google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | ASII, WIKA, ACES, BBRI Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | ASII, WIKA, ACES, BBRI


MNC Daily Scope Wave
22 Januari 2020

Sempat berada di zona hijau, penutupan IHSG kemarin (21/1) kembali terkoreksi tipis 0,1% di level 6,238. Arah pergerakan IHSG kami perkirakan masih cenderung terkoreksi untuk membentuk wave [ii], sekalipun IHSG rebound, kami perkirakan hanya akan berada pada area 6,260-6,287. Selama IHSG belum mampu menguat di atas 6,349, maka IHSG akan kembali turun ke level 6,150-6,200. 
Support: 6,220, 6,200
Resistance: 6,270, 6,300

ASII - Buy on Weakness (7,025)
Pergerakan ASII kemarin (21/1) tertahan oleh MA 20 dan diperkirakan posisi ASII sudah berada di akhir wave (b) dari wave [iii] dari wave 3. Dimana koreksi ASII sudah relatif terbatas dan pergerakan selanjutnya akan berbalik menguat untuk membentuk wave (c) dari wave [iii] dari wave 3.
Buy on Weakness: 6,900-7,025
Target Price: 7,250, 7,350, 7,600
Stoploss: below 6,675

WIKA - Buy on Weakness (1,995)
Selama tidak terkoreksi kembali dan menembus area 1,950, maka posisi WIKA saat ini sudah berada di akhir wave [ii] dari wave C. Dimana koreksi WIKA sudah relatif terbatas dan berpotensi untuk berbalik arah menguat.
Buy on Weakness: 1,965-1,990
Target Price: 2,180, 2,250, 2,320
Stoploss: below 1,945

ACES - Sell on Strength (1,645)
Pergerakan ACES kami perkirakan sudah berada di akhir wave [c] dari wave A, dimana penguatan ACES diperkirakan sudah cenderung terbatas dan rentan untuk terkoreksi. Adapun level koreksi ACES berada pada level 1,550 dan 1,490.
Sell on Strength: 1,645-1,670

BBRI - Sell on Strength (4,670)
Posisi BBRI saat ini kami perkirakan sudah berada di akhir wave (v) dari wave [iii], sehingga penguatan BBRI sudah relatif terbatas dan BBRI rawan terkoreksi untuk membentuk wave [iv]. Adapun level koreksi BBRI kami perkirakan berada pada area 4,530 dan 4,420.
Sell on Strength: 4,670-4,730

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...