Langsung ke konten utama

[ISAT] IM3 Ooredoo Luncurkan #SilaturahmiTanpaHenti


Bulan Ramadan telah di depan mata, namun sayangnya pandemi masih berlangsung sehingga tradisi kegiatan Ramadan seperti tahun-tahun sebelumnya tetap dihimbau agar tidak dilakukan, termasuk kebijakan larangan mudik. Kendati banyak hal yang masih dibatasi, bukan berarti Ramadan tahun ini kehilangan makna. IM3 Ooredoo percaya, silaturahmi tetap bisa terjalin kapanpun, dimanapun dengan dukungan internet.

Hal ini menginspirasi IM3 Ooredoo untuk meluncurkan kampanye Ramadan bertajuk #SilaturahmiTanpaHenti, yang mengajak masyarakat Indonesia untuk selalu menjaga apa yang paling berarti bagi mereka dalam bentuk silaturahmi, baik dengan yang terdekat maupun yang di luar jangkauan, terlepas dari apapun keadaannya.

Sebagai bentuk dukungan agar masyarakat dapat terhubung lebih lama dengan mereka yang berarti dan menikmati momen kebersamaan saat di rumah, di bulan yang baik ini seluruh pelanggan IM3 Ooredoo dapat menikmati berbagai promo dari Freedom Internet dengan diskon hingga 40% yang bisa didapatkan di berbagai kanal pembelian favorit mulai dari aplikasi myIM3, *123#, e-commerce, minimarket, perbankan, maupun mitra penjualan IM3 Ooredoo.

Ritesh Kumar Singh - Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo mengatakan, "Setahun pandemi mengajarkan kita bahwa banyak hal yang sewaktu-waktu bisa hilang, sehingga apapun yang kita miliki saat ini adalah yang paling berarti dan harus dijaga.

Hal tersebut yang menjadi semangat dari kampanye Ramadan #SilahturahmiTanpaHenti, dan IM3 Ooredoo terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dan digital dengan memberikan berbagai keuntungan lebih dari Freedom Internet, yaitu diskon hingga 40%. Sehingga masyarakat Indonesia dapat memaknai Ramadan dengan #SilahturahmiTanpaHenti dan terhubung lebih lama dengan mereka yang terdekat, baik keluarga maupun kerabat".

Melalui paket Freedom Internet yang simpel, jujur, dan transparan, pelanggan bisa menjalin silaturahmi dan internetan sepuasnya 24 jam dengan 100% kuota utama selama bulan Ramadan, tanpa khawatir pulsa habis terpotong karena dilengkapi benefit Pulsa Safe. Cara untuk mendapatkan berbagai promo Freedom Internet dengan kuota besar dan diskon hingga 40% dapat melalui aplikasi myIM3 yang bisa diunduh di Google Play Store atau AppStore.

Selain itu pelanggan juga bisa mendapatkan promo diskon lainnya di channel pembelian favorit seperti *123#, e-commerce, minimarket, perbankan, serta promo khusus jika melakukan aktivasi kartu perdana Freedom Internet 8GB di mitra outlet terdekat.

Kampanye #SilaturahmiTanpaHenti ini didukung oleh iklan TV yang bercerita mengenai hubungan paling berarti yang harus dijaga, yaitu tradisi Ramadan dan jalinan silaturahmi yang tak pernah putus apapun keadaannya, serta tak lekang oleh jarak dan waktu. Untuk melengkapi kampanye ini juga, IM3 Ooredoo kembali berkolaborasi dengan musisi Sal Priadi, meluncurkan lagu berjudul .Bulan Yang Baik. yang bertemakan kerinduan untuk bisa bersama dengan mereka yang berada diluar jangkauan, serta mengekspresikan betapa pentingnya berada dekat dengan yang paling berharga.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berapa Harga Rights Issue BRI? Ini Kata Bos BRI

Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) saat ini masih belum menentukan harga pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD/rights issue) perusahaan. Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno K. mengatakan untuk menentukan harga pelaksanaan rights issue ini, perusahaan akan mempertimbangkan faktor makro dan industri serta kinerja dan fluktuasi harga saham perusahaan. Selain itu juga, mempertimbangkan masukan dari pemegang saham. "Harga akan disampaikan kalau sudah proses registrasi ke OJK [Otoritas Jasa Keuangan] dan akan dipublikasikan dalam prospektus untuk penetapan harga pricing-nya," kata Viviana dalam konferensi pers usai RUPSLB BRI, Kamis (22/7/2021). Berdasarkan prospektus yang disampaikan perusahaan, harga pelaksanaannya paling sedikit sama dengan batasan harga terendah saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai sebagaimana diatur Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Adapun a

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Buyback Saham BBNI, SCMA, ROTI, MEDC dan PALM

Sejumlah emiten berencana membeli kembali saham atawa buyback. Sepanjang bulan Juli 2021, sudah ada lima emiten yang mengumumkan akan melakukan buyback. Terbaru, ada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mengalokasikan dana maksimal hingga Rp 1,7 triliun untuk pembelian kembali saham. Adapun buyback yang akan dilakukan pada periode 22 Juli 2021 hingga 21 Oktober 2021 itu akan membeli sebanyak-banyaknya 20% dari jumlah modal disetor dan paling sedikit 7,5% dari modal disetor. Dalam keterbukaan informasinya, manajemen emiten perbankan plat merah itu mengungkapkan, saham BBNI mengalami tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19. Sahamnya melorot 25% secara year to date (ytd) menjadi Rp 4.640 per 30 Juni 2021. " Tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19 tersebut membuat saham BNI undervalued dengan Price to Book Value (PBV) per 30 Juni 2021 sebesar 0,75 kali atau telah jauh berada di bawah rata-rata PBV selama 10 tahun yang sebesar 1.60 kali," seperti yang tertulis da