google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham WSBP, GIAA, JPFA dan RALS oleh MNC Sekuritas | 26 Januari 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham WSBP, GIAA, JPFA dan RALS oleh MNC Sekuritas | 26 Januari 2021


MNC Daily Scope Wave

26 Januari 2021

Pada perdagangan kemarin (25/1), IHSG bergerak ditutup terkoreksi 0,8% ke level 6,258, pergerakan IHSG ini juga sudah menutup gap 6,158-6,190. Kami perkirakan, saat ini IHSG sudah berada di akhir wave A dari wave (4), hal tersebut berarti, koreksi IHSG sudah relatif terbatas dengan area koreksi ke 6,100-6,200. Setelah terkonfirmasi membentuk wave A, maka IHSG berpeluang menguat untuk membentuk wave B dari wave (4) ke rentang 6,320-6,450. 

Support: 6,195, 5,980

Resistance: 6,430, 6,505

WSBP - Buy on Weakness (278)

Pada perdagangan kemarin (25/1), WSBP ditutup terkoreksi 6,1% ke level 278. Kami perkirakan, saat ini posisi WSBP sudah berada di akhir wave A. Setelah wave A terbentuk, maka WSBP berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave B, manfaatkan koreksi ini untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 260-276

Target Price: 296, 320

Stoploss: below 238

GIAA - Buy on Weakness (350)

Kemarin (25/1), GIAA kembali terkoreksi 5,4% ke level 350. Saat ini kami perkirakan GIAA sedang membentuk wave [c] dari wave A, yang berarti GIAA masih rentan terkoreksi terlebih dahulu. Setelah wave A terbentuk, maka GIAA berpotensi menguat membentuk wave B, manfaatkan koreksi ini untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 314-340

Target Price: 376, 400

Stoploss: below 310

JPFA - Buy on Weakness (1,620)

JPFA ditutup menguat 4,5% ke level 1,620 pada perdagangan kemarin (25/1). Kami perkirakan, posisi JPFA saat ini sedang membentuk wave [iii] dari wave C dari wave (Y), hal tersebut berarti JPFA berpeluang untuk menguat. Skenario ini berlaku selama JPFA tidak terkoreksi ke bawah 1,465.

Buy on Weakness: 1,560-1,610

Target Price: 1,750, 1,800

Stoploss: below 1,465

RALS - Sell on Strength (755)

Kemarin (25/1), RALS ditutup terkoreksi 3,2% ke level 755. Kami perkirakan saat ini RALS sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B), sehingga RALS masih rentan untuk melanjutkan koreksinya. Adapun koreksi RALS kami perkirakan berada pada area 630-700 dan akan lebih terkonfirmasi bila menembus 730.

Sell on Strength: 760-800

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...