Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham UNTR, TINS, INKP dan WSBP oleh MNC Sekuritas | 6 April 2021


MNC Daily Scope Wave

6 April 2021

IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,7% ke level 5,970 dan mulai muncul tekanan jual di IHSG kemarin (5/4). Pergerakan IHSG kemarin pun sudah mengenai target penguatan minimal kami di 6,050, selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 5,892, maka koreksi IHSG akan relatif terbatas untuk menguji area 5,930-5,950. Tetap waspadai support di 5,892 dan 5,735, apabila IHSG menembus area tersebut maka skenario terburuk IHSG akan menuju ke area 5,600.

Support: 5,892, 5,735

Resistance: 6,230, 6,390

UNTR - Buy on Weakness (22,200)

UNTR ditutup menguat tipis sebesar 0,1% di level 22,200 pada perdagangan kemarin (5/4). Kami memperkirakan, saat ini pergerakan UNTR sedang berada di awal wave B dari wave (B). Meskipun terkoreksi, maka koreksi UNTR kami perkirakan akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 21,500-22,200

Target Price: 23,400, 25,000

Stoploss: below 21,000

TINS - Buy on Weakness (1,515)

TINS ditutup terkoreksi cukup signifikan, sebesar 4,4% ke level 1,515. Kami memperkirakan, posisi TINS saat ini sudah berada di akhir wave [v] dari wave C dari wave (A). Hal tersebut berarti, koreksi TINS akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,400-1,500

Target Price: 1,700, 2,000

Stoploss: below 1,385

INKP - Buy on Weakness (10,475)

Pada perdagangan kemarin (5/4), INKP ditutup terkoreksi 1,4% ke level 10,475. Saat ini, posisi INKP kami perkirakan berada pada akhir dari wave [v] dari wave A. Hal ini berarti, koreksi INKP akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 9,750-10,200

Target Price: 12,000, 13,500

Stoploss: below 9,300

WSBP - Sell on Strength (198)

WSBP ditutup terkoreksi signifikan, sebesar 6,6% ke level 198 pada perdagangan kemarin (5/4). Kami perkirakan saat ini WSBP sudah berada di akhir wave [iii] dari wave C, sehingga WSBP berpeluang menguat untuk membentuk wave [iv] terlebih dahulu. Manfaatkan rebound WSBP ini sebagai area SoS, karena kami perkirakan WSBP masih berpotensi kembali koreksi untuk membentuk wave [v] dari wave C ke rentang 180-190.

Sell on Strength: 200-222

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham LSIP | 29 November 2021

Saham LSIP LSIP membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan dengan penurunan tajam Jumat lalu kemarin, LSIP berisiko melanjutkan penurunannya menuju target 1170. Indikator teknikal MACD yang lebih dahulu dead cross mendukung prediksi penurunan LSIP. Rekomendasi: Hindari. Sell/ Sell on strength bagi yang punya. Target penurunan berada di 1170. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online