google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ANTM, BBRI, TLKM dan PTPP oleh MNC Sekurtas | 25 Januari 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ANTM, BBRI, TLKM dan PTPP oleh MNC Sekurtas | 25 Januari 2021


MNC Daily Scope Wave

25 Januari 2021

IHSG ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 1,7% ke level 6,307 pada perdagangan Jumat lalu (22/1). Pergerakan IHSG sempat menembus level supportnya di 6,288, sehingga kami perkirakan IHSG sudah menyelesaikan wave 5 dari wave (3). Saat ini, posisi IHSG sedang berada di awal wave A dari wave (4), sehingga IHSG masih rentan terkoreksi ke rentang 6,100-6,240. Koreksi pada IHSG ini, akan lebih terkonfirmasi bila IHSG tidak mampu bergerak ke atas 6,505.

Support: 6,288, 6,195

Resistance: 6,500, 6,580

ANTM - Spec Buy (2,880)

ANTM kembali ditutup terkoreksi agresif sebesar 6,8% ke level 2,880 pada Jumat lalu (22/1). Kami perkirakan, pergerakan ANTM saat ini sedang berada di wave [ii] dari wave 5 dari wave (C). Hal tersebut berarti, ANTM masih rentan terkoreksi dahulu dan selanjutnya dapat berbalik menguat.

Spec Buy: 2,710-2,830

Target Price: 3,500, 4,000

Stoploss: below 2,530

BBRI - Buy on Weakness (4,720)

Jumat lalu (22/1), BBRI terkoreksi 1,5% dan ditutup di level 4,720. Selama tidak terkoreksi ke bawah 4,540, maka saat ini pergerakan BBRI sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (Y). Hal ini berarti, koreksi BBRI relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 4,620-4,700

Target Price: 4,890, 5,000

Stoploss: below 4,540

TLKM - Buy on Weakness (3,390)

Pada perdagangan Jumat lalu (22/1), TLKM ditutup terkoreksi 2,6% ke level 3,390. Kami perkirakan selama tidak terkoreksi ke bawah 3,330, maka pergerakan TLKM saat ini sedang berada di wave [ii] dari wave 5 dari wave (C). Hal tersebut berarti, koreksi TLKM akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 3,350-3,390

Target Price: 3,700, 3,850

Stoploss: below 3,330

PTPP - Sell on Strength (1,945)

PPTP ditutup terkoreksi agresif pada perdagangan Jumat (22/1) sebesar 6,9% ke level 1,945. Kami perkirakan, saat ini PTPP sedang berada di awal wave [c] dari wave A. Meskipun dapat menguat, namun kecenderungannya terbatas dan masih berpotensi terkoreksi, terlebih bila tidak mampu menembus 2,360. Adapun rentang koreksi PTPP berada pada area 1,640-1,740.

Sell on Strength: 1,950-2,050

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...