Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBNI, BBRI, INDF dan TINS oleh Indopremier | 11 Juni 2021


IHSG (6.065 – 6.155) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.155 dan 6.200 dengan support di level 6.065 dan 6.020.

BBNI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.775 kemudian 5.875 dengan support di level 5.575, cut loss jika break 5.475.

BBRI (Buy ) : Target kenaikan harga pada level 4.360 kemudian 4.420 dengan support di level 4.240, cut loss jika break 4.180.

INDF (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 6.200 dengan resist di level 6.350, kemudian 6.475.

TINS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.555 dengan resist di level 1.630, kemudian 1.665.


XIML (Buy) : Target kenaikan harga pada level 249 kemudian 251 dengan support di level 245, cut loss jika break 243.

XISR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 366 kemudian 370 dengan support di level 358 , cut loss jika break 354.

XIHD (Buy) : Target kenaikan harga pada level 458 kemudian 463 dengan support di level 448, cut loss jika break 443.


Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbu2m

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham BRIS | 13 Januari 2022

BRIS melemah di bawah support penting 1700. Penembusan support ini membuat BRIS membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan bahwa BRIS berisiko terus melemah menuju kisaran 1000-1300. Rekomendasi: Hindari. Sell bagi yang masih punya. Target penurunan 1000-1300 sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham PTPP | 18 Januari 2022

PTPP berisiko memasuki trend bearish jika PTPP melemah di bawah support 785-800. Penembusan level ini akan membuat PTPP membentuk pola bearish head and shoulders dengan target penurunan di area 300-400.  Rekomendasi: Hindari. Sell jika PTPP melemah di bawah 785. Target penurunan berada di 300-400. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham BUKA | 13 Januari 2022

Saham BUKA kembali bergerak turun menguji level all time low-nya di 408. Indikator teknikal Stochastic yang bergerak turun mengindikasikan bahwa momentum saham ini masih cenderung bergerak negatif. Apabila gagal bertahan di 408, maka BUKA akan melanjutkan tren turun menuju target di 300, dengan minor target di 346. Trading Plan : Tetap hindarin. Sell on strength jika breakdown dan gagal bertahan di 408. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online