Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | BALI, BMTR, HRUM, PKPK


Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Selasa 28 Januari 2020.

IHSG ditutup menurun sebesar -110,90 poin (-1.77%) menuju level 6.133,20 pada perdagangan hari Senin 27 Januari 2020 kemarin. IHSG terkena sentimen negatif dari serangan Iran terhadap Kedubes Amerika, dan kekhawatiran efek virus Corona terhadap perekonomian. Secara teknikal IHSG sudah mengkonfirmasi pola double top sehingga berpotensi melanjutkan downtrend.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak menurun dalam range 6.100 s/d 6.140.

BALI
Momentum Indicator: Membentuk golden cross MA5 dengan MA20 yang
merupakan indikasi penguatan jangka pendek.
Rekomendasi: Buy 1000 s/d 1065, TP 1200 s/d 3800, stop loss <900 .="" p="">
Support: 900.
Resistance: 1180 s/d 1200.

BMTR
Candlestick Pattern: Membentuk pola hammer yang merupakan pola reversal.
Rekomendasi: Buy 340 s/d 346, TP 360, stop loss <340 .="" p="">
Support: 340.
Resistance: 360.

HRUM
Trend Following & Sentiment: Menguat di atas MA5 dengan MA20 dan
sentimen pembelian besar oleh pemegang saham mayoritas, berpotensi
melanjutkan penguatan terbatas selama masa akumulasi.
Rekomendasi: Buy 1350, TP 1380 s/d 1400, stop loss <1300 .="" p="">
Support: 1300.
Resistance: 1380.

PKPK
Momentum Indicator: Berpotensi membentuk golden cross MA5 dengan MA20
yang merupakan indikasi penguatan jangka pendek.
Rekomendasi: Buy 70 s/d 80, TP 88 s/d 90, stop loss <65 .="" p="">
Support: 65.
Resistance: 88.

Semoga bermanfaat, happy trading!


Best Regards,
Panin Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Pengertian BREAKOUT dan Contohnya

Apa Arti Breakout? Breakout mengacu pada keadaan ketika harga suatu aset bergerak di atas area resistance , atau bergerak di bawah area support. Breakout menunjukkan potensi harga untuk memulai tren di arah breakout. Misalnya, penembusan ke atas dari pola grafik dapat mengindikasikan harga akan mulai tren lebih tinggi. Breakout yang terjadi pada volume tinggi (relatif terhadap volume normal) menunjukkan keyakinan yang lebih besar yang berarti harga lebih cenderung untuk tren ke arah itu. Breakout Dalam Saham Breakout adalah ketika harga bergerak di atas level resistance atau bergerak di bawah level support. Breakout bisa bersifat subjektif karena tidak semua pedagang akan mengenali atau menggunakan level support dan resistance yang sama. Breakout memberikan peluang perdagangan yang baik. Tembusan ke atas menandakan pedagang untuk kemungkinan mendapatkan posisi beli atau menutup posisi sell. Tembusan ke bawah memberi sinyal pada pedagang untuk kemungkinan mendapatkan posisi j

Pola Double Top dan Double Bottom Dalam Analisis Saham

Pola Double Top dan Double Bottom adalah pola pembalikan. Double top menandakan harga tidak lagi reli, dan bahwa harga yang lebih rendah berpotensi datang. Double bottom mengindikasikan harga tidak lagi jatuh, dan harga sedang menuju area lebih tinggi. Pola Double Top Bentuk double top terjadi ketika harga membuat tinggi dalam tren naik, dan kemudian menarik kembali. Pada reli berikutnya, harga mencapai puncaknya dekat tertinggi sebelumnya, dan kemudian jatuh di bawah pullback low. Ini disebut double top karena harga memuncak di area yang sama dua kali, tidak dapat bergerak di atas area resistance itu. Pola ini selesai — pedagang dapat mengambil posisi sell atau keluar dari posisi buy — ketika harga turun di bawah pullback low. Misalnya, jika harga mencapai tertinggi $ 50, menarik kembali ke $ 47, rally ke $ 50,05, dan kemudian turun kembali di bawah $ 47, polanya selesai dan itu bisa menunjukkan bahwa harga akan terus turun. Contoh pola double top saham Untuk tujua