google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBRI, ASII, ICBP dan SMGR oleh MNC Sekuritas | 15 April 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBRI, ASII, ICBP dan SMGR oleh MNC Sekuritas | 15 April 2021


MNC Daily Scope Wave

15 April 2021

Pada perdagangan kemarin (14/4), IHSG berhasil ditutup menguat 2,1% ke level 6,050 diikuti dengan munculnya tekanan beli. Kami perkirakan, IHSG akan menguji resistance terdekatnya di area 6,113 untuk membentuk awal wave (B) pada skenario biru atau wave 2 pada skenario merah. Namun demikian, tetap perhatikan resistance di area 6,400, bila IHSG tidak sanggup bergerak ke atas resistance tersebut, maka penguatan IHSG akan berlangsung dalam jangka pendek dan rawan untuk terkoreksi kembali.

Support: 5,880, 5,735

Resistance: 6,113, 6,230

BBRI - Buy on Weakness (4,350)

BBRI ditutup menguat cukup signifikan sebesar 4,6% ke level 4,350 pada perdagangan kemarin (14/4). Kami memperkirakan, selama BBRI mampu bergerak di atas 4,120, maka saat ini posisi BBRI sedang berada di awal wave 3 dari wave (5). Hal tersebut berarti, BBRI berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 4,240-4,350

Target Price: 4,450, 4,700

Stoploss: below 4,120

ASII - Buy on Weakness (5,250)

ASII ditutup menguat 3,5% ke level 5,250 pada perdagangan kemarin (14/4). Selama ASII tidak kembali terkoreksi ke bawah 5,025, maka saat ini ASII sedang berada di awal wave C pada skenario biru. Hal ini berarti, ASII berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 5,125-5,250

Target Price: 5,500, 6,000

Stoploss: below 5,025

ICBP - Buy on Weakness (8,750)

Pada perdagangan kemarin (14/4), ICBP ditutup menguat 1,5% ke level 8,750. Saat ini, kami perkirakan posisi ICBP sedang berada di awal wave C dari wave (Y), yang berarti ICBP berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 8,650-8,750

Target Price: 9,200, 9,700

Stoploss: below 8,550

SMGR - Sell on Strength (11,050)

Kemarin (14/4), SMGR ditutup menguat 5,3% ke level 11,050. Selama SMGR belum mampu bergerak menguat ke atas 11,900, maka kami perkirakan posisi SMGR saat ini sedang berada di akhir wave 2 dari wave (C), yang berarti penguatan SMGR akan relatif terbatas dan rentan terkoreksi. Adapun level koreksi SMGR kami perkirakan berada pada rentang 9,300-10,000 terlebih dahulu.

Sell on Strength: 11,050-11,450

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...