Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ISAT, JSMR, ELSA dan SMGR oleh MNC Sekuritas | 22 Februari 2021


MNC Sekuritas Daily

22 Februari 2021

ISAT

Buy on Weakness

(5,700)ISAT ditutup menguat 2,2% ke level 5,700 pada Jumat kemarin (19/2). Pergerakan ISAT tersebut kami perkirakan sedang berada di akhir wave [ii] dari wave 5, sehingga koreksi ISAT akan relatif terbatas dan berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave [iii]. Penguatan ISAT ini akan terkonfirmasi bila mampu menembus resistance 6,150.

Buy on Weakness: 5,100-5,700Target Price: 6,150, 7,000Stoploss: below 4,770

JSMR

Buy on Weakness

(4,410)Jumat kemarin (19/2), JSMR ditutup menguat tipis 0,9% ke level 4,410. Posisi JSMR saat ini kami perkirakan sedang berada di akhir wave [ii] dari wave 5. Hal tersebut berarti, koreksi JSMR sudah relatif terbatas dan berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Penguatan JSMR untuk membentuk wave [iii] akan terkonfirmasi bila bergerak di atas 4,650.

Buy on Weakness: 4,310-4,410Target Price: 4,850, 5,400Stoploss: below 4,120

ELSA

Buy on Weakness

(392)ELSA terkoreksi 1,5% dan ditutup pada level 392. Posisi ELSA saat ini kami perkirakan sedang membentuk wave B dari wave (B), sehingga ELSA masih cenderung untuk terkoreksi terlebih dahulu. Manfaatkan koreksi ini untuk melakukan BoW, bila sudah terkonfirmasi membentuk wave B, maka ELSA berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 360-390Target Price: 430, 450Stoploss: below 334

SMGR

Sell on Strength

(10,750)Menutup pekan kemarin (19/2), SMGR ditutup menguat tipis 0,5% ke level 10,750. Kami memperkirakan, selama SMGR belum mampu bergerak menguat ke atas 11,400, maka posisi SMGR saat ini sedang berada pada bagian dari wave (C) dari wave [B]. Hal tersebut berarti, SMGR masih rawan terkoreksi terlebih bila bergerak menembus support 10,450. 

Adapun rentang koreksi SMGR berada pada area 8,500-10,000.Sell on Strength: 10,800-11,000

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham BGTG | 22 Oktober 2021

Analisa Saham BGTG Saham BGTG pada tanggal 21 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 174, turun -0,57%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 105% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend dengan Sideway Kecil Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 183 Jika naik di atas 189 maka berpeluang ke 234 Jika turun di bawah 173 maka berpeluang ke 164 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr