Langsung ke konten utama

RUPST GHON SETUJUI BAGIKAN DIVIDEN TUNAI Rp50 PER SAHAM


PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk. (GHON) telah menggelar Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 18 Mei 2021.

Rapat Umum Pemegang Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 522.570.030 saham atau 95,0127% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.

RUPST menyetujui dan menerima dengan baik Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2020 termasuk di dalamnya Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2020.

RUPST menyetujui penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2020 (sesudah pajak) sebesar Rp77,8 miliar dibagikan sebagai Dividen tunai kepada Para Pemegang Saham sebesar Rp50 per saham atau seluruhnya sebesar Rp27,5 miliar.

Selanjutnya ditempatkan sebagai Cadangan Wajib pada saldo laba sebesar Rp450 juta dan sisanya sebesar Rp49,85 miliar akan digunakan untuk memperkuat permodalan dan akan dicatat ke dalam Saldo Laba Ditahan (Retained Earning) Perseroan.

Jadwal pembagian dividen, Cum Dividen di pasar reguler dan Negosiasi pada tanggal 27 Mei 2021, cum dividen di pasar tunai pada tanggal 31 Mei 2021, Sedangkan Ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada tanggal 28 Mei 2021 dan ex dividen di pasar tunai pada tanggal 2 Juni 2021, Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) pada tanggal 31 Mei 2021 dan Pembayaran Dividen Tunai jatuh pada tanggal 18 Juni 2021.

RUPST menyetujui dan menerima pengunduran diri David Bangun sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak pengangkatannya menjadi Direktur Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 37 Tahun 2021 tanggal 19 Pebruari 2021.

Selanjutnya menyetujui pengangkatan Johanes Adi Sasongko sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat untuk jangka waktu meneruskan sisa masa jabatan anggota Dewan Komisaris yang digantikan, sehingga susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menjadi:

Komisaris Utama : Drs. Kumari AK

Komisaris : Johanes Adi Sasongko

Komisaris Independen : Aria Kanaka

Direktur Utama : Rudolf Parningotan Nainggolan

Direktur : Felix Ariodamar

Direktur : Yoyong

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Mau Investasi Cuan di 2021? Buruan Serok Saham Pilihan Ini

Katanya tahun depan disebut tahunnya kerja keras dan disiplin. Siapa yang kerja keras, sabar, dan disiplin, bakal kaya raya. Sebaliknya, yang bermalas-malasan, bakal merugi. Selain bekerja, kamu juga harus pintar memutar gaji atau penghasilan. Supaya duit tidak habis, tetapi malah berkembang biak. Caranya dengan investasi. Begitulah strategi orang-orang tajir. Maka dari itu, uang mereka terus bertambah banyak. Apalagi kalau investasinya di pasar modal, khususnya investasi saham. Cuannya lebih gede. Jika ada yang sudah mantap terjun sebagai investor saham atau mau investasi tetapi masih bingung, simak nih penjelasan tentang kondisi dan tren pasar di 2021, strategi investasinya, serta saham-saham yang layak dikoleksi. IHSG Diprediksi Tembus 6.800 di 2021 Kalau melihat data bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak positif jelang akhir tahun. Ijo royo-royo. Saat ini, indeks acuan bursa nasional tersebut berada dikisaran 5.900-an. Prediksinya bisa tembus ke level 6.000

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham LSIP | 29 November 2021

Saham LSIP LSIP membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan dengan penurunan tajam Jumat lalu kemarin, LSIP berisiko melanjutkan penurunannya menuju target 1170. Indikator teknikal MACD yang lebih dahulu dead cross mendukung prediksi penurunan LSIP. Rekomendasi: Hindari. Sell/ Sell on strength bagi yang punya. Target penurunan berada di 1170. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online