PEFINDO menegaskan peringkat idA- untuk PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) dan peringkat idA-(sy) untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahun 2022 BALI senilai maksimum Rp2,0 triliun, termasuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahun 2022 Tahap I Seri A senilai Rp200,0 miliar yang akan jatuh tempo tanggal 26 Desember 2023.
Pefindo Tegaskan Peringkat idA- Untuk Bali Towerindo Sentra
PEFINDO menegaskan peringkat idA- untuk PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) dan peringkat idA-(sy) untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahun 2022 BALI senilai maksimum Rp2,0 triliun, termasuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahun 2022 Tahap I Seri A senilai Rp200,0 miliar yang akan jatuh tempo tanggal 26 Desember 2023.
Bali Towerindo (BALI) Bakal Bagikan Dividen Tunai Rp32,34 Per Saham
PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI) telah menggelar Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 31 Mei 2023.
PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) Siap Rilis Sukuk Rp221 Miliar Demi Ekspansi Perluas Jaringan Serat Optik
PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) segera menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I-2022 sebesar Rp221 miliar, yang sebagian besar dana hasil penerbitan sukuk ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan dan perluasan jaringan kabel serat optik.
PT Bali Towerindo Sentra, Tbk. (BALI) Raih Pinjaman Rp50 Miliar Dari Bank Victoria
PT Bali Towerindo Sentra, Tbk. (BALI) telah menandatangani perjanjian penambahan fasilitas pinjaman dengan PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC) pada tanggal 9 September 2022.
Bali Towerindo (BALI) Bagikan Dividen Rp122,5 Miliar
PT Bali Towerindo Sentra Tbk.(BALI) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2021 kepada pemegang sahamnya sesuai hasil Rapat Umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar pada 1 Juli 2022.
PT. Bali Towerindo Sentra Tbk Akan Bagikan Dividen 2021
PT. Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI) telah menggelar Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa pada tanggal 20 Agustus 2021.
Rapat Umum Pemegang Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 3.122.194.564 saham atau 79,35% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.
Menurut keterangan tertulis Direksi Bali Senin menyampaikan bahwa RUPS menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan mengesahkan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan.
RUPST Menyetujui penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp84,40 miliar dan sebagian dari saldo laba ditahan per 31 Desember 2019 sebesar Rp324,05 miliar ditetapkan untuk dana cadangan sebesar Rp8,44 miliar dan dibagikan sebagai dividen tunai untuk tahun buku 2020, seluruhnya sebesar Rp118,03 miliar atau sebesar Rp30 per lembar saham, terdiri dari laba bersih tahun 2020 sebesar Rp75,95 miliar dan saldo laba ditahan per 31 Desember 2019 sebesar Rp42,08 miliar.
Jadwal pembagian dividen, Cum Dividen di pasar reguler dan Negosiasi pada tanggal 30 Agustus 2021, cum dividen di pasar tunai pada tanggal 1 September 2021, Sedangkan Ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada tanggal 31 Agustus 2021 dan ex dividen di pasar tunai pada tanggal 2 September 2021, Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) pada tanggal 1 September 2021 dan Pembayaran Dividen jatuh pada tanggal 15 September 2021.(end/ar)
Sumber: IQPLUS
BALI TOWERINDO AKAN TERBITKAN OBLIGASI BERKELANJUTAN SENILAI Rp800 MILIAR | SAHAM BALI
PT Bali Towerindo Tbk (BALI) Alami Penurunan Laba per Desember 2019
IQPlus, (12/03) - PT Bali Towerindo Tbk (BALI) meraih laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp46,02 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dibandingkan laba Rp50,35 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, pendapatanusaha naik menjadi Rp617,52 miliar dari Rp464,17 miliar dan beban pokok naik jadi Rp280,84 miliar dibandingkan Rp192,25 miliar.
Laba bruto naik menjadi Rp336,68 miliar dari laba bruto Rp271,92 miliar dan laba sebelum pajak turun menjadi Rp59,17 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp63,59 miliar salah satunya karena kenaikan beban keuangan menjadi Rp205,84 miliar dari Rp149,91 miliar.
Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2019 mencapai Rp4,15 triliun naik dariR Rp3,44 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)
Saham BALI | BALI TOWERINDO TAWARKAN BUNGA OBLIGASI DIKISARAN 9,2% HINGGA 10,3%
IQPlus, (31/1) - PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bali Tower Tahap I tahun 2020 sebanyak-banyaknya senilai Rp800 miliar. Surat utang itu merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I Bali Tower dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp1,6 triliun.
Managing Director PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), David Agus selaku penjamin emisi mengatakan, Obligasi terdiri dari seri A dengan jangka waktu tiga tahun dan seri B dengan jangka waktu lima tahun.
Untuk Seri A kisaran kupon 9,2% hingga 9,8% dan Seri B dengan kisaran kupon 9,7% hingga 10,3%,. kata David di Jakarta, Kamis (30/1/2020).
Sementara Direktur Utama BALI, Jap Owen Ronadhi menerangkan bahwa sebanyak 80% dana hasil penerbitkan surat utang itu akan digunakan untuk membayar atau pelunasan utang kepada Bank Mandiri sebesar Rp173,95 miliar, Bank Sinarmas sebesar Rp159,22 miliar dan sebesar Rp306,8 miliar.
Sedangkan sebanyak 15% dana hasil obligasi akan digunakan untuk investasi pembangunan Microcell Pole (MCP) dan perluasan jaringan FTTX pada segmen corporate maupun ritel. Sementara sisanya 5% dana hasil obligasi akan digunakan untuk biaya operasional dan perawatan jaringan, serta instalasi perangkat ke pelanggan.
"Tahun ini Kami akan bangun sebanyak 400-500 MCP dengan tambahan 500-700 tenant,. kata dia.
Menariknya, PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) bertindak sebagai penanggung obligasi. Adapun jumlah obligasi yang akan ditanggung oleh IIF senilai Rp400 miliar.
Surat utang dengan peringkat A dari Pefindo tersebut, dijamin dengan kesanggupan penuh atau full commitment oleh penjamin emisinya.
Adapun penjamin emisinya adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas. (end/as)
Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | BALI, BMTR, HRUM, PKPK
Saham BALI | BALI TOWERINDO AKAN TAWARKAN OBLIGASI BERKELANJUTAN Rp1,6 TRILIUN
IQPlus, (27/01) - PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) akan melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I dengan target dana sebesar Rp1,6 triliun.
Menurut prospektus perseroan Senin disebutkan, obligasi ini terdiri dari dua seri dimana Seri A berjangka waktu 3 tahun dan Seri B berjangka waktu 5 tahun.
Masa penawaran awal pada 27 Januari-13 Februari 2020 dan perkiraan masa penawaran umum 24-25 Februari 2020 serta perkiraan pencatatan di BEI pada 2 Maret 2020.
Fitch Ratings Indonesia memberikan peringkat A (idn) untuk obligasi ini dan penjamin pelaksana emisi PT Mandiri Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia dengan wali amanat Bank Bukopin. (end)
Berita Saham BALI | 2 April 2018
Berita Saham BALI
PT Bali Towerindo Tbk (BALI) meraih kenaikan laba yang didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 126,7 persen hingga periode 31 Desember 2017 menjadi Rp61,52 miliar dibandingkan laba Rp27,13 miliar di periode sama tahun sebelumnya.Laporan keuangan perseroan menyebutkan, pendapatan usaha naik menjadi Rp320,06 miliar dari Rp254,68 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp200,75 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp153,05 miliar.
Sementara laba usaha meningkat menjadi Rp158,23 miliar naik dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp115,14 miliar. Laba sebelum pajak diraih Rp52,61 miliar meningkat dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp37,72 miliar.
Total aset perseroan mencapai Rp2,42 triliun hingga 31 Desember 2017 meningkat dari total aset Rp1,70 triliun hingga 31 Desember 2016. (end)
Berita Saham BALI | 23 Desember 2017
Berita Saham BALI
PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) telah meraih pinjaman dari PT Bank Mandiri Tbk, dimana penandatanganan perjanjian pinjaman dilakukan pada 20 Desember 2017.
Menurut keterangan Anni Suwardi, Sekretaris Perusahaan Perseroan Jumat, nilai pinjaman yang diraih sebesar Rp40 miliar dengan jangka waktu 3 tahun untuk tujuan produktif.
Agunan dari kredit ini adalah deposito berjangka di Bank Mandiri senilai Rp40 miliar atas nama perseroan dan agunan yang diserahkan diikat secara gadai. (end)
IQPLUS
%20Logo.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)




