Saham SMGR | SIG DAN BTN KERJA SAMA PERCEPATAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN

IQPlus, (30/07) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjalin kerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) dalam percepatan pemulihan sektor perumahan, untuk mendukung pemerintah dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang menjadi rangkaian kegiatan mengurangi dampak COVID-19 terhadap perekonomian nasional.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso dan Direktur Utama BTN Pahala N Mansury pada acara .Webinar Sinergi untuk Percepatan Pemulihan Sektor Perumahan. secara virtual yang diselenggarakan oleh BTN dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), Rabu.

Dalam keterangan persnya yang diterima di Surabaya, Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, melalui kerja sama ini SIG menyediakan solusi teknologi konstruksi melalui One-Day-One-Home (Dynahome) sebagai solusi pembangunan rumah dengan metode cetak di tempat.

Sehingga, kata dia, mempercepat proses pekerjaan dinding rumah dengan kualitas tinggi dalam satu hari secara massal dengan biaya yang efisien.

Hendi mengatakan, Dynahome bisa membantu pemegang kebijakan untuk menjawab tantangan kebutuhan rumah.

"Waktu pengerjaan konstruksi dinding, kolom dan atap dilakukan dalam satu hari sehingga memangkas proses keseluruhan pembangunan, dan memungkinkan untuk pelaksanaan serah terima rumah hanya dalam tujuh hari," katanya.

Teknologi Dynahome dapat menyelesaikan pekerjaan pembangunan rumah tiga kali lebih banyak (336 rumah dalam 90 hari) dibanding metode konvensional.

"Teknologi konstruksi Dynahome dapat memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi stakeholders dalam pemenuhan kebutuhan perumahan di Indonesia," katanya.(end)

Saham PGAS | PGN LAKUKAN SEJUMLAH UPAYA DUKUNG PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL



IQPlus, (30/07) -  PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan sejumlah upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional mulai dari mengakselerasi proyek quick win hingga mendorong program jaringan gas rumah tangga (jargas).

Direktur Komersial PGN Faris Aziz, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, menjelaskan ada empat upaya yang dilakukan yakni pertama, mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM 13/2020 yaitu regasifikasi dan konversi PLTMD milik PT PLN (Persero) di 52 lokasi dalam beberapa tahun ke depan.

Tugas PGN secara khusus adalah mempercepat pelaksanaan melalui quick win di tiga lokasi utama yaitu PLTMD Nias, Tanjung Selor, dan Sorong.

"PGN dan PLN harus bisa mengakselerasi proyek ini, sehingga bisa didapatkan sumber energi yang bisa dinikmati di wilayah-wilayah tersebut dengan harga yang bersaing. Ke depan, akan lebih banyak lagi pembangunan apabila Kepmen ESDM ini dapat terwujud, khususnya di wilayah Indonesia tengah, tenggara, dan timur. Tugas PGN sebagai subholding gas bersama PLN untuk mewujudkan ini," kata Faris dalam diskusi publik, yang diselenggarakan Majelis Nasional KAHMI, Selasa (28/7/2020).

Upaya kedua, PGN akan memasok lebih banyak gas sebagai energi untuk pembangkit yang ada di refinery Pertamina melalui gasifikasi kilang Pertamina.

Potensi permintaan di kilang itu akan diupayakan sesegera mungkin, sehingga refinery Pertamina bisa lebih efisien dalam mengelola kegiatan bisnisnya.

"Ada dua proyek utama yaitu tambahan pasokan di Kilang Refinery Unit VI Balongan dan Refinery IV Cilacap. Seiring dengan adanya RDMP Kilang Pertamina, terutama di Balikpapan, kami sudah melakukan persiapan untuk bisa memastikan ketersediaan tambahan pasokan, termasuk kerja sama dengan pemasoknya dari Pertamina Hulu, Mahakam, maupun Pertamina Hulu Indonesia," jelasnya.

Faris mengakui tidak mudah melaksanakan pembangunan infrastruktur pada era COVID-19 ini.

Kendati demikian, ada beberapa proyek infrastruktur yang memang sudah berjalan sebelum pandemi dan secara konsisten akan diselesaikan oleh PGN, di antaranya adalah pembangunan jaringan pipa transmisi Gresik-Semarang.(end)

Saham LPKR | LPKR CATAT PENDAPATAN Rp5,33 TRILIUN HINGGA JUNI 2020

IQPlus, (30/07) - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) meraih pendapatan neto Rp5,28 triliun hingga periode 30 Juni 2020 turun dari pendapatan Rp5,41 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto meningkat menjadi Rp2,06 triliun dari laba bruto Rp1,99 triliun tahu sebelumnya. Rugi usaha tercatat Rp222,41 miliar turun dari rugi usaha Rp874,56 miliar.

Rugi sebelum pajak tercatat mencapai Rp1,09 triliun turun dari rugi sebelum pajak Rp1,27 triliun tahun sebelumnya dan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp1,25 triliun turun dari rugi Rp1,46 triliun tahun sebelumnya.

Jumlah aset mencapai Rp59,78 triliun hingga periode 30 Juni 2020 naik dari jumlah aset Rp55,08 triliun hingga periode 31 Desember 2019. (end)

Saham LSIP | LONSUM RAIH LABA Rp91,99 MILIAR HINGGA JUNI 2020

IQPlus, (30/07) - PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) meraih laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp91,99 miliar hingga periode 30 Juni 2020 naik dari laba Rp10,48 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, penjualan turun menjadi Rp1,57 triliun dari Rp1,59 triliun dan beban pokok penjualan turun menjadi Rp1,29 triliun dari Rp1,42 triliun membuat laba bruto meningkat menjadi Rp276,10 miliar dari laba bruto Rp175,89 miliar.

Laba usaha diraih Rp76,96 miliar usai mencatat rugi usaha Rp18,53 miliar dan laba sebelum pajak diraih Rp95,92 miliar meningkat dibandingkan laba sebelum pajak Rp17,98 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp10,38 triliun hingga periode 30 Juni 2020 naik dari total aset Rp10,25 triliun hingga periode 31 Desember 2019. (end)

Saham BBTN | BTN YAKINI KREDIT PERUMAHAN BANTU PULIHKAN EKONOMI NASIONAL

IQPlus, (29/07)-  Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Pahala Nugraha Mansury meyakini kredit perumahan kepada masyarakat akan membantu memulihkan ekonomi nasional.

"Kredit yang dialirkan Bank BTN memiliki dampak ekonomi jangka panjang. Sebab, kredit tersebut akan menjadi tempat tinggal yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tidak hanya itu, kredit yang disalurkan ke sektor perumahan pun akan memberikan multiplier effect terhadap sekitar 177 subsektor industri lainnya," ujar Pahala di Jakarta, Rabu.

Pahala menuturkan sebagai salah satu entitas perbankan dalam ekosistem perumahan, adanya keberpihakan pemerintah mulai dari aturan hingga penempatan dana negara menjadi angin segar.

Bank BTN tercatat menerima dana negara sebesar Rp5 triliun pada medio Juni 2020. Pahala memprediksi seluruh dana negara yang telah ditempatkan pemerintah tersebut akan segera terserap habis.

"Kami meyakini perseroan bisa menyalurkan total kredit sebesar Rp15 triliun dari dana negara tersebut sebelum akhir September 2020," kata Pahala.

Hingga kini sektor perumahan di Tanah Air baru memberikan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 2,77 persen. Posisi tersebut jauh di bawah kontribusi properti di negara kawasan ASEAN lainnya yang berkisar 8-23 persen.

"Sehingga kami berkomitmen akan terus mendukung pengembangan sektor perumahan. Apalagi di masa pandemi ini, rumah menjadi tempat berlindung paling aman bagi masyarakat Indonesia," ujar Pahala.

Sementara itu, dalam upaya berkontribusi dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menyampaikan akan terus mendukung penyediaan likuiditas bagi pembiayaan kepemilikan rumah.

"Sepanjang semester satu tahun 2020, SMF telah berhasil menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR sebesar Rp4,2 triliun," kata Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo.(end)

Saham ASII | ASTRA INTERNASIONAL RAIH LABA Rp11,38 TRILIUN HINGGA JUNI 2020

IQPlus, (29/07) - PT Astra Internasional Tbk (ASII) meraih laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp11,38 triliun hingga periode 30 Juni 2020 naik 16% dari laba Rp9,80 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, pendapatan bersih turun menjadi Rp89,79 triliun dari Rp116,18 triliun dan beban pokok pendapatan turun menjadi Rp69,62 triliun dari Rp91,71 triliun.

Laba bruto turun menjadi Rp20,17 triliun dari laba bruto Rp24,47 triliun tahun sebelumnya. Laba sebelum pajak turun menjadi Rp14,98 triliun dari laba sebelum pajak Rp15,69 triliun tahun sebelumnya.

Namun beban pajak turun menjadi Rp1,85 triliun dari Rp3,39 triliun membuat laba periode berjalan naik menjadi Rp13,14 triliun dari laba periode berjalan tahun sebelumnya Rp12,30 triliun. Total aset perseroan mencapai Rp343,67 triliun hingga periode 30 Juni 2020 turun dari total aset Rp351,96 triliun hingga periode 31 Desember 2019. (end)

Saham KAEF | KIMIA FARMA CATATKAN PENDAPATAN TRIWULAN I 2020 SEBESAR Rp2,4 TRILIUN


IQPlus, (29/07) - PT Kimia Farma Tbk mencatatkan pendapatan triwulan pertama tahun ini sebesar Rp2,40 triliun dan laba operasi sebesar Rp160,8 miliar.

"Pendapatan perseroan sampai dengan triwulan I tahun 2020 sebesar Rp2,40 triliun atau meningkat 32,37 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp1,81 triliun," ujar Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo di Jakarta, Rabu.

Selain itu Verdi juga menambahkan bahwa laba operasi Kimia Farma pada triwulan I tahun 2020 yakni sebesar Rp160,8 miliar atau meningkat 87,94 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp85,57 miliar.

Kemudian Kimia Farma juga mencatat terjadi peningkatan EBITDA pada triwulan I 2020 sebesar Rp246,9 miliar atau naik 85,37 persen dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp133,2 miliar.

Untuk total aset Kimia Farma triwulan I tahun 2020 sebesar Rp17,2 triliun atau naik 47,67 persen dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp11,64 triliun.

"Hal ini sejalan dengan penjelasan mengenai revaluasi aset tanah pada tahun 2019," kata Verdi.

Pada triwulan I tahun ini, Kimia Farma juga mencatan kenaikan liabilitas menjadi Rp10,21 triliun atau naik 14,29 persen dari periode sama di tahun sebelumnya sebesar Rp8,9 triliun.

"Ekuitas perseroan pada triwulan I tahun 2020 adalah sebesar Rp6,9 triliun atau meningkat 157,8 persen dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp2,7 triliun," ujar Verdi Budidarmo.

Ia itu juga memaparkan sejumlah inisiatif strategis perseroan di tahun ini, antara lain membangun ekosistem perawatan kesehatan yang terintegrasi, penguatan rantai bisnis Kimia Farma Grup, transformasi ritel, marketing, penetrasi pasar modern dan strategy relationship.

Kemudian inisiatif lainnya adalah penguatan bisnis inti Kimia Farma dan menjalankan strategi peningkatan kinerja dengan melakukan aliansi strategis untuk melengkapi portofolio bisnis perawatan kesehatan.(end)

Saham INAF | MASUK JAJARAN KOMISARIS STAF KHUSUS MENKES SIAP PERKUAT BISNIS INDOFARMA

IQPlus, (30/07) - Manajemen PT Indofarma Tbk (INAF) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan untuk melakukan perubahan pada jajaran kepengurusan. 

Direktur Utama Indofarma, Arief Pramuhanto mengatakan bahwa ada dua dewan Komisasris yang diberhentikan dengan hormat yakni Komisaris Utama Siswanto dan Komisaris Nizar Yamanie. Kemudian, perseroan pun menunjuk Daniel Tjen yang saat ini menjabat Staf Khusus Menkes Bidang Tata Kelola Pemerintahan sebagai Komisaris Utama dan Didi Agus Mintadi yang pernah menjadi kepala RS Polri sebagai Komisaris. 

"Dewan komisaris ada 2 yang diberhentikan dengan hormat dan diangkat Komisaris Utama dan Komisaris. Saat ini Komisaris Utama kita Daniel Tjen. Beliau saat ini adalah Staf Khusus Menkes, dan Komisaris Didi Agus Mintadi," katanya, di Jakarta, Rabu (29/7/2020). 

Arief berharap dengan kehadiran Daniel dan Didi dapat memberikan kontribusi terhadap kinerja perseroan ke depannya yang tengah menggenjot penjualan alat kesehatan, farmasi dan herbal. 

"Kami harap bapak Komisaris tadi background dari kedokteran ini bisa jadi suatu sinergi bahwa dari sisi kedokteran ada masukan di sisi bidang kesehatan tadi apa yg jadi kebutuhan di bidang medis kita harap bisa dapat informasi lebih detail untuk memperkaya kita di eksekusi selanjutnya,"tutupnya. 

Dengan demikian, maka Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan setelah berakhirnya RUPST meenjadi sebagai berikut :

Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Daniel Tjen
Komisaris : Didi Agus Mintadi
Komisaris Independen : Teddy Wibisana

Dewan Direksi 
Direktur Utama : Arief Pramuhanto
Direktur Keuangan & Human Capital : Herry Triyatno
Direktur Produksi & Supply Chain : Eko Dodi Santosa

(end/as)

Saham UNVR | UNILEVER BANTU RIBUAN PCR PENANGANAN COVID-19 DI SURABAYA

IQPlus, (30/07) - PT. Unilever Indonesia, Tbk membantu 2.880 unit PCR test kit, 250 fasilitas cuci tangan, 3.000 masker KN-95 dan 10.000 cairan pembersih tangan untuk penanganan COVID-19 di Kota Surabaya, Jawa Timur.

"Kami merasa wajib berkontribusi membantu Kota Surabaya dalam mengatasi pandemi ini," kata GM Manufacturing Unilever Zulfakar Ali saat menyerahkan bantuan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya, Rabu.

Menurut Zulfakar, Unilever sudah beroperasi di Rungkut, Surabaya sejak 1982, sehingga secara langsung maupun tidak langsung merupakan bagian dari Kota Surabaya. Makanya, Unilever turut tergerak untuk berkontribusi membantu Pemkot Surabaya dalam menangani COVID-19.

Ia juga menjelaskan bahwa Unilever berkomitmen untuk terus mensuplai sabun cuci tangan selama tiga bulan. Bahkan, ia juga berkomitmen untuk bersama-sama menyosialisasikan gerakan cuci tangan.

"Nanti ada tim kami bekerja sama dengan tim Dinkes Surabaya yang akan sosialisasi gerakan cuci tangan ini," ujarnya.

Bantuan ini, lanjut dia, sangat penting mengingat kondisi pandemi di Surabaya belum aman. Makanya, sebagai salah satu elemen warga Kota Surabaya, Unilever merasa memiliki tanggungjawab untuk memberikan bantuan ini.

"Karena memang, yang dibutuhkan Surabaya saat ini adalah alat-alat itu," ujarnya.

Direktur Governance & Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso mengatakan hari ini bersilaturahmi ke Pemerintah Kota Surabaya, sekaligus menyampaikan bantuan kemanusiaan sebanyak lebih dari 15 ribu unit barang yang diperlukan dalam mempercepat upaya penanggulangan pandemi COVID-19.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Ibu Tri Rismaharini selaku Wali Kota Surabaya dan jajaran Pemerintah Kota Surabaya yang senantiasa bekerja keras dan dengan tulus melayani masyarakat Kota Surabaya yang membutuhkan bantuan kemanusiaan," katanya.(end)

Rekomendasi Saham AALI, LSIP, ERAA oleh Mirae Asset Sekuritas 30 Juli 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

July 30, 2020
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,111.11 (-0.04%), consolidation, trading range 5,088-5,150. Indikator MFI optimized akan menguji support trendline dan indikator W%R optimized  masih bergerak naik. Pada periode  weekly,  indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized juga masih cenderung naik namun mulai terbatas .Daily support di 5,088 dan daily resistance di 5,150. Cut loss level di 5,050.


AALI Daily, 9,700(+4.30%), trading buy, trading range 9,475 – 9,725. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik dan koreksi indikator W%R optimized mulai terbatas. Daily support  di 9,475 sementara itu daily resistance di 9,725 sebelum lanjut ke 9,925. Cut loss level di 9,125.


LSIP Daily, 990 (+2.59%), trading buy, trading range 960 – 1,000. indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik. Daily support  di 960 sementara itu daily resistance  di  1,000 sebelum lanjut ke 1,040.Cut loss level  di  950.


ERAA Daily, 1,450 (+0.35%), trading buy, trading range 1,415 – 1,475. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung turun namun sudah terbatas dengan kecenderungan menguat. Perkiraan daily support di 1,415 dan daily resistance di 1,475.Cut loss level  1,350.

Ulasan Pasar Global | 30 Juli 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Juli 30, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Wall St. ditutup lebih tinggi setelah Fed berjanji lebih banyak dukungan untuk ekonomi yang terpukul virus

Bursa AS ditutup lebih tinggi pada hari Rabu, menambah keuntungan setelah Federal Reserve mengulangi janji untuk menggunakan "berbagai alat" untuk mendukung perekonomian tetapi memperingatkan bahwa prospek "akan sangat tergantung pada jalannya virus."

Dow Jones naik 160,29 poin atau 0,61% menjadi 26.539,57. S&P 500 naik 40 poin atau 1,24% menjadi 3.258,44. Nasdaq menambahkan 140,85 poin atau 1,35% menjadi 10.542,94.

Pada akhir pertemuan kebijakan dua hari Fed mengatakan akan mempertahankan kisaran target suku bunga sampai yakin ekonomi telah melewati pandemi coronavirus dan bertujuan untuk memaksimalkan pekerja dan stabilitas harga. Sementara ahli strategi mengatakan mereka tidak menemukan keputusan mengejutkan setelah pertemuan itu, banyak yang menunjukkan bahwa fokus The Fed pada virus menyoroti ketidakpastian yang dihadapinya. Indeks utama Wall Street sudah lebih tinggi sebelum komentar the Fed karena investor mengantisipasi laporan pendapatan yang akan dirilis Kamis dari Amazon.com Inc (AMZN.O), Facebook Inc (FB.O), Apple Inc (AAPL.O) dan Alphabet's Google ( GOOGL.O).

Eropa

Rilis Pendapatan membuat ayunan besar dalam Bursa Eropa menjelang pengumuman Fed

Benchmark saham utama Eropa ditutup hampir datar pada hari Rabu, karena investor menunggu untuk mendengar dari Federal Reserve A.S., tetapi kesibukan laporan pendapatan mendorong ayunan besar dalam saham individu.

STOXX 600 Eropa ditutup sedikit turun 0.1%.

Healthcare .SXDP dan bank .SX7P menyeret indeks utama, sementara peritel .SXRP melonjak 1,4%. Pembuat obat GlaxoSmithKline (GSK.L) turun 3,2% karena kehilangan estimasi laba kuartal kedua setelah penjualan yang lebih rendah dari vaksin yang ada, sementara pemberi pinjaman Barclays (BARC.L) turun 6,1% karena menyisihkan lebih tinggi dari yang diharapkan 1,6 miliar pound ($2,1) miliar) untuk menutupi kemungkinan kenaikan kerugian pinjaman karena pandemi.

Analisa Saham TKIM | 30 Juli 2020

Analisa Saham TKIM


Saham TKIM pada tanggal 29 Juli 2020 ditutup menguat pada harga 6975, naik 3,71%. Hal ini disertai dengan peningkata volume, yaitu 587% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah ke arah atas dan baru saja mengalami golden cross. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan mendatar.

Rekomendasi :
Beli Spekulatif
Jika naik di atas 7425 maka berpeluang ke 10000
Jika turun di bawah 6500 maka berpeluang ke 6125

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap
Pola Candlestick Saham Lengkap
Indikator Saham Lengkap
Dasar-dasar Investasi Saham :

Analisa Saham HMSP | 30 Juli 2020

Analisa Saham HMSP


Saham HMSP
pada tanggal 30 Juli 2020 ditutup menguat pada harga 1725, naik 2,37%. Hal ini disertai dengan peningkatan volume, yaitu 211% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah ke arah atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan mendatar.

Rekomendasi :
Beli
Jika naik di atas 1740 maka berpeluang ke 1900
Jika turun di bawah 1685 maka berpeluang ke 1665

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap
Pola Candlestick Saham Lengkap
Indikator Saham Lengkap
Dasar-dasar Investasi Saham :

Rekomendasi Saham GGRM, BRPT, BTPS, INKP oleh MNC Sekuritas 30 Juli 2020

MNC Daily Scope Wave

30 Juli 2020

IHSG ditutup terkoreksi tipis dan ditutup ke level 5,111, pergerakan korektif IHSG pun tertahan oleh MA5 dan MA20. Kami memperkirakan selama IHSG tidak terkoreksi di bawah 5,030, maka IHSG masih berada pada bagian dari wave [c] dari wave 5. Hal ini berarti IHSG masih berpeluang untuk menguat kembali untuk menguji resistance 5,150-5,200. Meskipun demikian, tetap kami ingatkan kembali, perhatikan support 5,030, apabila berhasil tertembus maka kami memperkirakan IHSG memiliki kecenderungan untuk menguji level 4,950-5,000.
Support: 5,070, 4,982
Resistance: 5,130, 5,260

GGRM - Buy on Weakness (49,650)

Pergerakan GGRM kemarin (29/7) ditutup menguat cukup signifikan ke level 49,650 diikuti dengan tekanan beli yang cukup besar pula. Pergerakan GGRM juga menguat menembus MA5 dan MA20, kami memperkirakan GGRM berpotensi untuk menguji area MA200 sebagai target penguatan terdekat karena saat ini posisi GGRM sedang berada pada awal wave [iii] dari wave C. 
Buy on Weakness: 48,800-49,650
Target Price: 51,775, 55,000
Stoploss: below 46,500

BRPT - Accum Buy (950)

BRPT kembali terkoreksi 6,9% sehingga autoreject bawah ke level 950. Kami memberikan dua skenario pada BRPT, dimana pada skenario biru BRPT masih akan terkoreksi kembali ke area fibo 61,8% pada level 830-885 untuk membentuk wave C dari wave (B). Kemudian pada skenario merah, bahwa koreksi BRPT kemarin (29/7) yang berhenti di fibo 50% merupakan wave C dari wave (B) dan berpotensi berbalik menguat untuk membentuk awal dari wave (C).
Accum Buy: 885-900
Target Price: 1,085, 1,150
Stoploss: below 855

BTPS - Buy on Weakness (3,430)

Pada perdagangan kemarin (29/7), BTPS menguat secara siginifikan ke level 3,430 disertai dengan tekanan beli yang besar. Kami memperkirakan posisi BTPS saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave 3, sehingga BTPS masih berpotensi untuk kembali melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 3,340-3,430
Target Price: 3,750, 3,950
Stoploss: below 3,140

INKP - Sell on Strength (7,850)

Kemarin (29/7), INKP menguat cukup signifikan sebesar 5% ke level 7,850. Selama INKP belum mampu menguat di atas 8,250-8,350 maka kami memperkirakan pergerakan INKP sedang membentuk wave B dari wave (B), yang berarti penguatan INKP akan cenderung terbatas dan rentan untuk terkoreksi. Kami memperkirakan level koreksi INKP terdekatnya berada pada area 7,000 dan idealnya pada 6,300.
Sell on Strength: 7,850-8,150

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 30 Juli 2020

Stocks rose on Wednesday as tech shares led the way and as the Federal Reserve kept interest rates unchanged.

Dow.......26540   +160.3       +0.61%
Nasdaq..10543  +140.9       +1.35%
S&P 500..3258   +160.3       +0.61%
 
FTSE.......6132      +2.2          +0.04%
Dax.........12822     -13.02      -0.10%
CAC.........4959      +29.8       +0.61%

Nikkei....22397      -260.3      -1.15%
HSI........24883      +110.4     +0.45%
Shanghai .3295     +66.6       +2.06%
ST Times.2574      -9.5           -0.37%

IDX......5111.11      -1.88        -0.04%
LQ45....795.38       -4.30        -0.54%
 
Indo10Yr....7.0751      +0.0277  +0.39%
ICBI...........291.6873   -0.0253   -0.01%
US10Yr........0.5790     -0.0020   -0.34%
VIX...............24.10    -1.34       -5.27%
 
USDIndx .....93.2930  -0.460    -0.49%
Como Indx....144.34  +0.86     +0.60%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL............6.08   +0.15     +2.53%
 (Dow Jones US Coal Index) 

IndoCDS....117.884   +0.125   +0.106%
 (5-yr INOCD5)  
 
IDR.....14542.50   +7.50     +0.05%
Jisdor...14570      +27.00   +0.19%


Euro.........1.1792  +0.0072  +0.61%

TLKM...20.57    +0.09    +0.04%
(2997)
EIDO....18.95      -0.03    -0.16%
EEM.....44.15     +0.70   +1.61%
 
Oil............41.27       +0.19       +0.46%
Gold .....1986.00    +14.50    +0.74%‼
Timah....17960.50   -47.50     -0.26%
Nickel...13910.00  +215.00  +1.57%
 
Coal price...51.80    unch     +0%
(Jul/Newcastle) 
Coal price...52.00   +0.40     +0.78%
(Agt/Newcastle)
Coal price....49.70    unch     +0%
(Jul/Rotterdam) 
Coal price....51.00   +0.55     +1.09%
(Agt/ Rotterdam)
 
CPO(Sept,).. 2696    +35        +1.31%
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn............326.25   -3.75     -1.14%
SoybeanOil...30.06   +0.14    +0.47%
Wheat.........532.75   +9.25    +1.77%
 
Rubber........162.50   +1.90    +1.18%

( DE/ Phintraco(AT)  30-07-20)

Analisa Saham TOWR | 30 Juli 2020

Analisa Saham TOWR


Saham TOWR pada tanggal 29 Juli 2020 ditutup menguat pada harga 1090, naik 0,92%, dan terlihat memantul dari garis MA20. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 173% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke arah atas dan baru saja mengalami golden cross. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan mendatar.

Rekomendasi :
Beli jika di atas 1120
Jika naik di atas 1120 maka berpeluang ke 1265
Jika turun di bawah 1070 maka berpeluang ke 1045

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap
Pola Candlestick Saham Lengkap
Indikator Saham Lengkap
Dasar-dasar Investasi Saham :

Analisa Saham BJBR oleh RHB Sekuritas | 29 Juli 2020

Bank Jabar : Limited Disruption To Payroll Loans; U/G to BUY; TP: IDR1,215
Ghibran Al Imran, Andre Benas, Shelly Setiadi - RHB Sekuritas Indonesia

Link to report: https://bit.ly/39C2dLq

Earnings strongly beat estimates. Bank Jabar’s IDR392bn 2Q20 earnings (-5.7% QoQ, +3.6% YoY), which brings 6M20 earnings to IDR808bn (+1.1% YoY), were above our and Street estimates at 64% and 60% of FY20F, coming from lower-than-expected provision expenses, which came from managed asset quality. This is largely due to its defensive payroll and pension based loans 

Loan growth still robust, even with sector’s low demand. The current 9.3% YoY loan growth surpassed Management’s 4-5% target. This was largely driven by the consumer (+7.8% YoY, 68% of total loans)

Asset quality intact; the best among peers during pandemic. NPL was seen slightly improving to 1.6% (1Q20: 1.65%, 2Q19: 1.7%) and restructured loans only amounted to IDR4trn or 4.8% of total loans – the lowest among peers

Upgrade to BUY with IDR1,215 TP,* set at 0.8x FY21F P/BV at -1SD to its 5-year mean, on the back of outstanding results and defensive customer base

Saham IPTV | RENCANA PRIVATE PLACEMENT IPTV DISETUJUI

IQPlus, (29/07) - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) berencana malaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) yang biasa disebut Private Placement. Rencana tersebut telah disetujui pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar secara virtual di MNC Conference Hall, Jakarta, Selasa (28/7). 

"Terkait rencana PMTHMETD, sudah mendapat restu dari pemegang saham. Namun, nanti akan dibahas lebih lanjut dalam RUPS selanjutnya di tanggal 7 Agustus 2020 mendatang,"ujar gus Mulyanto, Direktur MNC Vision, dalam acara virtual tersebut.

Diketahui, IPTV bakal melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 3.522.484.818 saham dengan nilai nominal Rp 100 atau maksimal 10% dari jumlah saham. Adapun dana hasil PMTHMETD itu akan digunakan untuk meningkatkan struktur permodalan dan keuangan perseroan serta mendukung pertumbuhan jumlah pelanggan yang berkelanjutan termasuk tidak terbatas pada bisnis internet protokol TV dan layanan digital streaming.

Dalam kesempatan yang sama Presiden Direktur MNC Corporation, Harry Tanoesoedibjo (HT) menegaskan bahwa, Perusahaan tidak akan melakukan Rights Issue melainkan PMTHMETD atau Private Placement. Adapun batas penerbitan saham dalam aksi korporasi ini maksimal 10% dari jumlah saham dan saat ini proses penerbitan serta sahamnya masih melalui negosiasi dengan pihak terkait.

"Kami lalukan Private Pacement yah, bukan Rights Issue. Kalau merujuk pada aturan OJK, batas maksimal adalah 10% dan itulah yang nanti ditransaksikan kepada investor,"jelasnya.

Sebagai informasi saja bahwa, dalam aksi korporasi kali ini pemegang saham perseroan akan relatif kecil terdilusi kepemilikanya, secara proporsional itu sebanyak-banyaknya 9,09%. (end/as)

Saham INTP | INDOCEMENT BAGI DIVIDEN Rp1,83 TRILIUN PADA 28 AGUSTUS


IQPlus, (29/07) - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) berencana membagikan dividen sebesar Rp1,83 triliun kepada pemegang sahamnya. Jika dilihat dari nilainya, artinya seluruh laba bersih yang diperoleh Perseroan pada tahun 2019 dibagikan untuk dividen.

Oey Marcos Direktur & Corporate Secretary Indocement, menuturkan bahwa rencana pembagian dividen itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Indocement yang digelar pada Selasa (28/7/2020). Selain itu, Indocement mengalokasikan Rp5,31 miliar atau 0,029% dari saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya juga sebagai dividen tunai.

"Total besaran dividen yang diterima oleh pemegang saham ialah Rp500 per saham,"kata Oey, dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai informasi saja, untuk periode cum dividen untuk pasar reguler dan pasar negosiasi adalah pada 6 Agustus 2020; dan ex dividen-nya pada 7 Agustus 2020. Sementara, cum dividen untuk pasar tunai pada 10 Agustus 2020 dan ex dividen-nya adalah pada 11 Agustus 2020. Tanggal pencatatan yang berhak atas dividen adalah pada Agustus 2020. 

"Pembayaran dividen dilakukan pada 28 Agustus 2020. Pajak atas dividen tunai akan diberlakukan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia."imbuhnya.

Kemudian selain alokasi laba 2019, Rapat juga telah menyetujui pengangkatan kembali Komisaris Utama Perseroan, Kevin Gerard Gluskie untuk masa jabatan hingga RUPS Tahunan 2022, yang akan diadakan pada 2023. Masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang lain adalah sampai dengan penutupan RUPS Tahunan 2020, yang akan diselenggarakan pada 2021.

Dengan demikian, maka Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Indocement setelah RUPS menjadi sebagai berikut :

Dewan Komisaris:
Komisaris Utama : Kevin Gluskie
Wakil Komisaris Utama / : Tedy Djuhar
Komisaris Independen
Wakil Komisaris Utama / : Simon Subrata
Komisaris Independen
Komisaris : Dr. Lorenz Naeger
Komisaris : Dr. Bernd Scheifele
Komisaris : Dr. Albert Scheuer

 
Dewan Direksi:
Direktur Utama : Christian Kartawijaya
Wakil Direktur Utama : Franciscus Welirang
Direktur : Hasan Imer
Direktur : Ramakanta Bhattacharjee
Direktur Independen : Troy Dartojo Soputro
Direktur : David Clarke
Direktur : Oey Marcos
Direktur : Benny S. Santoso
Direktur : Juan Francisco Defalque

(end/as)

Saham MCAS | PENDAPATAN MENINGKAT, NAMUN LABA MCAS TURUN HINGGA JUNI 2020


IQPlus, (29/07)  - PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) mencatat pendapatan neto Rp6,14 triliun hingga periode 30 Juni 2020 naik dari pendapatan neto Rp4,56 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, kenaikan beban pokok pendapatan menjadi Rp6,03 triliun dari Rp4,42 triliun membuat laba kotor turun menjadi Rp106,79 miliar dari laba kotor Rp143,82 miliar tahun sebelumnya.

Beban usaha turun menjadi Rp49,55 miliar dari beban usaha Rp54,63 miliar dan laba usaha turun menjadi Rp57,25 miliar dari laba usaha Rp89,19 miliar tahun sebelumnya. Penghasilan lain-lain neto turun menjadi Rp39,36 miliar dari Rp55,69 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp96,61 miliar turun dari laba sebelum pajak penghasilan Rp144,88 miliar tahun sebelumnya. Laba neto yag dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp53,25 miliar dari laba neto Rp90,41 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp2,05 triliun hingga periode 30 Juni 2020 turun dari total aset Rp2,24 triliun hingga periode 31 Desember 2019. (end)

Saham MGRO | PENDAPATAN MAHKOTA GROUP Rp1,29 TRILIUN HINGGA JUNI 2020


IQPlus, (29/07)  - PT Mahkota Group Tbk (MGRO) meraih pendapatan Rp1,29 triliun hingga periode 30 Juni 2020 naik dari pendapatan Rp817,35 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp1,23 triliun dari Rp742,77 miliar tahun sebelumnya dan laba bruto turun menjadi Rp55,17 miliar dari laba bruto Rp74,58 miliar tahun sebelumnya.

Beban operasional turun menjadi Rp56,44 miliar dari Rp57,28 miliar dan rugi operasi diderita Rp1,26 miliar dari laba operasi Rp17,30 miliar tahun sebelumnya. Rugi sebelum pajak diderita Rp30,25 miliar usai meraih laba sebelum pajak Rp486,89 juta.

Rugi bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diderita Rp33,33 miliar naik dari rugi bersih Rp3,07 miliar tahun sebelumnya. Jumlah aset perseroan mencapai Rp1,40 triliun hingga periode 30 Juni 2020 naik dari jumlah aset Rp1,36 triliun hingga 31 Desember 2019. (end)

Saham TINS | PERINGKAT OBLIGASI PT TIMAH JATUH TEMPO DITEGASKAN DI idA


IQPlus, (29/07) - PEFINDO telah menegaskan peringkat "idA" terhadap Obligasi I, Fase I/2017 - Seri A PT Timah Tbk (TINS) sebesar Rp480 miliar dan peringkat "idA(sy)" untuk Sukuk Ijarah I, Fase I/2017 - Seri A sebesar Rp120 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 28 September, 2020.

Perusahaan berencana untuk melunasi hutang yang akan jatuh tempo menggunakan kas yang dibatasi penggunaannya sebesar Rp160 miliar dan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar Rp471 miliar, dan TINS akan menyisihkan saldo kas positif sebesar minimum Rp100 miliar setiap bulannya (dimulai dari Juni 2020).

Posisi kas dan setara kas Perusahaan tercatat sebesar Rp1.0 triliun per 30 Juni, 2020. Namun, PEFINDO tetap mempertahankan outlook negatif terhadap peringkat "idA" Perusahaan untuk mengantisipasi penurunan EBITDA yang diakibatkan oleh harga jual timah yang lebih rendah dari ekspektasi jika COVID-19 terus berlangsung dan semakin menurunkan permintaan global timah. (end)

Saham BJBR | BANK BJB SIAP GUNAKAN DANA Rp2,5 TRILIUN UNTUK PEMULIHAN EKONOMI


IQPlus, (29/07) - Bank BJB siap menggunakan dana pemerintah pusat sebesar Rp2,5 triliun sesuai peruntukan yang diharapkan, yakni untuk menstimulasi dan mempercepat pemulihan perekonomian lewat penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha, khususnya yang berskala mikro, kecil dan menengah yang menjadi jantung perekonomian negara.

"Kami akan bergerak cepat untuk melaksanakan amanat dari negara ini. Pada prinsipnya, kami mendukung penuh agenda pemulihan ekonomi nasional yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat, khususnya golongan rentan terdampak krisis. Kami akan menjalankan fungsi intermediasi perbankan sebaik-baiknya sambil tetap memegang teguh prinsip prudential banking," kata Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi, Rabu.

Bank BJB secara resmi ditunjuk oleh pemerintah pusat menjadi penerima simpanan dana pemerintah dan penyimpanan dana di perusahaan merupakan bentuk dukungan dari pemerintah agar Bank BJB dapat melaksanakan dengan sebaik-baiknya mandat untuk melaksanakan percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Penunjukan itu dilakukan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank BJB dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan oleh Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi dan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Andin Hadyanto serta turut hadir menyaksikan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Senin (27/7).

Langkah penempatan uang ini dilakukan berdasarkan Peraturan Kementerian Keuangan Nomor 70/PMK.05/2020 (PMK 70/2020) tentang Penempatan Uang Negara Pada Bank Umum Dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional yang merupakan bagian dari kebijakan dalam penanganan pandemi COVID-19.

Sejauh ini, Yuddy mengatakan Bank BJB sudah menyusun sejumlah rencana partisipasi dalam PEN, termasuk untuk memanfaatkan secara optimal penempatan dana pemerintah.

Bank BJB juga telah secara kontinyu menunjukkan dukungan kepada pemerintah melalui pelaksanaan instruksi pemulihan ekonomi, termasuk dengan mengeluarkan kebijakan relaksasi kredit, fokus pembiayaan kepada UMKM, serta memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM lewat program-program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PESAT) maupun sejumlah turunannya.(end/ant)

Saham MTDL | SEMESTER I 2020, MTDL BUKUKAN LABA BERSIH Rp156 MILIAR


IQPlus, (29/7) - Emiten yang bergerak di bidang distribusi, solusi & konsultasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), kembali mencatatkan kinerja positif pada Semester I-2020 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 156,0 miliar atau tumbuh 2,3% YoY dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 152,5 miliar. Sementara pendapatan MTDL di Semester I-2020 mencapai Rp 6,20 triliun, naik 0,8% YoY dari periode yang sama pada tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp 6,16 triliun. 

Direktur MTDL Randy Kartadinata mengungkapkan bahwa, kontribusi pendapatan masih di dominasi oleh unit bisnis Distribusi. "Kontribusi pendapatan terbesar masi berasal dari unit bisnis Distribusi yaitu sebesar 72%, diikuti oleh unit bisnis Solusi dan Konsultasi sebesar 28%. Jika melihat kontribusi dari unit bisnis Solusi dan Konsultasi di masa pandemi ini, maka terjad peningkatan dari 25% tahun lalu menjadi 28% di Semester I -2020 ini sejalan dengan semakin banyaknya perusahaan melakukan transformasi digital," ujarnya.

Pendapatan bertumbuh seiring dengan permintaan akan produk, layanan, dan infrastruktur IT yang terus meningkat ditengah pemberlakuan sistem bekerja dari rumah (work from home/WFH). Rand menambahkan, Perseroan mampu mengejar penjualan yang sempat tertinggal pada kuartal sebelumnya sejak dilonggarkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah. 

"Dengan dibukanya PSBB dan dimulainya masa transisi new normal di bulan Juni 2020, telah memberikan kesempatan Metrodata melakukan akseleras ketertinggalan penjualan dua bula sebelumnya, dan menghasilkan penjualan yang stabil dibandingkan tahun lalu."

Di lain sisi, Direktur Utama MTDL Susanto Djaja menyebutkan, kondisi ini juga didukung oleh kesiapan dari seluruh elemen dan sistem yang dimiliki Perseroan. "Kami beruntung telah mempersiapkan diri untuk bekerja mobile sejak 10 tahun lalu di mana para tim sales kami sudah menerapkan mobile office. Kesiapan sistem TIK dan tenaga ahli Metrodata inilah yang menolong kami untuk selalu siap siaga menolong kebutuhan pelanggan di masa pandemi ini. Pelanggan membutuhkan respon yang cepat dalam pengadaan khususnya Notebook dan Personal Computer untuk memampukan karyawannya bekerja WFH. Alhasil, kami menjadi salah satu pilihan utama bagi para pelanggan dimasa sulit ini,"ujar Susanto.

Susanto menambahkan bahwa meningkatnya kebutuhan IT turut menyebabkan Perseroan menaikan anggaran belanja modal mencapai Rp 450 miliar dari yang sebelumnya Rp 260 miliar. Sebesar Rp 440 miliar akan dialokasikan untuk pendanaan alat-alat IT, dan sisanya Rp 10 miliar akan digunakan untuk upgrade internal system TIK Perseroan. Sementara itu, Randy mengungkapkan posisi keuangan Perseroan saat ini berada pada posisi yang sangat kuat. Di mana kondisi likuiditas Perseroan sangat baik diikuti dengan minimnya pinjaman bank serta financial institution lainnya. 

"Kondisi likuiditas sangat baik dengan posisi cash in bank mencapai Rp1,4 triliun berasal dari hasil collection yang efektif dimasa pandemi. Kondisi likuiditas tersebut jauh lebih baik dibandingkan dengankondisi sebelumnya di mana cash in bank hanya di kisaran Rp 700 miliar."Randy.

Ia mengungkapkan, "Pinjaman ke bank dan ke financial institution sangat minim hanya Rp 25 miliar. Itupun sebenarnya ingin kami lunasi tetapi tidak diperbolehkan oleh pihak leasing, karena terkait adanya penalti jika pelunasan dipercepat,"tutup Randy.

Sebagai informasi tambahan, Metrodata akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 81,03 miliar atau Rp 33 per lembar saham pada 30 Juli 2020. (end/as)

Saham MIKA | PENDAPATAN MITRA KELUARGA Rp1,44 TRILIUN HINGGA JUNI 2020




IQPlus, (29/07) - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) mencatat pendapatan bersih Rp1,44 triliun hingga periode 30 Juni 2020 turun dibandingkan pendapatan bersih Rp1,58 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, laba bruto turun menjadi Rp652,03 miliar dari laba bruto Rp765,27 miliar tahun sebelumnya. Laba usaha turun menjadi Rp363,31 miliar dibandingkan laba usaha Rp483,17 miliar tahun sebelumnya.

Sedangkan laba sebelum pajak turun menjadi Rp393,84 miliar dari laba sebelum pajak Rp513,34 miliar tahun sebelumnya. Laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp288,74 miliar dari laba bersih Rp359,18 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp5,86 triliun hingga periode 30 Juni 2020 naik dari total aset Rp5,57 triliun hingga periode 31 Desember 2019. (end)

Saham BTPS | BTPN SYARIAH TETAP DAMPINGI NASABAHA ULTRA MIKRO TERDAMPAK PANDEMI




IQPlus, (29/07) - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk tetap mendampingi nasabah ultra mikro yang terdampak COVID-19 meski kinerja perseroan juga terkena imbas pandemi tersebut.

"Karena fokus melayani prasejahtera yang merupakan nasabah ultra mikro, tentunya secara alamiah pandemi ini memberi dampak terhadap kinerja perusahaan. Namun kami telah melakukan antisipasi dengan baik, seperti meningkatkan setinggi tingginya pencadangan, dengan demikian Insya Allah kami akan menyerap semua risiko yang mungkin timbul di masa mendatang sebagai akibat perlambatan pertumbuhan bisnis karena pandemi," kata Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Ia menuturkan, tetap menjaga optimisme masyarakat prasejahtera produktif yang menjadi fokus pelayanan BTPN Syariah adalah langkah yang dilakukan bank di tengah pandemi. Cara tersebut dinilai efektif untuk terus menyalakan semangat berusaha kepada nasabah pembiayaannya.

Optimisme dibangun melalui komunikasi intensif yang dilakukan langsung oleh "community officer", sebutan bagi petugas lapangan bank yang bertugas tidak hanya melayani transaksi perbankan nasabah, namun juga melakukan pendampingan melalui berbagai program pemberdayaan yang sejak awal pelayanan dilakukan dengan cara mendatangi langsung di sentra sentra nasabah.

Dalam situasi pandemi seperti ini, meski ada tantangan dengan pembatasan pertemuan fisik, namun petugas kami tetap membangun komunikasi melalui telepon atau pesan singkat. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana pandemi ini berdampak terhadap usaha yang mereka lakukan, kemudian saling menyemangati, membangun optimisme, dan mendengarkan keluhan serta kebutuhan mereka.

"Intinya, dalam situasi sulit ini, kami harus lebih dekat dengan nasabah kami. Dengan komunikasi tersebut terkadang muncul ide baru yang bisa digunakan nasabah untuk keluar dari keterbatasan karena pandemi. Misalnya, mencoba mengubah fokus produksi mereka," ujar Fachmy.

Salah satu contoh nasabah adalah Ai Rodiah di Cikajang Garut Jawa Barat, yang semula memproduksi seragam sekolah beralih ke produksi Alat Pelindung Diri (APD) yang dibutuhkan tenaga medis.

"Tak jarang, dengan adanya ide ide baru tersebut nasabah kemudian membutuhkan penambahan pembiayaan. Jadi berbagai cara kami lakukan agar semangat mereka untuk berusaha terus menyala, inilah hal terpenting dalam melayani mereka," kata Fachmy.(end)

Saham GGRM | LABA GUDANG GARAM TURUN JADI Rp3,82 TRILIUN HINGGA JUNI 2020




IQPlus, (29/07)  - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) alami penurunan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk hingga periode 30 Juni 2020 menjadi Rp3,82 triliun dari laba Rp4,28 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, pendapatan naik menjadi Rp53,65 triliun dari Rp52,74 triliun dan beban pokok penjualan naik menjadi Rp44,99 triliun dari Rp42,79 triliun dan laba bruto turun menjadi Rp8,66 triliun dari laba bruto Rp9,96 triliun.

Laba usaha turun menjadi Rp5,22 triliun dari laba usaha Rp5,97 triliun tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak turun menjadi Rp4,94 triliun dari laba sebelum pajak Rp5,71 triliun tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp79,16 triliun hingga periode 30 Juni 2020 naik dari total aset Rp78,65 triliun hingga periode 31 Desember 2019. (end)

Saham ISAT | PENDAPATAN INDOSAT CAPAI Rp13,45 TRILIUN HINGGA JUNI 2020




IQPlus, (29/07) - PT Indosat Tbk (ISAT) meraih pendapatan Rp13,45 triliun hingga periode 30 Juni 2020 naik dari pendapatan Rp12,29 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, jumlah beban naik menjadi Rp12,36 triliun dari Rp11,49 triliun tahun sebelumnya dan laba operasional diraih Rp1,09 triliun naik dari laba operasional Rp796,98 miliar.

Namun beban lain-lain neto naik menjadi Rp1,35 triliun dari Rp1,27 triliun membuat rugi sebelum pajak turun menjadi Rp261,18 miliar dari rugi sebelum pajak Rp477,76 miliar tahun sebelumnya. Rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk naik menjadi Rp341,10 miliar dari rugi Rp331,89 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp61,08 triliun hingga periode 30 Juni 2020 turun dari total aset Rp62,81 triliun hingga periode 31 Desember 2019. (end)

Saham LUCK | SENTRAL MITRA INFORMATIKA CATAT PERTUMBUHAN PENDAPATAN 30 PERSEN



IQPlus, (29/07) - PT Sentral Mitra Informatika Tbk mencatatkan pertumbuhan pendapatan 30 persen menjadi Rp62,8 miliar pada semester I 2020 dari dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar  Rp48,3 miliar.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Sentral Mitra Informatika Tbk Teddy Pohan mengatakan peningkatan kinerja perseroan tersebut tidak lepas dari peran strategi otomasi dan efisiensi sistem operasi yang dilakukan sepanjang 2020.

"Kinerja keuangan semester pertama tahun 2020 juga menunjukkan bahwa perseroan dalam kondisi sehat dengan likuiditas yang terjaga sehingga dapat mempertahankan "going concern" perseroan," ujar Teddy dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Teddy menambahkan laba bersih perusahaan berkode emiten LUCK itu juga naik sebesar 12 persen yang semula sebesar Rp 3,7 milliar per Juni tahun lalu menjadi Rp 4,2 milliar. Selain itu, arus kas dari operasional perusahaan juga dalam kondisi positif.

"Perseroan mampu membiayai operasional tanpa harus mendapatkan utang dari pihak ketiga. Current ratio berada pada posisi 400 persen sehingga perseroan sangat likuid dan prudent dalam mengelola keuangan," ujar Teddy.

Meski pun baru tercatat di bursa pada November 2018 lalu, lanjut Teddy, perseroan telah membagikan deviden pada tahun buku fiskal yang pertama sejak IPO, yakni sebesar Rp5 per lembar saham. Oleh karena itu, perseroan termasuk salah satu 15 emiten dari total 112 Emiten yang IPO sejak 2018 hingga 2019 yang membagikan deviden.

Ia menuturkan pada saat IPO dua tahun lalu, ekuitas perseroan sebesar Rp72,59 miliar dan posisi per Juni 2020, setelah pembagian dividen, kekayaan bersih pemegang saham meningkat 1,85 kali dalam kurun waktu 2 tahun menjadi Rp134,66 miliar.

Teddy optimistis terhadap prospek kinerja perseroan pada sisa tahun 2020, yang terlihat dari kinerja penjualan dan laba bersih yang sudah didapatkan sampai semester pertama tahun ini.

"Perseroan akan melakukan "continuous improvement" melalui otomasi dan efisiensi sistem operasi dalam beradaptasi dengan lingkungan bisnis pada masa pandemi COVID-19 saat ini, sehingga setelah pandemi ini berakhir, kinerja Perseroan akan menjadi lebih baik," kata Teddy.

PT Sentral Mitra Informatika Tbk didirikan dan mulai beroperasi pada 2008. Perseroan bergerak di bidang teknologi informasi dan manajemen jasa solusi. Perseroan juga berafiliasi dengan Serial System Pte, LTD.(end/ant)

Saham TCPI | PENJUALAN NETO COLORPAK INDONESIA Rp403,16 MILIAR HINGGA JUNI 2020




IQPlus, (29/07) - PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) meraih penjualan neto Rp403,16 miliar hingga periode 30 Juni 2020 turun tipis dibandingkan penjualan neto Rp406,14 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, laba bruto naik menjadi Rp54,96 miliar dari laba bruto Rp51,57 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha turun menjadi Rp21,53 miliar dari laba usaha Rp27,50 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak turun menjadi Rp20,89 miliar dari laba sebelum pajak Rp26,74 miliar tahun sebelumnya dan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp14,42 miliar dari laba Rp19,89 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp717,53 miliar hingga periode 30 Juni 2020 naik dari total aset Rp691,51 miliar hingga periode 31 Desember 2019. (end)

BNI MILIKI LISENSI PENUH DI SINGAPURA




IQPlus, (29/07) -  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjadi satu-satunya bank Tanah Air yang memiliki lisensi penuh di Singapura dan diharapkan semakin mendukung pebisnis Indonesia di pasar global.

"Lisensi full bank itu hanya satu level di bawah local bank yang merupakan lisensi tertinggi, yang diberikan Monetary Authority of Singapore (MAS)," kata Pemimpin Cabang BNI Singapura Irwan Febryansyah dalam keterangan melalui daring di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, BNI Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) Singapura menjadi salah satu dari 20 bank internasional yang memiliki status lisensi penuh.

Bank BUMN di negeri dengan ikon Singa itu dapat melakukan hampir semua transaksi perbankan, sama dengan bank-bank besar internasional lainnya, yakni membuka tabungan baik rekening individual maupun korporat.

Kemudian, bisa menerima transaksi cek, kliring, pengiriman uang, jasa kustodian, dan pemberian pembiayaan atau kredit.

Selain kantor cabang utama yang berlokasi di kawasan central business district (CBD) tepatnya di Cecil Street, BNI KCLN Singapura membuka dua cabang lainnya yang berstatus lisensi terbatas (LPB).

Keduanya, berlokasi di tempat yang strategis yakni di Lucky Plaza Orchard Road dan City Plaza.

"Bisnis kami makin berkembang, terutama pada pembiayaan (kredit) dan pengiriman uang," paparnya.

Saat ini, lanjut dia, lebih dari 60 persen dari total aset adalah pembiayaan dengan fokus pada ekspor dan impor yang menjembatani bisnis Indonesia dan internasional, yang misinya adalah membawa Indonesia ke pasar global.

Salah satu target pembiayaan di Singapura yakni perusahaan yang melakukan transaksi ekspor impor dengan Indonesia dengan skema pembiayaan yang menjadi andalan fasilitas perdagangan (TF) dan pembiayaan rantai pasok (SCF).

Salah satu perusahaan di Singapura yang memanfaatkan skema SCF ini adalah Golden Profit Trading, Pte, Ltd, yang dipertemukan dengan jaringan nasabah BNI di dalam negeri yang luas.

Melalui skema ini, perusahaan mendapatkan kepastian pembayaran sehingga diharapkan dapat meningkatkan volume transaksi ekspor-impor dengan perusahaan Indonesia.

Selain itu, skema pembiayaan TF juga merupakan skema pembiayaan yang banyak diminati oleh perusahaan-perusahaan di Singapura dalam melakukan transaksi impor barang dari Indonesia.

Pine Energy Pte Ltd, lanjut dia, merupakan salah satu contoh perusahaan perdagangan di Singapura, yang telah memanfaatkan fasilitas letter of credit (L/C) impor oleh BNI di Singapura.(end/ant)

Rekomendasi Saham KRAS, SMGR, ACES oleh Mirae Asset Sekuritas | 29 Juli 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
July 29, 2020
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,112.99 (-0.07%), consolidation, trading range 5,102-5,164. Indikator MFI optimized masih naik namun mulai terbatas dan indikator W%R optimized  masih bergerak naik. Pada periode  weekly,  indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized juga masih cenderung naik namun mulai terbatas .Daily support di 5,102 dan daily resistance di 5,164. Cut loss level di 5,050.


KRAS Daily, 374(+4.47%), trading buy, trading range 360 – 380. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik dan koreksi indikator W%R optimized mulai terbatas. Daily support  di 360 sementara itu daily resistance di 380.Cut loss level di 348.

SMGR Daily, 9,400 (+0.27%), buy on weakness, trading range 9,175 – 9,600. indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik. Daily support  di 9,175 sementara itu daily resistance  di  9,600 .Cut loss level  di  9,200.

ACES Daily, 1,685 (+2.12%), sell on strength, trading range 1,640 – 1,695. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik namun mulai terbatas. Perkiraan daily support di 1,640 dan daily resistance di 1,695.Cut loss level  1,625.

Analisa Saham INTP oleh RHB Sekuritas | 29 Juli 2020

INTP IJ – FY19 Final dividend payment at c.4.0% yield
Andrey WIJAYA, Fauzan DJAMAL, Ryan SANTOSO - RHB Sekuritas 

Indocement declared to distribute its FY19’s final dividend at IDR500/share (FY18: IDR550/share, -9.4% YoY), equal to *payout ratio at c.100% of INTP’s FY19 net profit (FY18: 101%) – above our estimate* at IDR450/share.

Based on INTP’s last close price (per 28 July 2020: IDR12,350), the final dividend will translate to c.4.0% yield, compared to FY18’s dividend yield at c2.8%.

Still Buy with IDR15,500 TP (26% upside) – 3-years P/E still below -1SD. Downside risks to our call include a further slower growth in cement demand due to COVID-19

Rekomendasi Saham HMSP, TKIM, KLBF, ANTM oleh MNC Sekuritas 29 Juli 2020

MNC Daily Scope Wave
29 Juli 2020

Pada perdagangan kemarin (28/7), IHSG ditutup terkoreksi 0,1% ke level 5,112. Kami memperkirakan selama IHSG tidak terkoreksi di bawah 5,030, maka IHSG masih berada pada bagian dari wave [c] dari wave 5. Hal ini berarti IHSG masih berpeluang untuk menguat kembali untuk menguji resistance 5,150-5,200. Meskipun demikian, tetap kami ingatkan kembali, perhatikan support 5,030, apabila berhasil tertembus maka kami memperkirakan IHSG memiliki kecenderungan untuk menguji level 4,950-5,000.
Support: 5,030, 4,982
Resistance: 5,150, 5,260

HMSP - Buy on Weakness (1,685)
Pergerakan HMSP kemarin terkoreksi 0,9% ke level 1,685. Selama HMSP tidak terkoreksi di bawah 1,620, maka kami memperkirakan HMSP saat ini sedang berada di akhir wave C dari wave (B), dimana koreksi dari HMSP akan cenderung terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat membentuk wave D dari wave (B) pada pola triangle.
Buy on Weakness: 1,660-1,685
Target Price: 1,780, 1,850
Stoploss: below 1,620

TKIM - Buy on Weakness (6,725)
Kemarin (28/7), TKIM terkoreksi 1,5% dan ditutup di 6,725 persis pada area support terdekatnya. Kami memiliki dua skenario untuk TKIM, apabila TKIM menembus area support 6,725 maka skenario biru TKIM akan berlaku, dimana koreksi TKIM akan berlanjut terlebih dahulu untuk membentuk wave (c) dari wave [iv] dari wave C. Namun, apabila TKIM menguat dan menembus resistance 7,325, maka posisi TKIM sedang berada pada bagian wave [v] dari wave C.
Buy on Weakness: 6,325-6,650
Target Price: 7,500, 8,000
Stoploss: below 6,125

KLBF - Buy on Weakness (1,515)
KLBF terkoreksi 2,3% ke 1,515 pada perdagangan kemarin, meskipun demikian koreksi KLBF tertahan oleh MA20 dan volume penjualan sudah cenderung mengecil. Kami memperkirakan KLBF saat ini sudah berada di akhir wave [iv] dari wave C, dimana hal ini berarti koreksi KLBF sudah cenderung terbatas dan berpotensi berbalik menguat untuk membentuk wave [v] dari wave C.
Buy on Weakness: 1,450-1,500
Target Price: 1,680, 1,750
Stoploss: below 1,400

ANTM - Sell on Strength (720)
Pada perdagangan kemarin (28/7), ANTM terkoreksi 0,7% ke level 720. Kami memperkirakan posisi ANTM sudah berada di akhir wave (v) dari wave [c] dari wave Y dari wave (A), sehingga penguatan ANTM akan cenderung terbatas dan berpotensi untuk terkoreksi. Adapun level koreksi ANTM berada pada level 660 dan 600, hal ini akan lebih terkonfirmasi apabila ANTM terkoreksi menembus support di 685.
Sell on Strength: 720-750

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 29 Juli 2020

Good morning,

Dow drops 200 points as Big Tech falters, Apple falls more than 1%

Stocks fell on Tuesday as tech shares were under pressure and lawmakers continued their debate over the next coronavirus relief package

Dow.......26379    -205.5        -0.77%
Nasdaq..10402   -134.2        -1.27%
S&P 500..3218    -205.5        -0.77%
 
FTSE.......6130      +24.4        +0.40%
Dax.........12835     -3.4           -0.03%
CAC.........4929      -10.7         -0.22%

Nikkei....22657      -58.5         -0.26%
HSI........24773      +169.5     +0.69%
Shanghai .3228     +22.7       +0.71%
ST Times.2583      +7.2         +0.28%

IDX......5112.99      -3.68        -0.07%
LQ45....799.68       -0.68        -0.09%
 
Indo10Yr....7.0747      -0.0458   -0.64%
ICBI...........291.7126  +0.5386  +0.18%
US10Yr........0.5810     -0.0280   -4.60%
VIX.................25.44    +0.70       +2.83%
 
USDIndx .....93.7530  +0.051   +0.05%
Como Indx....143.48   -0.35      -0.24%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL............5.93   +0.14     +2.42%
 (Dow Jones US Coal Index) 

IndoCDS....117.758   -0.519     -0.439%
 (5-yr INOCD5)  
 
*IDR.....14535.00   unch      +0%*
*Jisdor...14543      -62.00    -0.42%*


Euro.........1.1720  -0.0028   -0.24%

TLKM...20.48     -0.35    -1.68%
*(2978)*
EIDO....18.98      -0.30    -1.56%
EEM.....43.45      -0.36    -0.82%
 
Oil............41.08       -0.52        -1.25%
*Gold .....1971.50    +13.00    +0.68%‼*
Timah....18007.50   +5.00      +0.03%
Nickel....13695.50    -97.50     -0.71%
 
Coal price...51.80    -0.45      -0.86%
(Jul/Newcastle) 
Coal price...51.60    -0.60      -1.15%
(Agt/Newcastle)
Coal price....49.70  +0.20     +0.40%
(Jul/Rotterdam) 
Coal price....50.45  +0.60     +1.20%
(Agt/ Rotterdam)
 
*CPO(Sept,).. 2661    -89        -3.24%*
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn............330.00   -4.50      -1.35%
SoybeanOil...29.92   -0.22      -0.73%
Wheat.........523.50   -4.25      -0.81%
 
Rubber........160.60   +1.80    +1.13%

( *DE*/ *Phintraco(AT)*  29-07-20)
   
*********

Saham BUMI | GELAR RUPS, BUMI UBAH SUSUNAN KEPENGURUSAN


IQPlus (28/07) - Manajemen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akhirnya berhasil menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Demikian disampaikan Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Bumi Resources, Dileep Srivastava, dalam keterangan tertulisnya.

Dileep mengatakan bahwa, dalam Rapat tersebut telah di setujui beberapa atau sekitar tujuh agenda yang diusung seperti persetujuan atas Laporan Pertanggungjawaban Direksi atas jalannya Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, pengesahan neraca dan perhitungan Laba/Rugi untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, penetapan penggunaan laba Perseroan, penunjukan Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, perubahan dan penetapan kembali susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Kemudian, pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk menerbitkan saham-saham baru sehubungan dengan pelaksanaan konversi Obligasi Wajib Konversi (OWK) yang diterbitkan oleh Perseroan, sebagaimana telah memperoleh persetujuan oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan tanggal 7 Februari 2017. 

Dileep menegaskan, pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan telah memenuhi kuorum kehadiran, yaitu dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 26.388.540.831 saham atau 39,295% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan yaitu sebesar 67.154.638.252 saham. "Sesuai dengan ketentuan dalam POJK No. 15 dan Pasal 11 ayat (1.d) Anggaran Dasar Perseroan untuk penyelenggaraan Rapat kedua ini, maka Rapat dinyatakan sah dan dapat mengambil keputusan yang sah dan mengikat Perseroan. Dan seluruh agenda memperoleh persetujuan para pemegang saham," katanya.

Di salah satu agendanya, pemegang saham BUMI menyepakati pengunduran diri komisaris Wayne Yao (Wen Yao) dan pengangkatan Benjamin Bao (Jianmin Bao) sebagai komisaris. Pengunduran diri dan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak tanggal ditutupnya rapat. Adapun untuk pengangkatan komisaris baru akan berlaku hingga RUPST 2022.

Dalam rapat, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali  R. Eddie Junianto Subari sebagai komisaris. Pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak tanggal ditutupnya rapat hingga RUPST tahun 2025.

Dengan demikian Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BUMI menjadi:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Nalinkant Amratlal Rathod
Komisaris Independen : Anton Setianto Soedarsono
Komisaris Independen : Kanaka Poeradiredja
Komisaris Independen :  Y.A Didik Cahyanto
Komisaris : R. Eddie Junianto Subari
Komisaris :  Thomas Myer Kearney
Komisaris : Jinping Ma
Komisaris Perseroan : Benjamin Bao

Dewan Direksi
Presiden Direktur : Saptari Hoedaja
Direktur :  Andrew C. Beckham
Direktur Independen : Dileep Srivastava
Direktur  : R.A. Sri Dharmayanti
Direktur : Linjun Zhang
Direktur :  Xuefeng Ruan
Direktur :  Yingbin Ian He

Sementara kata Dileep, pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan hanya memenuhi syarat kuorum kehadiran untuk mata acara pertama yaitu dihadiri oleh 40,346% pemegang saham yang mewakili 27.094.362.015 saham. "Pada mata acara kedua RUPSLB, persyaratan kuorum kehadiran sebesar 60% tidak terpenuhi. Perseroan akan segera mengumumkan tanggal penyelenggaraan RUPSLB ketiga untuk mata acara kedua ini, dengan kuorum yang direvisi sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,"ungkapnya. (end/as)

Saham RISE | PENDAPATAN JAYA MAKMUR SENTOSA TURUN JADI Rp73,96 MILIAR HINGGA JUNI 2020


IQPlus, (28/07) - PT Jaya Makmur Sentosa Tbk (RISE) meraih pendapatan usaha sebesar Rp73,96 miliar hingga periode 30 Juni 2020 turun dari pendapatan usaha Rp94,50 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, beban pokok pendapatan turun menjadi Rp49,01 miliar dari beban pokok pendapatan Rp57,66 miliar dan laba bruto turun menjadi Rp24,95 miliar dari laba bruto Rp36,84 miliar tahun sebelumnya.

Rugi sebelum pajak diderita Rp17,13 miliar usai meraih laba sebelum pajak Rp3,22 miliar dan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diderita Rp10,18 miliar dari laba Rp4,09 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp2,34 triliun hingga periode 30 Juni 2020 turun tipis dari jumlah aset Rp2,36 triliun hingga periode 31 Desember 2019. (end)

Saham INAF | INDOFARMA SIAP JADI TULANG PUNGGUNG ALKES NASIONAL


IQPlus, (28/07) - Manajemen PT Indofarma Tbk (INAF) saat ini tengah menggenjot semua lini bisnisnya agar selalu tumbuh. Pihaknya tak ingin melihat pertumbuhan hanya dari bisnis farma semata.

"Kita punya tiga yaitu Farma, Alat Kesehatan (Alkes) dan satu lagi itu Herbal. Saat ini porsi paling besar masih Farma, kedepan kita ingin semuanya tumbuh merata,"kata Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto, di acara launcing produk dan webinar dalam rangka Hari Jadi ke-102 Indofarma.

Didepan Induk Usahanya, PT Bio Farma (Persero) Tbk, INAF berharap Perusahaan bisa menjadi tulang punggung alat kesehatan (alkes) nasional. Hal itu diwujudkan dengan diluncurkannya enam produk baru alat kesehatan oleh Indoframa yakni, masker INA Mask, hand sanitizer CLIND, alat pemeriksaan kesehatan mandiri Teledoc, emergency ventilator INAVENT, alat untuk mengukur komposisi tubuh Indofarma InBody Test, dan mesin untuk cuci darah (hemodialisa) Hemodind.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Indofarma, Herry Triyatno mengungkapkan jika pada tahun ini persseroan memang akan menggenjot kinerja dengan mengencangkan penjualan alat kesehatan. Ini dilakukan untuk merubah protofolio perseroan yang tadinya lebih besar di farmasi menjadi dominan di alkes.

"Indofarma, kita pelan-pelan tingkatkan alkes. Penjualan di semester pertama total Rp447 miliar itu hampir 60% dari alkes. Di semester kedua kita harapkan terus meningkat penjualannya. Tapi farmasi juga akan meningkat karena kita di semester 3 dan 4 banyak dari pemerintah,"tegasnya.

Dirinya menuturkan bahwa keenam produk ini dihadirkan untuk melengkapi portofolio alkes perseroan. Ia pun berharap dengan adanyaa produk baru ini akan membuat kinerja perusahaan akan lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Ini untuk melengkapi produk yang ada di kita. Kita akan tambah terus produk baru, masih ada viral transport medium (VTM) sudah ada oem juga, kemudian rapid test, kemudian bahan baku untuk masker. Indofarma akan memperbaiki diri dengan melengkapi berbagia produk dan diharapkan jadi tulang punggung alkes nasional."

Ia juga menuturkan bahwa pihaknya masih optimis pada tahun ini akan membukukan untung meski di semester pertama masih mencatat kerugian. "Semoga kita survive, di 2018 kita rugi, di 2019 laba, di 2020 akan lebih baik. Kita juni masih merugi tipis, tapi dari Maret sampai juni penjualan meningkat. Akhir tahun kita optimis," pungkasnya. (end/as)

Saham DMMX | DUA PERUSAHAAN KRENA GROUP KOLABORASI DENGAN TRANSJAKARTA LUNCURKAN "KASIRKU"


IQPlus, (28/07) - Seiring dengan meningkatnya perhatian publik terkait social distancing dan masalah keselamatan publik, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bekerja sama dengan PT Multidaya Dinamika (MDD), entitas anak PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), bersama dengan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX), salah satu anggota grup usaha PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), untuk meluncurkan kios digital KasirKu, platform transaksi interaktif mandiri untuk membeli dan melakukan layanan top-up kartu prepaid/e-money.

Kios digital ini juga dilengkapi dengan infrastruktur iklan berbasis cloud DMMX, sehingga memberikan pengalaman tambahan bagi para pengguna halte bus Transjakarta yang dapat mencapai 1 juta penumpang setiap harinya. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan layanan digital, khususnya pembayaran dan transaksi, dalam rangka mendukung physical distancing dan meminimalkan interaksi manusia langsung bagi pengguna transportasi harian.

Asep Triono, Direktur MDD, mengatakan, "Kami sangat gembira dapat bekerja sama dengan Transjakarta dan DMMX untuk menyederhanakan proses perjalanan para penumpang Transjakarta. Kolaborasi ini juga menegaskan komitmen kami untuk mendukung Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) pemerintah. Selain itu, inisiatif digital ini akan memberikan fasilitas bagi para komuter reguler untuk meminimalkan kontak antar manusia dan menjalankan social distancing yang disarankan,"

"Target kami sudah memasang kios digital di 236 titik di halte bus Transjakarta pada bulan depan. MDD dan Transjakarta akan terus mengembangkan kolaborasi ini, baik dalam hal penyebaran KasirKu dan berbagai inisiatif tambahan lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman perjalanan bagi penumpang Transjakarta."tambah Asep.

Budiasto Kusuma, Direktur Utama DMMX, menjelaskan, "Dengan solusi periklanan berbasis cloud dari DMMX yang melengkapi kios digital KasirKu, nilai guna kios akan berlipat ganda sebagai sarana yang menarik bagi berbagai perusahaan untuk memasarkan produk mereka kepada pengguna Transjakarta. Sebagai bagian dari kolaborasi ini, DMMX akan menghubungkan kios-kiosnya dengan Advertising Exchange Hub (Adex Hub), yang akan memfasilitasi konten iklan yang dinamis pada layar. DMMX berharap dapat membantu Transjakarta meningkatkan proses operasional sehari-hari dan memanfaatkan potensi pengguna jasa angkutan di lokasi halte Transjakarta."

Nadia Diposanjoyo, Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, mengatakan, "Transjakarta memberlakukan kebijakan penghilangan layanan loket isi ulang dan pembelian kartu menggunakan uang tunai dan QR Code di seluruh loket halte guna mencegah penularan COVID-19, dan mulai hari ini, mesin otomatis isi ulang sudah tersedia di beberapa halte koridor yang diuji cobakan untuk kenyamanan pelanggan. Pelanggan dapat membeli kartu perdana atau melakukan pengisian ulang atau top up kartu elektronik dengan menggunakan uang tunai atau nontunai dengan QR Code QRIS."

Kolaborasi ini memiliki potensi pasar dengan lebih dari 1 juta penumpang Transjakarta setiap harinya. Beroperasi sejak 2004, Transjakarta adalah sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Asia Selatan, dan tetap menjadi moda transportasi pilihan bagi banyak penduduk Jakarta. Inisiatif bersama ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah yang sedang berjalan untuk beradaptasi dengan Era "New Normal" di DKI Jakarta, yang mendorong masyarakat untuk menjaga jarak sosial dan mengurangi interaksi antar manusia. (end/as)

Saham ANTM | ANTAM PERKUAT NILAI TAMBAH PRODUK EMAS SEIRING TUMBUHNYA PERMINTAAN


IQPlus, (28/07) - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengumumkan bahwa perusahaan terus melakukan inovasi produk dan penjualan emas untuk meningkatkan nilai tambah produk serta kemudahan akses kepada para pelanggan untuk membeli emas Antam seiring dengan tumbuhnya kesadaran berinvestasi emas di tengah tren kenaikan harga emas dan fluktuasi nilai tukar.

Sejalan dengan upaya tersebut, Antam melalui unit bisnis pengolahan dan pemurnian logam mulia (UBPP LM) belum lama ini memperkenalkan produk emas "GIFT SERIES" dengan tema "Happy Birthday" dan "Barakallahu Fii Umrik" tema tersebut melengkapi lima varian produk emas yang telah diluncurkan pada 2019 lalu.

Produks emas "GIFT SERIES" ini melengkapi koleksi emas yang ditawarkan kepada para pelanggan selain produk emas batangan standar, produk emas klasi, produk emas custom dan produk-produk khusus lainnya seperti emas seri batik Indonesia, koin dinar dan dirham serta produk emas Bezzel yang ada saat ini.

Guna menjaga kualitas layanan yang prima di tengah kondisi new normal Pandemic covid-19 saat ini, ANTAM melalui UBPP LM menerapkan mekanisme penjualan emas secara online dan transaksi penjualan & buyback melalui aplikasi whatsapp. Melalui jaringan butik emas logam mulia yang tersebar di 11 kota di Indonesia dan penjualan sales canvassing di beberapa lokasi. (end)

Saham KLBF | KALBE FARMA EDUKASI KESEHATAN PERINGATI HARI HEPATITIS SEDUNIA


IQPlus, (28/07) - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) menyelenggarakan edukasi kesehatan kepada media massa secara daring dengan tema .Ayo Deteksi Dini Hepatitis B. dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia, Senin.

"Ini sebagai bentuk komitmen Kalbe dalam meningkatkan kesehatan untuk hidup yang lebih baik bagi seluruh masyarakat, salah satunya melalui upaya pencegahan penyakit hepatitis," kata Pharma Marketing Director PT Kalbe Farma Tbk Ridwan Ong di Jakarta.

Kegiatan edukasi yang dilaksanakan Kalbe tersebut bekerja sama dengan Pengurus Besar Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI). Perusahaan itu berupaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyakit hepatitis, khususnya Hepatitis B.

Hal itu dilakukan dengan mengajak masyarakat untuk melakukan deteksi dini agar dapat memutus rantai ancaman penularan infeksi Hepatitis B. .Rangkaian dari kegiatan peringatan Hari Hepatitis Sedunia ini sejalan dengan program pengendalian hepatitis yang dilakukan oleh pemerintah,. katanya.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengenalan Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan RI dr Wiendra Waworuntu mengatakan masalah hepatitis di Indonesia masih cukup besar dimana jenis hepatitis yang banyak menginfeksi penduduk Indonesia adalah Hepatitis B.

Menurutnya, program nasional dalam pencegahan dan pengendalian virus Hepatitis B saat ini fokus pada pencegahan penularan ibu ke anak, karena sekitar 95 persen penularan Hepatitis B adalah secara vertikal, yaitu dari ibu yang positif Hepatitis B ke bayi yang dilahirkannya.

"Untuk itu kami sangat menekankan kepada seluruh masyarakat agar melakukan deteksi dini Hepatitis B," ujar dia.(end)

Saham BBCA | BCA PROSES PENGAJUAN RESTRUKTURISASI KREDIT Rp115 TRILIUN


IQPlus, (28/07) - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja mengatakan pihaknya memproses pengajuan restrukturisasi sebesar Rp115 triliun atau 20 persen dari total portofolio kredit yang berasal dari 118 ribu nasabah sepanjang Maret hingga Juni 2020.

"BCA fokus mendukung nasabah untuk menghadapi kondisi perlambatan bisnis dengan memberikan restrukturisasi kredit secara selektif pada berbagai segmen," katanya dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Senin.

Sementara per 30 Juni 2020, Jahja menuturkan total kredit yang telah selesai direstrukturisasi tercatat sebesar Rp69,3 triliun atau 12 persen dari total portofolio kredit.

Ia memperkirakan adanya potensi peningkatan kredit yang direstrukturisasi mencapai 20 persen sampai 40 persen dari total total portofolio kredit yang berasal dari 200 ribu hingga 250 ribu nasabah

ÿami melihat adanya kemungkinan peningkatan kredit yang direstrukturisasi," ujarnya.

Jahja pun berharap program restrukturisasi kredit dapat diperpanjang karena pihak perbankan membutuhkan waktu untuk berbenah terkait cashflow dan provitability.

"Untuk perpanjangan kita harapkan sekali agar bank cukup waktu berbenah kapasitas masing-masing CKPN sehingga saat nanti relaksasi atau back to normal sudah siap," katanya.(end)