PT Semen Indonesia Tbk Raih Sertifikat ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan


PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG berkomitmen untuk mencegah segala bentuk penyuapan di lingkungan perusahaan dan terus berupaya menjadi perusahaan publik yang menjalankan Good Corporate Governance (GCG). Hal tersebut diwujudkan melalui Sertifikat ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang diperoleh perusahaan bulan Agustus 2020 lalu.

Sertifikasi ini merupakan wujud nyata dukungan perusahaan terhadap upaya pencegahan suap dan korupsi, sekaligus menindaklanjuti surat edaran Menteri BUMN Nomor: S-35/MBU/02/2020 guna melaksanakan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).

Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso, mengatakan, penerapan ISO 37001:2016 memberikan panduan bagi SIG untuk mengimplementasikan dan terus meningkatkan program kepatuhan dengan tujuan untuk mengidentifikasi, mencegah dan mendeteksi penyuapan. Hal ini akan berdampak pada proses bisnis Semen Indonesia untuk lebih transparan.

“Sertifikasi ini memperkuat pencegahan korupsi, kolusi, dan nepotisme yang telah SIG jalankan sebelumnya, seperti pengendalian gratifikasi dan pencegahan benturan kepentingan lainnya. Implementasi ISO 37001 ini merupakan komitmen SIG untuk selalu mengedepankan good corporate governance (GCG) di lingkungan perusahaan,” ungkap Hendi dalam siaran pers, Selasa (29/12).

Dia menambahkan, dalam rangka pelaksanaan prinsip GCG, setiap tahun seluruh insan SIG melakukan penandatanganan Pernyataan Kepatuhan Terhadap Pedoman Perilaku Etika. “Selain itu juga, SIG berperan aktif dalam mensosialisasikan mengenai penerapan GCG dengan memberikan edaran pengumuman kepada karyawan dan stakeholders untuk tidak menerima atau melaporkan apabila menerima gratifikasi,” kata Hendi.

SIG melarang insan SMGR terlibat dalam praktik suap. Sebagai bagian dari upaya penerapan GCG, Perseroan menyediakan wadah pelaporan (whistleblowing system). Bagi siapapun apabila melihat praktik-praktik yang melanggar, termasuk terkait indikasi  penyuapan dapat menyampaikan melalui email semenindonesiabersih@sig.id.

Sumber: KONTAN

PT Kalbe Farma Tbk Tutup Kalbe Global Pte Ltd.


Emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menutup anak usahanya, Kalbe Global Pte Ltd. Anak usaha yang didirikan pada 2 November 2016 itu ditutup sesuai dengan ketentuan undang-undang di Singapura. 

"Kalbe Global ditutup karena kondisi perusahaan yang tidak aktif (dormant) dalam grup perusahaan," ungkap Sekretaris Perusahaan Kalbe Farma Lukito Kurniawan Gozali dalam keterbukaan informasi, Selasa (29/12). 

Kalbe Farma memiliki 100% saham Kalbe Global. Dengan ditutupnya Kalbe Global, maka kepemilikan saham perusahaan dalam salah satu anak perusahaan atas nama Kalbe lnternational Pte Ltd meningkat menjadi 100%. Kalbe lnternational merupakan perusahaan pemasaran internasional yang bertanggung jawab terhadap perdagangan dan transaksi ekspor seluruh bisnis yang dimiliki Kalbe Farma. 

Pada awal November 2020, KLBF juga mengumumkan telah mengalihkan seluruh sahamnya dalam Asiawide Kalbe Philippines Inc (AKPI) kepada ARC Holdings Inc. 

Asiawide Kalbe Philippines merupakan salah satu entitas anak yang 49,99% sahamnya dimiliki oleh KLBF secara tidak langsung. Jumlah tersebut setara  714.229 saham yang dimiliki melalui Kalbe International.

"Sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak melalui perjanjian jual beli saham dengan harga transaksi sejumlah PHP 7.142,32," ungkap Lukito dalam keterbukaan informasi Senin (2/11). Adapun transaksi jual beli itu telah dilakukan pada 28 Oktober 2020. 

Sekadar informasi, hingga penutupan perdagangan Selasa (29/12) harga saham KLBF berada di harga Rp 1.490. Sejak awal tahun harga saham KLBF sudah terkikis 8,02%. Akan tetapi, jika dilihat sepanjang enam bulan terakhir harganya menguat hingga 4,56%.

Sumber: KONTAN

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Siapkan Capex Rp 2 Trilyun untuk 2021


PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 2 triliun untuk ekspansi organik pada 2021. Dana capex tersebut bersumber dari kas internal dan pinjaman bank.

Pengembangan secara organik dilakukan dengan membangun menara baru dan menambah kolokasi. "Kami menargetkan dapat menambah 3.000 penyewaan pada tahun depan, terdiri dari menara baru dan kolokasi," kata Direktur Keuangan TBIG Helmy Yusman Santoso kepada Kontan.co.id, Selasa (29/12).

Sebagai informasi, kolokasi adalah layanan di mana operator telekomunikasi menyewa menara yang memang dimiliki perusahaan menara dan bukan dibangun berdasarkan pesanan dari operator telekomunikasi.

Selain itu, TBIG juga akan melakukan ekspansi secara anorganik dengan membeli sebanyak-banyaknya 3.000 menara milik PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST). Pembelian ini dilakukan melalui anak usahanya, yakni PT Tower Bersama. Kedua belah pihak telah menandatangani perjanjian jual beli aset bersyarat pada 21 Desember 2020.

Nilai pembelian tersebut mencapai US$ 280 juta atau setara Rp 3,97 triliun. "Dananya berasal dari gabungan antara kas internal dan pinjaman bank," ucap Helmy. Transaksi ini diharapkan selesai menjelang akhir kuartal pertama 2021 dengan tunduk pada pemenuhan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam perjanjian jual beli aset bersyarat.

Secara proforma, dengan menggunakan buku per 30 September 2020, akuisisi 3.000 menara ini akan menambah menara TBIG menjadi lebih dari 19.000 site. Sejalan dengan itu, TBIG juga akan menghasilkan tambahan pendapatan serta peningkatan EBITDA sekitar 10%.

Sebagai informasi, sepanjang sembilan bulan pertama 2020, TBIG membukukan pendapatan Rp 3,9 triliun dengan EBITDA Rp 3,4 triliun. TBIG memiliki 31.703 penyewaan dan 16.215 site telekomunikasi. Site telekomunikasi tersebut terdiri dari 16.093 menara telekomunikasi dan 122 jaringan distributed antenna system (DAS).

Sumber: KONTAN

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Bidik 40 Trilyun pada 2021


Emiten kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. membidik nilai kontrak baru senilai Rp40 triliun pada 2021.

Target tersebut naik 87,17 persen dari target nilai kontrak baru tahun ini yang senilai Rp21,37 triliun.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya mengatakan pihaknya optimistis dengan kinerja perseroan pada tahun depan.

“Wika menargetkan kontrak baru sampai dengan Rp40 triliun, naik hampir dua kali lipat dari target tahun ini. Kami optimistis 2021 bisa lebih baik dari tahun ini,” kata Mahendra kepada Bisnis, Selasa (29/12/2020).

Adapun, hingga akhir November 2020, emiten dengan kode saham WIKA ini membukukan nilai kontrak baru senilai Rp18 triliun. Realisasi tersebut mencerminkan ketercapaian target sebesar 84,22 persen dari target tahun ini senilai Rp21,37 triliun.

Beberapa kontrak proyek besar yang didapaktan WIKA tahun ini a.l. pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian nikel Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) produksi 3 dan 4 dengan nilai kontrak sebesar Rp2,8 triliun dan US$180,39 juta.

Dengan menggunakan kurs Rp14.120 per dolar AS, total kontrak tersebut tercatat senilai Rp5,3 triliun.

Selain itu, WIKA juga mendapat proyek lanjutan pembangunan tol Serang-Panimbang senilai Rp938 miliar dan proyek Bendungan Ameroro di Sulawesi Tenggara senilai Rp538 miliar.

Di sepanjang tahun pandemi ini, WIKA banyak mendapat kontrak baru dari pengerjaan proyek segmen infrastruktur dan gedung, energi dan industrial plant, industri, serta properti.

Di lantai bursa, saham WIKA ditutup naik 0,50 persen menjadi Rp2.020 per saham. Dalam sebulan terakhir harga WIKA melesat 27,44 persen dengan kapitalisasi pasar Rp18,12 triliun

Sumber: BISNIS

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Berpeluang Dongkrak Kinerja Penjualan


Emiten BUMN PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. meyakini suntikan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diterima akhir tahun ini bakal mendongkrak kinerja penjualan.

Pemerintah menyediakan dana PEN untuk sejumlah perusahaan pelat merah dengan skema penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK).

Penerbitan OWK oleh Krakatau Steel sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 118/PMK.06/2020 tentang Investasi Pemerintah dalam Rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan memperbaiki posisi keuangan. Pemerintah menjadi investor dengan pelaksana investasi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Emiten dengan kode saham KRAS ini mendapatkan pagu dana PEN senilai Rp3 triliun dengan masa efektif selama 7 tahun. Sebanyak Rp2,2 triliun akan diterbitkan dalam bentuk OWK sebelum 2021 dan sisanya Rp800 miliar akan diterbitkan pada akhir 2021.

Direktur Keuangan Krakatau Steel Tardi mengatakan dengan tambahan modal dari dana PEN senilai Rp2,2 triliun pada akhir tahun ini perseroan menargetkan penjualan mencapai 170 kiloton per bulan pada 2021.

“[Dengan dana PEN] mudah-mudahan rencana kerja kami di 2021 bisa terealisasi dengan baik, target penjualan di kisaran 170 kiloton per bulan,” kata Tardi dalam paparan publik, Selasa (29/12/2020).

Berdasarkan data Krakatau Steel, realisasi penjualan perseroan rata-rata sebesar 127 kiloton per bulan pada 2019. Pada kuartal I/2020, terjadi kenaikan sebesar 5 persen menjadi rata-rata 143 kiloton per bulan.

Namun, ketika pandemi Covid-19 menyerang pada kuartal II/2020 terjadi penurunan rata-rata penjualan menjadi 87 kiloton per bulan sebelum akhirnya pulih ke level 151 kiloton per bulan pada kuartal III/2020.

Pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan permintaan produk baja yang memukul operasional industri baja dan menekan cashflow perseroan.

Apabila kondisi tersebut berlangsung lama, maka terdapat potensi produsen hilir dan produsen pengguna baja menutup lini produksi dan menyebabkan pengangguran besar-besaran.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan pihaknya telah menyusun strategi untuk 7 tahun mendatang khususnya dalam hal perbaikan kinerja, optimalisasi aset, hingga optimalisasi fasilitas yang belum produktif.

“Pada 2021 kemungkinan laba, mudah-mudahan peluang lebih terbuka dan kami melihat beberapa inisiatif yang akan kami lakukan akan terimplementasi,” tutur Silmy.

Adapun, beberapa penunjang kinerja perseroan pada 2021 a.l. operasional pabrik baja lembaran panas atau hot strip mill kedua (HSM II), kelanjutan efisiensi biaya per bulan, hingga inisiatif hilirisasi industri baja.

Selain itu, Hilmy menunjukkan KRAS juga akan terus meluncurkan produk baru yang saat ini sudah tersedia sebanyak 15 produk. Sembari itu, perseroan juga akan menggenjot kinerja perusahaan anak sehingga capaian kinerja secara keseluruhan dapat meningkat.

Sumber: BISNIS

Rekomendasi Saham ADHI, PTPP dan WSKT oleh Indopremier | 30 Desember 2020


IHSG (5.960 – 6.110) :  indeks harga saham gabungan diprediksi akan menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.110 kemudian 6.185 dengan support di level 5.960 dan 5.885.

ADHI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.630 kemudian 1.670 dengan support di level 1.550 cut loss jika break 1.510.

PTPP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.890 kemudian 1.935 dengan support di level 1.800 cut loss jika break 1.755.

WSKT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.550 kemudian 1.615 dengan support di level 1.420 cut loss jika break 1.355.

XIHD (Sell) : Target pelemahan harga pada level 462 kemudian 459 dengan resist di level 468 kemudian 471.

XISI (Sell) : Target pelemahan harga pada level 334 kemudian 330 dengan resist di level 342 kemudian 346.

XISR (Sell) : Target pelemahan harga pada level 376 kemudian 370 dengan resist di level 388 kemudian 394.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9tos

Analisa Saham HOKI | 30 Desember 2020


Analisa Saham HOKI

Saham HOKI pada tanggal 29 Desember 2020 ditutup melemah pada harga 1075, turun -1,82%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 71% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bearish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trading Sell

Beli jika di atas 1120

Jika naik di atas 1160 maka berpeluang ke 1450

Jika turun di bawah 1070 maka berpeluang ke 1020

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Analisa Saham PTRO | 30 Desember 2020


Analisa Saham PTRO

Saham PTRO pada tanggal 29 Desember 2020 ditutup stabil pada harga 1975. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 77% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bearish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

HOLD

Beli jika naik di atas 2020

Jika naik di atas 2150 maka berpeluang ke 2200

Jika turun di bawah 1920 maka berpeluang ke 1875-1815

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Analisa Saham TCPI | 30 Desember 2020


Analisa Saham TCPI

Saham TCPI pada tanggal 30 Desember 2020 ditutup menguat pada harga 6875, naik 9,56%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 120% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bullish dan baru saja mengalami Golden Cross. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trading Buy

Beli

Jika naik di atas 7175 maka berpeluang ke 7400-8000

Jika turun di bawah 6050 maka berpeluang ke 6025

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Analisa Saham INAF | 30 Desember 2020


Analisa Saham INAF

Saham INAF pada tanggal 29 Desember 2020 ditutup menguat pada harga 4040, naik 0,74%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 165% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bearish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trading Sell

Beli jika di atas 4230

Jika naik di atas 4310 maka berpeluang ke 4500-5250

Jika turun di bawah 3810 maka berpeluang ke 3360

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Update Harga Komoditas dan Indeks | 30 Desember 2020


Stocks close lower after hitting record highs, Dow and S&P 500 snap 3-day winning streak

Stocks slipped on Tuesday after reaching fresh all-time highs as traders weighed the possibility of even more fiscal stimulus being approved by Congress.


Dow.......30336   -68.3         -0.22%

Nasdaq..12850  -49.2         -0.38%

S&P 500..3727   -8.3           -0.22%

 

FTSE...... .6603    +100.5     +1.55%

Dax........13761    -28.9         -0.21%

CAC........5612     +23.4        +0.42%


Nikkei...27586   +714.1    +2.66%

HSI.........26569   +253.9     +0.96%

Shanghai .3379   -18.3         -0.54%

ST Times..2851  +11.1        +0.39%


IDX...6036.18    -57.38       -0.94%

LQ45...945.39   -10.30       -1.06%


JAKMIND....1087.82    -4.51       -0.41%

JAKCONS....1839.10   -11.60     -0.63%

JAKTRADE....765.09    -8.25       -1.07%

JAKBIND.........939.36  -16.29     -1.70%

JAKAGRI.......1484.69  -16.37     -1.09%

JAKFIN..........1341.92  -14.56     -1.07%

JAKPROP......403.45     -2.13        -0.53%

JAKINFR......1026.56    -3.52        -0.34%

JAKMANU...1339.50    -13.20      -0.98%   

JAKMINE.....1941.41    -22.70      -1.16%

 

Indo10Yr...6.1483   -0.0035    -0.06%👍

ICBI.....314.7189     +0.5870  +0.19%👍

US10Yr.....0.9350     +0.0020   +0.21%

VIX.............23.20      +1.50       +6.91%

  

USDIndx .....89.9660   -0.3330   -0.38%

Como Indx....165.67  +1.24       +0.76%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN........133.97  -1.70        -1.35%



IndoCDS....68.793      unch        +0%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14130.00   -25             -0.18%

Jisdor....14169     -15             -0.11%



Euro.........1.2248   +0.0032    +0.26%


TLKM.......24.14    -0.19       -0.78%

(3420)

EIDO........23.57     -0.15       -0.63%

EEM........51.02     +0.75      +1.49%


Oil...........48.00       +0.30       +0.63%

 Gold .....1881.50   +5.20       +0.27%

Timah....20197.50 +172.50  +0.86%

Nickel..16887.50    -145.00   -0.85%

 

Coal price....84.50     -0.85       -1.00%

(Jan/Newcastle) 

Coal price.....84.20   -1.30        -1.52%

(Feb/Newcastle)

Coal price....70.25   -1.40       -1.95%

(Jan/Rotterdam) 

Coal price....70.00    -1.45      -2.03%

(Feb/ Rotterdam)

 

CPO(Mar)....3549     +7         +0.20%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn............466.25  +9.50    +2.08%

SoybeanOil...41.86  +0.84    +2.04%

Wheat........ 619.25  +4.50    +0.73%


Wood pulp. 4087.50   unch   +0%


( DE/ Phintraco(AT)  30-12-20)