Langsung ke konten utama

Bank BTN optimistis transaksi digital terus meningkat sampai tahun depan


PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) optimistis transaksi digital terus meningkat secara eksponen pada tahun depan.

Direktur Operasi, Teknologi Informasi dan Digital Banking BTN, Andi Nirwoto, mengatakan, peningkatan transaksi tersebut akan melanjutkan pertumbuhan positif pada tahun ini. Mengingat, kepercayaan masyarakat juga semakin meningkat pada layanan BTN. 

"Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya performa e-Channel kami secara year on year (yoy) untuk akuisisi sebesar 38% dengan peningkatan jumlah transaksi di 50%," kata Andi, belum lama ini.

Dari sisi digital mortgage pun juga mengalami peningkatan pesat dengan jumlah pengunjung mencapai lima juta karena ditopang peningkatan jumlah rekanan pengembang, proyek dan listing rumah yang terus naik.

"Hal ini kami percaya akan terus mengalami peningkatan dengan strategi digital tahun 2022 yang akan kami lakukan sebagaimana disampaikan pada point 1," terangnya. 

Sejalan dengan rencana roadmap Digital Channel BTN tahun 2022, BTN tengah melakukan pengembangan sistem digital untuk memberikan berbagai kemudahan bagi nasabah yang sebagian besar adalah debitur mortgage.

Hal ini  dimaksudkan agar layanan bank BTN ke depan dapat dilakukan secara digital dengan lebih efisien, cepat dan mudah. 

Guna mencapai hal tersebut, Bank BTN terus melakukan pengkayaan platform dan fitur internal baik untuk electronic banking maupun digital mortgage, di luar dari itu beberapa landasan sistem untuk masuk ke dalam open banking yang juga akan diimplementasikan di awal tahun 2022. 

Menurutnya, pengembangan sistem secara intensifikasi untuk kanal eksisting terus dilakukan dengan memperkaya fitur dan konektivitas e-Channel yang ada seperti Mobile Banking Super Apps, Internet Banking Bisnis, Digital Mortgage atau Properti Portal &  Apps, dan Cash Management System.

Di luar dari itu, kolaborasi dengan ekosistem lain sejalan dengan segmentasi pelanggan BTN akan terus berkembang. Beberapa kerjasama telah dan akan terus dijalankan secara konsisten untuk memperkuat posisi BTN sebagai mortgage bank terbesar di Indonesia. 

sumber : kontan


Lebih lengkapnya silahkan klik :Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online