Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BANK, ANTM, PGAS dan AALI oleh MNC Sekuritas | 7 Juli 2021


MNC Daily Scope Wave

7 Juli 2021

Kemarin (6/7), IHSG ditutup menguat 0,7% ke level 6,047, pergerakan IHSG diiringi oleh tekanan beli dan telah menembus MA20-nya. Kami perkirakan, selama IHSG masih mampu bergerak di atas 5,913 sebagai level supportnya, maka saat ini IHSG sedang membentuk awal wave [iii] dari wave C dengan target terdekat berada di area resistance 6,134 hingga 6,200 terlebih dahulu. Worst case skenario, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.

Support: 5,913, 5,884

Resistance: 6,134, 6,230

BANK - Buy on Weakness (3,650)

BANK ditutup menguat cukup signifikan sebesar 6,7% ke level 3,650 pada perdagangan kemarin (6/7) dan pergerakannya sudah menembus level resistancenya di 3,520. Posisi BANK saat ini kami perkirakan sedang berada di wave (iii) dari wave [c] dari wave B, sehingga pergerakan BANK selanjutnya kami perkirakan masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya

Buy on Weakness: 3,500-3,650

Target Price: 3,810, 3,900

Stoploss: below 3,350

ANTM - Buy on Weakness (2,480)

Pada perdagangan kemarin (6/7), ANTM ditutup menguat signifikan sebesar 10,7% ke level 2,480, pergerakan ANTM telah menembus area resistance terdekatnya dan menembus MA60-nya. Saat ini posisi ANTM kami perkirakan berada pada bagian dari wave (c) dari wave [y]. Hal ini berarti, ANTM masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 2,350-2,450

Target Price: 2,700, 2,930

Stoploss: below 2,310

PGAS - Spec Buy (1,040)

PGAS ditutup menguat 1,5% ke level 1,040 pada perdagangan kemarin (6/7), pergerakan PGAS juga diiringi oleh munculnya tekanan beli. Kami memperkirakan, selama PGAS tidak terkoreksi kembali ke bawah 990, maka posisi PGAS saat ini sedang berada pada awal wave A dari wave (B). Hal ini berarti, PGAS diperkirakan berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 990-1,040

Target Price: 1,200, 1,345

Stoploss: below 990

AALI - Spec Buy (7,875)

Kemarin (6/7), AALI ditutup menguat 1,6% ke level 7,875 dan mulai muncul adanya tekanan beli. Selama tidak kembali terkoreksi ke bawah 7,525, maka saat ini posisi AALI sedang berada di awal wave [a] dari wave B, sehingga AALI masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 7,750-7,875

Target Price: 8,750, 9,750

Stoploss: below 7,525

Disclaimer On


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online