Cara Daftar Saham Syariah Online

Cara daftar saham syariah online itu tidak sesulit yang kita bayangkan. Kita hanya perlu menyiapkan modal investasi, syarat-syarat administrasi, lalu kita pelajari kriteria saham syariah yang ada dan akhirnya ketika semua sudah siap, kita bisa mulai investasi saham syariah online.


Untuk lebih detail mengenai cara daftar saham syariah online ini, kita akan bahas lebih lanjut di bawah ini.

Pertama, yang harus dilakukan adalah memastikan modal yang disiapkan cukup berdasarkan standar pembukaan rekening trading saham yang ditetapkan oleh perusahaan sekuritas.

Umumnya, minimal deposit awal adalah Rp2 juta. Seperti halnya di Mandiri Sekuritas juga mensyaratkan minimum deposit yang sama.

Tapi, bukan berarti semua minimal segitu. Karena kalau mahasiswa atau ibu rumah tangga mungkin masih berat dengan biaya segitu.

Ada beberapa yang syarat deposit awalnya ringan, seperti Indopremier yang hanya Rp200 ribu saja untuk pertama kali membuka rekening di sistemnya.

Namun, semua kembali pada fitur yang dikehendaki calon investor. Buat yang punya modal besar mungkin berapa pun tidak jadi masalah yang peting layanannya memuaskan.

Kedua, yang harus diketahui bahwa beli saham atau daftar saham online tidak di bank, baik itu BCA, BNI, Mandiri dan sebagainya. Tapi, tempat pembuatan rekening trading melalui perusahaan pialang atau broker yang sering disebut dengan ‘PERUSAHAAN SEKURITAS‘.

Nah, dari broker inilah semua transaksi nasabah diteruskan ke Bursa Efek Indonesia. Jadi tidak bisa langsung.

So, ada 2 pelajaran penting untuk pemula di sini, bahwa beli saham bukan di bank dan belinya harus lewat pialang, tidak bisa langsung.

Jika sudah punya akun untuk investasi saham di perusahaan sekuritas, selanjutnya tentukan dulu aliran investasi yang sesuai dengan karaktermu.

Kan biasa banyak yang bilang kalau “investasi saham itu susah karena harus natap komputer dan grafik harga seharian!”

Pernyataan di atas bisa benar dan bisa juga salah. Jika aliran yang dipilih adalah growth investing maka itu benar. Tapi, bila value investing maka itu keliru.

Mengapa demikian? Ya, karena kalau growth alirannya maka dia harus banyak meluangkan waktu di depan komputer karena yang diamati bukan fundamentalnya, tapi harga sahamnya. Sedangkan harga saham terus bergerak selama di jam bursa buka.

Berbeda dengan aliran fundamental, karena belinya dari analisa fundamental yang cenderung bertahan hingga laporan keuangan selanjutnya dirilis, sehingga ia tak harus selalu memantau harga sahamnya. Biasanya, dilakukan 3 bulan sekali, tergantung kehendak si investor.

Ketiga, setelah punya akun dan sudah menetapkan mana aliran yang pas dengan karaktermu, selanjutnya tinggal lakukan analisis saham.

Prinsip penting dalam investasi saham adalah “Jangan beli saham tanpa melakukan analisis terlebih dahulu!”

Jangan pernah melanggar aturan main tersebut. Karena, jika tidak, teman2 bisa saja salah membeli saham dan berujung pada kerugian.

Terlebih, di BEI ada banyak sekali saham yang tidak layak dikoleksi dikarenakan fundamentalnya yang buruk.

Seperti halnya aliran bermain saham, cara analisisnya juga ada 2, yaitu:

Analisis teknikal dilakukan oleh growth investor, dan
Analisis fundamental dilakukan oleh value investor.

Keempat, saatnya masuk ke tahap transaksi saham.

Jika ingin membeli saham maka yang dilakukan adalah ‘bid’ atau penawaran beli. Sedangkan, jika ingin menjual maka yang dilakukan adalah ‘offer’ atau penawaran jual. Ya, sesederhana ini!

Ada juga istilah ‘match‘ artinya saham yang sudah ditawar berhasil terbeli dan sudah masuk di dalam portofolio rekening sahammu.

Selain itu, ada juga istilah ‘reject‘ yang artinya transaksi sahammu ditolak karena mungkin transaksi di luar jam bursa buka atau harga saham tersebut sudah melebihi batas atas kenaikannya dalam sehari, yaitu sebesar 35%.

Kelima, pertanyaan yang selalu ditanyakan: “Kapan menjual saham yang sudah dibeli?”

Mengenai ini silahkan baca di artikel berikut:


Keenam, setelah memahami semua alur investasi saham, selanjutnya tinggal lakukan manajemen investasi. 

Demikian adalah cara daftar saham online syariah. Jika ada yang kurang jelas, anda bisa tuliskan komentar di bawah. Semoga investasi Anda berjalan dengan baik.

Referensi:

WOOD | IMBAS PERANG DAGANG, INTEGRA OPTIMIS TUMBUH 20 PERSEN TAHUN INI


IQPlus, (08/08) - Akibat perang dagang Amerika dan Tiongkok, berimbas positif terhadap kinerja industri furniture asal Indonesia PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD). Sebab, PT Integra Indocabinet Tbk optimis tahun ini mampu meningkatkan penjualan minimal 20 persen dari tahun lalu.

Menurut Direktur Perseroan, Wang Sutrisno, akibat perang dagang AS-Tiongkok, banyak order baru yang masuk dari Amerika. Pasalnya sejak isu perang dagang tersebut banyak importir yang melirik Asia termasuk Indonesia.

"Trade war berimbas positif pada industri furniture Indonesia. Banyak importir AS yang dating kesini. Kompetitor sekarang Vietnam, Malaysia dan Thailand," ujar Wang Sutrisno.

Sebab itu , dia yakin tahun ini pihaknya mampu meninkatkan penjualan minimal 20 persen dengan nilai Rp 2,5 triliun. Tahun lalu emiten dengan kode WOOD ini berhasil melakukan transaksi dengan nilai Rp 2,1 triliun.

"Tapi melihat trendnya terutama disemester kedua ini, kami yakin tahun ini bisa tumbuh lebih dari 20 persen. Cosco dan Target merupakan pasar kami terbesar di AS," tambahnya.

Menurut Wang Sutrisno, Amerika merupakan pasar ekspor terbesar produk furniture asal Indonesia. Selama ini , Tiongkok cukup mendominasi pasar ekspor furniture ke AS hingga 50 persen. Namun sejak adanya perang dagang produk Tiongkok yang diekspor ke AS terus menurun karena harganya tidak kompetitif lagi.

Dikatakan, pada semester pertama tahun ini pihaknya sudah mengekspor ke AS sebanyak 68 persen dari total ekspor perseroan. Semester kedua dipastikan akan semakin meningkat mencapai 75 hingga 80 persen dari total ekspor. Sebab ada banyak moment di AS seperti Independence Day, Thanks Giving, Natal dan End Year.

"Selain ke AS kami juga ekspor ke Eropa dan beberapa Negara Asia seperti Tiongkok. Sementara hingga saat ini, dari total produksi kami, sekitar 70 persen memang kami ekspor, sisanya untuk pasar domestik," tandas Wang Sutrisno.

Soal bahan baku, dia mengaku tidak khawatir. Sebab produk furniture dengan bahan baku kayu, di Indonesia sangat melimpa seperti mahony, pinus, sengon, meranti dan masih lagi lainnya. Sementara bahan baku lainnya seperti handle pintu dan lain-lain masih impor.

"Jadi bahan baku tidak pernah khawatir. Disini melimpah. Hanya 30 persen yang masih impor," kata Wang Sutrisno. (end/ahd)

PGAS | PGN TARGETKAN FASILITAS LNG KILANG CILACAP-BALONGAN AWAL 2020


IQPlus, (09/08) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menargetkan penyediaan fasilitas gas alam cair (LNG) untuk kilang Cilacap dan Balongan sudah bisa beroperasi pada awal tahun 2020.

"Tahap berikutnya apa yang akan kita lakukan adalah kita akan menyediakan fasilitas LNG untuk kilang Cilacap dan Balongan sehingga bisa menggunakan gas," ujar Direktur Umum PGN Gigih Prakoso di Jakarta, Kamis.

Gigih juga menambahkan bahwa fasilitas LNG di kedua kilang tersebut ditargetkan beroperasi pada akhir tahun ini atau awal 2020.

PGN memiliki program konversi dan penyediaan gas bumi untuk kilang sebagai program strategis Pertamina, dengan demikian kilang-kilang Pertamina bisa menggunakan gas sebagai bahan bakarnya.

"Contohnya kilang Dumai dengan pipa gas Duri-Dumai sudah tersalurkan sekitar 24 mmscfd dari target sekitar 57 mmscfd," kata Gigih.

Program konversi gas untuk kilang merupakan program prioritas Pertamina yang akan dijalankan oleh sub-holding gas dalam rangka menggantikan bahan bakar minyak dan produk turunan dengan volume penyaluran dalam jangka pendek mencapai kurang lebih 90 BBTUD.

Menghadapi tantangan ke depan dalam penyediaan energi bersih yang berkelanjutan serta dalam upaya memperluas pemanfaatan gas bumi ke seluruh wilayah di Indonesia melalui pembangunan infrastruktur gas bumi nasional, PGN siap menjalankan peran sub-holding gas sebagai kepanjangan tangan pemerintah dan masyarakat untuk akses energi gas bumi yang lebih terjangkau, ramah lingkungan dan kompetitif.

PGN akan mengelola rantai bisnis midstream dan hilir secara terintegrasi, baik optimasi pasokan, infrastruktur, serta pengelolaan pasar di seluruh wilayah Indonesia sehingga akan meningkatkan keandalan penyaluran gas bumi, serta penyediaan gas dengan harga yang kompetitif, dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha penyediaan gas bumi, katanya.(end)

MYRX | OJK JATUHKAN SANKSI ADMINISTRATIF KE HANSON


IQPlus, (09/08) - .Merujuk hasil Pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan atas dugaan pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal, Otoritas Jasa Keuangan menetapkan sebagai berikut:

1. PT Hanson Internasional Tbk terbukti melakukan pelanggaran:Ketentuan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UUPM) jo. huruf A angka 3 Peraturan Nomor VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik (Peraturan Nomor VIII.G.7) jo. paragraf 36 Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 44 tentang Akuntansi Aktivitas Real Estat (PSAK 44).Ketentuan Pasal 69 UUPM jo. huruf C angka 2 huruf d angka 1) huruf b) Peraturan Nomor VIII.G.7 karena PT Hanson Internasional Tbk tidak mengungkapkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Kavling Siap Bangun.

2. Sdr. Benny Tjokrosaputro, selaku Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk, terbukti melakukan pelanggaran Pasal 107 UUPM dan bertanggung jawab atas kesalahan penyajian Laporan Keuangan Tahunan (LKT) PT Hanson International Tbk per 31 Desember 2016 sebagaimana dimaksud dalam ketentuan angka 4 jis. angka 2 dan angka 3 Peraturan Nomor VIII.G.11 tentang Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan.

3. Sdr. Adnan Tabrani, selaku Direktur PT Hanson Internasional Tbk per 31 Desember 2016, bertanggung jawab atas kesalahan penyajian LKT PT Hanson Internasional Tbk per 31 Desember 2016.

4. Sdri. Sherly Jokom, selaku rekan pada Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan Surja (member of Ernst and Young Global Limited) yang melakukan audit atas LKT PT Hanson Internasional Tbk per 31 Desember 2016, terbukti melakukan pelanggaran Pasal 66 UUPM jis. paragraf A 14 SPAP SA 200 dan Seksi 130 Kode Etik Profesi Akuntan Publik . Institut Akuntan Publik Indonesia.

Dengan memperhatikan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak sebagaimana tersebut di atas, Otoritas Jasa Keuangan menetapkan:

1. PT Hanson International Tbk dikenakan: Sanksi administratif berupa denda sebesar Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah); dan Perintah Tertulis untuk melakukan perbaikan dan penyajian kembali atas LKT PT Hanson International Tbk per 31 Desember 2016 paling lambat 14 (empat belas) hari setelah ditetapkannya surat sanksi.

2. Sdr. Benny Tjokrosaputro dikenakan sanksi administratif berupa denda sebesar sebesar Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

3. Sdr. Adnan Tabrani dikenakan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

4. Sdr. Sherly Jokom selaku Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dikenakan sanksi administratif berupa Pembekuan STTD selama 1 (satu) tahun terhitung setelah ditetapkannya surat sanksi. (end)

PGAS | PGN SIAP DUKUNG PEMINDAHAN IBUKOTA


IQPlus, (09/08) - PGN mengungkapkan siap melakukan perencanaan pembangunan pipa gas untuk pemindahan ibukota ke Kalimantan, mengingat sumber gas cukup banyak terdapat di pulau tersebut.

"Kita siap, kalaupun rencana pemindahan ibukota sesuai dengan rencana Presiden Joko Widodo ke Kalimantan, sebetulnya sumber gasnya cukup banyak terutama di daerah Kalimantan Timur," ujar Direktur Utama PGN Gigih Prakoso di Jakarta, Kamis.

Gigih menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan perencanaan untuk membangun pipa menuju ke Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat ataupun Tengah.

"Justru itu jalur pipa Trans-Kalimantan itu sebenarnya akan menghubungkan Kalimantan Timur, Selatan, Barat dan Tengah. Jadi jalur pipa ini harus dibangun agar gas dari Kalimantan Timur bisa mengalir sampai ke Kalimantan Barat," katanya.

Sebelumnya Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperkirakan potensi kebutuhan gas terkait rencana pemindahan ibukota di Kalimantan sekaligus menjadikan pulau tersebut sebagai kawasan "green energy" atau energi ramah lingkungan, mencukupi.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa enjelaskan bahwa dari sisi alokasi gas BPH Migas maka diperkirakan kebutuhan gas bumi terkait rencana pemindahan ibukota di Kalimantan sekitar 1.532,52 MMSCFD.

Perkiraan kebutuhan itu terdiri dari perkiraan kebutuhan untuk pembangkit listrik sekitar 528,6 MMSCFD, kemudian potensi untuk kebutuhan ibukota dengan asumsi 1,5 juta penduduk sekitar 34,7 MMSCFD, lalu potensi pemindahan 34 kantor kementerian membutuhkan sekitar 17,02 MMSCFD.

Sedangkan potensi kebutuhan gas untuk kawasan industri yang dibangun sepanjang Kalimantan yakni di Maloy Batuta (Kalimantan Timur), Tanah Kuning (Kalimantan Utara), Landak dan Ketapang (Kalimantan Barat) serta di Batulicin dan Jorong (Kalimantan Selatan) mencapai sekitar 851,2 MMSCFD. (end)

DILD | INTILAND RILIS DUA CLUSTER BARU DI GRAHA NATURA SURABAYA


IQPlus, (09/08) - Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan rumah di semester kedua tahun ini, PT Intiland Development Tbk (DILD) kembali meluncurkan dua cluster terbaru, Acacia dan Gravillea di perumahan Graha Natura Surabaya. Tahun ini, dari sejumlah proyeknya yang ada di Surabaya, diharapkan memberikan kontribusi penjualan sekitar Rp 950 miliar.

Menurut Harto Laksono, Direktur PT Intiland Grande anak usaha Intiland Group ,semester dua tahun ini kondisi pasar properti terutama landed house di Surabaya diperkirakan akan mengalami kenaikan dibanding pada semester pertama. Selain situasi politik sudah stabil, kondisi ekonomi juga mulai membaik.

"Karena itu kami optimis, kedua cluster tersebut akan direspond baik oleh customer. Sebab lokasinya cukup strategis. Selain dekat dengan area komersial SOHO1 dan 2, juga dekat dengan taman bermain dan danau yang sedang kami bangun," kata Harto Laksono Kamis usai meninjau rumah contoh di cluster Gravillea, Graha Natura Surabaya.

Dijelaskan, cluster Acacia di kembangkan diatas lahan seluas 1.5 hektar. Diatas lahan tersebut akan dibangun sebanyak 46 unti saja dengan tuju tipe. Harganya yang ditawarkan mulai Rp 1.8 miliar. Sedangkan cluster Gravillea dikembangkan diatas lahan seluas 1.7 hektar. Nantinya dikembangkan sebanyak 48 unit dengan harga mulai Rp 3,5 miliar hingga Rp 5,4 miliar.

"Sekarang cluster Acacia sudah terjual 30 persen. Sementara cluster Gravillea sudah terjual 60 persen. Kami yakin sisa unit akan cepat habis karena semester dua ini kondisinya sudah mulai membaik," tambahnya.

Selain mengembangkan dua cluster, pihaknya juga mengembangkan SOHO tahap 3. Pasalnya SOHO tahap 1 dan 2 sudah mau habis. Dari total 64 unit SOHO 1dan 2 , hingga kemarin hanya tersisa 1 unit dengan harga sekitar Rp 3 miliar. Sementara SOHO 3 hanya ditawarkan sebanyak 20 unit dengan harga mulai Rp 2,5 miliar.

"Kebutuhan SOHO makin tinggi karena Graha Natura sudah banyak yang dihuni. Sehingga kebutuhan seperti laundry, food and beverage juga semakinj meningkat," kata Harto Laksono (end/ahd)

Bandarmologi Saham TLKM, ANTM, DMAS, BNLI dan PWON


Friday (09/08/2019) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas)

IDX Composite 6,226 - 6,319
SUMMARY: STRONG SELL

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): NEUTRAL
STOCH (9,6): BUY
MACD(12,26): SELL
ATR (14): HIGH VOLATILITY
ADX (14): SELL
CCI (14): SELL
HIGHS/LOW (14): SELL
VO: NEUTRAL
ROC: SELL
WILLIAMS R: BUY
BULLBEAR (13): SELL

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


STOCKS PICK:

TLKM 4,240 - 4,320
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


ANTM 1,000 - 1,105
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


DMAS 302 - 324
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


BNLI 895 - 940
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


PWON 700 - 725
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION (Dr Cand. ES, CSA®., CIB®-MNCSek/Disc On) For more info www.mncsekuritas.id

Analisa Saham GIAA, AALI dan INDF


PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA)

Pada perdagangan Kamis (8/8) GIAA ditutup pada level Rp 505 atau menguat Rp 75. Secara teknikal, kenaikkan masih melanjutkan pola break out falling wedge. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 560

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)

Pada perdagangan Kamis (8/8) AALI ditutup pada level Rp 10.250 atau menguat Rp 450. Secara teknikal, pola terbentuk double bottom mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 11.000 dan stop loss kurang dari Rp 10.000.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Pada perdagangan Kamis (8/8) INDF ditutup pada level Rp 7.425 atau menguat Rp 225. Secara teknikal pola terbentuk break out triangle mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 7.800 dan stop loss kurang dari Rp 7.300.

Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama

Analisa Saham BBTN, ASII dan PBRX


PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) 


Saham BBTN saat ini sudah break out resistance dan kembali pada level regresi. Selanjutnya, harga berpotensi menguji target moving average (MA)200 di kisaran Rp 2.480 per saham. Untuk indikator Stochastic golden-cross pada area oversold, diikuti dengan indikator RSI yang berada di area bullish momentum. 

Rekomendasi: Buy
Support: Rp 2.300
Resistance: Rp 2.520
Lanjar Nafi, Analis Reliance Sekuritas Indonesia

PT Astra International Tbk (ASII) 


Pertimbangan untuk saham ASII yakni, muncul long white body candle. Di mana, indikator stochastic menunjukkan berada di area golden cross. Sedangkan untuk indikator RSI mengindikasikan adanya penguatan, namun untuk volume perdagangan sendiri menurun.

Rekomendasi: Buy
Support: Rp 6.725
Resistance: Rp 7.300
Achmad Yaki, Analis BCA Sekuritas

PT Pan Brothers Tbk (PBRX) 


Pergerakan harga saham PBRX berada di level 67 pada indikator stochastic. Sedangkan dilihat dari indikator MACD, harga mengindikasikan sideway, diikuti posisi candle yang dekat dengan garis atas bollinger band.

Rekomendasi: Hold
Support: Rp 800
Resistance: Rp 820
Kiswoyo Adi Joe, Kepala Riset Narada Asset Manajemen

Analisa Saham INKP, RALS dan JPFA


PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)

Daily (Rp7.200) (RoE: 7,50%; PER: 9,45x; EPS: 756,48; PBV: 0,70x; Beta: 1,21). Pergerakan harga bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish belt hold line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp6.675-7.225, dengan target harga secara bertahap di level Rp7.375, 7.925, 8.625, 10.275 dan 11.925. Support: Rp6.600 dan 6.100.

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)

Daily (Rp1.280) (RoE: 26,87%; PER: 7,70x; EPS: 166,14; PBV: 2,07x; Beta: 1,01). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish dragonfly doji candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.225-1.280, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.305 dan 1.395. Support: Rp1.225, 1.200 dan 1.175.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

Daily (Rp1.565) (RoE: 15,29%; PER: 11,00x; EPS: 141,76; PBV: 1,69x; Beta: 2,98). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.495-1.565, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.600, 1.655, 1.780 dan 1.910. Support: Rp1.495 dan 1.460.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham KLBF dan CPIN


PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

Daily (Rp1.415) (RoE: 14,60%; EPS: 50,97; PER: 27,97x; PBV: 4,08x; Beta: 1,22). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.405-1.415, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.430, 1.495, 1.565 dan 1.630. Support: Rp1.390 dan 1.360.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk ( CPIN)

Daily (Rp4.940) (RoE: 17,23%; PER: 22,69x; EPS: 210,64; PBV: 3,91x; Beta: 1,52). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp4.600-4.940, dengan target harga secara bertahap di level Rp5.000, 5.200, 5.650 dan 6.125. Support: Rp4.500 dan 4.280.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham WSKT dan SCMA


PT Waskita Karya Tbk (WSKT)

Daily (Rp1.790) (RoE: 6,80%; PER: 12,20x; EPS: 146,74; PBV: 0,83x; Beta: 1,65). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stumulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.770-1.790, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.825, 2.030 dan 2.240. Support: Rp1.740 dan 1.670.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)

Daily (Rp1.330) (RoE: 27,78%; PER: 12,14x; EPS: 109,56; PBV: 3,38x; Beta: 1,36). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.260-1.330, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.390 dan 1.470. Support: Rp1.260 dan 1.240.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama