Langsung ke konten utama

MODULAR PIT BUILDING SIRKUIT MANDALIKA WIKA MASUK REKOR MURI.


PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. [WIKA] yakni PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE), memperoleh Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas keberhasilannya membangun modular pit building pada Proyek Pertamina Mandalika International Street Circuit sebagai fasilitas pembalap dan official team yang akan bertanding dalam waktu tercepat, 21 Hari!

Bangunan berbentuk pit building sepanjang 350 meter dengan kapasitas 50 garasi dibangun dengan sistem modular tersebut terdiri dari tiga lantai, masing-masing garasi memiliki lebar 5,24 meter dengan panjang 18,34 meter dan dibangun dengan luas bangunan 13.700 meter persegi.

Modular pit building ini terdiri dari tiga lantai dimana lantai dasar akan menjadi garasi yang digunakan para pebalap dan teknisi tim, lantai dua merupakan area podium, tribun penonton VVIP dan media center. Lalu, lantai tiga pit building khusus akan dibangun fasilitas-fasilitas pendukung lainnya. Saat ini, instalasi modul WEGE pada modular pit building telah seluruhnya terpasang untuk gelaran World Super Bike (WSBK) Indonesia pada 19-21 November 2021.

"Perseroan telah menjadi bagian dari sejarah di dunia konstruksi dan olahraga Indonesia sekaligus turut mensukseskan ajang balapan bertaraf International dalam waktu dekat ini dan acara lainnya di masa mendatang," ujar Direktur Operasi I, Bagus Tri Setyana saat menerima Rekor MURI di Mandalika, Jum'at (12/11)

Manager MURI Yusuf Ngadri Senior menambahkan, pembangunan pit building di Pertamina Mandalika International Street Sircuit yang berada di kawasan destinasi pariwisata prioritas tersebut menggunakan metode konstruksi modular. Ia menyatakan, WEGE menjadi pionir konstruksi modular berhasil merampungkan pembangunan. Sebanyak 888 modul terpasang agdalam kurun waktu 21 hari, lebih cepat dari rekor pemasangan modular di rumah sakit Covid modular sebelumnya.

"Pembangunan modular pit building ini melengkapi pemenuhan persyaratan homologasi sirkuit sehingga dapat menyelenggarakan gelaran event international World Superbike pada November 2021, MotoGP serta berbagai event internasional lainnya," ujarnya.

Sebagai informasi, sebelumnya WEGE juga sudah beberapa kali mencatatkan sejarah rekor MURI yaitu dalam membangun rumah sakit tercepat dengan menggunakan sistem modular dan rumah sakit dengan ruang rawat inap terbanyak dengan menggunakan sistem modular.

Terbaru, WEGE berpartisipasi di proyek Jakarta International Stadium yang juga mencatatkan rekor, yakni lifting struktur atap stadion dengan bobot terberat, stadion pertama yang menggunakan sistem atap buka-tutup, serta stadion green building dengan sertifikasi platinum pertama.(end)

sumber : IQPLUS



Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online