Langsung ke konten utama

PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE RAIH PENDAPATAN SEBESAR Rp1,42 TRILIUN HINGGA MARET 2021


PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) meraih pendapatan sebesar Rp 1,42 triliun hingga periode 31 Maret 2021 naik dari pendapatan Rp1,26 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, laba kotor diraih sebesar Rp1,09 triliun naik dari laba kotor Rp1,05 triliun tahun sebelumnya.

Sedangkan laba dari operasi diraih sebesar Rp981,27 miliar naik dari laba operasi tahun sebelumnya yang Rp943,29 miliar tahun sebelumnya.

Beban lain-lain bersih tercatat Rp590,48 miliar turun dari beban lain-lain bersih Rp617,63 miliar membuat laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp390,79 miliar naik dibandingkan laba sebelum pajak Rp325,66 miliar.

Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp265,90 miliar naik dari laba bersih Rp228,54 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan hingga periode 31 Maret 2021 mencapai Rp42,29 triliun naik dari total aset Rp36,52 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham ANTM | 12 Janauari 2022

Setelah gagal bertahan diatas support minor 2220 (garis hitam), ANTM juga gagal bertahan diatas support konsolidasi panjangnya di 2130 (garis merah). Kedepannya, selama saham ini tidak mampu bertahan dan berkonsolidasi diatas area support konsolidasinya, maka segala kenaikan saham ini hanyalah technical rebound dalam tren turun. Target penurunan ANTM selanjutnya berada di 1830 dengan minor target 1970. Harga yang sudah berada dibawah rangkaian moving averagenya menunjukan saham ini berada dalam tren penurunan jangka menengah – panjang. Trading plan : Sell on strength area support konsolidasi. Hindari saham ini sementara waktu. Disclaimer ON sumber :  galerisaham Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Analisa Saham BRIS | 13 Januari 2022

BRIS melemah di bawah support penting 1700. Penembusan support ini membuat BRIS membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan bahwa BRIS berisiko terus melemah menuju kisaran 1000-1300. Rekomendasi: Hindari. Sell bagi yang masih punya. Target penurunan 1000-1300 sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham FREN | 11 Januari 2022

FREN berkonsolidasi tertahan di area support kuatnya di 81 – 83 (box merah). Hati-hati jika kedepannya saham ini tidak mampu bertahan diatas area tersebut (box merah), maka secara teknikal FREN akan melanjutkan penurunannya menuju 60 dengan minor target 74. Harga yang sudah berada dibawah rangkaian moving averagenya menunjukan saham ini berada dalam tren penurunan jangka menengah – panjang. Trading plan : Sell on strength. Hindari saham ini sementara waktu. Disclaimer ON sumber :  galerisaham Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online