google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo ANTERAJA GELAR VAKSINASI MANDIRI BAGI 10.000 KARYAWAN DAN MASYARAKAT UMUM Langsung ke konten utama

ANTERAJA GELAR VAKSINASI MANDIRI BAGI 10.000 KARYAWAN DAN MASYARAKAT UMUM


PT Tri Adi Bersama (Anteraja), perusahaan rintisan(startup logistik) yang merupakan anakusaha dari PT Adi Sarana Armada Tbk(ASSA), menggelar vaksinasi mandiri bagikaryawan dan masyarakat umum dalam rangka mengurangi penyebaran virus Covid-19. Anteraja telah memberikan vaksin dosis pertama bagi 10.000 karyawan di area Jabodetabek dan masyarakat umum yang diselenggarakan pada 15-26 Juli 2021 di Graha Intirub Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Suyanto Tjoeng selaku CEO Anteraja mengungkapkan, "Program vaksinasi ini merupakan bagian dari dukungan Anteraja terhadap upaya pemerintah dalam mengurangi dan menangani penyebaran virus Covid-19 pada kluster pekerja. Diharapkan dengan adanya program vaksinasi ini dapat menurunkan dampak apabila mereka terkena Covid. Kami juga senang kegiatan vaksinasi ini mendapat respon positif dari karyawan dan juga masyarakat sekitar."

Program vaksinasi Anteraja dilaksanakan melalui kerja sama dengan Puskesmas Kebon Pala, Puskesmas Kecamatan Makasar, Pemprov Jakarta Timur, Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Daya Medika. Selanjutnya, program vaksinasi dosis kedua dari Anteraja akan dilaksanakan pada tanggal 12-25 Agustus 2021.

Suyanto melanjutkan, melalui program vaksinasi ini perusahaan berharap dapat memberikan proteksi kepada karyawan dan pelanggan dari penularan Covid-19. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya turut memberikan apresiasi dan penghormatan kepada para tenaga kesehatan atas pengorbanan yang selalu siap siaga melayani masyarakat di tengah pandemi.

"Program ini sebagai upaya Anteraja untuk terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi pekerja yang masih harus melanjutkan pekerjaan di luar rumah, terutama untuk petugas garda terdepan seperti SATRIA, customer service serta petugas yang berhubungan langsung dengan pelanggan.

Secara paralel, Anteraja juga bekerja sama dengan pihak-pihak pusat vaksinasi daerah untuk mempercepat vaksinasi karyawan-karyawan Anteraja. Namun meskipun sudah menjalani vaksinasi,kami tetap menghimbau agar para karyawan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Di sisi lain, Fiena selaku perwakilan Kepala Puskesmas Kecamatan Makassar, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Anteraja atas dukungan dalam percepatan program vaksinasi di Indonesia. .Kami sangat senang dan bersemangat menjalankan tugas ini dengan adanya dukungan dari Anteraja.

Besar harapan kami semoga semua karyawan Anteraja dapat menjalani program vaksinasi agar kekebalan imunitas dapat cepat terbentuk. Diharapkan setelah adanya program vaksinasi ini, operasional perusahaan dapat berlangsung lebih nyaman dan aman bagi para pekerja,. pungkasnya.

VP Human Capital Anteraja, Renata Catur menambahkan, selama masa pandemi ini, Anteraja memastikan penerapan protokol kesehatan sudah sesuai dengan anjuran pemerintah, seperti penerapan social distancing di area operasional, disinfektan yang dilakukan secara rutin pada peralatan yang digunakan mulai dari mesin sortir paket yang dikirim, hingga himbauan untuk selalu menggunakan masker.

"Segala upaya ini merupakan bagian dari langkah pencegahan dan penularan virus Covid-19 sektor usaha agar angka kasus positif Covid di Indonesia tidak semakin bertambah," tutup Renata.

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...