google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Bank BJB Mudahkan Pembayaran PKB dengan SAMBAT Langsung ke konten utama

Bank BJB Mudahkan Pembayaran PKB dengan SAMBAT


Bank BJB kembali menghadirkan inovasi untuk memberikan kemudahan transaksi kepada para nasabah. Kali ini, inovasi dihadirkan dalam sektor pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui aplikasi Samsat Banten Hebat (SAMBAT) yang turut serta dikembangkan bank bjb.

Bank BJB melakukan perluasan channel pembayaran PKB melalui SAMBAT yang dapat dinikmati masyarakat luas. Perluasan channel pembayaran dilakukan dengan menggandeng sejumlah toko modern, e-commerce, dan platform e-money sebagai mitra bayar di mana pembayaran PKB melalui SAMBAT kini dapat dilakukan melalui Indomaret, Alfamart, Bukalapak, Tokopedia, Gopay, dan LinkAja.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan perluasan channel pembayaran SAMBAT ini dilakukan sebagai bentuk optimalisasi layanan kepada nasabah. Langkah ini juga bertujuan untuk memaksimalkan potensi pendapatan daerah yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor.

"Bank BJB sebagai bank nasional yang tumbuh besar di Jawa Barat dan Banten serta memiliki salah satu misi sebagai penggerak laju perekonomian daerah berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan optimalisasi penerimaan pajak. Sebagai mitra kerja pemerintah bersama dengan Tim Pembina Samsat Provinsi Banten, bank bjb terus berupaya melakukan peningkatan layanan dan meluncurkan berbagai inovasi layanan untuk lebih mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor," kata Widi.

Kehadiran channel pembayaran baru ini memperluas pelayanan pembayaran PKB yang telah dilakukan bank bjb melalui SAMBAT. Sebelumnya, bank bjb telah menyediakan fasilitas pembayaran di jaringan kantor dan jaringan elektronik bank bjb melalui aplikasi SAMBAT untuk memperoleh nomor bayar yang dapat dinikmati seluruh masyarakat Banten. Pembayaran juga dapat dilakukan di Kantor dan Gerai Samsat baik secara nontunai maupun dengan cara tunai kepada petugas bank bjb.

Para wajib pajak Banten yang hendak membayar PKB dapat memanfaatkan layanan pembayaran pajak yang mudah dan praktis ini melalui aplikasi SAMBAT yang dapat diunduh di Play Store. Setelah mengunduh aplikasi SAMBAT, wajib pajak dapat melakukan registrasi dengan melakukan input Nomor Polisi, NIK dan 5 digit nomor rangka yang terdapat pada STNK kendaraan.

Setelahnya, wajib pajak akan mendapatkan kode bayar yang dibutuhkan untuk dapat melakukan transaksi pembayaran di seluruh jaringan kantor (teller) dan jaringan elektronik (ATM dan bjb Digi) serta channel layanan anyar yaitu Indomaret, Alfamart, Bukalapak, Tokopedia, Gopay, dan LinkAja.

Setelah pembayaran rampung, wajib pajak dapat segera menukarkan struk atau bukti pembayaran pajak melalui Kantor Bersama Samsat wilayah hukum Polda Metro Jaya atau Polda Banten (sesuai domisili) mininal 1 hari setelah melakukan pembayaran dan maksimal 6 hari setelah melakukan pembayaran.

"Perbaikan layanan ini akan menghadirkan dampak positif baik dalam transparansi transaksi publik untuk mendukung program pemerintah, dan juga membantu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wajib pajak yang akan melakukan transaksi pajak tahunan tanpa harus datang ke Kantor Samsat. Langkah ini sesuai dengan komitmen bank bjb untuk mendukung semua program pemerintah, melakukan dan meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat secara cepat, tepat, akurat," kata dia.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...