google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham UNTR, GGRM, AALI, BBRI oleh MNC Sekuritas 14 Agustus 2020 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham UNTR, GGRM, AALI, BBRI oleh MNC Sekuritas 14 Agustus 2020

MNC Daily Scope Wave

14 Agustus 2020


Kemarin (13/8), IHSG kembali ditutup menguat 0,1% ke level 5,239. Kami memperkirakan IHSG akan menguji area resistance yang terdapat di level 5,280-5,300 sekaligus untuk membentuk wave [c] dari wave 5. Perhatikan support yang ada pada level 5,119, apabila ternyata IHSG turun ke bawah level tersebut, maka kami perkirakan IHSG akan terkoreksi menuju area 5,070-5,100.

Support: 5,170, 5,119

Resistance: 5,280, 5,350


UNTR - Accum Buy (23,300)

Pada perdagangan kemarin (13/8), UNTR terkoreksi 1% dan ditutup di level 23,300 dengan volume yang cenderung mengecil dibandingkan hari sebelumnya. Kami memperkirakan UNTR saat ini sedang berada di wave 4 dari wave (C), sehingga pergerakan UNTR akan cenderung terkoreksi untuk mengkonfirmasi wave 4. Namun setelahnya, UNTR berpeluang menguat membentuk wave 5 dari wave (C).

Buy on Weakness: 22,600-23,000

Target Price: 24,500, 26,000

Stoploss: below 19,875


GGRM - Spec Buy (50,900)

Koreksi sebesar 0,2% pada GGRM kemarin (13/8), kami perkirakan merupakan bagian dari wave (v) dari wave [i]. Dimana selama GGRM tidak terkoreksi ke bawah 50,250, maka GGRM masih berpotensi menguat untuk membentuk wave (v) dari wave [i] dalam jangka pendek.

Spec Buy: 50,600-50,800

Target Price: 52,000, 53,000

Stoploss: below 50,250


AALI - Buy on Weakness (10,150)

Kemarin (13/8), AALI menguat 1,5% dan ditutup ke level 10,150. Pergerakan AALI kami perkirakan masih akan cederung menguat untuk membentuk wave (v) dari wave [v] dari wave C. Skenario ini gagal bila AALI terkoreksi di bawah 9,025.

Buy on Weakness: 9,900-10,100

Target Price: 10,500, 10,800

Stoploss: below 9,025


BBRI - Sell on Strength (3,330)

Pada tanggal 12 Agustus kemarin, kami sudah merekomendasikan beli untuk BBRI, dan kemarin (13/8) pergerakan BBRI sudah mengenai target price yang kami berikan. Kami memperkirakan saat ini posisi BBRI sudah berada di akhir wave (iii) dari wave [i] dari wave C, sehingga penguatan BBRI akan relatif terbatas dan rentan untuk terkoreksi. Adapun level koreksi BBRI diperkirakan berada pada level 3,200-3,250, level tersebut dapat juga dipergunakan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 3,330-3,400


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...