Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham TLKM, INCO, ICBP dan INTP oleh Valbury Sekuritas | 12 Juli 2021


VALBURY SEKURITAS INDONESIA

Weekly Report 12 Jul 2021

Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat terbatas pada perdagangan hari ini, Senin (12/07), ditengah sentimen dari internal cenderung negatif, tetapi tertopang sentimen eksternal yang positif bagi pasar BEI, sebagai berikut  : 1) Bank Dunia menyatakan Indonesia turun kelas menjadi negara berpendapatan menengah ke bawah (-), 2) Kasus Covid-19 di Indonesia menembus 2,5 juta  (-), 3) Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS (-), 4) Indeks bursa regional Asia diperkirakan peluang menguat (+), 5) Indeks Wall Street pada perdagangan Jumat (09/07) ditutup menguat (+), 6) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona hijau  (+), 7) Japan, Core Machine Orders, YoY, May, naik menjadi 12.20% dari 6.50% (+), 8) Japan, PPI YoY, Jun, naik menjadi 5.00% dari 4.90% (+) dan, 9) China, FDI YTD YoY, CNY, Jun (+/-).


Perspektif tenikal

Support Level :    6024/6008/5990

Resistance Level :   6058/6076/6092

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Up to down (+)


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


TLKM: Trading Buy

Close 3160, TP 3210

Boleh buy di level 3070-3160

Resistance di 3210 & support di 3070

Waspadai jika tembus di 3070

Batasi resiko di 3020


INCO: Trading Buy

Close 5200, TP 5300

Boleh buy di level  5050-5200

Resistance di 5300 & support di 5050

Waspadai jika tembus di 5050

Batasi resiko di 4975


ICBP : Trading Buy

Close 8550, TP 8650

Boleh buy di level  8425-8550

Resistance di 8650 & support di 8425

Waspadai jika tembus di 8425

Batasi resiko di 8350


INTP:  Trading Buy

Close 10650, TP 10875

Boleh buy di level  10425-10650

Resistance di 10875 & support di 10425

Waspadai jika tembus di 10425

Batasi resiko di 10300


PTPP:  Trading Buy

Close 880, TP 895

Boleh buy di level  860-880

Resistance di 895 & support di 860

Waspadai jika tembus di 860

Batasi resiko di 845


WSKT:  Trading Buy

Close 865, TP 875

Boleh buy di level  850-865

Resistance di 875 & support di 850

Waspadai jika tembus di 850

Batasi resiko di 835


Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;

ANTM, MDKA, GGRM, EMTK, INDF, LSIP,  


(Disclaimer ON)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham LSIP | 29 November 2021

Saham LSIP LSIP membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan dengan penurunan tajam Jumat lalu kemarin, LSIP berisiko melanjutkan penurunannya menuju target 1170. Indikator teknikal MACD yang lebih dahulu dead cross mendukung prediksi penurunan LSIP. Rekomendasi: Hindari. Sell/ Sell on strength bagi yang punya. Target penurunan berada di 1170. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online