7 Cara Sukses Trading Saham Harian


Trading saham adalah kegiatan jual beli saham dalam jangka waktu yang pendek. Cara trading saham harian juga terbilang cukup sederhana, yaitu membeli saham ketika harganya turun dan menjualnya ketika harga naik atau tinggi. Namun banyak yang bertanya-tanya apakah investasi saham aman bagi keuangan Anda? Hal itu akan terjawab ketika Anda mengikuti berbagai tips trading saham sebagai berikut.

Berbagai Tips dan Cara Trading Saham Harian

Berikut adalah tips sukses trading saham harian dan beberapa hal yang sebaiknya Anda pahami sebelum terjun ke dunia trading saham adalah mengetahui cara ‘mainnya’, seperti:

1. Mulailah dengan Nominal yang Rendah

Memulai sebuah usaha memang tidak selalu butuh modal yang besar. Terlebih trading saham bukanlah hal yang main-main. Untuk mengetahui apakah kita cocok atau tidak dengan bisnis yang satu ini, memang sebaiknya memulai usaha dengan nominal yang kecil.

Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir kerugian di awal. Ketika kita sudah hafal betul seluk beluk bisnis ini, kedepannya bukan tak mungkin kita bisa bermain dengan nominal yang lebih besar, agar untungnya lebih besar pula.

2. Mulailah dengan Pengetahuan yang Cukup

Coba tanya pada diri Anda, apakah sudah paham betul mengenai bisnis trading ini? Pengetahuan yang cukup, akan menjadi bekal kita untuk mendapat keuntungan yang memuaskan. Oleh karenanya, sebelum memulai, baiknya kita kuasai betul ilmunya, agar tidak salah menentukan langkah.

Mulailah dari memahami istilah dan berbagai simbol yang digunakan dalam bisnis trading ini. Bukan hanya penamaannya saja, namun lengkap beserta maknanya. Misalkan OHLC yang merupakan singkatan dari Open High Low Close. Artinya adalah: Open ketika pasar buka dan Close saat pasar tutup. Sedangkan High adalah keadaan harga tertinggi serta Low adalah harga terendah.

3. Memilih Perusahaan Sekuritas yang Tepat

Cara trading saham harian berikutnya adalah dengan menentukan perusahaan yang sekuritas. Sekuritas yang dimaksudkan disini adalah bidang usaha yang menerbitkan saham, obligasi, kontrak berjangka, surat utang, dan yang lainnya. Jangan lupa juga untuk memilih perusahaan sesuai dengan kredibilitas atau pertimbangan kualitasnya.

Untuk menentukan perusahaan sekuritas yang terbaik, Anda dapat konsultasi dengan ahli perencana keuangan. Dengan bertanya kepada ahlinya, tentu saja akan banyak masukan agar apa yang Anda jalankan tidak salah langkah dan bahkan berujung pada kerugian.

4. Hindari Trading Saham yang Terlalu Fluktuatif

Terdapat saham yang pergerakannya terjadi sangat cepat. Kebanyakan menyebutnya dengan istilah saham gorengan. Karena pergerakan yang berlangsung secara cepat itulah yang membuat harga saham ini mengalami lonjakan dalam kurun waktu yang cepat.

Bagi pebisnis pemula, sebaiknya menghindari trading saham jenis ini. Karena selain akan cukup memusingkan dan menyulitkan, hal ini juga akan terlalu berisiko. Sehingga, kita bisa memulai usaha dengan memilih saham yang pergerakannya normal. Selain baik untuk berlatih, saham yang pergerakannya tenang juga tetap bisa menghasilkan profit.

5. Ketimpangan Jual Beli

Trading memanglah sebuah kegiatan jual beli. Dalam pelaksanaannya nanti, kita bisa menggunakan strategi pemilihan waktu. Seperti contohnya adalah menjelang jam istirahat kantoran, dimana ketimpangan yang tinggi bisa saja terjadi. Order pembelian akan lebih tinggi daripada angka jual, hal tersebut bisa dimanfaatkan oleh trader, karena harga saham akan meningkat.

6. Hindari Penggunaan Semua Modal Ke Dalam Satu Transaksi

Saran berikutnya adalah, hindari penggunaan modal hanya ke dalam satu transaksi. Dengan hanya menggunakan modal beberapa persen terlebih dahulu. Kita bisa memahami dan merasakan bagaimana trading yang sesungguhnya itu.

Mulailah dengan belajar dan latihan, perhatikan model saham dan pergerakan pasarnya sebelum memutuskan sebuah transaksi. Jika belum paham betul, menggunakan seluruh modal untuk satu transaksi bisa saja berakibat kerugian.

7. Cut Loss dan Keuntungan yang Realistis

Cut loss adalahcara trading harian sekaligus tips untuk menghindari adanya kerugian. Dimana kita sebagai trader akan melakukan penjualan saham yang dimiliki ketika keadaan harganya turun atau hilang modal saat telah dalam posisi memiliki keuntungan sekitar 10%-20%. Kematangan perencanaan juga serangkaian strategi akan diperlukan dalam melakukan bisnis trading ini.

Sebelum memilih berbisnis bidang trading, hal yang harus kita siapkan selain modal adalah pengetahuan yang cukup. Dengan ilmu yang dimiliki, kita tidak akan merasakan kebingungan nantinya dan bisa menerapkan cara trading saham harian dengan tepat, sehingga keuntungan bisa diperoleh dengan stabil.

Sumber: DAYA

PT Global Mediacom Tbk Raih Pendapatan IDR 7,24 Triliun


PT Global Mediacom Tbk (BMTR) meraih pendapatan sebesar Rp7,24 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari pendapatan Rp5,86 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba kotor naik menjadi Rp3,39 triliun dari laba kotor Rp2,85 triliun.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp1,57 triliun naik dari laba sebelum pajak Rp1,16 triliun.

Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp573,39 miliar naik dari laba Rp551,66 miliar

Total aset perseroan mencapai Rp33,73 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari total aset Rp32,26 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

Dana Ventura, Milik Telkom Indonesia, Raih Pendanaan USD 40 Juta


Arise, entitas joint venture capital untuk pendanaan startup tahap awal yang berfokus di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan penutupan perdana akan dana teknologi debutnya yang bernilai 40 juta dolar.

Pendanaan ini dipimpin bersama oleh Aldi Adrian Hartanto dari MDI Ventures dan Hans de Back dari Finch Capital. Turut bergabung dalam pendanaan ini adalah beberapa investor korporat pihak ketiga, family offices, dan High Net Worth Individuals, termasuk di dalamnya adalah Metrodata Electronix (IDX: MDTL),perusahaan publik TIK raksasa di Indonesia.

Pada akhir tahun 2020, MDI Ventures bermitra dengan Finch Capital untuk mendirikan Arise dengan target aset kelolaan sebesar 40 juta dolar. Kemitraan ini dibangun dengan tujuan untuk mendukung generasi baru pendiri startup teknologi di Asia Tenggara.

Arise memiliki fokus utama pada startup-startup di tahap pasca-seed dan pra-seri A, dengan tawaran pendanaan mulai dari 250 ribu dolar hingga 3 juta dolar per putaran berikut dengan pendanaan berkelanjutan di seri-seri berikutnya dan jaringan go-to-market yang strategis.

Tim Arise memanfaatkan pembelajaran dan pengalaman yang dimiliki di Silicon Valley, Eropa, Korea Selatan, Singapura, dan Indonesia selama dekade terakhir. Arise bertujuan untuk mendukung 25 .bisnis nyata. yang membangun teknologi-teknologi menarik di wilayah Asia Tenggara selama tiga tahun ke depan.

Awal tahun ini, Finch Capital, yang berfokus pada pasar Eropa dan Asia Tenggara, mengumumkan penutupan perdana pada European Fund ketiganya (sebesar 150 juta euro) pada perusahaan-perusahaan fintech dan startup AI yang memiliki pertumbuhan tinggi.

Sementara itu mitranya, MDI Ventures, dengan aset kelolaan senilai 830 juta dolar, memberikan berbagai peluang kepada startup yang didukungnya untuk terhubung dengan Telkom Group di Indonesia, dengan jaringan bisnis seperti telekomunikasi, multimedia, properti, layanan keuangan, dan bisnis-bisnis badan usaha milik negara lainnya.

Berbasis di Indonesia, Arise berupaya membantu mengatasi kesenjangan pendanaan regional yang semakin meluas, terutama untuk perusahaan teknologi tahap awal.

Arise juga bertujuan untuk membantu mengatasi masalah-masalah yang kerap dihadapi oleh para pendiri bisnis di tahap pra-seri A yang rentan dengan resiko. Arise tidak hanya sekedar mengeluarkan dana ke startup yang sudah terbentuk saja, tetapi juga menyasar pendanaan kepada startup sejak dini, bahkan sebelum para pendiri sepenuhnya memantapkan ide dan tim mereka.

Hal ini menjadikan posisi Arise sebagai mitra strategis dengan membuka akses ke mitra go-to-market melalui jaringan LP perusahaannya, menjembatani informasi asimetris pada model bisnis yang telah divalidasi secara global, dan mendukung pendanaan lanjutan melaluidana afiliasinya (MDI Ventures, Centauri Fund, dll). 

"Meskipun dalam dekade terakhir ini terdapat peningkatan yang signifikan akan jumlah founders yang berkualitas, alokasi kapital yang tidak proporsional membuat para founder kesulitan mendapatkan investasi, terutama di saat adanya perlambatan ekonomi di kawasan Asia Tenggara,. jelas Aldi Adrian Hartanto, Managing Partner dari Arise.

Startup yang didanai oleh Arise diberikan jalur untuk menerima investasi pada tahap perkembangan selanjutnya, hingga dapat mencapai exit (misalnya IPO atau M&A). Arise memberikan jalan yang jelas bagi perusahaan teknologi untuk memvalidasi, tumbuh, dan berkembang, yang sejalan dengan komitmen MDI Ventures untuk menghidupkan kembali ekosistem teknologi yang sehat yang mendukung startup mulai dari saat terbentuknya ide hingga pra-IPO dan seterusnya.

"Harapannya Arise dapat mengisi kekosongan antar Fund yangdimiliki MDI, sehingga kami dapat terus berkomitmen untuk mengawal pendanaan startup dari mulai seed sampai dengan Unicorn," kata Budi Setyawan Wijaya selaku Direktur Strategic Portfolio TelkomGroup. (end/pu)

Sumber: IQPLUS

PT Emdeki Utama Tbk Alami Kenaikan Penjualan YoY


PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) meraih penjualan neto Rp187,06 miliar hingga periode 30 Juni 2021 naik dari Rp155,31 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba kotor naik menjadi Rp37,99 miliar dari laba kotor Rp34,35 miliar.

Laba sebelum pajak tercatat Rp16,15 miliar turun dari laba sebelum pajak Rp17,08 miliar.

Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp12,81 miliar turun dari laba Rp13,92 miliar.

Total aset perseroan mencapai Rp973,39 miliar hingga periode 30 Juni 2021 relatif sama dari total aset Rp973,68 miliar hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

PT Bank Syariah Indonesia Tbk Gencarkan Migrasi Nasabah ex BNIS


Manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI menyarankan nasabah ex-BNI Syariah mengunduh dan mengaktifkan aplikasi BSI Mobile yang bisa di unduh di IOS ataupun Android dan juga menggunakan layanan Live Chat Aisyah dalam proses Auto-Migrasi yang saat ini sedang berlangsung. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Direktur Utama 2 BSI, Abdullah Firman Wibowo.

Firman mengatakan saat ini BSI sedang melakukan proses auto-migrasi rekening terhadap lebih dari 1 juta rekening nasabah ex-BNI Syariah sejak tanggal 9-10 Agustus 2021. Proses ini merupakan tahapan dari pengintegrasian seluruh sistem bank sebelum merger ke dalam sistem BSI. Firman juga menyebut bahwa mungkin pada saat proses auto-migrasi tersebut akan terjadi beberapa ketidaknyamanan karena adanya sinkronisasi IT dalam sistem layanan.

"Dalam proses auto-migrasi ini, kami menghimbau kepada nasabah ex-BNIS untuk mengunduh dan mengaktifkan aplikasi BSI Mobile yang bisa di unduh di IOS ataupun Android. Hal ini karena akan memudahkan dalam proses integrasi. Selain itu, kepada nasabah untuk segera mengganti kartu ATM lama menjadi kartu ATM berbasis chip. Teruntuk nasabah ex-BNIS yang belum sempat untuk mengganti kartu, BSI memberikan kemudahan bertransaksi dengan mudah dan nyaman dengan BSI Mobile selain itu nasabah ex-BNIS dapat melakukan transaksi penarikan tunai tanpa kartu ATM di ATM BSI atau melalui gerai Indomaret terdekat. Kami memastikan bahwa pasca migrasi kami dapat memberikan layanan terbaik untuk kenyamanan dan keamanan transaksi nasabah, seiring komitmen kami untuk terus mengembangkan digital banking," ujarnya.

Kebijakan auto-migrasi rekening tersebut merupakan kebijakan BSI yang dibuat seiring dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia. Dalam skema ini, nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang BSI untuk melakukan proses migrasi rekening dan cukup melakukan aktivasi BSI Mobile. Agar bisa bertransaksi melalui mobile banking, nasabah ex-BNI Syariah harus memindahkan mobile banking melalui aktivasi di BSI Mobile.

Adapun untuk mengaktifkan BSI Mobile nasabah melakukan permintaan kode aktivasi BSI Mobile melalui Live Chat Aisyah pada website BSI, www.bankbsi.co.id. Selain itu, nasabah juga bisa memanfaatkan Whatsapp Business BSI di nomor 0815 8411 4040 untuk mengaktifkan BSI Mobile. Untuk langkah yang bisa dilakukan nasabah adalah dengan mengunduh aplikasi BSI Mobile di App Store dan Google Play Store. Lalu pilih 'Sudah Memiliki Rekening' klik 'Aktivasi' masukkan nomor handphone dan kode aktivasi yang telah diterima nasabah melalui SMS.

Selanjutnya kirim SMS verifikasi ke 3339, kemudian kembali ke aplikasi BSI Mobile. Setelah itu buat PIN transaksi dan kata sandi. Firman pun menjamin dengan proses tersebut nomor rekening nasabah legacy BNI Syariah tidak mengalami perubahan saat termigrasi otomatis.

Untuk rekening ex-BNIS yang 9 digit dan sudah termigrasi, hanya ditambahkan angka 0 dibelakang nomor rekening. Nomor rekening yang baru dapat dikonfirmasi ke call center BSI 14040.

"Proses auto-migrasi ini juga tidak akan berdampak pada saldo rekening nasabah. Seluruh saldo akan dipindahkan sesuai dengan kondisi di legacy, sehingga tidak ada perubahan," pungkas Firman.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Metrodata Electronics Tbk Optimalkan Peluang di Industri Gaming


PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) khususnya di bidang solusi digital serta distribusi hardware dan software, terus memperkuat lini gaming di tengah maraknya tren industri gaming di masa pandemi Covid-19 melalui anak usahanya PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI) dengan menambah kemitraan bersama DELL Alienware.

Melalui kerja sama dengan DELL Alienware, SMI akan memasarkan dan menjual produk notebook gaming dan bertahap ke produk pheriperal gaming. Alienware merupakan merek anak usaha dari DELL yang fokus pada produk komputer game yang dipasarkan melalui merek DELL.

Susanto Djaja selaku Presiden Direktur MTDL mengatakan, "MTDL terus melengkapi produk dan solusi TIK sehingga dapat menghasilkan kinerja yang baik. Berkat kinerja yang cemerlang ini, pada tahun 2021 MTDL kembali masuk ke dalam jajaran .Forbes Best of the Best 2021: The 50 Best Companies. untuk yang kelima kalinya, yaitu tahun 2014, 2016, 2018, 2020, dan 2021. Pada tahun 2021 MTDL meraih ranking ke 39 dalam kategori Technology Hardware and Equipment yang diumumkan di Majalah Forbes Indonesia edisi Agustus 2021. Ke depan, diharapkan MTDL dapat terus meraih kinerja yang baik."

Pencapaian ini tidak terlepas dari kinerja cemerlang MTDL yang terus bertumbuh, yaitu pada Semester I-2021 MTDL meraih pendapatan sebesar Rp7,7 triliun atau meningkat 23,5%.

Pendorong pertumbuhan tersebut disebabkan oleh meningkatnya permintaan berbagai produk dan solusi TIK untuk mendukung digitalisasi. MTDL terus menambah produk, mitra global, dan solusi TIK yang diharapkan dapat terus meningkatkan kontribusi yang baik untuk kinerja MTDL ke depannya. Salah satunya adalah pada bidang gaming, yang mana penjualan produk gaming MTDL pada Semester I2021 mencapai Rp712 miliar atau meningkat 66% YoY. "Dalam segmen bisnis gaming, MTDL sudah menjual produk notebook, PC, graphic cards, keyboard mouse, monitor, headset, gaming chairs, casing, power supply, LED lamp, cooler, RAM, storage, dan sebagainya.

Masa pandemi ini telah mendorong banyak orang menghabiskan waktu di rumah untuk mengisi waktu luangnya dengan bermain game, terlebih di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Untuk itulah, kami terus memperlengkapi produk gaming dengan menambah mitra kembali bersama DELL Alienware untuk memenuhi kebutuhan para konsumen di Indonesia," ujar Ronaldy Suhendra selaku Direktur SMI.

Kerja sama SMI dan DELL Alienware diharapkan dapat memperlengkapi kebutuhan produk gaming di Indonesia melalui jaringan SMI yang sudah menjangkau lebih dari 150 kota di 20 wilayah strategis di Indonesia. Saat ini MTDL melalui SMI sudah memiliki lebih dari 5.200 channel partners.

"Kami akan terus memperkuat bisnis kami di bidang TIK dengan terus menambah partnership bersama para mitra global untuk terus menjawab kebutuhan produk dan solusi TIK di Indonesia. Diharapkan dengan jaringan pemasaran yang kuat yang kami miliki, kami mampu memasarkan produk DELL Alienware dengan baik dan terus memperkuat produk-produk kami di lini gaming," tutup Susanto.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Waskita Karya (Persero) Tbk : Ruas Toll Kayuagung-Palembang-Betung Diminati Investor


PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengungkapkan ruas tol Kayuagung - Palembang - Betung sudah ada investor peminat yang akan mengambilalih sebagian saham di ruas tol yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Waskita Sriwijaya Tol tersebut.

"Kami ada peminat, jadi ada investor yang akan mengambilalih sebagian saham di ruas tol yang dikelola Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Waskita Sriwijaya Tol dan ini yang kami harapkan bisa segera tuntas sehingga akan dapat mengurangi beban Waskita Sriwijaya Tol Road," ujar President Director Waskita Destiawan Soewardjono dalam seminar daring di Jakarta, Kamis.

Destiawan juga berharap ekuitas yang sudah diinvestasikan di ruas tol tersebut bisa kembali dan ini juga akan mengurangi beban Waskita Karya.

Waskita sendiri memiliki 98,18 persen saham di BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol yang mengelola ruas tol Kayuagung-Palembang-Betung.

Ruas tol Kayuagung-Palembang sudah beroperasi yang telah diresmikan oleh Presiden RI pada tahun 2021 dan ini akan dilanjutkan dengan seksi ruas tol Palembang - Betung. Panjang ruas tol Kayu Agung-Palembang-Betung 111,69 Km dan untuk seksi tol Kayu Agung-Palembang diselesaikan dengan ekuitas Waskita Karya.

"Sedikit saya singgung juga bahwa nanti ruas tol Kayu Agung - Palembang - Betung ini, Waskita juga akan di-support oleh adanya Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemerintah," kata President Director Waskita tersebut.(end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham PTBA, ADRO, ANTM dan BBNI oleh Valbury Sekuritas | 13 Agustus 2021


VALBURY SEKURITAS INDONESIA

Daily News 13 Aug 2021

Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (13/08), ditengah bauran katalis baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri; 1) IPR Juli 2021 diperkirakan sebesar 182,0 atau turun 8,3% mom dari IPR Juni 2021 yang sebesar 198,5 (-), 2) Implementasi Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik Berbasis Risiko (OSS RBA) yang diluncurkan awal pekan ini masih menghadapi sejumlah kendala (+/-), Sentimen pasar;  1)    Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS(-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak bergerak variatif (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Kamis (12/08) ditutup menguat (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak variatif (+/-), Sentimen global;  1) US, Import Price Index MoM, diperkirakan turun menjadi 0.6% dari 1.0% (-), 2) US, Import Price Index YoY, diperkirakan turun menjadi 10.5% dari 11.2% (-), 3) US, Export Price Index MoM, diperkirakan turun menjadi 0.7% dari 1.2% (-), 4) Pemerintah Cina akan menerapkan aturan dan hukuman antimonopoli yang lebih ketat selama lima tahun ke depan (+).


Perspektif tenikal

Support Level :    6081/6022/5993

Resistance Level :   6169/6198/6257

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Up to down (-)


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


PTBA: Trading Buy

Close 2370, TP 2420

Boleh buy di level 2290-2370

Resistance di 2420 & support di 2290

Waspadai jika tembus di 2290

Batasi resiko di 2260


ADRO: Trading Buy

Close 1410, TP 1480

Boleh buy di level  1390-1410

Resistance di 1480 & support di 1390

Waspadai jika tembus di 1390

Batasi resiko di 1340


ANTM : Trading Buy

Close 2400, TP 2450

Boleh buy di level  2370-2400

Resistance di 2450 & support di 2370

Waspadai jika tembus di 2370

Batasi resiko di 2340


BBNI:  Trading Buy

Close 5075, TP 5250

Boleh buy di level  5000-5075

Resistance di 5250 & support di 5000

Waspadai jika tembus di 5000

Batasi resiko di 4850


JSMR:  Trading Buy

Close 3930, TP 4000

Boleh buy di level  3790-3930

Resistance di 4000 & support di 3790

Waspadai jika tembus di 3790

Batasi resiko di 3780


LSIP:  Trading Buy

Close 1160, TP 1190

Boleh buy di level  1105-1160

Resistance di 1190 & support di 1105

Waspadai jika tembus di 1105

Batasi resiko di 1085


Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;

TLKM, MNCN, ACES, INDF, ASSA, LSIP,  


(Disclaimer ON)

Rekomendasi Saham MIKA dan TBIG oleh HP Financials


HP Financials Technical View & Key Calls

13 Agustus 2021

Saham MIKA


MIKA nampak berusaha bertahan di sekitar Support Lower Channel merah sekaligus titik Low November tahun lalu di level 2270. Seiring pola candle Tweezer dan indikator RSI yang mulai menghadap ke atas, diharapkan MIKA mampu rebound menuju MA10 di sekitar 2450-2460. Destinasi selanjutnya adalah MA20 & 50 di 2560-2620, disusul Upper Channel 2680-2750.

Rekomendasi:

Speculative Buy, Entry Level: 2300-2320; Target: 2450-2460 / 2560-2620 / 2680-2750; Stoploss: 2200

Saham TBIG


TBIG berhasil ditutup hijau setelah bertemu Tredline jk.pendek biru sekaligus FR1.618 di sekitar 2920. Seiring indikator RSI yang mulai menghadap ke atas, TBIG ada peluang untuk rebound menuju 3 lapis MA di seputaran 3120-3160. Area ini harus mampu dihadapi, sebelum melanjutkan perjalanan ke utara menuju Target selanjutnya pada titik previous High 3370-3430.

Rekomendasi:

Speculative Buy, Entry Level: 3000-2940; Target: 3120-3160 / 3370-3430; Stoploss: 2890

Ulasan Pasar Global | 13 Agustus 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Aug 13, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

S&P 500, Dow mencatat rekor baru seiring pemulihan bergerak maju

Dow dan S&P 500 melonjak ke rekor penutupan untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis, dengan saham teknologi mega-cap mendorong pasar lebih tinggi karena investor menyambut data pekerjaan yang menunjukkan pemulihan ekonomi AS yang stabil.

Dow Jones naik 14,88 poin atau 0,04% menjadi 35.499,85. S&P 500 naik 13,13 poin atau 0,30% menjadi 4.460,83. Nasdaq menambahkan 51,13 poin atau 0,35% menjadi 14.816,26.

Apple Inc, Microsoft Corp, Amazon.com, induk Google Alphabet Inc dan Facebook Inc, yang merupakan seperempat dari kapitalisasi pasar S&P 500, memimpin saham di S&P dan Nasdaq yang sarat teknologi. Dow menambah rekor penutupan di bel. Tesla Inc, Nvidia Corp dan Moderna Inc juga reli pada hari di mana lebih banyak saham turun daripada yang menguat.

Eropa

Bursa Eropa memperpanjang rekor reli karena kenaikan dari perusahaan asuransi dan aktivitas M&A

Bursa Eropa naik pada hari Kamis, mencapai rekor tertinggi lainnya, karena pendapatan yang kuat dari perusahaan asuransi dan aktivitas M&A di Inggris membantu mengimbangi penurunan saham pertambangan.

Indeks STOXX 600 Eropa naik tipis 0,1%.

Perusahaan asuransi Inggris Aviva naik 3,5% setelah mengatakan akan mengembalikan setidaknya 4 miliar pound ($ 5,5 miliar) kepada pemegang saham, sementara Zurich Insurance Group menambahkan 3,8% karena melaporkan lonjakan 60% dalam laba operasi bisnis semester pertama. Perusahaan asuransi Belanda Aegon NV melonjak 7,3% setelah membukukan pendapatan kuartal kedua yang jauh lebih baik dari yang diharapkan. Deutsche Telekom naik 2,8% setelah menaikkan prospek laba untuk kedua kalinya tahun ini.

Rekomendasi Saham ERAA, EXCL, BJBR dan INCO oleh Indopremier | 13 Agustus 2021


IHSG (6.100 – 6.180) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.180 dan 6.220 dengan support di level 6.100 kemudian 6.060.

ERAA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 665 kemudian 675 dengan support di level 645, cut loss jika break 635.

EXCL (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.650 kemudian 2.690 dengan support di level 2.570, cut loss jika break 2.530.

BJBR (Buy) :  Target kenaikan harga pada level 1.275 kemudian 1.295 dengan support di level 1.235, cut loss jika break 1.215.

INCO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.200 kemudian 5.300 dengan support di level 5.000, cut loss jika break 4.900.

XIFE (Buy) : Target kenaikan harga pada level 92 kemudian 93 dengan support di level 90, cut loss jika break 89.

XCLQ (Buy) : Target kenaikan harga pada level 89 kemudian 90 dengan support di level 87, cut loss jika break 86.

XPDV (Buy) : Target kenaikan harga pada level 417 kemudian 426 dengan support di level 399, cut loss jika break 390.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbvmq

Rekomendasi Saham UNTR, SMGR, JSMR dan IRRA oleh MNC Sekuritas | 13 Agustus 2021


MNCS Daily Scope Wave

13 Agustus 2021

Kemarin (12/8), IHSG ditutup menguat 0,8% ke level 6,139, pergerakan IHSG juga disertai dengan munculnya tekanan beli. Kami perkirakan adanya dua skenario pada IHSG, dimana pada jangka pendeknya IHSG akan sama-sama menguat terlebih dahulu untuk menguji level 6,150-6,200. Namun, pada skenario hitam, penguatan IHSG merupakan bagian dari koreksi wave E pada pola triangle yang mana IHSG akan berlanjut terkoreksi menuju ke 5,850-5,900. Skenario terbaiknya, pada merah, dimana koreksi IHSG hanya akan menguji 6,000-6,010 dan kembali menguat.

Support: 6,015, 5,947

Resistance: 6,166, 6,263


UNTR - Buy on Weakness

Kemarin (12/8), UNTR ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 8,9% ke level 20,700, pergerakan UNTR pun disertai dengan tekanan beli yang besar dan sudah break dari level resistancenya di 20,550. Kami perkirakan, posisi UNTR saat ini sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B). Hal ini berarti, UNTR masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 19,750-20,400

Target Price: 22,000, 23,500

Stoploss: below 19,625


SMGR - Buy on Weakness

Pada perdagangan kemarin (12/8), SMGR ditutup menguat 3,5% ke level 8,775, pergerakan SMGR kemarin juga diikuti dengan meningkatnya tekanan beli dan sudah break dari level resistancenya di 8,725. Posisi SMGR saat ini, kami perkirakan sedang berada di awal wave C dari wave (B). Hal ini berarti, SMGR masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 8,475-8,750

Target Price: 9,300, 10,000

Stoploss: below 7,675


JSMR - Buy on Weakness

JSMR ditutup menguat 5,1% ke level 3,930 pada perdagangan kemarin (12/8), pergerakan JSMR diikuti dengan meningkatnya tekanan beli dan JSMR pun sudah bergerak di atas MA20 dan MA60-nya. Selama JSMR mampu bergerak di atas 3,650, maka posisi JSMR saat ini sedang berada di awal wave 3 dan akan lebih terkonfirmasi bila JSMR mampu break resist 4,080.

Buy on Weakness: 3,800-3,900

Target Price: 4,320, 4,600

Stoploss: below 3,650


IRRA - Spec Buy

IRRA ditutup terkoreksi 1,5% ke level 1,930 pada perdagangan kemarin (12/8). Selama IRRA masih mampu bertahan di atas 1,810 sebagai supportnya, maka kami perkirakan saat ini posisi IRRA sedang berada di akhir wave [ii] dari wave C. Hal ini berarti, koreksi IRRA akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 1,885-1,930

Target Price: 2,400, 2,850

Stoploss: below 1,810


Disclaimer On


Analisa Saham BRIS | 13 Agustus 2021


Analisa Saham BRIS

Saham BRIS pada tanggal 12 Agustus 2021 ditutup menguat tipis pada harga 2350, naik 0,42%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 103% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bearish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Investor asing terlihat melakukan aksi akumulasi sebesar IDR 5,2 Milyar pada saham ini.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Downtrend

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 2450

Jika naik di atas 2760 maka berpeluang ke 3200

Jika turun di bawah 2220 maka berpeluang ke 2120

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/


Rekomendasi Saham ITMG, AALI, MDKA, UNTR dan ADRO | 13 Agustus 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Friday (13/08/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


Indonesia  Is Still The Highest Number 1 In The World For New Deaths Caused By Covid19 Defeating USA (+597), India (+583), Brazil (+883) & Russia (+808)‼️️️‼️️️️‼️️️️‼️‼️


IDX Composite 6,091 - 6,183

SUMMARY: NEUTRAL


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): NEUTRAL

STOCH (9,6,3): NEUTRAL

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): HIGH VOLATILITY

ADX (14): BUY!!

CCI (14): *NEUTRAL

HIGHS/LOW (14): NEUTRAL

UO: SELL‼️

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: SELL‼️

BULLBEAR (13): SELL‼️


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



STOCKS PICK:


ITMG 17,000 - 18,000

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 17,300

TARGET PRICE: 18,000

STOP-LOSS: 17,000


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



AALI 8,150 - 9,275

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 8,575

TARGET PRICE: 9,275

STOP-LOSS: 8,150


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



MDKA 2,650 - 3,000

TECHNICAL INDICATORS: NEUTRAL BUY 2,790

TARGET PRICE: 3,000

STOP-LOSS: 2,650


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



UNTR 19,675 - 22,700

TECHNICAL INDICATORS: BUY BUY 20,700

TARGET PRICE: 22,700

STOP-LOSS: 19,675


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



ADRO 1,360 - 1,510

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY, BUY 1,410

TARGET PRICE: 1,510

STOP-LOSS: 1,360


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Update Harga Komoditas dan Indeks | 13 Agustus 2021


U.S. stocks edged higher on Thursday, pushing both the Dow Jones Industrial Average and S&P 500 to fresh records during an otherwise tame session.


Dow.......35500   +14.8       +0.04%

Nasdaq.14816   +51.1       +0.35%

S&P 500..4461   +13.1       +030%


FTSE.......7193     -26.9        -0.37%

Dax........15938   +111.4    +0.70%

CAC........6883    +24.5       +0.36%


Nikkei...28015    -55.5         -0.20%

HSI........26517    -142.3      -0.53%

Shanghai .3524   -7.9          -0.22%

ST Times..3183  +2.8         +0.09%


IDX.....  6139.65  +51.24    +0.84%

LQ45.....845.84   +13.52    +1.62%

 

Indo10Yr..6.4661  +0.0133   +0.21%

ICBI.....323.8748    -0.1744    -0.05%

US10Yr...1.3670     +0.0280   +2.09%

VIX..............15.59   -0.47       -2.93%👍

  

USDIndx .....93.0090  +0.0970  +0.10%

Como Indx....216.96  +0.26       +0.12%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN........159.95  -0.27        -0.17%


IndoCDS..75.8008  -1.5248    -1.97%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14382.50      unch       +0%

Jisdor....14389.00  -8              -0.06%


Euro.........1.1732   -0.0007    -0.06%


TLKM........23.17    +0.30       +1.31%

(3333)

EIDO..........20.60    +0.22       +1.08%

EEM..........51.86     -0.46         -0.88%


Oil.............69.09     -0.16         -0.23%

Gold ....1751.80     -1.50         -0.09%

Timah ...35252.50 -467.50      -1.31%

Nickel...19662.50  +237.50     +1.22%

Silver..........23.12    -0.37        -1.58%

Copper......436.00   -0.75        -0.17%

 

Coal price...171.25    +1.85     +1.09%‼️

(Agt/Newcastle) 

Coal price...167.00    +3.20     +1.95%‼️

(Sep/Newcastle)

Coal price....150.00   +2.40     +1.63%‼️

(Agt/Rotterdam) 

Coal price....149.45   +2.75     +1.87%‼️

(Sep/ Rotterdam)


CPO(Okt)......4471   -34          -0.75%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn..........573.25   +14.00   +2.50%

SoybeanOil..61.58  -0.02       -0.03%

Wheat.......764.75   +25.50    +3.45%


Wood pulp.....4757.50  7.50  +0.16%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas