google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham UNTR, WTON, PGAS dan EXCL oleh MNC Sekuritas | 27 September 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham UNTR, WTON, PGAS dan EXCL oleh MNC Sekuritas | 27 September 2021


MNCS Daily Scope Wave

27 September 2021

Menutup perdagangan kemarin (24/9), IHSG ditutup cenderung flat ke level 6,144. Kami perkirakan, pergerakan IHSG akan cenderung terkoreksi terlebih dahulu untuk menguji area 6,060-6,100, namun selama IHSG masih bertahan di atas 5,996 sebagai supportnya maka IHSG masih berpeluang menguat kembali untuk menguji resistance 6,170-6,200. Tetap waspadai apabila IHSG kembali terkoreksi agresif ke bawah 5,996 dan 5,982, apabila hal ini terjadi maka IHSG masih akan terkoreksi ke arah 5,850-5,900.

Support: 5,996, 5,982

Resistance: 6,170, 6,263


UNTR - Buy on Weakness (22,075)

UNTR ditutup menguat 4,7% ke level 22,075 pada perdagangan Jumat kemarin (24/9), pergerakan UNTR diiringi dengan meningkatnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi UNTR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C sehingga UNTR masih berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 21,400-22,000

Target Price: 22,375, 23,500

Stoploss: below 20,875


WTON - Buy on Weakness (254)

Pada perdagangan pekan kemarin (24/9), WTON ditutup terkoreksi 0,8% ke level 254. Kami perkirakan, posisi WTON saat ini sedang berada di awal wave (ii) dari wave [v] dari wave 1. Manfaatkan koreksi WTON ini untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 246-254

Target Price: 270, 290

Stoploss: below 240


PGAS - Buy on Weakness (1,125)

Jumat kemarin (24/9), PGAS terkoreksi 2,4% ke level 1,000 dan muncul adanya tekanan jual. Kami perkirakan, posisi PGAS saat ini sedang berada di awal wave [ii] dari wave 3 dari wave (3), yang berarti PGAS akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 1,080-1,120

Target Price: 1,180, 1,300

Stoploss: below 1,065


EXCL - Buy on Weakness (2,950)

EXCL ditutup terkoreksi 1% ke level 2,950 pada perdagangan Jumat kemarin (24/9). Posisi EXCL saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iv] dari wave 3, sehingga EXCL rawan terkoreksi. Setelah wave [iv] selesai terbentuk, maka EXCL berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 2,820-2,920

Target Price: 3,180, 3,400

Stoploss: below 2,770


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...