Langsung ke konten utama

IM3 Ooredoo dan Amazon Hadirkan Amazon Prime Video


IM3 Ooredoo dan Amazon berkolaborasi menghadirkan Amazon Prime Video kepada seluruh pelanggan IM3 Ooredoo dalam mendukung peningkatan antusiasme masyarakat terhadap layanan video streaming di Indonesia. Adanya pandemi COVID-19 membuat sebagian besar bioskop di seluruh kota terpaksa berhenti beroperasi, keadaan ini pun membuat masyarakat beralih mencari hiburan melalui layanan Over The Top (OTT) yang dapat diakses melalui jaringan internet.

Kolaborasi ini diharapkan dapat membuat para pelanggan IM3 Ooredoo menghadapi situasi pandemi lebih mudah dan menyenangkan karena bisa menikmati gratis berlangganan 3 hari Amazon Prime Video. Selain itu, IM3 Ooreedo juga menyediakan paket internet khusus untuk mengakses layanan Amazon Prime Video.

Pelanggan IM3 Ooredoo dapat menyaksikan berbagai film unggulan Amazon Original, mulai dari drama, komedi, dan serial anak-anak yang menampilkan nuansa baru dengan karakter yang kuat, dan keseruan kisah yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Pelanggan juga dapat menonton beragam tayangan terkenal dari Amazon Original diantaranya Tom Clancy.s Jack Ryan, Hanna, dan Utopia.

Ritesh Kumar Singh, Chief Marketing Officer of Indosat Ooredoo mengatakan, "Indosat Ooredoo selalu memahami kebutuhan para pelanggan dan terus mengikuti tren apa saja yang sedang berkembang di masyarakat. Kami berkomitmen untuk dapat menghadirkan pengalaman internet yang menyenangkan serta beragam produk yang mendatangkan nilai tambah kepada para pelanggan.

Kolaborasi yang dilakukan bersama dengan Amazon Prime Video menunjukan bahwa IM3 Ooredoo selalu konsisten untuk terus memperkaya pengalaman para pelanggan yang diharapkan dapat membuat mereka tetap dapat menikmati hiburan meskipun tidak dapat pergi ke bioskop atau tempat hiburan lainnya akibat pandemi ini. Kami ingin orang-orang tetap berada di rumah, merasa aman, dan terhibur dengan layanan internet dari Indosat Ooredoo".

Amazon Prime Video adalah layanan video digital komprehensif dari Amazon yang menawarkan berbagai macam konten yang tidak ada di tempat lain serta dapat dengan mudah ditonton di perangkat apa pun. Amazon Prime Video memungkinkan pelanggan untuk melakukan streaming Amazon Original eksklusif dengan ribuan judul populer, film, dan berbagai tayangan dokumenter yang diproduksi dari rumah produksi terkemuka dari seluruh dunia. Kami percaya bahwa Amazon Prime Video dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan tayangan video semua orang karena dapat menghadirkan seluruh jenis genre yang dapat dipilih sesuai dengan selera mereka.

Seluruh pelanggan IM3 Ooredoo dapat menikmati gratis berlangganan Amazon Prime Video selama 30 hari melalui akun Amazon pribadi yang telah dimiliki maupun dengan membuat akun Amazon baru. Pelanggan IM3 Ooredoo dapat mengakses seluruh tayangan Amazon Prime Video melalui beragam perangkat seperti televisi, tablet, dan perangkat seluler.

Lebih dari itu, pelanggan juga dapat melakukan streaming secara online maupun dengan mengunduh video agar dapat ditonton secara offline. Untuk menikmati berbagai tayangan menarik Amazon Prime Video, pelanggan bisa akses melalui http://bit.ly/amazonprimevideo.

Biaya berlangganan Amazon Prime Video normalnya sebesar Rp89.000/bulan, namun untuk pelanggan IM3 Ooredoo yang ingin melanjutkan akses layanan Amazon Prime Video dapat memilih paket bundle khusus dengan harga Rp50.000 untuk paket Amazon Prime Video dan 3,5 GB kuota internet dengan masa aktif selama 30 hari atau paket bundle dengan harga Rp100.000 untuk paket Amazon Prime Video dan 15 GB kuota internet untuk masa aktif yang sama.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berapa Harga Rights Issue BRI? Ini Kata Bos BRI

Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) saat ini masih belum menentukan harga pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD/rights issue) perusahaan. Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno K. mengatakan untuk menentukan harga pelaksanaan rights issue ini, perusahaan akan mempertimbangkan faktor makro dan industri serta kinerja dan fluktuasi harga saham perusahaan. Selain itu juga, mempertimbangkan masukan dari pemegang saham. "Harga akan disampaikan kalau sudah proses registrasi ke OJK [Otoritas Jasa Keuangan] dan akan dipublikasikan dalam prospektus untuk penetapan harga pricing-nya," kata Viviana dalam konferensi pers usai RUPSLB BRI, Kamis (22/7/2021). Berdasarkan prospektus yang disampaikan perusahaan, harga pelaksanaannya paling sedikit sama dengan batasan harga terendah saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai sebagaimana diatur Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Adapun a

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Buyback Saham BBNI, SCMA, ROTI, MEDC dan PALM

Sejumlah emiten berencana membeli kembali saham atawa buyback. Sepanjang bulan Juli 2021, sudah ada lima emiten yang mengumumkan akan melakukan buyback. Terbaru, ada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mengalokasikan dana maksimal hingga Rp 1,7 triliun untuk pembelian kembali saham. Adapun buyback yang akan dilakukan pada periode 22 Juli 2021 hingga 21 Oktober 2021 itu akan membeli sebanyak-banyaknya 20% dari jumlah modal disetor dan paling sedikit 7,5% dari modal disetor. Dalam keterbukaan informasinya, manajemen emiten perbankan plat merah itu mengungkapkan, saham BBNI mengalami tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19. Sahamnya melorot 25% secara year to date (ytd) menjadi Rp 4.640 per 30 Juni 2021. " Tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19 tersebut membuat saham BNI undervalued dengan Price to Book Value (PBV) per 30 Juni 2021 sebesar 0,75 kali atau telah jauh berada di bawah rata-rata PBV selama 10 tahun yang sebesar 1.60 kali," seperti yang tertulis da