google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ACES, AKRA, HOKI dan INTP oleh Binaartha Sekuritas | 2 Maret 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ACES, AKRA, HOKI dan INTP oleh Binaartha Sekuritas | 2 Maret 2021


Binaartha Sekuritas Daily

2 Maret 2021

by Nafan Aji

Ace Hardware (ACES)

Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham ACES. Rekomendasi saham ACES adalah akumulasi pada area level Rp 1.500 – Rp 1.525, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.540, Rp 1.595, Rp 1.815, Rp 2.040 dan Rp 2.260. Support ada di Rp 1.475. Saham ACES ditutup di Rp 1.525. (RoE: 14.16%; PER: 36.92x; EPS: 41.31; PBV: 5.24x; Beta: 0.68).

AKR Corporindo (AKRA)

Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham AKRA. Nafan memberi rekomendasi akumulasi pada saham AKRA di area level Rp 3.270 – Rp 3.380, dengan target harga secara bertahap di level Rp 3.440 dan Rp 3.770. Support ada di Rp 3.270 dan Rp 3.110. Saham AKRA ditutup di Rp 3.380. (RoE: 8.47%; PER: 15.01x; EPS: 221.80; PBV: 1.28x; Beta: 1.74). 

Buyung Poetra Sembada (HOKI)

Pergerakan harga saham HOKI telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham HOKI adalah akumulasi pada area level Rp 270 - Rp 274, dengan target harga secara bertahap di level Rp 284, Rp 298, Rp 330 dan Rp 364. Support ada di Rp 266, Rp 258 dan Rp 248. Saham HOKI ditutup di Rp 274. (RoE: 5.85%; PER: 17.38x; EPS: 15.88; PBV: 1.01x; Beta: 0.51). 

Indocement Tunggal Prakasa (INTP)

Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham INTP. Rekomendasi saham INTP adalah akumulasi pada area level Rp 12.600 – Rp 12.900, dengan target harga secara bertahap di level Rp 13.075, Rp 13.850, Rp 14.875, Rp 17.250 dan Rp 19.625. Support ada di Rp 12.300 dan Rp 11.950. Saham INTP ditutup di Rp 12.900.(RoE: 6.58%; PER: 31.81x; EPS: 402.43; PBV: 2.08x; Beta: 1.33). 

Krakatau Steel (KRAS)

Pergerakan harga saham KRAS menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Nafan memberi rekomendasi saham KRAS untuk diakumulasi pada area level Rp 685 – Rp 705, dengan target harga secara bertahap di Rp 725, Rp 770, Rp 880 dan Rp 990. Support ada di Rp 685 dan Rp 660. Saham KRAS ditutup di Rp 705. (RoE: 1.97%; PER: 101.88x; EPS: 6.92; PBV: 2.01x; Beta: 2.02). 

Timah (TINS)

Pergerakan harga saham TINS menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi untuk saham TINS akumulasi pada area Rp 2.150 – Rp 2.170, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.340, Rp 2.390 dan Rp 2.870. Support ada di Rp 2.090. Saham TINS ditutup di Rp 2.170. (RoE: -6.99%; PER: -47.42x; EPS: -45.97; PBV: 3.34x; Beta: 2.49).  

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...