google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo TAMBAH OPSI PEMBAYARAN PAYLATER, CASHLEZ GAET INDODANA Langsung ke konten utama

TAMBAH OPSI PEMBAYARAN PAYLATER, CASHLEZ GAET INDODANA


Sesuai dengan fokus Cashlez tahun ini untuk memperluas pilihan pembayaran di merchant, kali ini Cashlez menggaet salah satu platform fintech lending Indonesia, Indodana. Melalui kerjasama ini, merchant Cashlez dapat menambah metode pembayaran baru untuk pembeli menggunakan paylater dari Indodana.

CEO Cashlez, Suwandi, mengatakan layanan menunda pembayaran atau paylater semakin diminati dan jamak ditemukan di era digital, terlebih di masa pandemi saat ini. Menurut McKinsey & Co., bagi pedagang, layanan beli sekarang bayar nanti telah meningkatkan penjualan rerata sebesar 45 persen. Oleh sebab itu, perseroan memfokuskan untuk memperluas layanan ini sebagai salah satu strategi untuk membantu merchant meningkatkan pendapatan di tengah pandemi.

"Kehadiran paylater sekarang sudah menjadi salah satu alternatif pembayaran. Dulu, untuk cicilan opsinya hanya kartu kredit, sekarang tidak lagi dan kami harap dengan kehadiran paylater Indodana di aplikasi Cashlez dapat menunjang transaksi merchant".

Menurutnya, paylater sendiri merupakan bisnis consumer lending yang tengah booming di negara lain seperti India, China, dan Australia. Perseroan pun melihat pengembangan bisnis paylater ini bisa menjadi mesin pertumbuhan bisnis perseroan jangka panjang.

Vice President of Business & Operations Indodana, Jerry Anson, mengatakan "Kami sangat bersemangat menyambut kemitraan ini. Indodana dan Cashlez memiliki visi yang sama untuk meningkatkan transaksi digital dan memberikan manfaat baik bagi pedagang maupun pembeli; pedagang mampu melacak 100% pembayaran yang diterima secara digital dan pengguna dapat mengakses kredit dengan lebih mudah dan cepat".

Indodana PayLater merupakan sistem pembayaran digital berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang didukung oleh manajemen resiko mutakhir berbasis Artificial Intelligence, sistem keamanan bersertifikasi ISO 27001, serta proses collection yang sesuai dengan standar OJK.

Jerry menambahkan pengguna Indodana yang berbelanja di merchant Cashlez dapat menggunakan paylater Indodana dengan limit maksimal Rp25 juta. Tersedia opsi pelunasan pinjaman yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan mulai 30 hari, 3, 6 dan 12 bulan. Proses registrasi aman dan cepat, hanya 5 menit melalui aplikasi Indodana yang bisa di unduh di Google Play Store dan Apple App Store.

"Kami optimis fitur Indodana PayLater di aplikasi Cashlez akan memberikan nilai tambah seperti halnya mendorong peningkatan transaksi digital pada merchant-merchant Cashlez sekaligus mendukung percepatan ekonomi digital di Indonesia," tutup Jerry.

Cashlez telah dipercaya oleh lebih dari 10.000 pelaku usaha yang bergerak dari berbagai sektor, mulai dari ritel, transportasi, logistik, F&B, perhotelan hingga kawasan wisata. Kedepannya, perseroan akan terus berinovasi dan meningkatkan layanannya, baik dari sisi penerimaan pembayaran maupun sisi pendanaan, untuk berbagai sektor UMKM di Indonesia.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...