Analisis Saham BANK
Saham BANK membentuk pola bullish inverted head and shoulders. Pola ini menandakan bahwa jika BANK berhasil menguat menembus resisten 1495, BANK berpeluang memulai uptrendnya.
PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 Februari 2022. Adapun Rapat tersebut sedianya akan digelar di Kantor Pusat PT Bank Aladin Syariah Tbk Gedung Millennium Centennial Center Lantai 9 Jalan Jenderal Sudirman Kav. 25, Jakarta, pada jam 10:00 WIB.
Namun demikian patut dicatat, Rapat tersebut diselenggarakan secara elektronik oleh Perseroan dengan menggunakan eASY.KSEI yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, yang berkedudukan di Jakarta Selatan.
Dalam keterbukaan informasinya, Corporate Secretary BANK, Mayang Ekaputri menuturkan, dalam Rapat akan dibahas beberapa agenda. Salah satu agenda yang diusung adalah persetujuan atas perubahan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor Perseroan.
"Dasar dari usulan agenda rapat ini adalah Pasal 41 jo (juncto) Pasal 42 UU No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT) terkait penambahan modal yang harus melalui persetujuan RUPS,"ujarnya.
Selain itu, Mayang menambahkan, Perseroan juga akan meminta persetujuan atas Perubahan Susunan Pengurus Perseroan dalam RUPSLB tersebut. (end/as)
Kemarin (4/1), IHSG kembali ditutup menguat 0,5% ke level 6,695 dan diiringi dengan volume yang cukup besar dibandingkan hari sebelumnya. Pergerakan IHSG kemarin pun juga mampu break dari resistance terdekatnya di 6,688, diperkirakan arah IHSG selanjutnya akan menguji kembali 6,720-6,750 untuk membentuk wave (y) dari wave [b] dari wave B pada label hitam. Apabila IHSG mampu menembus 6,755 dengan agresif, maka kami perkirakan IHSG sedang membentuk wave C dari wave (Y) pada label merah.
Support: 6,662, 6,581
Resistance: 6,754, 6,800
BANK - Buy on Weakness (2,520)
BANK ditutup menguat cukup agresif sebesar 6,8% ke level 2,520, pergerakan BANK pun mampu menembus MA20 dan MA60. Saat ini, posisi BANK kami perkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 2,430-2,510
Target Price: 2,660, 3,100
Stoploss: below 2,260
BMHS - Spec Buy (825)
Kemarin (4/1), BMHS ditutup cenderung flat di level 825. Selama BMHS tidak kembali terkoreksi ke bawah level 805 sebagai supportnya, maka saat ini BMHS sedang berada di awal wave (c) dari wave [i] atau awal wave [c] dari wave B pada label merah.
Spec Buy: 815-825
Target Price: 905, 1,000
Stoploss: below 805
AGII - Buy on Weakness (1,465)
Pada perdagangan kemarin (4/1), AGII ditutup terkoreksi 4,2% ke level 1,465. Kami perkirakan, posisi AGII saat ini sedang berada di akhir wave [a] dari wave 2. Hal ini berarti, koreksi AGII diperkirakan terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 1,440-1,465
Target Price: 1,555, 1,685
Stoploss: below 1,390
EXCL - Buy on Weakness (3,140)
EXCL ditutup terkoreksi 0,6% ke level 3,140 pada perdagangan kemarin (4/1), koreksi EXCL pun masih tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, posisi EXCL saat ini sedang berada di awal wave (ii) dari wave [iii]. Hal ini berarti, EXCL masih rawan terkoreksi dan dapat digunakan untuk BoW.
Buy on Weakness: 3,080-3,130
Target Price: 3,360, 3,480
Stoploss: below 3,020
Disclaimer On
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
IHSG ditutup menguat 0,2% ke level 6,626, namun demikian penguatan IHSG masih tertahan oleh MA20. Selama IHSG belum mampu break resistance terdekatnya di 6,688, maka kami memperkirakan posisi IHSG sedang berada di awal wave (c) dari wave [a] sehingga penguatan IHSG akan relatif terbatas untuk menguji area 6,632-6,640 terlebih dahulu. _Best case scenario_ posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [v] sehingga koreksi IHSG terbatas dan berpeluang menguat menguji 6,690.
Support: 6,584, 6,525
Resistance: 6,688, 6,750
Kemarin (15/12), BANK ditutup menguat 0,8% ke level 2,440. Selama BANK tidak terkoreksi ke bawah 2,200 sebagai supportnya, maka kami perkirakan posisi BANK saat ini sedang berada di akhir wave (y) dari wave [b]. Hal ini berarti, koreksi BANK akan relatif terbatas dan berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 2,350-2,400
Target Price: 2,600, 2,900
Stoploss: below 2,200
Pada perdagangan kemarin (15/12), INDY ditutup menguat 1,8% ke level 1,665, namun demikian penguatan INDY masih tertahan MA20. Kami perkirakan, posisi INDY saat ini sedang berada di akhir wave [b] dari wave B. Hal ini berarti, koreksi INDY akan relatif terbatas dan berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,625-1,665
Target Price: 1,800, 1,900
Stoploss: below 1,595
ELSA ditutup terkoreksi 1,4% ke level 282 pada perdagangan kemarin (15/12), koreksi ELSA pun menembus MA20. Kami perkirakan, posisi ELSA sedang berada di awal wave (3), hal ini akan berjalan apabila ELSA tidak terkoreksi ke bawah 266.
Buy on Weakness: 274-282
Target Price: 304, 326
Stoploss: below 266
BUKA ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 6,1% ke level 458 pada perdagangan kemarin (15/12), koreksi BUKA pun diiringi dengan meningkatnya volume penjualan. Kami perkirakan, saat ini posisi BUKA sedang berada di awal dari wave 5 dari wave (C), sehingga BUKA masih rawan terkoreksi ke rentang area 350-400 dan akan terkonfirmasi bila BUKA break support 426.
Sell on Strength: 460-476
Disclaimer On
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
IHSG ditutup menguat tipis 0,1% ke level 6,547. Posisi IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [a] (label biru) atau wave [b] dari wave B (label merah), dimana hal ini pergerakan IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 6,620-6,650 kembali. Namun demikian, skenario tersebut akan berlaku apabila IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,480.
Support: 6,480, 6,392
Resistance: 6,640, 6,750
PTBA ditutup menguat 1,5% ke level 2,750 pada perdagangan kemarin (6/12). Kami memperkirakan, posisi PTBA sudah berada di akhir wave A dari wave (Y), sehingga PTBA rawan untuk terkoreksi membentuk wave B. Koreksi dari PTBA ini dapat dimanfaatkan untuk BoW, selama masih mampu bergerak di atas 2,520 sebagai supportnya.
Buy on Weakness: 2,650-2,690
Target Price: 2,800, 2,900
Stoploss: below 2,520
Pada perdagangan kemarin (6/12), WIKA ditutup menguat 0,9% ke level 1,145. Kami perkirakan, posisi WIKA saat ini masih menjadi bagian dari wave C dari wave (2), sehingga WIKA masih rawan koreksi kembali dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,060-1,105
Target Price: 1,220, 1,270
Stoploss: below 1,035
Kemarin (6/12), BANK ditutup terkoreksi 2,4% ke level 2,420. Posisi BANK saat ini kami perkirakan masih menjadi bagian dari wave (c) dari wave [b] dari wave B. Hal ini berarti, meskipun terkoreksi namun sudah relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 2,300-2,400
Target Price: 2,600, 2,850
Stoploss: below 2,280
AMRT ditutup flat di level 1,170 pada perdagangan kemarin (6/12). Selama tidak terkoreksi di bawah 1,145 sebagai supportnya, maka posisi AMRT saat ini sedang berada pada bagian dari awal wave C dari wave (B). Hal ini berarti, AMRT berpeluang menguat kembali.
Spec Buy: 1,150-1,170
Target Price: 1,240, 1,350
Stoploss: below 1,145
Disclaimer On
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
IHSG ditutup terkoreksi agresif sebesar 2,1% ke level 6,561 diiringi dengan tingginya tekanan jual, pergerakan IHSG pun juga telah menembus MA20-nya. Pada label biru, pergerakan IHSG masih rawan terkoreksi untuk membentuk wave [a] ke arah ke area 6,480-6,520, meskipun menguat diperkirakan akan cenderung terbatas ke area 6,575-6,600.
Skenario terbaiknya, pada label merah, koreksi IHSG sudah terbatas hanya untuk wave (ii) dari wave A dan berpeluang menguat. Skenario ini akan batal bila IHSG break support 6,480.
Support: 6,480, 6,392
Resistance: 6,640, 6,750
Menutup perdagangan pekan kemarin (26/11), MIKA ditutup menguat cukup signifikan sebesar 3,6% ke level 2,330, penguatan MIKA pun menembus MA60-nya. Kami perkirakan, selama tidak break dari supportnya di 2,200, maka MIKA sedang berada di awal wave [iii] dari wave C dari wave (B). Hal ini berarti, MIKA berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 2,290-2,330
Target Price: 2,430, 2,600
Stoploss: below 2,200
Jumat kemarin (26/11), BIRD ditutup menguat 3,5% ke level 1,635. Selama tidak break support di 1,565, maka kami perkirakan posisi BIRD saat ini sedang berada di awal wave (v) dari wave [v] dari wave 3. Hal ini berarti, BIRD berpeluang melanjutkan penguatannya sekaligus uji resistance.
Buy on Weakness: 1,595-1,635
Target Price: 1,695, 1,770
Stoploss: below 1,565
INDY ditutup terkoreksi cukup signifikan sebesar 4,1% ke level 1,655 pada perdagangan Jumat kemarin (26/11). Selama INDY tidak terkoreksi ke bawah 1,595, kami perkirakan posisi INDY akan membentuk wave [b] dari wave B, sehingga koreksinya akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Spec Buy: 1,615-1,655
Target Price: 1,765, 1,900
Stoploss: below 1,595
BANK ditutup terkoreksi cukup signifikan sebesar 4,7% ke level 2,630 pada perdagangan akhir pekan kemarin (26/11). Kami perkirakan, posisi BANK saat ini sedang berada di awal wave (c) dari wave [b] sehingga BANK diperkirakan masih rawan terkoreksi. Adapun level koreksi BANK berada pada rentang 2,340-2,450, manfaatkan koreksi ini untuk melakukan buyback. Sell on Strength:2,650-2,680
Disclaimer On
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
IHSG ditutup terkoreksi 0,5% ke level 6,616, koreksi IHSG masih tertahan oleh MA20-nya. Kami perkirakan, saat ini pergerakan IHSG sedang berada pada bagian wave (ii) dari wave [v] dari wave A pada label biru, dimana IHSG berpeluang menguat terbatas untuk menguji 6,625-6,650. Apabila IHSG break dari 6,610, maka kami perkirakan IHSG sedang membentuk wave y dari wave (ii), namun demikian dapat dicermati 6,480 sebagai supportnya, bila IHSG break level tersebut maka kami perkirakan IHSG sedang membentuk wave B dari wave (Y) ke arah 6,417-6,445.
Support: 6,550, 6,480
Resistance: 6,680, 6,700
Pada perdagangan kemarin (15/11), SSMS ditutup menguat 4,9% ke level 1,180 diikuti dengan adanya peningkatan tekanan beli. Selama SSMS tidak terkoreksi ke bawah 1,080 sebagai supportnya, maka pergerakan SSMS saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave 5 dan akan lebih terkonfirmasi bila mampu break resistance 1,210.
Buy on Weakness: 1,140-1,180
Target Price: 1,270, 1,320
Stoploss: below 1,080
AKRA ditutup flat di level 4,330 pada perdagangan kemarin (15/11). Kami memperkirakan, pergerakan AKRA pada label biru saat ini sedang berada di akhir wave [x] dari wave B, sehingga koreksi AKRA akan terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 4,270-4,320
Target Price: 4,470, 4,600
Stoploss: below 4,150
Kemarin (15/11), BANK ditutup menguat 1,8% ke level 2,770 dan tertahan oleh MA60-nya. Kami perkirakan, posisi BANK saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] dari wave B. Hal ini berarti, pergerakan BANK berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 2,600-2,770
Target Price: 3,100, 3,300
Stoploss: below 2,280
KLBF ditutup terkoreksi 0,9% ke level 1,595 pada perdagangan kemarin (15/11) dan koreksinya tertahan oleh MA20-nya. Kami perkirakan, posisi KLBF saat ini sedang berada di awal wave 2 dari wave (3). Hal ini berarti, KLBF masih rawan koreksi ke rentang 1,505-1,535 untuk membentuk wave 2, hal ini dapat dimanfaatkan sebagai level buyback.
Sell on Strength:1,600-1,630
Disclaimer On
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
Dalam prospektus ringkasnya dijelaskan bahwa BANK bakal melepas maksimal sebanyak 2 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per sahamnya. Jumlah ini setara 13,12% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.
Namun demikian, Manajemen BANK belum menentukan harga pelaksana dan rasio dari Rights Issue tersebut. Patut diketahui, PT Aladin Global Ventures adalah Pemegang Saham Utama Perseroan yang memiliki 7.988.245.746 saham yang mewakili 60,33% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan.
"Seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari hasil PMHMETD I ini setelah dikurangi dengan biaya Penawaran Umum, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dan seluruhnya akan digunakan untuk peningkatan Aset Produktif dalam rangka pengembangan usaha Perseroan,"tulis Manajemen BANK. (end/as)
Sumber: IQPLUS
12 Oktober 2021
IHSG ditutup terkoreksi 0,3% ke level 6,459 pada perdagnagan kemarin (11/10). Saat ini kami perkirakan, pada label hitam saat ini posisi IHSG sudah berada di akhir wave [v] dari wave A atau pada label merah saat ini sedang berada di akhir wave (iii). Hal tersebut berarti, posisi IHSG akan cenderung menguat terbatas dan rawan terkoreksi dalam jangka pendek. Adapun area koreksi IHSG berada pada rentang area 6,350-6,400 terlebih dahulu.
Support: 6,263, 6,148
Resistance: 6,504, 6,689
BANK ditutup terkoreksi agresif 5,4% ke level 2,630 pada perdagangan kemarin (11/10). Saat ini, kami memperkirakan posisi BANK sudah berada di akhir wave [v] dari wave A dari wave (B). Hal ini berarti, koreksi BANK akan relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat.
Spec Buy: 2,510-2,580
Target Price: 2,860, 3,100
Stoploss: below 2,450
Pada perdagangan kemarin (11/10), CENT terkoreksi agresif sebesar 6,4% ke level 294. Kami perkirakan, posisi CENT saat ini sedang berada di wave [iv] dari wave A dari wave (B) pada label biru, sehingga koreksi CENT akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali. Worst case, bila CENT terkoreksi ke bawah 270 dengan agresif, maka label merah akan berlaku sehingga CENT akan membentuk wave 5 dari wave (A).
Spec Buy: 288-294
Target Price: 350, 374
Stoploss: below 270
Kemarin (11/10), BRMS ditutup menguat 5,4% ke level 97, pergerakannya pun masih tertahan oleh MA20 dan MA60-nya. Posisi BRMS saat ini, kami perkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] dari wave B, sehingga BRMS berpeluang melanjutkan penguatannya terlebih bila mampu break 102 sebagai resistancenya.
Buy on Weakness: 94-97
Target Price: 109, 114
Stoploss: below 92
SMBR ditutup menguat 4,2% ke level 750 pada perdagangan kemarin (11/10). Posisi SMBR saat ini kami perkirakan sedang berada di awal dari wave (v) dari wave [i] dari wave 3. Hal ini berarti SMBR berpeluang melanjutkan penguatannya, terutama apabila mampu break resistance di 820.
Buy on Weakness: 735-750
Target Price: 860, 950
Stoploss: below 705
Disclaimer On
17 September 2021
IHSG ditutup cenderung flat di level 6,109 pada perdagangan kemarin (16/9), pergerakan IHSG kemarin pun masih diiringi dengan tekanan jual yang cukup besar. Support terdekat IHSG saat ini berada di level 5,982 dan kami perkirakan pergerakan IHSG akan cenderung terkoreksi terlebih dahulu untuk menguji area 6,050-6,080, namun demikian selama IHSG masih mampu bertahan di atas level supportnya maka koreksi akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali ke 6,140-6,150. Tetap waspadai, bila IHSG kembali terkoreksi ke bawah support-supportnya, maka IHSG akan membentuk wave [y] dari wave E dari wave (X) ke area 5,850-5,900.
Support: 5,982, 5,938
Resistance: 6,150, 6,263
Pada perdagangan kemarin (16/9), MLPL ditutup menguat cukup signifikan sebesar 6,5% ke level 580, pergerakan MLPL pun diikuti dengan meningkatnya tekanan beli. Kami perkirakan, saat ini pergerakan MLPL sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B) sehingga MLPL masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 540-570
Target Price: 600, 650
Stoploss: below 500
RALS ditutup menguat 2,3% ke level 675 pada perdagangan kemarin (16/9), pergerakan RALS kemarin juga diikuti dengan meningkatnya tekanan beli. Posisi RALS saat ini kami perkirakan sedang berada pada awal wave (iii) dari wave [c]. Hal ini berarti, RALS berpeluang melanjutkan penguatannya, terutama bila mampu break 685.
Buy on Weakness: 650-675
Target Price: 730, 780
Stoploss: below 630
Kemarin (16/9), BANK ditutup menguat 2,8% ke level 3,250. Kami perkirakan, posisi BANK saat ini sedang berada di awal dari wave 3 dari wave (C). Hal ini berarti, BANK berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 3,180-3,250
Target Price: 3,400, 3,700
Stoploss: below 3,090
LSIP ditutup menguat 1,8% ke level 1,105 diikuti dengan meningkatnya tekanan beli. Kami perkirakan, posisi LSIP saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C. Hal ini berarti, LSIP masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,085-1,100
Target Price: 1,150, 1,250
Stoploss: below 1,050
Disclaimer On
Agustus 25, 2021
(tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,089.5(+0.97%), consolidation. Trading range 6,028 – 6,123. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik pada pergerakan daily. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 6,028 dan daily resistance di 6,123. Cut loss level di 5,930.
BANK Daily, 3,610 (-1.90%), buy on weakness, trading range 3,540 – 3,720. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Daily support di 3,540 dan daily resistance di 3,720. Cut loss level di 3,490.
ERAA Daily,590(-2.48%), buy on weakness., trading range 580 – 610. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak turun. Daily support di 580 dan daily resistance di 610. Cut loss level di 570.
ESSA Daily,348(+1.6%), trading buy, trading range 336 – 360. Indikator MFI optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 336 dan daily resistance terdekat di 360. Cut loss level di 300.
19 Agustus 2021
Pada perdagangan kemarin (18/8), IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 6,118, penguatan IHSG kemarin tertahan oleh MA20-nya dan mulai muncul adanya tekanan beli. Kami perkirakan, dalam jangka pendek IHSG akan menguji area 6,150-6,180 terlebih dahulu. Namun apabila IHSG belum mampu bergerak menguat di atas 6,179 maka IHSG rawan untuk terkoreksi membentuk wave [c] dari wave E ke area 5,850-5,900, terlebih bila IHSG bergerak ke bawah support 6,042. Skenario terbaiknya, pada label merah, dimana koreksi IHSG hanya akan menguji 6,000-6,010 dan kembali menguat.
Support: 6,015, 5,947
Resistance: 6,209, 6,263
Pada perdagangan kemarin (18/8), ANTM ditutup menguat 0,4% ke level 2,400, pergerakan ANTM kemarin diikuti dengan meningkatnya tekanan beli dan masih menguji MA60-nya. Kami perkirakan, selama ANTM masih bergerak di atas 2,240, maka saat ini posisi ANTM sedang berada di awal wave C dari wave (Y).
Buy on Weakness: 2,360-2,400
Target Price: 2,640, 2,940
Stoploss: below 2,240
BANK ditutup menguat 0,5% ke level 3,750 pada perdagangan kemarin (18/8), meskipun sempat terkoreksi namun masih tertahan oleh MA20-nya. Kami perkirakan, selama BANK masih bergerak di atas 3,300 sebagai supportnya, maka posisi BANK saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3 dan penguatannya akan terkonfirmasi bila mampu break resistance 3,980.
Buy on Weakness: 3,630-3,750
Target Price: 4,200, 4,600
Stoploss: below 3,300
Kemarin (18/8), ELSA ditutup terkoreksi 0,8% ke level 258. Selama ELSA mampu bergerak di atas 254 sebagai supportnya, maka posisi ELSA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 3. Wave 3 sendiri akan terkonfirmasi bila ELSA menguat menembus 280 sebagai resistancenya.
Spec Buy: 254-258
Target Price: 288, 326
Stoploss: below 254
ISAT ditutup terkoreksi 4,8% ke level 5,975 pada perdagangan kemarin (18/8), pergerakan ISAT pun sudah menembus MA20-nya. Selama ISAT belum mampu berbalik menguat ke atas 6,700, maka posisi ISAT saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (A). Koreksi ISAT ini akan terkonfirmasi bila ISAT break support 5,675 dengan rentang koreksi berada 5,000-5,600.
Sell on Strength: 5,975-6,200
Disclaimer On
7 Juli 2021
Kemarin (6/7), IHSG ditutup menguat 0,7% ke level 6,047, pergerakan IHSG diiringi oleh tekanan beli dan telah menembus MA20-nya. Kami perkirakan, selama IHSG masih mampu bergerak di atas 5,913 sebagai level supportnya, maka saat ini IHSG sedang membentuk awal wave [iii] dari wave C dengan target terdekat berada di area resistance 6,134 hingga 6,200 terlebih dahulu. Worst case skenario, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.
Support: 5,913, 5,884
Resistance: 6,134, 6,230
BANK ditutup menguat cukup signifikan sebesar 6,7% ke level 3,650 pada perdagangan kemarin (6/7) dan pergerakannya sudah menembus level resistancenya di 3,520. Posisi BANK saat ini kami perkirakan sedang berada di wave (iii) dari wave [c] dari wave B, sehingga pergerakan BANK selanjutnya kami perkirakan masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya
Buy on Weakness: 3,500-3,650
Target Price: 3,810, 3,900
Stoploss: below 3,350
Pada perdagangan kemarin (6/7), ANTM ditutup menguat signifikan sebesar 10,7% ke level 2,480, pergerakan ANTM telah menembus area resistance terdekatnya dan menembus MA60-nya. Saat ini posisi ANTM kami perkirakan berada pada bagian dari wave (c) dari wave [y]. Hal ini berarti, ANTM masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 2,350-2,450
Target Price: 2,700, 2,930
Stoploss: below 2,310
PGAS ditutup menguat 1,5% ke level 1,040 pada perdagangan kemarin (6/7), pergerakan PGAS juga diiringi oleh munculnya tekanan beli. Kami memperkirakan, selama PGAS tidak terkoreksi kembali ke bawah 990, maka posisi PGAS saat ini sedang berada pada awal wave A dari wave (B). Hal ini berarti, PGAS diperkirakan berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 990-1,040
Target Price: 1,200, 1,345
Stoploss: below 990
Kemarin (6/7), AALI ditutup menguat 1,6% ke level 7,875 dan mulai muncul adanya tekanan beli. Selama tidak kembali terkoreksi ke bawah 7,525, maka saat ini posisi AALI sedang berada di awal wave [a] dari wave B, sehingga AALI masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 7,750-7,875
Target Price: 8,750, 9,750
Stoploss: below 7,525
Disclaimer On