google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham EXCL, PNLF, WSBP dan AALI oleh MNC Sekuritas | 17 Juni 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham EXCL, PNLF, WSBP dan AALI oleh MNC Sekuritas | 17 Juni 2021


MNC Daily Scope Wave

17 Juni 2021

Pada perdagangan kemarin (16/6), IHSG ditutup terkoreksi 0,2% ke level 6,078, namun demikian pergerakannya masih berada di atas MA20 dan MA60-nya. Selama IHSG masih berada di atas 5,972, maka kami memperkirakan koreksi IHSG akan cenderung terbatas untuk menguji area 6,030 terlebih dahulu. Setelah menyelesaikan koreksinya, maka IHSG berpeluang untuk menguat dan menguji kembali area 6,130-6,200.

Support: 5,972, 5,840

Resistance: 6,230, 6,387

EXCL - Buy on Weakness (2,660)

Kemarin (16/6), EXCL ditutup menguat cukup signifikan sebesar 6,4% ke level 2,660. Dengan tertembusnya resistance di level 2,630, maka saat ini kami memperkirakan posisi EXCL sedang membentuk awal wave 3 dari wave (C). Hal ini berarti, EXCL berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 2,570-2,660

Target Price: 2,880, 3,070

Stoploss: below 2,450

PNLF - Buy on Weakness (198)

PNLF ditutup menguat 0,5% ke level 198 pada perdagangan kemarin (16/6) dan diiringi dengan tekanan beli yang cukup besar. Kami memperkirakan saat ini PNLF sedang membentuk wave 2, yang berarti koreksi PNLF akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali. Penguatan PNLF sendiri akan terkonfirmasi bila mampu menembus resistance di 202.

Buy on Weakness: 188-198

Target Price: 210, 226

Stoploss: below 181

WSBP - Buy on Weakness (174)

Pada perdagangan kemarin (16/6), WSBP ditutup terkoreksi 1,7% ke level 174. Selama WSBP tidak terkoreksi ke bawah 166, maka kami perkirakan saat ini posisi WSBP sedang berada di akhir wave 2. Hal ini berarti, koreksi WSBP akan relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat mmebentuk wave 3.

Buy on Weakness: 169-174

Target Price: 210, 240

Stoploss: below 166

AALI - Sell on Strength (8,400)

AALI ditutup menguat 1,2% ke level 8,400 pada perdagangan kemarin (16/6). Selama AALI belum mampu menembus resistance di 9,325, maka saat ini posisi AALI sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (B). Hal ini berarti, AALI masih rawan untuk terkoreksi terlebih dahulu ke rentang 7,650-8,000, level ini dapat dijadikan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 8,450-8,650

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...