PTPP SUKSES LAKUKAN TOPPING OFF CEREMONY MARITIME TOWER


PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia (.Perseroan.) melaksanakan proses topping off ceremony pembangunan proyek Maritime Tower yang dilaksanakan pada hari Rabu sore (19/05). Dalam acara topping off ceremony tersebut turut dihadiri oleh Anton Satyo Hendriatmo selaku Direktur Operasi 1 Perseroan, Hambra Samal selaku Wakil Direktur Utama PT IPC, Zuhri Iryansyah selaku Direktur Teknik PT IPC, M. Hadi Syafitri Noor selaku Komisaris Utama PT Menara Maritim Indonesia, dan Bagus Dwipiyono selaku Direktur Utama PT Menara Maritim Indonesia bersama-sama melakukan prosesi Topping Off Ceremony maritime Tower yang berlokasi di Jakarta Utara Pelaksanaan topping off ceremony tersebut diselenggarakan di lokasi pembangunan proyek dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Proyek pembangunan Menara BRI Gatot Subroto yang berlokasi di Jakarta ini ditargetkan dapat selesai pada bulan Kuartal III tahun 2021. Proyek yang dimiliki oleh PT Menara Maritim Indonesia ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 706 miliar. Berbekal pengalaman dan kualitas pekerjaan yang dihasilkan oleh Perseroan dalam mengerjakan berbagai jenis proyek di Indonesia khususnya highrise building, Perseroan dipercaya oleh PT Menara Maritim Indonesia untuk mengerjakan pembangunan Maritime Tower di Jakarta Utara ini.

Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh Perseroan, antara lain: pekerjaan perencanaan, perijinan, persiapan, pekerjaan landscape, pekerjaan struktur, pekerjaan baja, pekerjaan arsitektur, pekerjaan Mechanical, Electrical & Plumbing (.MEP.), dsb. Proyek pembangunan Maritime Tower ini terdiri dari 1 (satu) lantai basement, 6 (enam) lantai komersial & parkir, dan 24 (dua puluh empat) lantai tower. Sampai dengan awal Mei 2021, progress pembangunan proyek Martime Tower telah mencapai 78,31%. Maritime Tower juga memenuhi standar green building yang telah disertifikasi oleh lembaga Green Building Council Indonesia (.GBCI.) dengan peringat Gold. Bentuk bangunan Maritime Tower memiliki konsep transformasi seperti bentuk kapal phinisi yang menjadi ciri khas tersendiri di lingkungan perkantoran dan komersial di Jakarta Utara.

Pembangunan proyek Maritime Tower ini menggunakan inovasi Dinding Penahan Tanah (.DPT.) Berlin Wall yag terbuat dari baja IWF 250.125 dan dikombinasikan dengan hollow 50.50 yang berfungsi sebagai rangka perkuatan yang menopang panel beton. Metode DPT ini dilakukan untuk melindungi galian di area GWT/STP dengan material-material alternatif selain sheet pile baja/beton dengan harapan, pemasangannya tidak menimbulkan getaran yang dapat menggangu warga sekitar. Pembuatan DPT ini dapat meningkatkan biaya efisiensi sekitar 50% dari penggunaan sheetpile baja. Pelaksanaan proyek ini mengimplemntasikan BIM dan mengedepankan performance quality serta performance HSE dalam setiap proses pembangunannya.

"Topping off ceremony ini merupakan milestone penting dari sebuah tahapan pembangunan highrise building dimana pekerjaan struktur utama telah diselesaikan dengan baik tanpa adanya fatality. Namun demikian, kita masih memiliki tugas untuk menyelesaikan pekerjaan gedung ini sampai tuntas yang ditargetkan pada bulan Agustus 2021. Tentunya semua pekerjaan yang terlaksana dengan baik dan tepat waktu tersebut tidak terlepas dari kerjasama dan dukungan seluruh Pemangku Kepentingan yang terlibat dalam setiap proses pembangunan gedung ini," ujar Anton Satyo Hendriatmo selaku Direktur Operasi 1 Perseroan.

Sementara itu, dengan tantangan atas situasi pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia salah satunya di Indonesia, Perseroan terus menerapkan dan meningkatkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat untuk setiap proses pelaksanaan proyeknya. Dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang baik dan ketat, Perseroan membuktikan bahwa proyek-proyek yang dikerjakan masih bisa berjalan dengan baik dan normal. Salah satu contohnya adalah pembangunan Maritime Tower ini, dimana progress yang telah dikerjakan oleh Perseroan saat ini masih positif dibandingkan dengan rencana yang telah ditetapkan.(end)

Sumber: IQPLUS

ELSA GANDENG BANK MANDIRI TANDATANGANI FASILITAS KREDIT JANGKA PENDEK SEBESAR USD20 JUTA


PT Elnusa Tbk (Elnusa) bersama dengan Anak Usahanya PT Elnusa Petrofin (EPN) melakukan penandatanganan fasilitas kredit jangka pendek dengan Bank Mandiri sebesar USD 20,000,000 di Graha Elnusa pada Kamis, 20 Mei 2021.

Fasilitas Kredit Jangka Pendek ini diberikan kepada Elnusa sebagai Borrower, dan anak perusahan EPN sebagai Co-Borrower. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Elnusa Ali Mundakir, Direktur Utama EPN Haris Syahrudin, dan Deputy Group Head Corporate Banking 3 Group Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Mandiri Tbk Prihanto Herbowo.

Fasilitas pinjaman jangka pendek ini akan digunakan dalam rangka mendukung kebutuhan modal kerja untuk operasional perusahaan baik dari sisi Elnusa sebagai induk perusahaan maupun anak perusahaan seperti EPN.

Kerja sama antara Mandiri dengan Elnusa dan EPN ini juga merupakan bentuk sinergi yang baik antar BUMN maupun anak BUMN yang tentunya akan menjadi pendorong keberlanjutan bisnis kedepan. Dengan adanya fasilitas tambahan ini diharapkan akan dapat memperkuat aspek pendanaan perusahaan dalam menjalankan operasional bisnis.(end)

Sumber: IQPLUS

RUPST GHON SETUJUI BAGIKAN DIVIDEN TUNAI Rp50 PER SAHAM


PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk. (GHON) telah menggelar Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 18 Mei 2021.

Rapat Umum Pemegang Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 522.570.030 saham atau 95,0127% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.

RUPST menyetujui dan menerima dengan baik Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2020 termasuk di dalamnya Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2020.

RUPST menyetujui penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2020 (sesudah pajak) sebesar Rp77,8 miliar dibagikan sebagai Dividen tunai kepada Para Pemegang Saham sebesar Rp50 per saham atau seluruhnya sebesar Rp27,5 miliar.

Selanjutnya ditempatkan sebagai Cadangan Wajib pada saldo laba sebesar Rp450 juta dan sisanya sebesar Rp49,85 miliar akan digunakan untuk memperkuat permodalan dan akan dicatat ke dalam Saldo Laba Ditahan (Retained Earning) Perseroan.

Jadwal pembagian dividen, Cum Dividen di pasar reguler dan Negosiasi pada tanggal 27 Mei 2021, cum dividen di pasar tunai pada tanggal 31 Mei 2021, Sedangkan Ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada tanggal 28 Mei 2021 dan ex dividen di pasar tunai pada tanggal 2 Juni 2021, Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) pada tanggal 31 Mei 2021 dan Pembayaran Dividen Tunai jatuh pada tanggal 18 Juni 2021.

RUPST menyetujui dan menerima pengunduran diri David Bangun sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak pengangkatannya menjadi Direktur Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 37 Tahun 2021 tanggal 19 Pebruari 2021.

Selanjutnya menyetujui pengangkatan Johanes Adi Sasongko sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat untuk jangka waktu meneruskan sisa masa jabatan anggota Dewan Komisaris yang digantikan, sehingga susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menjadi:

Komisaris Utama : Drs. Kumari AK

Komisaris : Johanes Adi Sasongko

Komisaris Independen : Aria Kanaka

Direktur Utama : Rudolf Parningotan Nainggolan

Direktur : Felix Ariodamar

Direktur : Yoyong

Sumber: IQPLUS

KNEKS : PEMBIAYAAN DI PERBANKAN SYARIAH MAMPU BERSAING DENGAN KONVENSIONAL


Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah atau KNEKS memandang pengunaan pembiayaan mahal dalam mengomentari kinerja perbankan syariah merupakan sebuah aspek yang perlu diperjelas.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat menyampaikan tingkat margin pembiayaan bank syariah saat ini sudah jauh membaik.

Bahkan, bank besar seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) dinilai sudah mampu bersaing dengan bank kenvensional dalam hal tingkat margin.

"Perlu dilihat lagi. Tingkat margin perbankan syariah saat ini sudah kompetitif terutama di bank besar," katanya.

Terkait masih adanya pembiayaan di bank syariah yang mahal hal ini bukan karena aspek syariahnya namun lebih kepada aspek ekonominya seperti dari ukuran atau size dari bank syariahnya dan struktur dana pahak ketiga bank syariah tersebut yang mungkin masih banyak berasal dari dana-dana mahal seperti deposito.

Baru-baru ini, Ustaz Yusuf Mansur (UYM) yang juga investor saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) mengkritik perbankan syariah yang masih menawarkan pembiayaan yang cukup tinggi dibandingkan dengan perbankan konvensional.

Hal ini dinilai menyebabkan pembiayaan di perbankan syariah sulit untuk diakses oleh masyarakat luas. Padahal bank syariah harusnya bisa menyentuh lapisan masyarakat bawah.

"Ini baru permulaan, saya mau buka mahalnya pembiayaan dibandingkan konvensional, biar masyarakat melek," kata dia dalam keterangan lewat akun Instagram, @yusufmansurnew.

Terkait komentar Yusuf Mansur, Emir tak mau mengomentarinya secara langsung. Namun, di luar itu masih banyak ulama yang menganjurkan untuk mendukung perbankan syariah. "Bagaimana pun bank adalah entitas yang sangat penting dalam perekonomian namun yang kurang sesuai dari bank konvensional adalah mode operasinya yang mengandung unsur-unsur yang dilarang oleh syariah. Oleh karena itu, yang perlu diubah adalah mode operasi banknya. Itulah alasan kenapa muncul bank syariah di dunia," sebutnya.

"Lagi pula, kata mahal merupakan deskripsi yang sempit dalam menilai kinerja bank syariah. Kita memilih bank syariah untuk menghindari riba dan unsur-unsur lain yang dilarang syariah. Itu bagian dari syariat Islam. Pilihan kita mesti sesuatu yang baik menurut kacamata Allah SWT. Itu yang harusnya menjadi perhatian utama dalam memilih bank syariah," imbuh Emir.

Kendati demikian, Emir tak menampik beberapa bank syariah kecil masih berupaya untuk menurunkan margin pembiayaannya dengan meningkatkan rasio dana murah terutama dana giro dan dana tabungan.

Bank-bank syariah tersebut, menurut Emir, terus mengajak banyak masyarakat yang belum terlayani untuk ikut menabung di bank syariah. Diharapkan dengan semakin banyaknya masyarakat yang menabung di bank syariah, maka bank syariah tersebut bisa mencapai economies of scale sehingga dapat memberikan pembiayaan dengan harga yang kompetitif.

"Nah dalam hal ini juga lah, peran masyarakat yang harus mendukung bank syariah dengan menabung di bank syariah. Bahkan, Kementerian BUMN sudah memfasilitasi pilihan karyawan BUMN untuk mendapatkan gaji melalui bank syariah," katanya.

Emir memaparkan menabung di perbankan syariah memiliki perbedaan yang signifikan dengan perbankan konvensional, dimana tidak ada yang namanya bunga. Akan tetapi lebih menggunakan bagi hasil. Dalam hal ini, akad yang dimaksud adalah akad mudharabah. Dimana akad tersebut merupakan perjanjian kerja sama antara shohibul mal atau nasabah dengan mudharib atau pihak bank. Pada akad ini, nasabah sebagai penyedia uang dan pihak bank sebagai pengelola uang.

Pembiayaan di bank syariah juga tidak menggunakan akad pinjaman berbasis bunga, namun menggunakan akad jual beli, sewa, dan akad-akad fikih muammalah lainnya.

"Kan saya ada jualan nih, jual beli barang Rp3 ribu dijual Rp5 ribu, yang Rp2 ribu kita sebut apa? Keuntungan. Walau pun sama sama tambahan. Kalau saya pinjamin Rp3 ribu , kemudian saya minta jadi Rp5 ribu yang Rp2 ribu itu namanya bunga. Tapi kalau saya jual barang nya dari Rp3 ribu ke Rp5 ribu, apakah Rp2 ribunya disebut bunga? Kalau dalam keseharian kita bukan bunga. Nah sama kalau bank syariah, walaupun dia bank, dia itu tidak memberikan pinjaman, dia itu melakukan jual beli Murabahah, kalau di bank syariah itu ada akad,"papar Emir.

Dia mengaku sangat menyayangkan saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami sistem perbankan syariah. Artinya literasi tentang perbankan syariah masih menjadi pekerjaan rumah bersama. "Masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa perbankan syariah menggunakan bunga,"tutupnya. (end)

Sumber: IQPLUS

TEMAS MERAIH PENDAPATAN SEBESAR Rp2,67 TRILIUN HINGGA DESEMBER 2020


PT Temas Tbk (TMAS) meraih pendapatan sebesar Rp2,67 triliun hingga periode 31 Desember 2020 naik dari Rp2,51 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, laba bruto diraih sebesar Rp420,49 miliiar naik dari laba bruto Rp365,34 miliar.

Laba usaha tercatat sebesar Rp260,89 miliar naik tipis dari laba usaha Rp259,60 miliar.

Namun laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp36,39 miliar turun dari laba sebelum pajak Rp146,78 miliar salah satunya Karena sideritirugi kurs dan kenaikan beban keuangan.

Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih sebesar Rp62,79 miliar turun dari laba Rp92,99 miliar.

Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 mencapai Rp3,84 triliun naik dari total aset Rp3,27 triliun hingga periode 31 Desember 2019. (end)

Sumber: IQPLUS

INDOFARMA BIDIK PENJUALAN Rp2,5 TRILIUN PADA 2021


PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) menargetkan kinerja pada tahun ini akan lebih baik dibandingkan realisasi kinerja pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto menuturkan, perusahaan berharap bisa menghimpun penjualan sebesar Rp2,5 triliun pada tahun ini (2021). Angka ini meningkat jika dibandingkan realisasi penjualan pada tahun sebelumnya (2020), yang sebesar Rp1,7 triliun. Jika terwujud, maka laba perusahaan juga akan ikut meningkat menjadi sebesar Rp40 miliar dari Rp27,58 miliar.

"Kontribusi penjualan pada tahun ini, kami perkirakan nyaris sama porsinya yakni 50%-55% berasal dari farma dan 45%-50% dari alat kesehatan,"kata Arief dalam paparan publik Indofarma, Kamis (20/5).

Hingga kuartal I-2021, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 373,20 miliar, meningkat sebesar Rp 225,04 miliar atau 152% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 148,16 miliar. Peningkatan Penjualan Bersih tersebut terutama ditopang dari penjualan segmen ethical sebesar Rp 191,87 miliar dan alat kesehatan sebesar Rp 175,49 miliar. Keberhasilan peningkatan penjualan tersebut berkontribusi positif pada pencapaian laba bersih perseroan Rp 1,8 miliar setelah mengalami kerugian bersih Rp 21,43 miliar pada periode yang sama tahun buku 2020.

"Perseroan meningkatkan kinerja penjualan pada kuartal I-2021 dengan strategi penjualan obat ethical dan alat kesehatan terkait Covid-19,"ujar Arief. (end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham ASII, ISAT, JPFA dan MEDC oleh Indopremier | 21 Mei 2021


IHSG (5.760 – 5.840) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan penguatannya. Target kenaikan indeks pada level 5.840 dan 5.880 dengan support di level 5.760 kemudian 5.720.

ASII (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.300 kemudian 5.425 dengan support di level 5.050 kemudian 4.920.

ISAT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 6.575 kemudian 6.775 dengan support di level 6.175, cut loss jika break 5.975.

JPFA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.950 dengan resist di level 2.010 kemudian 2,040.

MEDC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 720 dengan resist di level 740 kemudian 755.


XBNI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 943 kemudian 953 dengan support di level 923, cut loss jika break 913.

XIHD (Buy) : Target kenaikan harga pada level 430 kemudian 435 dengan support di level 420, cut loss jika break 415.

XIML (Buy) : Target kenaikan harga pada level 236 kemudian 239 dengan support di level 230, cut loss jika break 227.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbtdm

Pasar Global Hari Ini 21 Mei 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(May 21, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Wall Street mengakhiri penurunan 3 hari berturut-turut karena saham teknologi naik lebih tinggi

Indeks utama Wall Street rebound pada hari Kamis setelah penurunan tiga hari, didukung oleh keuntungan di saham teknologi karena klaim pengangguran mingguan terkecil sejak dimulainya resesi yang didorong pandemi mengangkat suasana.

Dow Jones naik 188,11 poin atau 0,55% menjadi 34.084,15. S&P 500 naik 43,44 poin atau 1,06% menjadi 4.159,12. Komposit Nasdaq menambahkan 236,00 poin atau 1,77% menjadi 13.535,74.

Bitcoin menarik kembali beberapa kerugian untuk diperdagangkan mendekati $40.000 sehari setelah aksi jual yang brutal, membantu memperbarui selera akan risiko. Operator pertukaran kripto Coinbase Global naik 3,83%, sementara Crypto-miners Riot Blockchain dan Marathon Digital Holdings masing-masing naik 0,17% dan 0,83%. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun menjadi 444.000 pada pekan yang berakhir pada 15 Mei, turun untuk ketiga kalinya berturut-turut, menunjukkan pertumbuhan pekerjaan meningkat bulan ini, meskipun perusahaan masih membutuhkan pekerja.

Eropa

Bursa Eropa rebound setelah pendapatan optimis, aktivitas chip M&A

Bursa Eropa naik pada hari Kamis setelah salah satu aksi jual terburuk tahun ini karena pendapatan yang kuat dan pembicaraan merger di sektor chip membantu investor melihat kekhawatiran inflasi masa lalu.

Indeks STOXX 600 Eropa naik 1,3%.

Pembuat chip yang terdaftar di Oslo, Nordic Semiconductor melonjak 9,8% ke puncak STOXX 600 setelah sebuah harian Italia melaporkan bahwa saingan Perancis-Italia STMicroelectronics sedang mempertimbangkan tawaran untuk membeli perusahaan tersebut. Namun, kepala keuangan Nordic Semiconductor mengatakan bahwa perusahaan tersebut "tidak memiliki pengetahuan" tentang kepentingan pengambilalihan dari STMicroelectronics. Reli di sektor siklikal terkait ekonomi di belakang optimisme pembukaan kembali dan pendapatan yang solid mendorong STOXX 600 ke rekor tertinggi awal bulan ini, tetapi kekhawatiran inflasi dan kenaikan volatilitas pasar menempatkan indeks pada jalur penurunan mingguan.

Rekomendasi Saham PGAS, AKRA, BSDE dan ERAA oleh MNC Sekuritas | 21 Mei 2021


MNCS Daily Scope Wave 

21 Mei 2021

IHSG ditutup menguat 0,6% ke level 5,797 pada perdagangan kemarin (20/5). Kami memperkirakan, saat ini posisi IHSG sedang membentuk wave (iv) dari wave [v] dari wave C, hal ini berarti IHSG masih berpeluang untuk menguat namun relatif terbatas. Penguatan IHSG ini kami perkirakan untuk menguji area 5,830-5,870 terlebih dahulu. Tetap waspadai 5,735 sebagai support IHSG, bila IHSG terkoreksi agresif ke bawah level tersebut, maka IHSG akan mengarah ke 5,600-5,700.

Support: 5,735, 5,563

Resistance: 6,033, 6,113

PGAS - Buy on Weakness

PGAS ditutup kembali terkoreksi, sebesar 1,8% ke level 1,090 pada perdagangan kemarin (20/5), pergerakan PGAS pun sempat menyentuh MA5-nya. Kami memperkirakan, posisi PGAS saat ini sudah berada di akhir wave Y dari wave (Y) dari wave [B]. Hal ini berarti, koreksi PGAS akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,035-1,085

Target Price: 1,160, 1,250

Stoploss: below 1,020

AKRA - Spec Buy

Pada perdagangan kemarin (20/5), AKRA ditutup di level 3,140 dan belum mampu menembus MA5. Kami memperkirakan, saat ini posisi AKRA sedang berada di akhir wave [b] dari wave B. Hal ini berarti, selama AKRA masih mampu berada di atas 3,080 maka koreksi AKRA akan terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 3,100-3,140

Target Price: 3,380, 3,600

Stoploss: below 3,080

BSDE - Buy on Weakness

Kemarin (20/5), BSDE ditutup terkoreksi 0,4% di level 1,140. Saat ini, posisi BSDE diperkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave D dari wave (4) pada pola triangle. Pergerakan BSDE pun diperkirakan berpeluang untuk menguat, selama mampu bertahan di atas level 1,105.

Buy on Weakness: 1,120-1,140

Target Price: 1,200, 1,250

Stoploss: below 1,105

ERAA - Sell on Strength

ERAA ditutup menguat cukup signifikan sebesar 4,3% ke level 610 pada perdagangan kemarin (21/5) dan menembus MA20-nya. Selama ERAA belum mampu menembus resistancenya di 660, maka kami perkirakan penguatan ERAA akan relatif terbatas untuk membentuk wave B dari wave (4). Adapun rentang koreksi ERAA berada pada level 510-560, level koreksi ini dapat dijadikan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 620-640

Disclaimer On

Analisa Saham BRMS 21 Mei 2021


Analisa Saham BRMS

Saham BRMS pada tanggal 21 Mei 2021 ditutup melemah pada harga 98, turun -3,92%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 43% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bearish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Sideway Up

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 105

Jika naik di atas 113 maka berpeluang ke 140

Jika turun di bawah 96 maka berpeluang ke 93

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/


Analisa Saham AUTO, DILD dan TOWR 21 Mei 2021

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)


Pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger. Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Indikator MACD dan RSI kompak memberikan status neutral. 

Rekomendasi: Akumulasi beli

Support: Rp 1.105

Resistance: Rp 1.180

M. Nafan Aji, Binaartha Sekuritas


PT Intiland Development Tbk (DILD)


Muncul inverted hammer candle. Indikator RSI melemah dan volume perdagangan meningkat. Sempat break MA60 dan MA200 tetapi kembali ditutup di bawah level tersebut. 

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 176

Resistance: Rp 193

Achmad Yaki, BCA Sekuritas 


PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)


Kamis (20/5), TOWR ditutup menguat 2,13% ke Rp 1.200. Penguatan harga saham didukung oleh kenaikan volume transaksi. Selanjutnya, TOWR akan menguji level resistance terdekat. 

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 1.160

Resistance: Rp 1.170

Dennies Christoper Jordan, Artha Sekuritas

Rekomendasi Saham ANTM, BMRI, INTP dan KRAS oleh Binaartha Sekuritas | 21 Mei 2021


Binaartha Sekuritas Daily

21 Mei 2021

oleh Nafan Aji 

Aneka Tambang (ANTM)

Saham ANTM ditutup di Rp 2.420. (RoE: 12.44%; PER: 23.13x; EPS: 105.08; PBV: 2.88x; Beta: 2.34). Pergerakan harga saham ANTM telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Rekomendasi saham ANTM adalah akumulasi pada area level Rp 2.400 – Rp 2.420, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.510, Rp 2.560, Rp 2.600 dan Rp 2.750. Support ada di Rp 2.370, Rp 2.320, Rp 2.280 dan Rp 2.250.

Astra International (ASII)

Saham ASII ditutup di Rp 5.200. (RoE: -13.68%; PER: -13.68x; EPS: -104.92; PBV: 0.60x; Beta: 2.2). Pergerakan harga saham ASII masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Rekomendasi saham ASII adalah akumulasi pada area level Rp 5.000 – Rp 5.200, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.550, Rp 6.650 dan Rp 7.775. Support ada di Rp 5.000 dan Rp 4.630.

Astra Otoparts (AUTO)

Saham AUTO ditutup di Rp 1.135. (RoE: 5.66%; PER: 8.31x; EPS: 136.60; PBV: 0.47x; Beta: 1.14). Pergerakan harga saham AUTO masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Rekomendasi saham AUTO adalah akumulasi pada area level Rp 1.105 – Rp 1.135 dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.180, Rp 1.240, Rp 1.375 dan Rp 1.510. Support saham AUTO ada di Rp 1.105 dan Rp 1.075.

Bank Mandiri (BMRI)

Saham BMRI ditutup di Rp 5.650. (RoE: 11.72%; PER: 11.03x; EPS: 512.40; PBV: 1.29x; Beta: 1.35). Terlihat pola doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham BMRI. 

Rekomendasi saham BMRI adalah akumulasi pada area Rp 5.550 – Rp 5.650, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.775, Rp 6.025, Rp 6.350, Rp 7.100 dan Rp 7.850. Support saham BMRI adalah di Rp 5.425 dan Rp 5.200.

Indocement Tunggal Prakasa (INTP)

Saham INTP ditutup di harga Rp 12.025. (RoE: 0.82%; PER: 308.93x; EPS: 5.60; PBV: 2.55x; Beta: 2.53). Terlihat pola doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham INTP. 

Rekomendasi saham INTP adalah akumulasi pada area level Rp 11.850 – Rp 12.050, dengan target harga secara bertahap di level Rp 12.500, Rp 14.875, Rp 17.250 dan Rp 19.625. Support ada di Rp 11.250.

Krakatau Steel (KRAS)

Saham KRAS ditutup di harga Rp 3.160. (RoE: -9.00%; PER: -21.78x; EPS: -28.24; PBV: 1.96x; Beta: 2.03). Pergerakan harga saham KRAS menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham KRAS adalah akumulasi pada area level Rp 600 – Rp 615, dengan target harga secara bertahap di Rp 630, Rp 660, Rp 765, Rp 875 dan Rp 980. Support ada di Rp 600 dan Rp 550.

Update Harga Komoditas dan Indeks 21 Mei 2021


S&P 500 rebounds 1% led by tech shares, breaks 3-day losing streak

U.S. stocks rose on Thursday, rebounding from three straight days of losses as technology shares staged comeback, while the latest jobless claims totaling a fresh pandemic-era low also boosted sentiment.


Dow.......34084   +188.1   +0.55%

Nasdaq.13536   +236.0   +1.77%

S&P 500..4159   +43.4      +1.06%

 

FTSE.......7020   +69.59     +1.00%

Dax........15370  +256.7     +1.70%

CAC........6344    +81.03    +1.29%


Nikkei...28098    +10.8      +0.41%

HSI........28450    -143.5    -0.50%

Shanghai .3507  -4.02       -0.11%

ST Times..3110  +5.6       +0.18%


IDX.....5797.60    +37.01  +0.64%

LQ45.....862.53   +7.77    +0.91%


Indo10Yr..6.6657  +0.0172     +0.26%

ICBI.....315.1452    -0.2555     -0.08%

US10Yr..1.6340     -0.0490      -2.91%

VIX...........20.67    -1.51         -6.81%

  

USDIndx .....89.7670   -0.4090    -0.45%

Como Indx...200.00    -1.86         -0.92%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN..... .155.90   -0.50         -0.32%


IndoCDS....78.5480   +0.1104   +1.81%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14375.00     +85.00     +0.59%

Jisdor....14396.00  +83.00     +0.58%


Euro.........1.2229    +0.0054   +0.44%


TLKM........23.35     +1.05      +4.71%‼

(3361)

EIDO..........21.27     +0.28       +1.33%

EEM...........53.76     +0.31       +0.58%


Oil..............62.05      -1.31        -2.07%

Gold ........1881.90     +11.40    +0.61%

Timah.....29582.50    -115.00   -0.39%

Nickel......17095.00   -252.50   -1.46%

Silver..........27.88       -0.19        -0.66%

Copper.......453.40     -3.40        -0.74%


Coal price....99.75      +0.65    +0.66%

(May/Newcastle) 

Coal price.....102.40    +3.00   +3.02%

(Jun/Newcastle)

Coal price.....84.75     +0.75     +0.89%

(May/Rotterdam) 

Coal price....85.30     +1.75     +2.09%

(Jun/ Rotterdam)

 

CPO(Agt).....4109     -191      -4.44%‼

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn.........664.50     +6.25     +0.95%

SoybeanOil...65.76  -0.71      -1.07%

Wheat.......675.25    -4.00      -0.59%


Wood pulp...5200.00  unch   +0%


Source: Bloomberg, Investing