google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BMRI, TKIM, WSBP dan TINS oleh MNC Sekuritas | 15 Januari 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BMRI, TKIM, WSBP dan TINS oleh MNC Sekuritas | 15 Januari 2021


MNC Daily Scope Wave

15 Januari 2021

Pada perdagangan kemarin (14/1), IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,1% ke level 6,428. Harap diperhatikan dan diwaspadai akan pergerakan IHSG yang rentan terkoreksi, karena kami memperkirakan pergerakan IHSG saat ini sudah berada di akhir wave [iii] dari wave 5. Hal ini berarti, ada potensi IHSG koreksi dahulu untuk membentuk wave [iv] dengan rentang koreksi di level 6,280-6,350.

Support: 6,350, 6,200

Resistance: 6,460, 6,580

BMRI - Buy on Weakness (6,850)

Kemarin (14/1), BMRI ditutup terkoreksi 1,1% ke level 6,850 dengan tekanan jual yang cukup besar. Kami perkirakan, saat ini BMRI sedang membentuk wave [iv] dari wave A dari wave (5). Hal tersebut berarti, BMRI akan mengalami koreksi terlebih dahulu dan selanjutnya berpotensi menguat.

Buy on Weakness: 6,750-6,850

Target Price: 7,400, 7,700

Stoploss: below 6,600

TKIM - Buy on Weakness (14,000)

Pada perdagangan kemarin (14/1), TKIM ditutup menguat cukup signifikan sebesar 5,1% ke level 14,000. Kami perkirakan, penguatan TKIM ini merupakan bagian dari wave 5 dari wave (C), sehingga peluang TKIM untuk menguat masih cukup besar.

Buy on Weakness: 13,100-13,900

Target Price: 14,700, 15,400

Stoploss: below 12,050

WSBP - Spec Buy (312)

WSBP ditutup terkoreksi 1,9% ke level 308 pada perdagangan kemarin (14/1). Selama tidak terkoreksi ke bawah level 260, maka kami perkirakan saat ini WSBP sedang berada di wave [iv] dari wave 5 dari wave (C). Hal tersebut berarti, koreksi WSBP akan cenderung terbatas dan berpotensi berbalik menguat.

Spec Buy: 300-312

Target Price: 340, 350

Stoploss: below 260

TINS - Sell on Strength (2,260)

Pada perdagangan kemarin (14/1), TINS bergerak menguat sangat signifikan dan ditutup menguat sebesar 17,4% di level 2,260. Kami perkirakan saat ini posisi TINS sudah berada di akhir dari wave 5 dari wave (5). Hal tersebut berarti, penguatan TINS sudah cenderung terbatas dan rentan terkoreksi. Adapun level koreksi TINS berada pada rentang 1,900-2,200.

Sell on Strength: 2,270-2,350

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...