami melihat pertumbuhan AGII akan melambat di 2019, didorong oleh perlambatan ekonomi  serta kenaikan suku bunga yang dapat menekan marjin. Selain itu, salah satu klien AGII dari industri kesehatan cenderung kurang ekspansif di tahun 2019 sehingga kami memperkirakan pertumbuhan kontrak baru akan lebih lambat. Saat ini AGII diperdagangkan di trailing 12M EV/EBITDA 7,4x atau -0,86x standar deviasi rata-rata EV/EBITDA sejak IPO.



Best Regards,
Panin Sekuritas

Analisa Saham AALI | 18 Februari 2019

ANALISA SAHAM 15/02/2019 

AALI - Pada perdagangan Kamis lalu saham AALI berhasil meneruskan penguatan setelah sebelumnya berhasil rebound dari MA 20 nya . kenaikan saham AALI sebesar 1.87% ditutup diharga 13.650 dan membentuk Higher Low baru untuk meneruskan penguatannya. Kenaikan AALI mungkin terbatas dan tidak dengan kekuatan yang cukup dikarenakan Volume selama 2 hari kebelakang masih dibawah rata-rata 20 hari. 
MACD saham AALI masih dalam keadaan Bearish tetapi masih diatas Center Line (0). Histogram MACD sudah mulai melemah terlihat sudah lebih kecil dari histogram sebelumnya , ini memberi sebuah signal ke kita bahwa koreksi saham AALI telah usai. 



TREND 
Secara Trend saham AALI masih dalam fase Trend Uptrendnya dan belum berubah hingga saat ini. 

Support & Resisten 
Support Saham AALI saat ini berada di kotak merah dan Resisten 1 ada di kotak hijau dan Resisten 2 ada di kotak biru 

TRADING IDEA 
Entry : 13.500-13.650 
Cut Loss : 2% dibawah Support 
Target : TP 1 di kotak Hijau TP 2 di Kotak Biru 

#DisclaimerON 

Best Regrads, 
ANALYSIS CORNER SYARIAH
https://id.tradingview.com/chart/AALI/fzdlicEh/