PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkenalkan BigBox


Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan tantangan tersendiri bagi industri di mana data kian tersebar, tidak terintegrasi, tidak ada standardisasi dan kesulitan interoperabilitas data. Menjawab tantangan dan hambatan terkait pengelolaan data di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkenalkan BigBox, solusi big data analytics untuk program Satu Data Indonesia yang dicetuskan pemerintah.

Dilaksanakan secara online melalui video conference, BigBox diluncurkan oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Komisaris Utama Telkom Rhenald Kasali, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dan Direktur Digital Business Telkom M. Fajrin Rasyid serta founder BigBox Muhammad Sigit Pramudya. Selain peluncuran BigBox, dilakukan juga diskusi panel dengan tema .Enabling Satu Indonesia. dengan panelis Gubernur Jawa Tengah yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah Riena Retnaningrum, SH, Direktur Digital Business Telkom M. Fajrin Rasyid, dan Deputi Executive Vice President Digital Platform & Enabler Telkom Komang Budi Aryasa.

Seperti yang telah dicetuskan Presiden Joko Widodo pada 12 Juni 2019 lalu, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yakni kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang terintegrasi, akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagi-pakaikan. Inisiatif pemerintah ini ditujukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintahan, tak hanya untuk pengambilan kebijakan tapi juga bentuk pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat.

Wakil Menteri BUMN II menyambut baik langkah Telkom menghadirkan BigBox sebagai solusi untuk mewujudkan Satu Data Indonesia yang merupakan kebijakan pemerintah untuk mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data. .Layanan big data ini memberikan solusi data yang komprehensif dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara luas baik oleh lembaga pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat,. ungkap Kartika Wirjoatmodjo.

Sementara itu, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan bahwa BigBox merupakan wujud nyata kontribusi Telkom dalam pemanfaatan data bagi masyarakat luas.

"BigBox adalah bagian dari fokus bisnis digital yang tengah Telkom kembangkan khususnya dalam rangka mengakselerasi pengembangan platform digital, sejalan dengan transformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital. Peranan layanan BigBox dalam mengelola dan mengartikan data merupakan kunci penting yang dapat dioptimalkan sebagai competitive advantages bagi instansi maupun korporasi di Indonesia. Diharapkan layanan ini mampu secara optimal mendorong ekonomi Indonesia maju lebih cepat. Selain itu, melalui BigBox kami juga mendorong digital talent di Telkom dan BUMN untuk dapat bersama menggali potensi big data ini dan mampu menghadirkan layanan terbaik untuk semua," jelas Ririek.

BigBox sendiri merupakan end-to-end big data platform, produk dari Amoeba sebagai inkubasi model startup internal perusahaan. Menurut International Data Center (IDC) Benchmark Analysis Report, November 2020, memiliki key product/features seperti data integration, data lake, workflow management, search engine, data exploration and insight, realtime dashboard, API factory, dan crawling engine. Laporan IDC tersebut didasarkan terhadap produk horizontal platform BigBox yang terdiri dari 8 modul (BigLake, BigSpider, BigAction, BigSearch, BigQuery, BigBuilder, BigFlow, dan BigEnvelope).

Selain itu, BigBox juga memiliki vertical platform, yaitu social media analytic platform (BigSocial), e-commerce analytic platform (BigCommerce) dan one data management platform (BigOne). Khusus untuk BigOne, akan diusung oleh Telkom untuk menjadi platform Satu Data Indonesia, secara nasional. BigBox diyakini mampu memenuhi semua hal yang tercantum dalam kebutuhan Satu Data Indonesia. Mulai dari lingkungan data yang terintegrasi dan mudah diakses, pengolahan data, analitik yang akurat dan dipertanggungjawabkan, sampai menghasilkan insight untuk pengambilan keputusan serta API (Application Programming Interface) marketplace yang memudahkan data dibagi-pakaikan.

Meski baru diluncurkan, sepanjang perjalanan pengembangan BigBox pun telah teruji di berbagai use case implementasi big data. Beberapa di antaranya, seperti proyek yang mengintegrasikan 5.518 sumber data SPBU, bahkan telah mengantarkan BigBox meraih penghargaan nasional dan internasional. Mulai dari ASEAN Federation of Engineering Organizations (AFEO), Data Impact Awards, APAC CIO Outlook hingga sebagai penerima penghargaan di ajang BUMN Millennial Innovation Summit 2020.(end)

Sumber : IQPLUS

Paxel dan Bluebird Group secara resmi mengumumkan kerjasama


Awal Desember ini, Paxel dan Bluebird Group secara resmi mengumumkan kerjasamanya. Sama-sama mengusung inovasi dan service excellence dalam pelayanan, kedua brand ini sepakat untuk bersinergi menghadirkan layanan-layanan baru yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Sebagai layanan pertama, Paxel dan Bluebird Group meluncurkan "PaxelBig", sameday delivery service untuk paket berat hingga 20Kg. Terkait fokus utama saat ini untuk menaikkan kapasitas kirim paket yang semakin besar, Zaldy Ilham Masita, Co-founder Paxel, mengakui pengiriman berat saat ini adalah hal yang tak terhindari. "Selama 3 tahun ini kami berhasil menjaring banyak UMKM yang diuntungkan dengan sameday delivery service dengan paket maksimal 5Kg. Namun untuk bisa melayani lebih banyak pengusaha dari kategori produk yang semakin beragam, kami menambah kapasitas dan memastikan pelayanan tetap bisa diberikan dengan sebaik mungkin".

Zaldy mengungkapkan kondisi saat ini konsumen belum bisa mendapatkan servis kirim barang berat sesuai yang mereka mau; prosesnya mudah dan cepat, harga ekonomis, dengan jangkauan kirim yang luas. "Giliran harga murah, durasi kirimnya 4-6 hari dan armadanya terbatas. Atau bisa kirim instan, tapi kapasitas beratnya terbatas. Paxel mencoba menghadirkan solusi dari permasalahan ini".

Berangkat dari hal tersebut, PaxelBig diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong perekonomian pengusaha kecil dan menengah.

Dengan menggabungkan inovasi teknologi dari masing-masing layanan, Paxel dan Bluebird Group saling melengkapi dalam memenuhi dan menjawab kebutuhan logistik konsumen, khususnya untuk pengiriman barang dengan ukuran yang besar.

"Setiap brand memiliki keahlian di bidang industrinya masing-masing dan memiliki misi yang sama; memberikan service excellence dalam bentuk kemudahan, kenyamanan, dan keamanan kepada konsumen. Dengan pengalaman Bluebird Group yang telah melayani kebutuhan transportasi selama 4 dekade di Indonesia, serta dipadukan dengan teknologi dan aplikasi yang dimiliki oleh Paxel, kami percaya sinergi ini akan menghasilkan layanan yang terbaik di kelasnya, sekaligus menjadi awal dari layanan-layanan inovatif berikutnya dari Paxel dan Bluebird Group," papar Zaldy.

PaxelBig melayani penjemputan dan pengantaran paket ke tujuan, serta memberikan opsi pengiriman sameday dan next day delivery dengan harga sangat terjangkau mulai dari Rp 30.000. "Tidak hanya reseller makanan atau produk jadi lainnya, pemilik warung, pengusaha bahan baku hingga garmen pun akan sangat diuntungkan oleh servis ini," tambah Zaldy.

Sementara itu, Paul Soegianto selaku Chief Strategic Officer PT Blue Bird Tbk menuturkan, "Pandemi memberikan dampak yang begitu besar di kehidupan masyarakat saat ini, termasuk perubahan pola perilaku konsumen dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terbatasnya aktivitas dan mobilitas masyarakat di luar rumah menjadikan sarana pengantaran logistik sebagai andalan masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan dasar".

"Oleh karena itu, Bluebird sangat antusias dapat menawarkan layanan ekstra di bidang logistik melalui kerja sama dengan Paxel pada program PaxelBig. Dengan keunggulan dan kemudahan yang ditawarkan melalui program PaxelBig, kami optimis program ini dapat diterima dengan sangat baik oleh masyarakat dengan tetap dapat melakukan pemenuhan kebutuhannya dari rumah meskipun harus menerapkan protokol social distancing yang dicanangkan pemerintah".

Pada fase pertama peluncuran PaxelBig, layanan ini berlaku untuk corporate customer dengan rute dalam dan luar kota Jadetabek . Bandung. Sedangkan pada fase kedua, PaxelBig akan terintegrasi di aplikasi Paxel sehingga bisa dinikmati oleh retail customer lain dengan cakupan wilayah yang lebih besar.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Jasa Marga (Persero) Tbk Go Live modul aplikasi e-Tender, e-Invoice, dan e-Dashboard secara virtual


PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui Divisi Procurement & Fix Asset (PFA), melakukan Go Live modul aplikasi e-Tender, e-Invoice, dan e-Dashboard secara virtual, Senin (30/11). Hadirnya ketiga modul tersebut melengkapi aplikasi e-Procurement Jasa Marga.

Procurement & Fix Asset Group Head Jasa Marga Merry Natacha Panjaitan mengatakan bahwa aplikasi e-Tender, e-Invoice, dan e-Dashboard merupakan tiga modul terakhir dari total enam modul yang menyempurnakan aplikasi e-Procurement. Selanjutnya, aplikasi e-Procurement ini akan diimplementasikan sekaligus diuji keandalan sistemnya secara terintegrasi hingga akhir Desember 2020.

"Semoga e-Procurement ini dapat kita gunakan maksimal tanpa harus menghadapi hambatan yang berarti. Seperti yang telah ditargetkan, apabila ketiga modul ini go live, mulai hari ini sampai akhir 2020, kita akan melakukan uji coba. Nanti segala kekurangan dan kelemahan dapat kita sempurnakan sampai akhir tahun. Sehingga, sistem ini benar-benar andal dan dapat diaplikasikan sepenuhnya di awal tahun 2021," katanya.

Merry menuturkan bahwa Jasa Marga tidak dapat lagi menggunakan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) milik Pemerintah, karena adanya perbedaan pedoman pengadaan.

Di sisi lain, lanjutnya, adanya penambahan lingkup pengadaan barang dan jasa, mulai dari perencanaan pengadaan sampai serah terima pekerjaan membuat proses pengadaan harus dimonitor secara menyeluruh, efektif, dan efisien, dengan menggunakan sistem e-Procurement terintegrasi.

"Itulah mengapa Jasa Marga Group ke depannya harus memiliki aplikasi e-Procurement mandiri," tuturnya.

Dalam e-Procurement, terdapat lima tahapan proses pengadaan. Pertama, Daftar Rekanan Jasa Marga (DRJM), yakni proses di mana penyedia barang dan jasa melakukan pendaftaran dan evaluasi umum sampai mendapat status aktif. Kedua, penyusunan Rencana Umum Pengadaan (RUP) sesuai dengan RKAP dan kebutuhan.

Ketiga, proses unit kerja melakukan pembelian barang melalui e-Catalogue dan Panitia Pemilihan melakuan proses pemilihan melalui e-Tender dengan mengundang calon penyedia dari DRJM. Keempat, proses pembayaran terintegrasi dengan SAP khusus. Kelima, monitoring pengadaan barang dan jasa sesuai penggunaan e-Procurement.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Sarana Menara Nusantara Tbk Alami Peningkatan Laba Triwulan III 2020


PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,91 triliun di sembilan bulan pertama atau meningkat jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,59 triliun.

Dalam laporan keuang TOWR disebutkan bahwa pendapatann pada periode Januari-September 2020, tumbuh jika dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya dari Rp4,65 triliun menjadi Rp5,55 triliun.

Untuk laba bruto di triwulan III 2020, TOWR mencatat sebesar Rp3,88 triliun, lebih baik jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp3,27 triliun. Sehingga laba usaha juga ikut meningkat dari Rp2,74 triliun menjadi Rp3,17 triliun.

Adapun total aset TOWR di periode tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp5,57 triliun atau naik sekitar 20,15% menjadi Rp33,23 triliun dibanding akhir Desember 2019 yakni sebesar Rp27,65 trilun. Selain itu, total liabilitas TOWR juga meningkat sebesar 24,40% per September 2020, menjadi sebesar Rp23,51 triliun dari Rp18,91 triliun.

"Kenaikan aset tersebut disebabkan oleh pembelian menara dari XL dan penerapan awal psak 73 dimana perusahaan harus mengakui hak guna di masa depan dari aset yang disewa terkait sewa tanah, sewa kantor dan sewa satelit. Selain itu juga meningkatnya utang bank terkait pembiayaan pembelian menara XL dan adanya penerbitan obligasi berkelanjutan II tahap I tahun 2020," terang Manajemen TOWR.(end/as)

Sumber: IQPLUS

PT Adhi Karya Tbk Raih Rp17,3 triliun Kontrak Baru


PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru sebesar Rp17,3 triliun sampai dengan akhir November 2020, atau naik sebesar 130,7% dibandingkan perolehan kontrak baru pada bulan sebelumnya sebesar Rp7,5 triliun (di luar pajak), sehingga nilai Total Order Book sebesar Rp47,8 triliun (di luar pajak).

Realisasi perolehan kontrak baru di bulan November 2020 terdiri dari Jalan Tol Jogja-Solo-NYIA (Rp7.831,1 Miliar), Jalan Tol Serang-Panimbang (Rp937,8 Miliar), Pengamanan Pantai di Jakarta (Rp221,3 Miliar), IPAL Palembang di Sumatera Selatan (Rp208,4 Miliar), Pos Lintas Batas di Labang NTT (Rp191,6 Miliar), Kolam Retensi di Bandung, Jawa Barat (Rp128,7 Miliar) dan proyek lainnya yang terdiri dari proyek Rumah Sakit, Gedung Pemerintahan, Properti, dan lain-lain (Rp345,1 Miliar).

Selain itu, ADHI telah memenangkan tender beberapa paket di bulan November 2020 dan telah dinyatakan sebagai penawar terendah.

Diperkirakan akan tanda tangan kontrak di pertengahan Desember 2020. Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru November 2020, meliputi lini bisnis Konstruksi & Energi sebesar 95%, Properti sebesar 4% dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.

Sedangkan pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek Gedung sebesar 16%, MRT sebesar 8%, jalan dan jembatan sebesar 62%, serta proyek Infrastruktur lainnya seperti pembuatan bendungan, bandara, dan proyek-proyek EPC sebesar 14%. Berdasarkan segmentasi kepemilikan, realisasi kontrak baru dari Pemerintah sebesar 44%, BUMN sebesar 8%, Swasta sebesar 3%, dan Investasi sebesar 45%. (end/as)


Sumber: IQPLUS

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Raih Indonesia Best Bank Capital Bond


Junior Global Bond yang diterbitkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) pada awal tahun ini sukses menyabet penghargaan Indonesia Best Bank Capital Bond dalam ajang The Asset Country Awards 2020.

Predikat tersebut diberikan atas prestasi Junior Global Bond Bank BTN yang merupakan surat berharga modal tier II pertama dari Indonesia yang memenuhi kriteria Basel III. Apalagi, sebagai pionir, Junior Global Bond Bank BTN pun sukses mencatatkan kelebihan permintaan mencapai 12,3 kali.

"Penghargaan ini menunjukkan kepercayaan investor yang masih tinggi untuk Bank BTN. Penghargaan ini juga menjadi suntikan semangat bagi kami untuk terus melanjutkan catatan kinerja positif terutama di masa pandemi ini," jelas Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury di Jakarta, Rabu (2/12).

Adapun, pada Januari 2020, emiten bersandi saham BBTN tersebut menerbitkan Junior Global Bond senilai US$300 juta. Obligasi tersebut ditawarkan dalam roadshow di Singapura dan Hongkong dengan menggandeng HSBC, Citigroup, dan Standart Chartered sebagai Joint Lead Manager.

Surat berharga bertaraf global pertama yang diterbitkan Bank BTN tersebut juga sukses mencatatkan permintaan mencapai US$3,6 miliar. Ketika itu, mayoritas peminat berasal dari Asia dengan lebih dari 85% merupakan fund manager dan asset management.

Sebagai informasi, The Asset Country Awards 2020 merupakan ajang penghargaan yang digelar The Asset. The Asset merupakan perusahaan multimedia yang terintegrasi yang menyasar pembaca kalangan investor di Asia. Perusahaan yang beroperasi sejak 1999 tersebut menyajikan rangkuman riset dan analisis data keuangan dari berbagai perusahaan di Asia.(end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham EXCL, TLKM dan PGAS oleh Mirae Asset Sekuritas | 3 Desember 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Desember 3, 2020

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,813.99(+1.55%), test resistance at 5,847, trading range 5,747 – 5,847. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik. Pada periode  weekly terlihat Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di overbought area. Daily support di 5,747 dan daily resistance di 5,847 Cut loss level di 5,690.

EXCL Daily, 2,460 (+0.41%) trading buy, trading range 2,410 – 2,510. Indikator MFI optimized masih bergerak naik dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line. Daily support di 2,410 dan daily resistance di  2,510. Cut loss level di  2,380.

TLKM Daily,3,330 (+2.78%), trading buy,  trading range 3,250 –3,370. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline. Daily support  di  3,250 dan daily resistance di 3,370. Cut loss level di 3,230.

PGAS Daily, 1,440 (+3.60%), trading buy,  trading range 1,400 – 1,460. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 1,400 dan daily resistance terdekat di 1,460. Cut loss level di 1,360.

Ulasan Pasar Global | 3 Desember 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Dec 3, 2020)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

S&P 500 mencapai rekor karena investor menunggu kesepakatan fiskal

S&P 500 naik ke rekor penutupan tertinggi pada hari Rabu dan Indeks Komposit Nasdaq merosot karena investor mempertimbangkan perkembangan vaksin yang optimis dan potensi paket fiskal virus korona terhadap laporan pekerjaan swasta yang suram.

Dow Jones naik 0,2% menjadi 29.883,79 poin. S&P 500 naik 0,18% pada 3.669,01. Komposit Nasdaq merosot 0,05% menjadi 12.349,37.

Partai Republik dan Demokrat di Kongres tetap tidak dapat mencapai kesepakatan tentang bantuan baru untuk ekonomi AS yang dilanda pandemi, meskipun beberapa investor mengatakan berita ekonomi yang buruk dapat memacu pembuat kebijakan untuk mendorong lebih keras untuk kesepakatan. Pemimpin Mayoritas DPR AS Steny Hoyer juga mengungkapkan harapan bahwa kesepakatan dapat dicapai "dalam beberapa hari mendatang."

Eropa

Bursa Eropa turun; FTSE 100 mengungguli karena persetujuan vaksin Inggris

Bursa Eropa tergelincir pada hari Rabu karena investor mengambil saham setelah reli hampir 14% bulan lalu, sementara saham di BioNTech melonjak setelah Inggris menjadi negara pertama yang menyetujui vaksin COVID-19 yang dikembangkan dengan Pfizer.

Indeks STOXX 600 Eropa turun 0,05% menjadi 391,69.

Saham BioNtech yang terdaftar di Frankfurt melonjak 7,5%, dibandingkan dengan penurunan 0,5% untuk indeks DAX benchmark Jerman. Data yang menunjukkan rebound yang lebih tinggi dari perkiraan dalam penjualan ritel di ekonomi terbesar Eropa pada bulan Oktober tidak banyak menghibur investor. Saham otomotif memimpin penurunan karena produsen mobil Volkswagen tergelincir 2,1% di tengah ketidakpastian tentang manajemen puncak.

Analisa Saham ANTM | 3 Desember 2020


Analisa Saham ANTM

Saham ANTM pada tanggal 2 Desember 2020 ditutup menguat pada harga 1245, naik 7,79%. Hal ini disertai dengan peningkatan volume, yaitu 333% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bullish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Rekomendasi Saham:

Beli Spekulatif

Jika naik di atas 1280 maka berpeluang ke 1500

Jika turun di bawah 1170 maka berpeluang ke 1105

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Rekomendasi Saham ASII, HMSP dan TLKM oleh Indopremier | 3 Desember 2020


IHSG (5750-5870) :  indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan penguatannya. Target kenaikan indeks pada level 5.870 kemudian 5.925 dengan support di level  5.750 dan 5.695.

ASII (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.850 kemudian 5.975 dengan support di level 5.600 cut loss jika break 5.475.

HMSP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.710 kemudian 1.765 dengan support di level 1.600 cut loss jika break 1.545.

TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3,390 kemudian 3,450 dengan support di level 3,270 cut loss jika break 3,210.

XDIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 463 kemudian 472 dengan support di level 445 cut loss jika break 436.

XIJI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 642 kemudian 654 dengan support di level 618 cut loss jika break 606.

XMTS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 477 kemudian 487 dengan support di level 457 cut loss jika break 447.


Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9tha

Analisa Saham TINS, WIKA dan UNVR | 3 Desember 2020

PT Timah Tbk (TINS)


Pergerakan TINS menunjukkan indikator MACD histogram negatif mengecil dan bergerak netral di upper area. Adapun indikator stochastic memperlihatkan golden cross.

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 1.085

Resistant: Rp 1.250

Dimas Wahyu Putra, Profindo Sekuritas


PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)


Pergerakan WIKA memperlihatkan RSI sudah overbought dengan MACD yang bergerak strong uptrend. Lalu indikator stochastic menunjukkan dead cross.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 1.750

Resistance: Rp 1.900

William Hartanto, Panin Sekuritas


PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)


Pergerakan UNVR mengindikasikan indikator stochastic sudah oversold dengan potensi golden cross. Sementara Indikator RSI juga oversold dengan momentum menunggu konfirmasi reversal jangka pendek dan indikator MACD sudah undervalue.

Rekomendasi: Speculative buy

Support: Rp 7.600

Resistance: Rp 7.850

Lanjar Nafi, Reliance Sekuritas

Rekomendasi Saham EXCL, INTP, MAPI, SMGR, TBIG dan TOWR oleh Binaartha Sekuritas | 3 Desember 2020


PT XL Axiata Tbk (EXCL)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Akumulasi beli pada area level Rp 2.440 –Rp 2.460, dengan target harga secara bertahap di Rp 2.500, Rp 2.640, Rp 2.970 dan Rp 3.300. Support: berada di Rp 2.390 dan Rp 2.230. (RoE: 12.93%; PER: 9.51x; EPS: 258.57; PBV: 1.23x; Beta: 0.97).

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Akumulasi beli pada area level Rp14.500 – Rp14.800, dengan target harga secara bertahap di level Rp 16.000, Rp16.700, Rp 17.250 dan Rp 19.625. Support: Rp 13.850 & Rp13.050. (RoE: 6.58%; PER: 36.78x; EPS: 402.43; PBV: 2.41x; Beta: 1.44).

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Akumulasi beli pada area level Rp790 –Rp 840, dengan target harga secara bertahap di level Rp 920, Rp 965, Rp 1.000 dan Rp 1.155. Support: Rp 780 & Rp 725. (RoE: -12.92%; PER: -17.17x; EPS: -48.63; PBV: 2.22x; Beta: 1.83).

Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar.

Akumulasi beli pada area level Rp 11.775 – Rp 11.950, dengan target harga secara bertahap di level Rp 12.300, Rp 12.625 dan Rp 13.950. Support: Rp 11.275 & Rp 10.700. (RoE: 5.76%; PER: 34.30x; EPS: 348.43; PBV: 1.99x; Beta: 1.63).

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Akumulasi beli pada area level Rp 1.455 – Rp 1.475, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.525, Rp 1.575, Rp 1.700 dan Rp 1.820. Support: Rp 1.455, Rp 1.425 & Rp1.390. (RoE: 14.68%; PER: 33.59x; EPS: 43.91; PBV: 4.92x; Beta: 0.89).

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Akumulasi beli pada area level Rp 1.045 - Rp1.055, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.085, Rp 1.155 and Rp 1.220. Support: Rp 10.30, Rp 1.020 & Rp1.000. (RoE: 24.95%; PER: 21.15x; EPS: 49.89; PBV: 5.28x; Beta: 0.71).

Binaartha Sekuritas

Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Bandarmologi Saham GGRM, UNTR, ITMG, WIKA, BRIS | 3 Desember 2020


New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives 

(Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNC Sekuritas) 

Thursday (03/12/2020)


IDX Composite 5,764 - 5,854

SUMMARY: STRONG BUY


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): OVERBOUGHT

STOCH (9,6): BUY

MACD(12,26): BUY

ATR (14): HIGH VOLATILE

ADX (14): STRONG TREND BUY

CCI (14): OVERBOUGHT

HIGHS/LOW (14): BUY

VO: BUY

ROC: BUY

WILLIAMS R: OVERBOUGHT

BULLBEAR (13): OVERBOUGHT


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


STOCKS PICK:


GGRM 43,125 - 45,675

TECHNICAL INDICATORS: BUY 44,350

TARGET PRICE: 45,675

STOP-LOSS: 43,125


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


UNTR 24,325 - 26,850

TECHNICAL INDICATORS: BUY 25,750

TARGET PRICE: 26,850

STOP-LOSS: 24,325


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


ITMG 13,950 - 15,525

TECHNICAL INDICATORS: BUY 14,650

TARGET PRICE: 15,525

STOP-LOSS: 13,950


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


WIKA 1,670 - 1,990

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,835

TARGET PRICE: 1,990

STOP-LOSS: 1,670


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


BRIS 1,440 - 1,500

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,445

TARGET PRICE: 1,500

STOP-LOSS: 1,440


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): 

DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


(Dr Cand. ES, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNCSek/Disc On)

Rekomendasi Saham RALS, CPIN, WSKT dan UNTR oleh MNC Sekuritas | 3 Desember 2020


MNC Daily Scope Wave

3 Desember 2020


Pada perdagangan kemarin (2/12), IHSG bergerak menguat 1,6% dan ditutup pada level 5,813. Dengan tertembusnya level resistance di 5,798, maka saat ini posisi IHSG kami perkirakan sedang membentuk wave [v] dari wave 3. Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang menguat ke rentang 5,840-5,900. Setelah selesai terkonfirmasi wave 3, maka IHSG akan kembali terkoreksi membentuk wave 4, terlebih jika IHSG turun ke bawah 5,563.

Support: 5,563, 5,420

Resistance: 5,840, 5,900


RALS - Buy on Weakness (750)

Kemarin (2/12), RALS ditutup terkoreksi 2% ke level 750. Saat ini, kami perkirakan RALS sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C pada skenario biru. Hal tersebut berarti, RALS masih berpeluang terkoreksi terlebih dahulu terlebih bila menembus 730, manfaatkan pergerakan RALS ini untuk BoW.

Buy on Weakness: 700-740

Target Price: 800-850

Stoploss: below 665


CPIN - Buy on Weakness (6,450)

Pada perdagangan kemarin (2/12), CPIN ditutup menguat 2% ke level 6,450. Kami perkirakan, pergerakan CPIN saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave 5 dari wave (C), wave 5 sendiri akan lebih konfirm bila CPIN mampu bergerak menembus area 6,700-6,800.

Buy on Weakness: 6,275-6,400

Target Price: 7,000, 7,400

Stoploss: below 6,050


WSKT - Sell on Strength (1,135)

WSKT ditutup menguat cukup signifikan pada perdagangan kemarin (2/12) sebesar 6,1% ke level 1,135. Selama WSKT belum mampu menguat di atas 1,150, maka pergerakan WSKT masih cenderung akan terkoreksi untuk membentuk wave 4 dari wave (C). Adapun level koreksi WSKT berada pada rentang 930-1,050, level koreksi tersebut dapat dipergunakan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 1,135-1,150


UNTR - Sell on Strength (26,000)

UNTR menguat cukup signifikan sebesar 7,5% ke level 26,000 pada perdagangan kemarin (2/12). Kami perkirakan posisi UNTR sudah berada di akhir wave [v] dari wave 3 dari wave (A), sehingga penguatan UNTR diperkirakan sudah relatif terbatas dan rentan koreksi untuk membentuk wave 4. Adapun level koreksi wave 4 diperkirakan berada pada rentang 24,300-25,300, level koreksi tersebut dapat dipergunakan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 26,000-26,700


Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 3 Desember 2020


S&P 500 ekes out record close as Wall Street weighs new round of stimulus talks

The S&P 500 rose slightly on Wednesday, eking out another record closing high, as traders digested the latest developments surrounding a new round of U.S. fiscal stimulus negotiations.


Dow........29884   +59.9       +0.20%

Nasdaq..12349    -5.7          -0.05%

S&P 500..3669    +6.6          +0.18%

 

FTSE...... .6463   +78.7       +1.23%

Dax........13313    -69.1        -0.52%

CAC........5583    +1.4          +0.03%


Nikkei....26801   +13.4      +0.05%

HSI.........26533   -35.1       -0.13%

Shanghai .3449   -2.6         -0.07%

ST Times..2811   -3.2         -0.19%


IDX....5813.99 +89.25       +1.56%

LQ45..922.36   +17.52       +1.94%


JAKMIND...1021.86   +26.16   +2.63%

JAKCONS...1888.57    +30.43   +1.64%

JAKTRADE...704.86     +12.37   +1.79%

JAKBIND.......905.44    +14.75   +1.66%

JAKAGRI......1331.39   +5.18     +0.39%

JAKFIN.........1306.63  +11.86   +0.92%

JAKPROP....385.17    +7.99     +2.12%

JAKINFR....969.57     +20.16   +2.12%

JAKMANU...1327.41  +23.32   +1.79%   

JAKMINE....1724.32  +44.31  +2.66%

 

Indo10Yr..6.4220   -0.0152   -0.24%👍

ICBI.....309.4651   +0.1082  +0.03%👍

US10Yr.....0.9480  +0.0140  +1.50%

VIX...............21.17   +0.40       +1.93%

  

USDIndx .....91.0180  -0.1760    -0.19%

Como Indx....159.42  +0.48       +0.30%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN.......133.40   +1.14       +0.86%



IndoCDS.....69.844  -0.178     -0.255%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14125.00     -5              -0.04%

Jisdor....14164       -14            -0.10%



Euro.........1.2115  +0.0044    +0.36%


TLKM......23.28    +0.56    +2.46%

(3297)

EIDO.........22.75    +0.25      +1.11%

EEM..........49.76    +0.07      +0.14%


Oil..........44.96          +0.56       +1.26%

Gold ....1834.40     +14.90     +0.82%

Timah....18750.00   -112.50   -0.60%

Nickel...15982.50  -247.50   -1.52%

 

Coal price....71.40   +1.35    +1.92%

(Des/Newcastle) 

Coal price.....71.45  +1.20    +1.70%

(Jan/Newcastle)

Coal price....62.00   +0.35    +0.57%

(Des/Rotterdam) 

Coal price.....62.10   +0.70   +1.14%

(Jan/ Rotterdam)

 

CPO(Feb)...3313      -36      -1.07%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn............423.50 +3.25    +0.77%

SoybeanOil...36.96  -0.11     -0.30%

Wheat........ 588.00 +10.00  +1.78%


Wood pulp. 3562.50 unch    +0%


( DE/ Phintraco(AT)  03-12-20)