Langsung ke konten utama

United Tractor (UNTR) Incar Kenaikan Penjualan Komatsu pada 2021


Entitas Grup Astra di bisnis tambang dan alat berat, PT United Tractors Tbk. (UNTR) menargetkan adanya kenaikan penjualan pada 2021.

Di lini bisnis alat berat, emiten bersandi saham UNTR itu berharap berkah dari sektor perkebunan dan konstruksi. Sebagai informasi, harga minyak kelapa sawit sempat menembus level 4.000 ringgit per ton, tertinggi sejak 2008.

Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K. Loebis memproyeksi adanya peningkatan penjualan alat berat pada tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya seiring dengan tren kenaikan harga komoditas.

Emiten berkode saham UNTR itu menargetkan penjualan alat berat mencapai 1.700 unit, lebih tinggi daripada tahun sebelumnya. Pada 2020, entitas grup Astra itu menargetkan penjualan alat berat Komatsu sebesar 1.300 hingga 1.400 unit.

“Proyeksi peningkatan penjualan alat berat kami perkirakan datang dari sektor yang menggunakan alat berat ukuran kecil dan menengah, seperti perkebunan dan konstruksi,” ujar Sara kepada Bisnis, Kamis (7/1/2021).

Selain itu, dia juga menilai permintaan dari sektor pertambangan diproyeksi ikut tumbuh, tetapi lebih didorong oleh upaya penggantian alat yang sudah usang bukan proyeksi peningkatan produksi.

UNTR mengungkapkan akan terus memonitor perkembangan pasar terhadap sejauh mana akan ada kemungkinan peningkatan yang signifikan, mengingat utilisasi alat yang ada saat ini di sektor pertambangan dinilai masih belum semua optimal.

Adapun, UNTR membukukan penjualan alat berat sebesar 136 unit pada November 2020, terkoreksi dari perolehan bulan sebelumnya setelah membukukan kenaikan penjualan beruntun sejak Juni 2020.

Dengan demikian, sepanjang 11 bulan pertama 2020 UNTR membukukan penjualan alat berat sebanyak 1.481 unit. Dari perolehan tersebut, kontribusi terbesar berasal dari sektor pertambangan sebesar 36 persen, disusul sektor konstruksi sebesar 34 persen, sektor kehutanan sebesar 19 persen, dan sebesar 11 persen untuk sektor agrikultur.

Kendati demikian, perolehan itu terkoreksi 47,9 persen dibandingkan dengan volume penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 2.843 unit. Pangsa pasar alat berat UNTR hingga November 2020 adalah sebesar 30 persen.

Sumber: BISNIS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri. Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut: Tanaman Pangan BISI International Tbk Perkebunan Astra Agro Lestari Tbk BW Plantation Tbk Gozco Plantations Tbk Jaya Agra Wattie Tbk Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Provident Agro Tbk PP London Sumatra Tbk Salim Ivomas Pratama Tbk Sampoerna Agro Tbk SMART Tbk Tunas Baru Lampung Tb

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

CARA BACA BOLLINGER BANDS

CARA BACA BOLLINGER BANDS Bollinger Bands dibuat oleh pakar Analisa Teknikal bernama John Bollinger pada tahun 1980-an. Indikator ini merupakan derivat dari Moving Averages yang dikembangkan menjadi 2 (dua) garis, yaitu Garis Atas (atau disebut Upper Band), dan Garis Bawah (atau disebut Lower Band). Kedua garis ini membatasi pergerakan saham, dengan lebih dari 90% berada di dalamnya.  Parameter standar yang direkomendasikan oleh John Bollinger adalah 20 – 2. Artinya menggunakan MA-20 dengan 2 Standar Deviasi (2SD). Dengan demikian, Garis Atas (Upper Band) adalah hasil MA-20 ditambah 2SD, sementara Garis Bawah (Lower Band) adalah hasil MA-20 dikurang 2SD. Standar Deviasi adalah istilah untuk menunjukkan volatilitas harga, misalnya dengan mengukur perbedaan nilai harga penutupan dengan nilai rata-rata.  Semakin tinggi nilai Standar Deviasi maka menunjukkan volatilitas yang semakin tinggi, yang tercermin pada semakin lebar (renggang) jarak antara kedua garisnya (Upper Band da