Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ANTM, BMRI, INTP dan KRAS oleh Binaartha Sekuritas | 21 Mei 2021


Binaartha Sekuritas Daily

21 Mei 2021

oleh Nafan Aji 

Aneka Tambang (ANTM)

Saham ANTM ditutup di Rp 2.420. (RoE: 12.44%; PER: 23.13x; EPS: 105.08; PBV: 2.88x; Beta: 2.34). Pergerakan harga saham ANTM telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Rekomendasi saham ANTM adalah akumulasi pada area level Rp 2.400 – Rp 2.420, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.510, Rp 2.560, Rp 2.600 dan Rp 2.750. Support ada di Rp 2.370, Rp 2.320, Rp 2.280 dan Rp 2.250.

Astra International (ASII)

Saham ASII ditutup di Rp 5.200. (RoE: -13.68%; PER: -13.68x; EPS: -104.92; PBV: 0.60x; Beta: 2.2). Pergerakan harga saham ASII masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Rekomendasi saham ASII adalah akumulasi pada area level Rp 5.000 – Rp 5.200, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.550, Rp 6.650 dan Rp 7.775. Support ada di Rp 5.000 dan Rp 4.630.

Astra Otoparts (AUTO)

Saham AUTO ditutup di Rp 1.135. (RoE: 5.66%; PER: 8.31x; EPS: 136.60; PBV: 0.47x; Beta: 1.14). Pergerakan harga saham AUTO masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Rekomendasi saham AUTO adalah akumulasi pada area level Rp 1.105 – Rp 1.135 dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.180, Rp 1.240, Rp 1.375 dan Rp 1.510. Support saham AUTO ada di Rp 1.105 dan Rp 1.075.

Bank Mandiri (BMRI)

Saham BMRI ditutup di Rp 5.650. (RoE: 11.72%; PER: 11.03x; EPS: 512.40; PBV: 1.29x; Beta: 1.35). Terlihat pola doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham BMRI. 

Rekomendasi saham BMRI adalah akumulasi pada area Rp 5.550 – Rp 5.650, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.775, Rp 6.025, Rp 6.350, Rp 7.100 dan Rp 7.850. Support saham BMRI adalah di Rp 5.425 dan Rp 5.200.

Indocement Tunggal Prakasa (INTP)

Saham INTP ditutup di harga Rp 12.025. (RoE: 0.82%; PER: 308.93x; EPS: 5.60; PBV: 2.55x; Beta: 2.53). Terlihat pola doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham INTP. 

Rekomendasi saham INTP adalah akumulasi pada area level Rp 11.850 – Rp 12.050, dengan target harga secara bertahap di level Rp 12.500, Rp 14.875, Rp 17.250 dan Rp 19.625. Support ada di Rp 11.250.

Krakatau Steel (KRAS)

Saham KRAS ditutup di harga Rp 3.160. (RoE: -9.00%; PER: -21.78x; EPS: -28.24; PBV: 1.96x; Beta: 2.03). Pergerakan harga saham KRAS menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham KRAS adalah akumulasi pada area level Rp 600 – Rp 615, dengan target harga secara bertahap di Rp 630, Rp 660, Rp 765, Rp 875 dan Rp 980. Support ada di Rp 600 dan Rp 550.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham BUMI, INKP dan AKRA oleh Mirae Asset Sekuritas | 29 November 2022

Mirae Asset Sekuritas 29 November 2022 Tasrul IHSG Daily, 7,017.36 (-0.51%), limited downside, daily trading range 6,995 - 7,077. Cut loss level di 6,950. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih bergerak turun. Indeks ini berada di atas center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized mulai bergerak naik, indikator RSI optimized indikator W%R optimized masih bergerak turun.  BUMI Daily, 179 (-3.24%), buy on weakness, TP 191, daily trading range 173 - 184, cut loss level di 170. Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized mulai terbatas. Harga saat ini di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized.  INKP Daily, 9,525 (0.00%), buy on weakness, TP 9,900, daily trading range 9,425 - 9,725, cut loss level di 9,400. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized konsolidasi sekitar support. Harga masih di bawah c

Analisa Saham JPFA | 30 November 2022

Analisa Saham JPFA Tertahan di area support 1330, saham JPFA berhasil mengalami teknikal rebound dan menguji area down trend resistline, sekaligus area resistance konsolidasinya dikisaran 1375-1385 (kotak kuning). Indikator teknikal MACD masih cenderung bergerak naik, sedangkan volume transaksi cenderung meningkat, mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak dalam momentum positif. Apabila mampu breakout dan bertahan diatas 1385, maka JPFA akan mengakhiri tren turunnya dan mulai rebound dengan bergerak naik menuju target terdekat di 1410. Jika nantinya rebound penguatan saham ini mampu berlanjut, maka JPFA akan menuju target berikutnya di 1460 dan 1525. Trading Plan : Buy jika breakout dan bertahan di 1385. Batasi resiko jika turun dan close di bawah 1345. Disclaimer ON Sumber: step-trader - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBRI, MPPA, ADRO dan ANTM oleh Indopremier Sekuritas | 28 November 2022

Indopremier Sekuritas 28 November 2022 IHSG (7.025 – 7.085): Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 7.025 kemudian 6.995 dengan resist di level 7.085 kemudian 7.115. BBRI (Buy): Target kenaikan harga pada level 4.800 kemudian 4.850 dengan support di level 4.700 cut loss jika break 4.650. MPPA (Buy): Target kenaikan harga pada level 202 kemudian 206 dengan support di level 194 cut loss jika break 190. ADRO (Buy on Weakness ): Target harga beli pada level 3.700 dengan resist di level 3.790 kemudian 3.830. ANTM (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 1.930 dengan resist di level 1.970 kemudian 1.990. XCLQ (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 105 dengan resist di level 107 kemudian 108. XDIF (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 504 dengan resist di level 512 kemudian 517. XPLC (Buy on Weakness):  Target harga beli pada level 526 dengan resist di level 532 kemudian 540. Full report bisa diakses di : ht