PT MNC Kapital Indonesia Tbk Lakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Ganti Pengurus


PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) pada hari Senin (21/12/2020), telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat sengaja digelar untuk menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan.

Adapun Rapat tersebut dilaksanakan sesuai dengan POJK No.15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan peraturan terkait lainnya di bidang pasar modal.

Dalam rapat ini, perseroan mengangkat Sukisto sebagai Komisaris Independen Perseroan serta Bapak Peter Fajar sebagai Direktur Perseroan. Dengan demikian susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru adalah sebagai berikut:


Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Darma Putra

Komisaris: Tien

Komisaris Independen: Sukisto


Dewan Direksi

Direktur Utama: Wito Mailoa

Direktur: Jessica Herliani Tanoesoedibjo

Direktur: Natalia Purnama

Direktur: Ageng Purwanto

Direktur: Samuel Mulyono

Direktur: Darma Widjaja

Direktur: Peter Fajar


Sumber: IQPLUS

PT Telkom Indonesia Persero Dukung Transformasi Digital PTPN V


PT Telkom Indonesia Persero (Tbk) menyatakan mendukung penuh transformasi digital PT Perkebunan Nusantara V yang mengusung pendekatan teknologi dalam melaksanakan aktivitas perkebunan dan pabrik kelapa sawit perusahaan milik negara yang berada di Provinsi Riau tersebut.

"Kami mendukung PTPN V untuk mempersiapkan diri bersaing di industri 4.0. Kami percaya PTPN V akan menjadi lebih produktif bila didukung teknologi," kata Komisioner PT Telkom Indonesia Persero (Tbk) Rizal Mallarangeng saat mengunjungi Kantor Pusat PTPN V di Pekanbaru.

Ia mengatakan bahwa sistem teknologi informasi dan digitalisasi yang telah dibangun oleh PTPN V akan didukung penuh oleh PT Telkom Indonesia Persero (Tbk).

"Kami melihat PTPN V telah melakukan transformasi digital di perkebunan dan Kami mendukung PTPN V untuk menjadi perusahaan e-farming," ujarnya.

Menurut Rizal, melalui e-farming perusahaan akan mampu menekan biaya produksi, direct output berupa peningkatan revenue dan indirect value berupa perubahan budaya kerja.

"Teknologi membentuk sistem yang bisa menjadi alat cost control & fraud control. Dengan value yang didapatkan, kami yakin PTPN V dapat bertumbuh dan unggul di industri," tambah Rizal lagi.

Chief Executive Officer (CEO) PTPN V Jatmiko K. Santosa yang menerima kunjungan rombongan Dewan Komisaris PT Telkom (Persero) Tbk mengapresiasi dukungan penuh PT Telkom untuk bersinergi membangun e-farming di PTPN V.

"Sebuah kebanggaan mendapatkan dukungan dan dapat berkolaborasi dengan salah satu perusahaaan teknologi kelas dunia. Kami berharap bisa mendapatkan sharing knowledge dari Telkom tentang Transformasi Digital bagaimana Telkom dapat tetap tumbuh bersama percepatan teknologi," sebut Jatmiko.

PTPN V sendiri memang telah memulai pendekatan teknologi sejak beberapa tahun terakhir diantaranya dengan implementasi sistem manajemen Enterprises Resource Planning (ERP), melaksanakan demplot pemupukan berbasis satelit, pengembangan aplikasi "e-panen", dan digital block score card yang dapat menyajikan data tanaman sawit perblok secara komprehensif, yang dapat di akses dimana saja melalui gadget.

PTPN V juga telah memanfaatkan drone geospasial dalam fungsi pemetaan presisi serta membangun dan mengembangkan "control room" berupa ruangan terpadu yang terhubung dengan seluruh pabrik di PTPN V.

"Dengan penggunaan teknologi, menjadikan fungsi pengawasan menjadi lebih efektif. Semua unit sudah bisa dipantau. Tidak hanya menyajikan data, namun Manajemen juga bisa melihat kondisi di lapangan melalui data yang akurat. Dengannya, indikator kinerja perusahaan dapat termonitor dalam satu layar, sehingga jika ada sesuatu yang tidak sejalan dengan aturan dan sasaran, bisa langsung dikonfirmasi. Baik itu on farm dan off farm. Kami juga yakin teknologi dapat meningkatkan kapasitas manusia," lanjutnya.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Bank Negara Indonesia Digandeng Kemendag Dukung UMKM

PT Bank Negara Indonesia

Kementerian Perdagangan bersama PT AAPC Indonesia (Accor) dan PT Bank Negara Indonesia (BNI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan daya saing dan transformasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pemasaran produk dan pembiayaan usaha. Komitmen ini diimplementasikan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Pemberdayaan UMKM di Sektor Perdagangan melalui Pemanfaatan Fasilitas Perhotelan dan Jasa Akomodasi serta Penyediaan Layanan Perbankan di wilayah Kalimantan Timur.

Penandatanganan dilakukan Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri diwakili Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Johni Martha; Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Provinsi Kalimantan Timur H.M. Yadi Robyan Noor; Senior Vice President Operation and Government Relations PT AAPC Indonesia (Accor) diwakili Senior Director PT AAPC Indonesia Helmy Kurniawan; dan Pemimpin Kantor Wilayah Banjarmasin PT BNI Mahrauza Purnaditya. Penandatanganan disaksikan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra serta Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Abu Helmi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (22/12).

Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman bersama yang ditandatangani antara Kementerian Perdagangan dengan PT AAPC Indonesia dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk di Semarang pada 15 Oktober 2020 lalu. Penandatangan Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Pemberdayaan UMKM di Sektor Perdagangan ini juga telah dilakukan di Yogyakarta pada 16 Oktober 2020, Jawa Timur pada 25 November 2020, dan Bali pada 26 November 2020.

Menurut Syailendra, perjanjian kerja sama ini merupakan bentuk nyata komitmen Kementerian Perdagangan dalam melaksanakan arahan Presiden RI Joko Widodo yang telah mencanangkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada 14 Mei 2020 untuk mendorong peningkatan konsumsi produk dalam negeri, khususnya produk UMKM.

"Poin penting perjanjian kerja sama ini adalah koordinasi antar-pihak terkait, pertukaran data dan informasi serta pembinaan terhadap UMKM; kontrak kerja sama pengadaan barang dan/atau jasa fasilitas perhotelan dan jasa akomodasi antara pihak, dengan pelaku UMKM di sektor perdagangan yang memenuhi kriteria dari pihak terkait; serta fasilitas pembiayaan dan legalitas usaha kepada UMKM di sektor perdagangan yang bekerja sama dengan pihak-pihak terkait," jelas Syailendra.

Pada kesempatan ini, Syailendra juga menyampaikan apresiasinya kepada Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan. "Saya sangat mengapresiasi Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan yang pada saat pembatasan diberlakukan, tetap mengedepankan dan mendorong UMKM untuk terus dapat berusaha dengan menerapkan protokol kesehatan," ujar Syailendra. (end)

Sumber: IQPLUS

PT SiCepat Ekspres Indonesia Perluas Jaringan Bersama PT Telefast Indonesia Tbk

PT Telefast Indonesia Tbk

PT SiCepat Ekspres Indonesia kembali memperluas jaringan SiCepat Point bersama PT Logitek Digital Nusantara (LDN) anak perusahaan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) dan anggota Grup PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS). Dalam kerjasama ini, SiCepat akan membuka drop point di outlet-outlet mitra bisnis dalam jaringan ritel LDN. Selain itu, LDN juga menjadi penyedia teknologi untuk jasa drop point SiCepat dan menyediakan berbagai solusi yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada pengguna dalam menggunakan layanan SiCepat Point.

Pada tahap awal, perluasan SiCepat Point ini dimulai dari jaringan mitra bisnis yang berada di kota Bekasi, dan selanjutnya secara bertahap akan berjalan di kota lainnya. Kerjasama ini adalah kelanjutan dari perluasan jaringan distribusi SiCepat yang sudah berjalan sejak awal tahun 2020, yang hingga saat ini sudah bermitra dengan Fastpay, Sentral Cargo, dan Alfamart.

Jody Hedrian, Chief Executive Officer (CEO) PT Telefast Indonesia Tbk mengatakan, "LDN dan TFAS sangat senang dapat berkontribusi dalam perluasan SiCepat Point di jaringan mitra bisnis LDN sebagai partner drop point B2B Retail SiCepat Ekspres. Sebagai bagian dari kerjasama ini, LDN menyediakan sistem untuk ordering, tracking dan payment untuk solusi pengiriman paket yang didukung oleh infrastruktur teknologi MCAS Group. Pengguna dapat membeli voucher logistik melalui WhatsApp for Business (.WABA.) MCAS Group. Melalui WABA chatbot, delivery order dapat dibuat dan dipantau real-time. Kami sangat senang dapat membantu dan meningkatkan user experience dengan bantuan teknologi".

"Kolaborasi ini juga menandakan langkah yang penting bagi Telefast yang sedang memperluas bisnisnya ke industri logistik melalui anak usaha kami yaitu LDN, sebagai penambahan bisnis supply chain management kami. Kami melihat potensi yang luar biasa untuk modern last mile delivery service, mengingat perilaku konsumen saat ini dan cepatnya adopsi serta ketergantungan teknologi kenyamanan, seiring dengan meningkatnya kemakmuran masyarakat Indonesia serta industri e-commerce. Melalui kerjasama dengan SiCepat Ekspres, Telefast berharap dapat memberikan solusi yang lebih inovatif untuk memuaskan client dan pelanggan kami, seiring dengan meningkatnya layanan pengiriman jarak jauh kami," tutup Jody.

The Kim Hai, Chief Executive Officer (CEO) PT SiCepat Ekspres Indonesia menyampaikan, .Perluasan jaringan yang dilakukan saat ini sejalan dengan visi misi kami yaitu memberikan kemudahan terutama menambah jaringan titik drop point. Dengan dijalinnya kerjasama SiCepat bersama LDN, kami optimis di tahun 2021 perluasan jaringan tersebut dapat tercapai". (end)

Sumber: IQPLUS

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Tandatangani Jual Beli Menara dengan IBST

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) melalui anak usahanya yaitu PT Tower Bersama (TB) telah menandatangani perjanjian jual beli aset bersyarat dengan PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) pada tanggal 21 Desember 2020.

Menurut keterangan tertulis Helmy Yusman Santoso Selaku Direktur TBIG Selasa mengatakan bahwa penandatangan jual beli bersyarat (PJBB) antara TB sebagai pembeli dan IBST sebagai penjual sehubungan dengan pembelian sebanyak banyaknya 3.000 menara dengan nilai keseluruhan sebesar Rp3.975 Miliar setara dengan USD280 juta.

Penyelesaian transaksi tersebut diharapkan selesai triwulan pertama tahun 2021 dengan tunduk pada pemenuhan syarat dan ketentuan dalam PJBB serta wajib memperoleh persetujuan RUPS terlebih dahulu sesuai dengan peraturan OJK nomor 17/POJK 04/2020.

"Secara proforma Berdasarkan dengan nilai buku per 30 September 2020, apabila PJBB selesai ditutup maka akuisisi 3.000 menara ini akan membuat TBIG memiliki 19.000 sites menara Telekomunikasi," tutur Helmy.

Helmy menambahkan "Dengan Transaksi ini TBIG akan menghasilkan pendapatan dan EBITDA yang lebih tinggi," pungkasnya. (end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham BJBR, BJTM dan JPFA oleh Indopremier | 23 Desember 2020


IHSG (5.945 – 6.125) :  indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 5.945 kemudian 5.865 dengan resist di level 6.125 dan 6.205.

BJBR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.575 dengan resist di level 1.695 kemudian 1.755.

BJTM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 690 dengan resist di level 740 kemudian 765.

JPFA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.520 dengan resist di level 1.610 kemudian 1.655.

XIIT (Sell) : Target pelemahan harga pada level 507 kemudian 494 dengan resist di level 533 kemudian 546.

XMTS (Sell) : Target pelemahan harga pada level 459 kemudian 447 dengan resist di level 483 kemudian 495.

XPLQ (Sell) : Target pelemahan harga pada level 462 kemudian 449 dengan resist di level 488 kemudian 501.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9tmu

Ulasan Pasar Global | 23 Desember 2020

global market

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Dec 23, 2020)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

S&P 500 berakhir lebih rendah karena awan badai COVID baru menutupi jalur stimulus

S&P 500 melemah pada hari Selasa karena kekhawatiran atas varian baru virus korona dan data ekonomi yang mengecewakan mencuri perhatian dari RUU bantuan pandemi yang telah lama ditunggu-tunggu oleh Washington.

Dow Jones turun 200,94 poin atau 0,67% menjadi 30.015,51. S&P 500 kehilangan 7,66 poin atau 0,21% menjadi 3.687,26. Komposit Nasdaq menambahkan 65,40 poin atau 0,51% menjadi 12.807,92.

Semalam, Kongres mengesahkan paket bantuan pandemi senilai $892 miliar setelah berbulan-bulan tarik-menarik partisan, yang bertujuan untuk menopang pemulihan ekonomi yang goyah di bawah beban pembatasan yang bertujuan untuk menahan kebangkitan virus corona. Varian baru yang menyebar dengan cepat dari virus yang ditemukan di Inggris telah menghentikan pergerakan masuk dan keluar dari Inggris dan membuat pembuat vaksin Pfizer Inc dan Moderna Inc berusaha keras untuk memastikan obat mereka efektif melawannya.

Eropa

Bursa Eropa rebound karena kemajuan kesepakatan perdagangan Brexit membayangi kekhawatiran virus

Bursa Eropa membukukan hari terbaik mereka dalam enam minggu pada hari Selasa, rebound dari aksi jual tajam karena optimisme seputar Brexit dan stimulus AS membantu meredakan kekhawatiran pukulan lebih lanjut terhadap ekonomi global dari varian virus korona baru di Inggris.

Indeks STOXX 600 Eropa berakhir naik 1,2% menjadi 391,25.

Uni Eropa memberikan "dorongan terakhir" dalam upaya untuk mencapai kesepakatan perdagangan Brexit dengan Inggris, kepala negosiatornya mengatakan pada hari Selasa, dengan kedua belah pihak beringsut menuju kesepakatan tentang penangkapan ikan-poin yang mencuat-beberapa hari sebelum akhir dari perjanjian Inggris yang merupakan kesepakatan transisi sejak meninggalkan blok.

Analisa Saham FILM, LPKR dan BBCA | 23 Desember 2020

Saham FILM


Harga bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Harga terdekat terjadi breakdown support dynamic di EMA 13 dan 34. Indikator stochastic dan MACD line bearish. Volume perdagangan menurun. 

Rekomendasi: Trading sell

Support: Rp 206

Resistance: Rp 222

Sukarno Alatas, Kiwoom Sekuritas

Saham LPKR


Indikator MACD menunjukkan dead cross. Indikator RSI memberi sinyal overbought. Namun, indikator stochastic menuju oversold. LPKR berpotensi menurun.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 224

Resistance: Rp 254

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

Saham BBCA


Pergerakan harga masih di atas garis tengah dari bollinger. Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Indikator MACD dan RSI menunjukkan sinyal beli.

Rekomendasi: Akumulasi beli

Support: Rp 33.200

Resistance: Rp 34.050

M. Nafan Aji, Binaartha Sekuritas

Rekomendasi Saham INDY, PTPP dan BRPT oleh Artha Sekuritas | 23 Desember 2020


Artha Sekuritas Indonesia Daily

by Dennies Christopher

23 Desember 2020

Saham INDY

Mengalami pelemahan dan breakdown support. Sell/cutloss.

Target Price: Rp 2.050–Rp 2.100

Entry Level:  Rp 1.950–Rp 2.000

Stop Loss: Rp 1.920

Saham PTPP

Mengalami pelemahan dan breakdown support. Sell/take profit.

Target Price: Rp 2.120–Rp 2.180 

Entry Level:  Rp 1.900–Rp 1.950

Stop Loss: Rp 1.880

Saham BRPT

Mengalami pelemahan dan breakdown support. Sell/cutloss.

Target Price: Rp 1.370–Rp 1.420

Entry Level: Rp 1.250–Rp 1.300

Stop Loss: Rp 1.220

Analisa Saham KAEF | 23 Desember 2020


Analisa Saham KAEF

Saham KAEF pada tanggal 22 Desember 2020 ditutup menguat pada harga 4300, naik 4,62%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 237% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan masih bearish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish dengan pelemahan.

Status Saham Saat Ini:

Sideway antara 4000 - 5450

Jika naik di atas 4590 maka berpeluang ke 5450

Jika turun di bawah 4050 maka berpeluang ke 4000

Jika Breakout 5450 maka lanjutkan bullish ke 7000

Jika Breakdown 4000 maka downtrend ke 3400-3000

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Analisa Saham INKP | 23 Desember 2020


Analisa Saham INKP

Saham INKP pada tanggal 22 Desember 2020 ditutup melemah pada harga 10125, turun -3,57%. Hal ini disertai dengan peningkatan volume, yaitu 134% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bearish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trading Sell, arahnya ke bawah walau sempat mantul di MA20

Jika naik di atas 10575 maka berpeluang ke 11250

Jika turun di bawah 9800 maka berpeluang ke 9200

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Bandarmologi Saham PURA, JSKY, SRTG, TBIG dan ISAT | 23 Desember 2020

bandar saham

New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives 

(Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNC Sekuritas) 

Wednesday (23/12/2020) 

IDX Composite 5,973 - 6,064

SUMMARY: STRONG BUY & OVERBOUGHT

11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): BUY

STOCH (9,6): OVERBOUGHT

MACD(12,26): BUY

ATR (14): HIGH VOLATILE

ADX (14): STRONG TREND BUY

CCI (14): BUY

HIGHS/LOW (14): BUY

VO: BUY

ROC: BUY

WILLIAMS R: BUY

BULLBEAR (13): BUY

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


STOCKS PICK:


PURA 125 - 129

TECHNICAL INDICATORS: BUY 125

TARGET PRICE: 129

STOP-LOSS: 125



BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


JSKY 236  - 262

TECHNICAL INDICATORS: BUY 236

TARGET PRICE: 262

STOP-LOSS: 236


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


SRTG 3,440 - 3,660

TECHNICAL INDICATORS: BUY 3,500

TARGET PRICE: 3,660

STOP-LOSS: 3,440


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


TBIG 1,560 - 1,725

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,570

TARGET PRICE: 1,725

STOP-LOSS: 1,560


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


ISAT 5,000 - 6,375

TECHNICAL INDICATORS: BUY 5,075

TARGET PRICE: 6,375

STOP-LOSS: 5,000


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): 

ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


(Dr Cand. ES, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNCSek/Disc On)

Rekomendasi Saham BSDE, MAPI, ELSA dan UNTR oleh MNC Sekuritas | 23 Desember 2020


MNC Daily Scope Wave

23 Desember 2020

Pada perdagangan kemarin (22/12), IHSG ditutup terkoreksi cukup agresif, sebesar 2,3% ke level 6,023 dengan tekanan jual yang cukup besar juga. Seperti yang telah kami sampaikan, bahwa IHSG sudah berada di akhir wave [v] dari wave 3 dari wave (C), sehingga koreksi kemarin diperkirakan merupakan awal dari wave 4 dari wave (C). Meskipun menguat, kami perkirakan penguatan IHSG akan berada pada rentang 6,060-6,124. Hal tersebut berarti IHSG masih rentan terkoreksi menuju rentang 5650-5,900, tetap waspadai level 5,911 dan 5,563 sebagai level support IHSG.

Support: 5,911, 5,775

Resistance: 6,195, 6,220

BSDE - Spec Buy (1,240)

Kemarin (22/12), BSDE ditutup terkoreksi agresif sebesar 5,7% ke level 1,240. Kami perkirakan saat ini pergerakan BSDE sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C), hal tersebut berarti BSDE masih berpotensi menguat kembali untuk membentuk wave 5, terlebih bila BSDE mampu menguat di atas 1,340.

Spec Buy: 1,200-1,240

Target Price: 1,350, 1,420

Stoploss: below 1,190

MAPI - Buy on Weakness (915)

Pada perdagangan kemarin (22/12), MAPI terkoreksi tipis 0,5% dan ditutup di level 915. Selama MAPI tidak menembus area 850, maka kami perkirakan MAPI sedang berada di wave (iv) dari wave [v] dari wave C. Hal tersebut berarti, koreksi MAPI akan relatif terbatas dan berpotensi menguat kembali, terlebih bila mampu menembus 960.

Buy on Weakness: 860-915

Target Price: 975, 1,020

Stoploss: below 850

ELSA - Buy on Weakness (370)

ELSA ditutup terkoreksi 2,6% ke level 370 pada perdagangan kemarin (22/12). Kami perkirakan saat ini ELSA sudah berada di akhir wave [iv] dari wave C dari wave (Y). Hal ini berarti, bila ELSA mampu break resistance 392, maka ELSA terkonfirmasi menyelesaikan wave [iv] dan akan membentuk wave [v].

Buy on Weakness: 360-370

Target Price: 400, 430

Stoploss: below 338

UNTR - Sell on Strength (26,450)

Pada perdagangan kemarin (22/12), UNTR ditutup di level 26,450 terkoreksi 6,5% dan telah menembus MA5-nya. Kami perkirakan saat ini posisi UNTR sedang berada di awal fase koreksinya dan koreksi ini akan berlangsung selama UNTR tidak dapat menembus resistancenya di 28,475. Adapun level koreksi UNTR berada pada rentang 24,500-26,000 dan akan lebih terkonfirmasi bila UNTR koreksi ke bawah 25,825.

Sell on Strength: 26,500-27,400

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 23 Desember 2020


S&P 500 falls for a third day even after Congress passes long-awaited Covid stimulus deal

The S&P 500 fell for a third straight session on Tuesday even after Congress approved a long-delayed coronavirus relief package.


Dow.......30015    -200.9       -0.67%

Nasdaq..12808  +65.4        +0.51%

S&P 500..3687    -7.7           -0.21%

 

FTSE...... .6453   +36.8       +0.57%

Dax........13418   +171.8     +1.30%

CAC........5467    +73.5        +1.36%


Nikkei....26436    -278.03    -1.04%

HSI.........26119   -187.4      -0.71%

Shanghai .3357  -63.8         -1.85%

ST Times..2827  -19.2         -0.67%


IDX..6023.29   -142.34    -2.31%

LQ45..938.98  -32.02       -3.30%


JAKMIND....1096.04    -10.68    -0.96%

JAKCONS....1853.25    -24.21    -1.29%

JAKTRADE..762.73     -22.32    -2.84%

JAKBIND.......937.42   -24.64    -2.56%

JAKAGRI.....1440.51   -43.83    -2.95%

JAKFIN........1335.59   -28.41   -2.08%

JAKPROP......405.61       -7.95      -1.92%

JAKINFR....1012.71     -40.44    -3.84%

JAKMANU...1344.88     -23.09    -1.69%   

JAKMINE...1994.95     -68.29    -3.39%

 

Indo10Yr...6.1769    +0.0314  +0.51%

lCBI.... ...312.8855    -0.5677   -0.18%

US10Yr........0.9180   -0.0230   -2.44%

VIX.............24.22    -0.94        -3.74%

  

USDIndx .....90.6480   +0.5460  +0.61%

Como Indx....164.61    -1.21        -0.74%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN........133.22   -2.69        -1.98%



IndoCDS....68.758    -1.106   -1.584%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14205.00   +75.00      +0.53%

Jisdor....14218     +38            +0.26%



Euro.........1.2164  -0.0072   -0.59%


TLKM......23.70   -0.92       -3.74%

(3370)

EIDO........22.88   -1.07       -4.48%

EEM.........49.80    -0.38       -0.76%


Oil.........46.90         -0.84        -1.75%

Gold ......1882.30     -15.40      -0.81%

Timah.....19975.00  +22.50    +0.11%

Nickel...16710.00   -632.50   -3.65%

 

Coal price....80.00     +0.15      -0.19%

(Des/Newcastle) 

Coal price.....84.60    -0.10       -0.12%

(Jan/Newcastle)

Coal price.....66.10    unch       +0%

(Des/Rotterdam) 

Coal price.....69.90    -0.05       -0.07%

(Jan/ Rotterdam)

 

CPO(Feb).....3518    +30       +0.86%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn............442.50  +2.50    +0.57%

SoybeanOil...40.50  +0.50    +1.26%

Wheat........ 616.00  +4.75    +0.78%


Wood pulp. 4025.00  unch   +0%


( DE/ Phintraco(AT)  23-12-20)