Langsung ke konten utama

PULIHKAN INDUSTRI WISATA, ANAK USAHA BCAP INI KOLABORASI DENGAN PEGIPEGI.



  Tahun 2021 ini banyak memberikan pengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Banyak aktivitas yang dialihkan menjadi daring atau online. Salah satunya adalah perilaku belanja.

Masyarakat Indonesia yang sebelumnya lebih sering menghabiskan waktu untuk pergi dan berbelanja langsung di store kesukaannya, sekarang memilih untuk belanja dari rumah. Belanja online pun menjadi salah satu alternatif penduduk Indonesia memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Mencermati hal itu dan untuk memanjakan masyarakat, MotionPay yang merupakan platform aplikasi e-money, e-wallet dan digital remittance yang dikembangkan oleh PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan digadang oleh MNC Group, bekerja sama dengan Pegipegi menyediakan voucher diskon hingga Rp2 juta untuk pemesanan tiket pesawat, hotel, kereta dan bus.

Dengan hanya membayar Rp1 menggunakan aplikasi MotionPay, pelanggan bisa mendapatkan diskon yang bisa digunakan untuk semakin melengkapi kebutuhan para traveler.

Melalui kerja sama ini, diharapkan mampu menambah stimulus minat belanja secara online yang sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Juga mendorong minat masyarakat untuk kembali melakukan traveling dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Pada era digitalisasi saat ini, kami ingin terus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi secara online. MotionPay berkolaborasi dengan Pegipegi berupaya menghadirkan berbagai program yang bermanfaat untuk mendorong masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari dengan mudah dan praktis," ujar Managing Director Motionpay Jessica Tanoesoedibjo.

VP Marketing & Commercial Pegipegi Ryan Kartawidjaja, mengatakan melalui kerja sama strategis antara Pegipegi dan MotionPay merupakan salah satu bentuk komitmen Pegipegi untuk terus berpartisipasi aktif dalam mendukung pemerintah Indonesia. "Termasuk dalam rangka pemulihan perekonomian nasional, terutama dari sektor pariwisata,"paparnya.(end/as)

sumber : IQPLUS



Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online