Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BMRI, BBNI, BBRI dan TINS oleh Valbury Sekuritas | 9 Juli 2021


VALBURY SEKURITAS INDONESIA

Daily News 09 July 2021

Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan terkoreksi pada perdagangan hari ini, Jumat (09/07), dipengaruhi oleh dominasi katalis negatif baik dari eksternal maupun internal bagi pasar BEI, sebagai berikut : 1) Bappenas telah memproyeksikan Indonesia kembali masuk kategori negara berpendapatan menengah bawah (-), 2) Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS (-), 3) Indeks bursa regional Asia diperkirakan peluang melemah (-), 4) Indeks Wall Street pada perdagangan Kamis (08/07) di tutup koreksi (-), 5) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merah (-), 6) US, Consumer Credit, May, diperkirakan turun menjadi $18.000b dari $18.612b (-), 7) US, Wholesale Inventories MoM, May F, diperkirakan stabil 1.10% (+/-) 8) China, CPI YoY, Jun, diperkirakan turun menjadi 1.2% dari 1.3% (-), 9) The Fed tidak mau terburu-buru tapering (+) dan, 10) China isyaratkan pelonggaran kebijakan moneter (+)


Perspektif tenikal

Support Level :    6019/5998/5967

Resistance Level :   6071/6101/6122

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Down


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


BMRI: Trading Buy

Close 5900, TP 6250

Boleh buy di level 5800-5900

Resistance di 6250 & support di 5800

Waspadai jika tembus di 5800

Batasi resiko di 5675


BBNI: Trading Buy

Close 4760, TP 4820

Boleh buy di level  4710-4760

Resistance di 4820 & support di 4710

Waspadai jika tembus di 4710

Batasi resiko di 4680


BBRI : Trading Buy

Close 3870, TP 3910

Boleh buy di level  3830-3870

Resistance di 3910 & support di 3830

Waspadai jika tembus di 3830

Batasi resiko di 3800


TINS:  Trading Buy

Close 1610, TP 1645

Boleh buy di level  1550-1610

Resistance di 1645 & support di 1550

Waspadai jika tembus di 1550

Batasi resiko di 1525


ANTM:  Trading Buy

Close 2550, TP 2620

Boleh buy di level  2470-2550

Resistance di 2620 & support di 2470

Waspadai jika tembus di 2470

Batasi resiko di 2420


INCO:  Trading Buy

Close 4980, TP 5075

Boleh buy di level  4910-4980

Resistance di 5075 & support di 4910

Waspadai jika tembus di 4910

Batasi resiko di 4840


Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;

EMTK, ARTO, ICBP, INDF, DMMX, BRIS,  


(Disclaimer ON)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham LSIP | 29 November 2021

Saham LSIP LSIP membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan dengan penurunan tajam Jumat lalu kemarin, LSIP berisiko melanjutkan penurunannya menuju target 1170. Indikator teknikal MACD yang lebih dahulu dead cross mendukung prediksi penurunan LSIP. Rekomendasi: Hindari. Sell/ Sell on strength bagi yang punya. Target penurunan berada di 1170. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online