Serba-Serbi Belajar Saham untuk Pemula, Sudah Siap Cari Cuan?


Dunia saham semakin hari semakin banyak menarik perhatian orang. Bagaimana tidak? Saham sering dikaitkan sebagai aktivitas yang mampu membuat seseorang mampu mendapatkan penghasilan tanpa harus bekerja secara nyata. Istilahnya, investasi saham mampu membuat uang nganggur yang dimiliki memberikan keuntungan.

Akan tetapi, di sisi lain, terjun ke dunia investasi saham juga memungkinkan pelakunya untuk kehilangan uang. Hal ini karena harga saham yang dibeli bisa saja menurun dan mengurangi valuasinya. Alhasil, saat dijual nanti, harga sahamnya lebih murah dari harga belinya dan inilah yang menyebabkan investor tak bisa mengelak dari potensi mengalami boncos atau kerugian.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk mencoba investasi, kamu perlu memahami dulu seluk-beluk dari aktivitas investasi tersebut. Di tengah keterbukaan informasi karena internet dan berbagai sumber lainnya seperti saat ini, tentu belajar saham dari nol dapat dilakukan oleh siapa saja.

Nah, agar kamu tidak sekadar terjun tanpa parasut, simak serba-serbi belajar saham untuk pemula berikut ini. Dijamin cuan akan lebih deras masuk ke kantongmu dan risiko kerugiannya bisa diminimalisir sedemikian rupa.

Apa Itu Saham?

Seperti yang dijelaskan oleh Bursa Efek Indonesia atau BEI, saham adalah tanda penyertaan modal pada sebuah perseroan terbatas atau perusahaan. Orang yang menanam modal pada sebuah perusahaan biasa disebut sebagai pemegang saham, serta mempunyai klaim atas pendapatan dan aset perusahaan, serta memiliki hak untuk mengikuti RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham.

Dari penjelasan tersebut, saham dapat diartikan sebagai bukti kepemilikan dari suatu badan usaha atau perusahaan. Jika memiliki saham, kamu akan menjadi pemilik atau bagian dari suatu perusahaan. Itulah mengapa saham termasuk sebagai surat berharga, dan semakin besar nilai saham yang dimiliki seseorang, semakin besar pula kekuasaannya terhadap perusahaan tersebut. 

Bagi sisi perusahaan, menerbitkan saham mampu membuka pintu untuk memperoleh pendanaan berjangka panjang dan meningkatkan modal bisnisnya selain dengan cara menerbitkan obligasi. Sementara itu, di sisi investor, saham adalah instrumen investasi dengan tingkat keuntungan atau profit yang menarik, walaupun tingkat risikonya juga tidak bisa disepelekan.

Jenis Produk pada Pasar Modal

Saham umumnya diperjualbelikan di pasar modal sebagai salah satu surat berharga atau produk investasi. Produk pada pasar modal umumnya dibagi menjadi 2, yaitu:

  1. Surat berharga dengan bentuk kepemilikan.
  2. Surat berharga dengan bentuk uang. 

Pada pasar modal, produk diperdagangkan dengan jangka waktu cukup panjang (di atas satu tahun) dan dikenal dengan istilah instrumen long-term atau jangka panjang. Untuk lebih jelasnya berikut adalah jenis dari produk saham yang sering diperdagangkan pada pasar modal :

  • Common Stock atau Saham Biasa

Merupakan bukti penyertaan atau kepemilikan seseorang atau sebuah badan pada suatu perusahaan. Salah satu jenis saham unggulan atau blue chips adalah saham yang diterbitkan perusahaan besar dan sudah konsisten menunjukkan kemampuannya dalam meraih keuntungan serta membagikan dividen.

  • Right Issue

Merupakan hak untuk memesan efek lebih dulu di harga yang sudah ditentukan di periode tertentu. Bukti right ini diterbitkan di penawaran umum terbatas di mana saham baru akan ditawarkan ke pihak pemegang saham yang lama, dan bisa diperjualbelikan pada pasar sekunder dalam periode tertentu. 

Karena berkesempatan untuk membeli saham baru di harga yang sudah ditetapkan dan umumnya lebih murah, investor yang membeli right issue akan memperoleh keuntungan lebih besar. 

  • Bond atau Obligasi

Merupakan surat pengakuan terhadap utang perusahaan yang menyanggupi membeli pokok utangnya, serta membayarnya secara berkala maupun di suatu waktu yang telah ditetapkan. Pada jenis investasi ini, sumber keuntungan berasal dari bunga dan dibayarkan secara tahunan, semesteran, maupun triwulan. Obligasi melibatkan kontrak yang mengikat pada pihak pemberi pinjaman dan pihak penerima pinjaman.

  • Preferred Stock atau Saham Istimewa

Saham yang memberi hak prioritas atau spesial kepada para pemegangnya. Hak istimewa tersebut bisa berupa hak untuk menukar saham dengan saham yang biasa, memengaruhi manajemen pada pencalonan pengurus, memperoleh jumlah tetap serta risiko lebih kecil dibanding saham biasa, dan hak diutamakan saat mendapatkan dividen. 

  • Warrant

Waran adalah hak membeli suatu saham biasa di waktu dan juga harga yang telah ditentukan. Umumnya, waran ini dijual bersama surat berharga lainnya, seperti, saham dan obligasi. Tujuan dari penerbitan waran adalah menarik pemodal dalam membeli obligasi atau saham yang ditawarkan emiten.

  • Mutual Fund atau Reksa Dana

Terakhir, mutual fund atau reksa dana adalah varian investasi yang dilakukan dengan cara menghimpun dana yang didapatkan dari masyarakat. Melalui bantuan manajer investasi, dana yang terkumpul tersebut akan diinvestasikan dalam bentuk himpunan surat berharga atau portofolio efek. Investasi reksa dana memiliki sumber keuntungan dari peningkatan NAB atau nilai aktiva bersih, capital gain, dan dividen. 

Jenis Indeks Saham BEI

Bagi pemula yang belum begitu mengerti tentang saham harus memahami bahwa BEI mempunyai 35 indeks saham. Yang dimaksud indeks saham adalah ukuran atau statistik yang menggambarkan keseluruhan fluktuasi atau pergerakan harga dari sekumpulan saham yang ditentukan berdasarkan sejumlah kriteria serta metodologi khusus dan dievaluasi berkala. Beberapa tujuan dari indeks saham, yaitu:

  1. Mengetahui sentimen pasar.
  2. Sebagai benchmark pada portofolio aktif.
  3. Menjadi produk investasi yang pasif, misalnya, reksa dana indeks, ETF indeks, dan produk turunan.
  4. Proksi pada kelas aset di alokasi aset.
  5. Proksi untuk mengukur serta menciptakan model pengembalian atau return investasi, kinerja sesuai risiko, dan risiko sistematis.

Beberapa contoh indeks saham adalah indeks LQ45 yang terdiri dari 45 jenis saham yang dipilih berdasarkan kapitalisasi pasar serta tingginya likuiditas pada keseluruhan saham pada BEI. Ada pula IDX Quality 30 yang diukur kinerjanya berdasarkan tingkat solvabilitas baik, pertumbuhan keuntungan stabil, profitabilitas tinggi, serta likuiditas transaksi dan kinerja keuangan baik. 

Cara Membeli dan Menjual Saham

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mulai berinvestasi saham. Sebagai investor pemula, jangan langsung berpaut pada cuan atau keuntungan. Melainkan fokuskan diri untuk menikmati prosesnya dan membiasakan diri dengan situasi serta pergerakan harga saham.


Untuk bisa membeli dan menjual saham, kamu bisa mengikuti cara-cara berikut ini : 

  1. Buka Rekening Saham

Kamu dapat membuka rekening sahammu sendiri pada perusahaan sekuritas yang tentunya sudah terjamin kualitasnya dan terpercaya. Biasanya, berkas yang diminta untuk membuka rekening tersebut adalah identitas diri, NPWP, buku tabungan, data usaha, dan informasi ahli waris.

       2 .Setor Saldo Perdana

Setelah memiliki rekening saham, kamu bisa menyetor sejumlah dana untuk dijadikan modal investasi. Nominalnya tergantung dari kebijakan perusahaan sekuritas yang dipilih. Saat sudah berhasil menyetor saldo pertama, rekening menjadi aktif dan kamu telah menjadi seorang investor saham.

        3. Pilih Metode Berinvestasi

Fluktuasi harga saham adalah hal yang biasa. Untuk itu, kamu perlu menentukan metode untuk berinvestasi saham, apakah itu, jangka pendek atau investasi jangka panjang dan mencari keuntungan dari capital gain dan dividen. Agar lebih aman dan stabil, khususnya saat belum begitu memahami cara menentukan saham yang menjanjikan keuntungan, menjadi investor jangka panjang tentu lebih cocok dipilih oleh pemula. 

        4. Pelajari serta Analisa Kondisi dan Profil Perusahaan

Tidak ada yang bisa secara akurat memastikan bahwa sebuah saham akan mengalami peningkatan atau penurunan. Namun, dengan mempelajari background dan riwayat perusahaannya, kamu bisa meminimalisir risiko kerugian dan meningkatkan potensi mendapatkan keuntungan. Pertimbangkan pula sejumlah faktor eksternal yang dapat memengaruhi nilai saham suatu perusahaan agar tak mengalami kerugian saat berinvestasi. 

         5. Gunakan Aplikasi Trading Online

Setelah menentukan saham mana yang bakal dibeli, kamu dapat mengunduh aplikasi trading online yang biasanya disediakan oleh perusahaan sekuritas. Melalui aplikasi tersebut, kamu bisa memantau fluktuasi dan pergerakan harga saham. Dalam kata lain, kamu mampu mengetahui kapan harusnya membeli saham saat harganya turun, atau menjual saham saat harganya naik.

        6. Mulai Beli Saham

Dalam membeli saham, kamu perlu memahami strategi khusus untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalisir kerugiannya, yaitu, analisis fundamental dan analisis teknikal. Untuk analisis fundamental, kamu perlu melakukan pendekatan pada kondisi ekonomi, politik, dan tren usaha, serta mempelajari laporan keuangan emiten atau perusahaan. 

Sedangkan untuk analisis teknikal, strategi ini lebih mengacu pada pendekatan saham dan pergerakannya di periode tertentu. Seperti fluktuasi dan harga, serta informasi terkait titik tertinggi maupun terendah pada harga saham. 

         7.Jual Saham untuk Dapatkan Cuan

Tidak hanya saat membeli, menjual saham pun membutuhkan strategi agar memaksimalkan cuannya. Secara umum, waktu terbaik menjual saham adalah ketika harganya sedang naik karena investor akan mampu mendapatkan keuntungan. Namun, menjual saham juga bisa dilakukan saat harga tengah turun untuk meminimalisir risiko kerugian lebih dalam yang dikenal dengan istilah cut loss. 

Tips Meraih Cuan dalam Investasi Saham

Investasi saham seringkali dijadikan sebagai pilihan untuk mempersiapkan kehidupan di masa depan. Potensi keuntungan yang menjanjikan membuat tak sedikit orang mempelajari cara kerja investasi tersebut dari berbagai sumber. Sebagai pemula, kamu tentu perlu memahami bagaimana tips memaksimalkan keuntungan investasi saham, berikut beberapa di antaranya.

  • Mulai dengan nominal kecil.
  • Pengetahuan terhadap modal utama.
  • Pilih perusahaan sekuritas terbaik.
  • Jangan ambil saham gorengan.
  • Pahami ketimpangan order beli dan jual.
  • Jangan menaruh semua modal di satu produk saham.
  • Jangan Asal Terjun ke Dunia Saham Tanpa Tahu Dulu Ilmunya

Itulah penjelasan lengkap tentang belajar saham pemula. Belajar investasi saham memang tidak mudah dan tidak mungkin bisa dilakukan dalam waktu singkat. Namun, seiring dengan melakukan praktik, kamu dapat sekaligus belajar dan lambat laun akan terbiasa serta lebih berpotensi untuk meraih cuan lebih banyak dari aktivitas tersebut

sumber : cermati



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Ibu-ibu Nabung Saham Modal Rp 300 Ribu, Cuannya Sekarang 600 Persen


Kisah sukses berinvestasi saham dialami seorang ibu rumah tangga di Jakarta Timur. Berawal dari coba-coba, ia akhirnya mampu meraup cuan hingga 600 persen atau 6 kali lipat dari modal awal sebesar Rp 300 ribu. 

Nominal uang yang diinvestasikan wanita bernama Rahma ini mungkin dianggap receh, tapi bagi ia yang hanya dinafkahi suami tidak lebih dari Rp 1 juta, angka Rp 300 ribu terbilang besar. 

"Nominal besar kecil itu kan relatif banget ya. Buat kebanyakan orang Rp 300 ribu pastilah nggak ada apa-apanya, tapi buat saya lumayan. Bisa nabung saham segitu ya alhamdulillah," kata Rahma kepada Ayojakarta, Kamis 14 Oktober 2021. 

Saham yang ia beli pada pertengahan tahun 2020 adalah PT Allo Bank Indonesia Tbk (kode saham BBHI), sebelumnya PT Bank Harda Internasional. Waktu itu Rahma membeli 5 lot seharga Rp 611 per saham, dirupiahkan sebesar Rp 305.500. 

Alasan mengapa ia membeli saham tersebut tak lain karena masukan kakak sepupunya yang memang lebih dulu menggeluti dunia pasar modal. Saham BBHI diprediksi menguat ketika saat itu berita rencana akuisisinya oleh Chairul Tanjung ramai mengemuka. 

Prediksi itu tepat adanya. Chairul Tanjung lewat Mega Corpora resmi mengambil alih 73,71 persen saham Bank Harda Internasional pada April 2021. Nama Bank Harda Internasional kemudian berganti menjadi Allo Bank Indonesia. Sejak saat itu, harga sahamnya terus melambung tinggi. 

Pada perdagangan hari ini pukul 11.02 WIB, saham BBHI naik 3,76 persen dari penutupan perdagangan kemarin ke angka 4.420 per saham. 

Tangkapan layar hasil investasi saham / dok. Rahma

"Kalau tadi liat untung aku udah 600 persenan. Itu sahamnya nggak diapa-apain, didiemin aja gitu dia bergerak sendiri. Harusnya bisa di-top-up biar lebih maksimal, cuma belum ada dana buat top-up lagi. Alhamdulillah udah untung," ujar Rahma. 

Wanita berusia 32 tahun ini mengaku tidak mengerti dunia pasar modal hingga pandemi Covid-19 memaksa dirinya memutar otak mencari penghasilan dan simpanan untuk biaya sekolah anak. Beruntung, sang kakak sepupu mau membimbing Rahma belajar setahap demi setahap mengenai investasi saham. 

"Buat ibu-ibu kaya saya gini sudah susah ya cari kerja kantoran, mau jualan juga bingung modalnya mesti gimana. Saya ngeliat investasi atau trading saham ini prospek banget, makanya saya mau belajar," katanya. 

Cerita sukses yang sama juga dirasakan Yuni, ibu rumah tangga di Bekasi. Sempat apatis dengan dunia pasar modal, wanita 33 tahun itu akhirnya mampu membuktikan diri. Bermodal Rp 1 juta, ia meraup cuan dari investasi saham PT Bank Jago Tbk (kode saham ARTO) hingga 100 persen. 

"Itu pas lagi rame ARTO sahamnya mau dibeli Gojek, ya namanya masih pemula kan biasanya ikut-ikutan ya. Ya udah coba beli aja Rp 1 juta waktu itu harganya masih Rp 5000-an kalo nggak salah," ujar Yuni. 

Sama seperti Rahma, ia pun tidak mengutak atik saham tersebut hingga harga saham menyentuh angka Rp 10.000. Di situ ia sempat kaget karena tak menyangka pergerakannya lumayan cepat. 

"Iya inilah mungkin yang dibilang menabung saham, investasi saham. Saya jadi makin tertarik dan belajar juga soal fundamental saham," katanya. 

Terpantau harga saham ARTO pada perdagangan hari ini pukul 11.20 WIB naik 2,04 persen ke level 12.500 per saham. 

Terlepas dari cuan yang dirasakan dari berinvestasi saham, investor juga perlu belajar mengenai fundamental serta teknikal sebuah saham. Bukan sekadar termakan pompom atau isu semata. Hal ini untuk meminimalisir potensi kerugian yang sangat mungkin terjadi dalam dunia pasar modal. 

Selamat berinvestasi!

sumber : ayojakarta




Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

MENPERIN : RCID JADI TONGGAK PENTING PRESIDENSI INDONESIA PADA G20.


Konferensi Regional Pembangunan Industri atau Regional Conference on Industrial Development akan dilaksanakan untuk kedua kalinya pada 10-11 November 2021 di Jakarta. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama United Nations Industrial Development Organization/Organisasi Pembangunan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIDO) kembali menggelar konferensi yang diikuti oleh negara-negara di kawasan Asia Pasifik, kali ini dengan tema .Percepatan Industri 4.0 untuk Industrialisasi yang Inklusif dan Berkelanjutan..

"Penyelenggaraan RCID ke-2 akan menjadi tonggak penting menuju persiapan diskusi G20 yang akan berlangsung pada tahun 2022 di bawah kepresidenan Indonesia," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita kepada para jurnalis dalam kegiatan media briefing jelang pelaksanaan RCID di Jakarta, Senin (8/11).

Penyelenggaraan konferensi ini mengawali persiapan pertemuan Trade Industry and Investment Working Group (TIIWG) G-20 yang akan berlangsung pada tahun 2022 sebagai rangkaian dari presidensi Indonesia di G20 yang akan mengambil tema "Recover Together, Recover Stronger".

"Karenanya, RCID ke-2 dikemas sebagai forum pendahuluan untuk membahas isu prioritas sekitar industri dan mendapatkan masukan dari negara-negara Asia Pasifik anggota UNIDO, yang kemudian akan diangkat pada pertemuan TIIWG dalam Presidensi G-20 Indonesia pada tahun 2022 tersebut," jelas Menperin.

Penyelenggaraan RCID ke-2 berfokus pada tantangan dan peluang penerapan Industri 4.0 di kawasan Asia Pasifik pada masa pandemi Covid-19. Tujuannya untuk saling bertukar wawasan dan pengalaman dalam upaya mempercepat pemulihan sektor industri dan ekonomi di kawasan melalui penerapan Industri 4.0.

"Melalui RCID, Pemerintah Indonesia berupaya membina kerja sama di Asia Pasifik untuk penerapan dan pemanfaatan Industri 4.0 untuk pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan atau Inclusive and Sustainable Industrial Development (ISID) di masa pandemi Covid-19," lanjut Menperin.

Ada empat tema besar yang akan diangkat dalam konferensi ini, yaitu peningkatan partisipasi Industri Kecil Menengah (IKM) pada rantai pasok global atau Global Value Chains (GVC), penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), Strategi Transisi Industri Menuju Industri Hijau dan Ekonomi Sirkular, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Selanjutnya, RCID juga akan membahas topik-topik meliputi ekosistem transformasi digital, masalah inklusivitas dan keberlanjutan serta upaya kerja sama regional untuk mempercepat adopsi Industri 4.0.

Konferensi kedua ini merupakan tindak lanjut dari suksesnya penyelenggaraan konferensi pertama pada November 2018 di Bali. Konferensi pertama tersebut menghasilkan .Bali Agenda on Industry 4.0. yang disepakati oleh peserta dan merefleksikan keinginan untuk mendorong pemerintah negara-negara Asia Pasifik untuk mempromosikan kerjasama lebih lanjut dalam menghadapi tantangan dan mengambil peluang Industry 4.0, pentingnya menciptakan a level of playing field di kawasan, serta membangun platform knowledge sharing bagi negara berkembang untuk belajar dari kawasan yang lebih maju ekonominya.

RCID ke-2 akan diselenggarakan pada 10-11 November 2021 secara hybrid atau kombinasi antara kehadiran fisik dengan pertemuan secara virtual, dengan mengundang pejabat tinggi di bidang perindustrian dari 26 negara anggota UNIDO dan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo.

"Konferensi ini sangat penting untuk diikuti, tidak hanya oleh para pelaku usaha, aparatur institusi/lembaga pemerintah, dan akademisi, tetapi juga masyarakat. Hal ini agar berbagai elemen yang ada dapat saling mendukung untuk mempercepat penerapan peta jalan Making Indonesia 4.0 sekaligus akselerasi pemulihan ekonomi Indonesia," pungkas Menperin.

Pada kesempatan yang sama, UNIDO.s Representative for Indonesia and Timor Leste, Esam Odeh Saoud Alqararah menyampaikan, UNIDO bangga dan merasa terhormat dapat bermitra dengan Pemerintah Indonesia untuk Konferensi Regional kedua tentang pengembangan industri dengan tema .Akselerasi Industri 4.0 untuk industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan..

"Seperti yang digarisbawahi oleh Bapak Menteri Perindustrian, RCID ke-2 merupakan kelanjutan dari kerja sama yang sukses dan jangka panjang antara UNIDO dan Indonesia, yang bertujuan untuk mendukung industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan di dalam negeri serta di seluruh kawasan Asia dan Pasifik," paparnya.

Menurut Esam, pada konferensi kedua ini, UNIDO bertujuan untuk lebih mempromosikan kerja sama global dan regional dalam rangka membantu menuai manfaat dari penerapan industri 4.0. "Konferensi ini akan memainkan peran penting untuk mempercepat pemulihan industri pascapandemi yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan Asia dan Pasifik," tuturnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga merupakan peristiwa yang sangat strategis dan tepat waktu dalam konteks Kepresidenan G20 Indonesia pada tahun 2022. UNIDO menegaskan kembali dukungan penuhnya kepada Pemerintah Indonesia dalam upaya ini, dan siap untuk berkontribusi pada pembahasan G20 sebagai mitra pengetahuan yang terpercaya. "Temuan utama dari diskusi mendatang akan mewakili kebijakan dan kontribusi strategis yang berharga terhadap Presidensi G20 Indonesia," imbuhnya.

UNIDO berharap konferensi kedua ini dapat berkontribusi pada penguatan kerja sama regional di Asia-Pasifik untuk mempercepat adopsi teknologi Industri 4.0 dalam mendukung pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan serta Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.

"UNIDO yakin bahwa platform ini akan berfungsi untuk mengidentifikasi area prioritas yang dapat membantu kawasan memanfaatkan peluang Revolusi Industri Keempat, selain memberikan masukan regional Asia dan Pasifik untuk diskusi G20 pada 2022," ujar Esam.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Eko S.A. Cahyanto mengemukakan, di sela gelaran RCID ke-2 ini, akan dilakukan penandatanganan Indonesia-UNIDO Country Programme (IUCP) 2021-2025 antara Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dengan Director General of UNIDO, Li Yong yang akan dilakukan secara virtual.

Selain itu, akan diisi dengan diskusi dengan menghadirkan berbagai narasumber, di antaranya dari Kemenperin, UNIDO, KADIN Indonesia, Sekretariat ASEAN, pelaku industri, dan akademisi. Pada puncak acara, disampaikan rekomendasi bersama sebagai upaya kawasan untuk mempercepat adopsi Industri 4.0 untuk ISID serta kegiatan tindak lanjut RCID ke-2.(end)

sumber : IQPLUS



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

MENKEU : PEMERINTAH BAKAL SUNTIK Rp4,3 TRILIUN PROYEK KERETA CEPAT.


Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah bakal menyuntikkan dana sebesar Rp4,3 triliun kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sebagai kebutuhan pemenuhan ekuitas dasar atau base equity.

"Proyek ini yang tadinya bersifat business to business (B2B) dan seharusnya kewajibannya dipenuhi BUMN, namun karena KAI terdampak COVID-19 dan mengalami penurunan penumpang maka kemampuan BUMN dalam menyediakan ekuitas awal tidak bisa terpenuhi," ujar Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Senin.

Adapun dana tersebut akan berasal dari saldo anggaran lebih (SAL) tahun 2021 yang senilai Rp20,1 triliun.

Meski demikian, Bendahara Negara menegaskan dana tersebut belum disuntikkan kepada PT KAI, mengingat masih adanya negosiasi Kementerian BUMN bersama konsorsium KCJB mengenai penyelesaian proyek itu.

Dalam negosiasi, sedang didiskusikan beberapa hal yang menjadi usulan Kemenkeu, di antaranya penyetoran modal awal KCJB oleh konsorsium dan kemungkinan dilusi saham kepemilikan pemerintah yang sebesar 60 persen dalam proyek tersebut.

"Kalau memang nantinya kepemilikan pemerintah didilusikan, kami tidak perlu keluarkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar itu," kata Sri Mulyani.

Ia pun menjelaskan modal awal proyek KCJB seharusnya disetorkan sebesar 920 juta dolar AS secara B2B oleh empat BUMN, yakni PT Perkebunan Nusantara (PTPN), Waskita, PT Jasa Marga, dan PT KAI pada saat dimulainya proyek, yakni sekitar tahun 2015.

Kendati demikian saat proyek mulai berjalan, keempat perusahaan pelat merah tersebut yang tergabung dalam satu konsorsium tak bisa menyetorkan modal awal, sehingga proyek KCJB berjalan terlebih dahulu berdasarkan pinjaman dari Bank Pembangunan China (CDB).

"Namun, pinjaman ini sudah dicairkan dan sampai suatu titik tertentu ekuitasnya habis," ujarnya.(end/ant)

sumber : IQPLIUS



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

ASPEK INDONESIA : LAKUKAN SURVEI KEBUTUHAN HIDUP LAYAK DAN NAIKKAN UPAH MINIMUM 7%-10%.



Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) mendesak Pemerintah untuk tidak memaksakan penetapan upah minimum tahun 2022 hanya berdasarkan pada Undang Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja maupun peraturan turunannya yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan. ASPEK Indonesia menuntut kenaikan upah minimum tahun 2022 sebesar 7% - 10%, berdasarkan pada hasil survey Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dilakukan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di 24 Provinsi, dengan menggunakan 60 komponen KHL.

Hasil survey KHL KSPI menunjukkan bahwa besaran kenaikan upah minimum tahun 2022 yang paling layak adalah sebesar 7% sampai dengan 10%. Demikian disampaikan Mirah Sumirat, SE, Presiden ASPEK Indonesia dalam keterangan pers tertulisnya.

Mirah Sumirat menekankan bahwa Undang Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja masih dalam proses sidang gugatan di Mahkamah Konstitusi. Sehingga segala peraturan turunannya, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan seharusnya dikesampingkan dan tidak dipaksakan untuk diberlakukan.

ASPEK Indonesia meminta Pemerintah untuk menetapkan kenaikan upah minimum tahun 2022, dengan tetap menggunakan formula perhitungan kenaikan upah minimum berdasarkan Undang Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Kenaikan Upah Minimum harus berdasarkan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL), produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, tegas Mirah.

ASPEK Indonesia juga mengkritik keras adanya intervensi yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri kepada kepala daerah dalam penetapan upah minimum tahun 2022. Dikutip dari website Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri; https ://bangda.kemendagri.go.id/berita/baca_kontent/1573/zanariah_penetapan_dan_pengumuman_upah_minimum_provinsi_paling_lambat_21_november_tahun_berjalan, diberitakan bahwa; Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV Kemendagri Zanariah membuka Pertemuan Pusat dan Daerah dalam rangka Asistensi dan Evaluasi dalam Penetapan Upah Minimimum Provinsi (UMP) yang diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring) selama dua hari, mulai Rabu (27/10/2021) hingga Kamis (28/10/2021) di Hotel Harris Suites Puri Mansion Estate Jakarta.

Pada sambutannya, Zanariah mengatakan pertemuan pusat dan daerah ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyamakan presepsi terkait bagaimana mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja khususnya Klaster Ketenagakerjaan dan produk hukum turunannya salah satunya Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dalam penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang wajib ditetapkan oleh provinsi setiap tahun dan Upah Minimum Kabupaten/Kota yang dapat ditetapkan oleh provinsi.

Selama berkuasa, Presiden Joko Widodo telah menerbitkan peraturan pengupahan yang semakin rendah dan merugikan pekerja. Jika berdasarkan Undang Undang Ketenagakerjaan No.13 tahun 2003, kenaikan upah minimum harus dihitung berdasarkan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL), produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Namun pada tahun 2015, Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah No.78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, yang menghilangkan mekanisme survey KHL, sehingga formula kenaikan upah minimum hanya berdasarkan akumulasi tingkat inflasi dan angka pertumbuhan ekonomi.

Kemudian pada 2021, Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang merupakan aturan turunan dari Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang kembali mengurangi dasar perhitungan kenaikan upah minimum hanya berdasarkan variabel pertumbuhan ekonomi atau inflasi (bukan akumulasi).

Mirah Sumirat juga mengkritisi lemahnya fungsi pengawasan dari Dinas Ketenagakerjaan dan Kementerian Ketenagakerjaan. Lemahnya fungsi pengawasan menjadi permasalahan serius yang selalu gagal dibenahi oleh Pemerintah. Akibatnya masih banyak perusahaan yang membayar upah pekerjanya hanya sebatas upah minimum. Padahal seharusnya upah minimum hanya diberikan kepada pekerja lajang dengan masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun. Sedangkan untuk pekerja yang berkeluarga atau masa kerja lebih dari 1 (satu) tahun seharusnya mendapatkan upah di atas upah minimum. Kondisi ini terjadi karena banyak perusahaan yang .nakal. karena tidak membuat Struktur dan Skala Upah di perusahaannya.

Padahal Struktur dan Skala Upah wajib dibuat oleh perusahaan. ASPEK Indonesia mendesak Pemerintah untuk serius dan tidak cuma .lips service. dalam menjalankan fungsi pengawasan, serta tegas menindak perusahaan yang tidak bertanggungjawab dan semena-mena terhadap pekerjanya, tegas Mirah Sumirat.

ASPEK Indonesia yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pada tanggal 9 dan 10 November 2021, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi DKI Jakarta. Tuntutan aksi kali ini adalah: 1) Hentikan intervensi Mendagri kepada kepala daerah dalam penetapan upah minimum tahun 2022; 2) Naikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK/K) sebesar 7% - 10%; 3) Berlakukan Upah Minimum Sektoral 2021; 4) Batalkan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja; dan 5) Penjanjian Kerja Bersama (PKB) tanpa UU Cipta Kerja.(end)

sumber : IQPLUS



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Punya kas tebal, Astra International (ASII) terus eksplorasi peluang bisnis baru


PT Astra International Tbk (ASII) menjadi salah satu emiten yang mempunyai kas dan setara kas cukup tinggi. Per September 2021, ASII mencatatkan kas dan setara kas Rp 60,53 triliun atau tumbuh 27,29% dari posisi akhir tahun lalu.

Head of Investor Relation PT Astra International Tbk Tira Ardianti mengungkapkan, kenaikan jumlah kas bersih ASII dari kuartal IV-2020 sampai dengan kuartal III-2021 disebabkan oleh kinerja perdagangan yang lebih baik.

Per kuartal III-2021, ASII mengantongi pertumbuhan pendapatan bersih hingga 28% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 167,4 triliun. Pada periode yang sama tahun lalu, pendapatan bersihnya tercatat Rp 130,34 triliun. 

Tira menambahkan, selain karena menorehkan kinerja apik, realisasi belanja modal dan penggunaan modal kerja yang relatif rendah juga membuat kas ASII meningkat.

Sampai September 2021, realisasi belanja modal ASII baru sebesar Rp 5,5 triliun. Padahal, pada tahun ini ASII mengalokasikan belanja modal senilai Rp 11 triliun sampai Rp 12 triliun.

"Realisasi belanja modal dari awal tahun sampai dengan kuartal III-2021 dan juga rencana kami untuk kuartal IV-2021 masih belum kembali ke angka di 2019. Hal ini adalah dampak dari pandemi yang masih berlangsung," terangnya kepada Kontan.co.id, Senin (8/11).

Untuk ke depannya, manajemen ASII berkomitmen untuk terus mengeksplorasi peluang bisnis yang ada untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan. 

"Jadi kami akan terus berinvestasi dengan memperhatikan dengan cermat peluang peluang yang ada di berbagai sektor yang potensial bertumbuh di Indonesia," pungkasnya.

Sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

KINERJA TUMBUH, WOOD CATAT KENAIKAN PENDAPATAN DAN LABA DI KUARTAL III 2021.



PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) pada kuartal ketiga 2021, berhasil mencatat kenaikan laba tahun berjalan sebesar 87,83% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dari Rp189,28 miliar menjadi Rp355,99 miliar.

Kenaikan laba tersebut seiring dengan meningkatnya penjualan bersih Perseroan yang dicapai pada periode Januari-September 2021, yakni sebesar 89,6% menjadi sebesar Rp3,52 triliun. Kenaikan laba tahun berjalan Perseroan juga diikuti dengan naiknya laba per saham dasar menjadi Rp74,6, dari Rp40,02.

Dalam laporan keuangannya disebutkan bahwa beban pokok penjualan bertambah menjadi sebesar Rp2,361 triliun. Namun demikian hal itu tidak menganggu pada pos laba kotor Perseroan untuk tetap naik menjadi Rp1,159 triliun.

Adapun aset perseroan pada periode tersebut tercatat tumbuh menjadi Rp6,487 triliun. Sementara, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi lebih rendah dari sebelumnya menjadi sebesar Rp128,43 miliar, dari Rp170,57 miliar. (end/as)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online



TEE TEDDY DIPERKIRAKAN KANTONGI Rp11,31 MILIAR DARI HASIL JUAL SAHAM CASH.


Salah satu pemegang saham pengendali, Tee Teddy Setiawan telah melepas sebagian kepemilikan sahamnya di PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk. (CASH). Dari penjualan saham tersebut diperkirakan Tee Teddy Setiawan mengantongi dana sekitar Rp11,31 miliar.

Dalam laporan kepemilikan saham CASH, diterangkan, bahwa Tee Teddy Setiawan telah melepas sebanyak 45.221.508 lembar saham CASH di harga Rp250 per lembar pada tanggal 4 November 2021. Namun demikian dalam keterangan tersebut tidak dijelaskan alasan atau tujuan dari penjualan saham CASH itu.

Akan tetapi dalam pengumuman berbeda, disebutkan bahwa di hari atau tanggal yang sama, salah satu Direksi CASH, yakni Suwandi telah membeli saham CASH dengan umlah yang sama yaitu 45.221.508 lembar saham CASH di harga Rp250 per lembar sahamnya.

Dengan demikian pasca transaksi penjualan dan pembelian saham tersebut maka, kepemilikan saham Suwandi menjadi 45.221.508 lembar saham atau 3,2%. Sedangkan Tee Teddy Setiawan berkurang menjadi sejumlah 183.067.242 lembar saham atau 12,8%. (end/as)

sumber : IQPLUS



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online



PERUSAHAAN MILIK KAESANG PANGAREP INVESTASI DI PANCA MITRA MULTIPERSADA (PMMP).


 Kaesang Pangarep melalui PT Harapan Bangsa Kita (HEBAT) telah membeli sebanyak 188.240.000 lembar saham atau sekitar 8% dari seluruh saham yang PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP). Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham PMMP yang dipublikasikan, Selasa (9/11).

Dalam laporan tersebut diterangkan, PT Harapan Bangsa Kita telah membeli saham PMMP pada tanggal 8 November 2021, dengan harga Rp490 per lembar sahmnya. Saham tersebut dibeli dari PT Tiga Makin Jaya.

"Tujuan dari pembelian saham PMMP itu adalah investasi atau kerjasama strategis,"kata Corporate Secretary PMMP, Christian Jonathan Sutanto, dalam keterangan tertulisnya.

Diperkirakan, PT Harapan Bangsa Kita (HEBAT) atau perusahaan yang menangui semua bisnis Kaesang Pangarep ini telah mengeluarkan dana sekitar Rp92,23 miliar untuk membeli saham PMMP tersebut.

Dengan demikian, PT Harapan Bangsa Kita (HEBAT) secara resmi memiliki saham PMMP sejumlah 188.240.000 lembar saham atau sekitar 8%. Sementara kepemilikan PT Tiga Makin Jaya berkurang menjadi 1.011.760.000 lembar saham atau sekitar 43% dari sebelumnnya sebanyak 1.200.000.000 lemabr saham atau sekitar 51%. (end/as)

sumber : IQPLUS



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Harga turun, manajer investasi melego saham Bukalapak (BUKA)


 Harga saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dalam tren turun. Para manajer investasi turut melepas kepemilikan saham tersebut. 

Senin (8/11), harga saham BUKA ditutup menguat 1,5% ke Rp 675 per saham. Sebagai perbandingan, harga saham BUKA cenderung bergerak melemah menjauhi harga awalnya saat initial public offering (IPO) di Rp 850 pada 6 Agustus 2021. 

Sebelumnya, IPO Bukalapak mendapat sambutan yang baik dari investor. Buktinya, penawaran saham Bukalapak (melalui metode pooling) mengalami kelebihan permintaan sekitar 8,7 kali lipat, dengan pemesanan dari hampir 100.000 investor. 

BUKA juga menambah porsi pooling allotment bagi investor retail dari semula 2,5% menjadi 5% dari total pemesanan yang tersedia. 

Oleh karena itu, nilai dari saham yang dialokasikan untuk porsi pooling allotment bagi investor retail naik dari yang sebelumnya Rp 547,5 miliar menjadi sekitar Rp 1,1 triliun.

Para manajer investasi (MI) juga tidak mau ketinggalan mengoleksi saham BUKA. Henan Putihrai Asset Management menjadi salah satu MI yang memiliki BUKA dalam portofolio reksadana sahamnya. 

Berdasarkan fund fact sheet per September 2021, Reksadana HPAM Ekuitas Syariah Berkah memiliki BUKA dalam jajaran 10 top holdings. 

Namun, Head of Business Development Division HPAM Reza Fahmi mengatakan HPAM ikut melepas secara bertahap saham BUKA. 

"Harga IPO tergolong mahal, kemungkinan juga over valuation sampai PER di atas 20, jadi penurunan harga saham BUKA karena dilepas bertahap," kata Reza, Senin (8/11). 

Berdasarkan fund fact sheet per September 2021 Reksadana Avrist Ada Saham Blue Safir juga memiliki BUKA dalam daftar 10 kepemilikan efek terbesar dalam portofolio. 

Namun, Head of Investment Avrist AM Farash Farich mengatakan Senin (8/11), saham BUKA sudah tidak lagi masuk ke portofolio reksadana saham tersebut. 

Pada Agustus, Presiden Direktur Schroder Michael Tjandra Tjoajadi sempat mengatakan memiliki saham BUKA dalam portofolio reksadana saham Schroders. Schroders memiliki saham BUKA ditujukan untuk investasi jangka panjang. 

Sementara, Direktur Panin Asset Management Rudiyanto juga sempat mengatakan Panin Asset Management ikut memasukkan BUKA ke dalam beberapa produk reksadananya dengan bobot investasi relatif kecil dan bersifat taktikal. 

Perkembangan terakhir, Schroders dan Panin belum memberikan informasi terbaru terkait kepemilikan saham BUKA dalam portofolio reksadana saham mereka. 

Sumber : investasi.kontan



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham INCO, PTBA, UNTR, ASII, CTRA dan AKRA oleh VALBURY SEKURITAS | 9 November 2021



VALBURY SEKURITAS 
9 NOVEMBER 2021

Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (09/11), ditengah dominasi katalis positif dari internal dan eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Pemerintah akan memberi tambahan modal kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan lembaga atau badan negara lainnya (+), 2) Kementerian Keuangan memastikan tidak akan menarik utang baru lewat penerbitan SBN sampai akhir tahun 2021 (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan apresiasi terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan menguat (+), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Senin (08/11) ditutup menguat (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak melema (-), Sentimen global ; 1) Senat AS baru saja mengesahkan RUU Infrastruktur senilai Rp 1 triliun yang menjadi program kerja prioritas Presiden AS Joe Biden (+), 2) US, PPI Final Demand YoY, diperkirakan tetap 8.6% (+/-), 3) Japan, BoP Current Account Balance, Sep, turun menjadi ¥1033.7b dari ¥1665.6b (-) dan, 4) Japan, Trade Balance BoP Basis, Sep, naik menjadi -¥229.9b dari -¥372.4b (+).

Perspektif tenikal

Support Level :    6604/6575/6559

Resistance Level :   6649/6665/6694

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Up


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


INCO: Trading Buy

• Close 4850, TP 4920

• Boleh buy di level 4820-4850

• Resistance di 4920 & support di 4820

• Waspadai jika tembus di 4820

• Batasi resiko di 4770


PTBA: Trading Buy

• Close 2680, TP 2730

• Boleh buy di level  2650-2680

• Resistance di 2730 & support di 2650

• Waspadai jika tembus di 2650

• Batasi resiko di 2610


UNTR : Trading Buy

• Close 23150, TP 23600

• Boleh buy di level  22975-23150

• Resistance di 23600 & support di 22975

• Waspadai jika tembus di 22975

• Batasi resiko di 22750


ASII:  Trading Buy

• Close 5925, TP 6050

• Boleh buy di level  5850-5925

• Resistance di 6050 & support di 5850

• Waspadai jika tembus di 5850

• Batasi resiko di 5750


CTRA:  Trading Buy

• Close 1095, TP 1115

• Boleh buy di level  1080-1095

• Resistance di 1115 & support di 1080

• Waspadai jika tembus di 1080

• Batasi resiko di 1060


AKRA:  Trading Buy

• Close 4290, TP 4330

• Boleh buy di level  4240-4290

• Resistance di 4330 & support di 4240

• Waspadai jika tembus di 4240

• Batasi resiko di 4200


Ket.  TP : Target Price

(Disclaimer ON)



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham ERAA dan UNTR oleh HP FINANCIALS | 9 November 2021


HP FINANCIALS
9 November 2021


Saham ERAA

ERAA berhasil uji Support Lower Channel biru dan ditutup di atas MA10 @ 630. Didukung RSI Positive Divergence, ERAA berpotensi untuk lanjut bergerak ke utara menuju Resistance previous High 665-685. Destinasi selanjutnya adalah Fibonacci External Retracement di seputaran 710-725.

Rekomendasi

Buy, Entry Level: 635 -630; Target: 665-685 / 710-725; Stoploss: 615 



Saham UNTR

UNTR berhasil menguat setelah bertemu Lower Wedge biru @ 22800. Speculative Buy di sekitar area ini, dan Average Up ketika UNTR mampu menghadapi MA50 di 23300. Target terdekat berada pada MA20 di sekitar 24300 sampai dengan tutup Gap 25550, disusul destinasi selanjutnya yaitu Resistance previous High 27450-28475.

Rekomendasi

Speculative Buy, Entry Level: 23150-22800; Target: 24300-25550 / 27450 -28475; Stoploss: 22550



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham BBCA, BBTN, AALI dan SSIA oleh INDOPREMIER | 9 November 2021



INDOPREMIER
9 November 201



 IHSG (6.590 – 6.670) : 

 Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.670 dan 6.710 dengan support di level 6.590 dan 6.550.



Saham BBCA

BBCA (Buy) :

 Target kenaikan harga pada level 7.650 kemudian 7.725 dengan support di level 7.500, cut loss jika break 7.425.


Saham BBTN

BBTN (Buy) :

 Target kenaikan harga pada level 1.810 kemudian 1.825 dengan support di level 1.780, cut loss jika break 1.765.



Saham AALI

AALI (Buy on Weakness) : 

Target harga beli pada level 10.775 dengan resist di level 10.975 kemudian 11.100.



Saham SSIA

SSIA (Buy on Weakness) :

 Target harga beli pada level 480 dengan resist di level 490 kemudian 496.



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham MAPI, HEAL dan MDKA | 9 November 2021


Investasi Kontan

9 November 201

 IHSG ditutup menguat 0,77% di level 6.632,30 pada penutupan perdagangan Senin (8/11).

1. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

Pergerakan saham MAPI secara teknikal memperlihatkan indikator MACD yang masih mengalami penurunan. Sementara indikator stochastic juga mengalami penurunan di level 41 dengan candle yang berada di garis tengah bollinger band

Rekomendasi : Hold

Support: Rp 820

Resistance: Rp 920

Kiswoyo Adi Joe, Reswara Gian Investa


2. PT KB Bukopin Tbk (HEAL)

BBKP secara teknikal ditutup menguat membentuk pola candle three white soldiers. Ditutup di atas MA20 yaitu pada level 432, dengan volume transaksi yang cukup ramai. Indikator RSI dan stochastic nampak berada pada areal netral.

Rekomendasi: Speculative buy

Support: Rp 432

Resistance: Rp 458

Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas


3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

MDKA terdeteksi berusaha menguat pada Senin (8/11) namun masih belum bisa menembus Resistance MA10 & 20 alias ditutup di atas Rp 3.160. Apabila MDKA sudah mampu lewati level ini maka baru terbuka potensi penguatan menuju Rp 3.450-Rp 3.500, sekaligus menetralisir ancaman turun lebih lanjut menuju Rp 3.000-Rp 2.900.

Rekomendasi: Buy on break

Support: Rp 3.060

Resistance: Rp 3.450

Liza Camelia, Henan Putihrai Sekuritas

sumber : kontan



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham FREN, JSMR, PMMP dan DOID oleh MNC SEKURITAS | 9 November 2021


 MNC Daily Scope Wave

9 November 2021

IHSG ditutup menguat 0,8% ke level 6,632 pada perdagangan kemarin (8/11). Pada skenario terbaiknya, pergerakan IHSG saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [v] dari wave A, yang berarti pergerakan IHSG akan berlanjut menguat untuk menguji 6,656-6,687. Namun demikian, waspadai apabila penguatan IHSG belum mampu break dari resistance di 6,687, maka penguatannya akan relatif terbatas dan rentan terkoreksi kembali ke support 6,480.

Support: 6,550, 6,480

Resistance: 6,656, 6,687


FREN - Buy on Weakness (113)

Pada perdagangan kemarin (8/11), FREN ditutup menguat 5,6% ke level 113, namun demikian penguatan FREN masih tertahan oleh MA60-nya. Kami memperkirakan, posisi FREN saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B). Hal ini berarti, FREN masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya, terlebih jika mampu break resistance 117.

Buy on Weakness: 109-113

Target Price: 124, 142

Stoploss: below 101


JSMR - Spec Buy  (4,280)

Kemarin (8/11), JSMR ditutup terkoreksi 0,5% ke level 4,280 diiringi dengan adanya peningkatan tekanan jual. Pada skenario terbaik kami, saat ini JSMR sedang berada di awal wave (3) dari wave [C], sehingga JSMR berpeluang berbalik menguat. Namun demikian, apabila JSMR belum mampu untuk break resistance 4,550 maka yang terjadi adalah skenario merah.

Spec Buy: 4,160-4,260

Target Price: 4,600, 5,000

Stoploss: below 4,050


PMMP - Buy on Weakness (530)

PMMP ditutup menguat 2,9% ke level 530 pada perdagangan kemarin (8/11) dengan diiringi adanya peningkatan volume beli. Kami memperkirakan saat ini pergerakan PMMP sedang berada di wave [iii] dari wave C dari wave (B). Hal ini berarti, PMMP masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 505-530

Target Price: 550, 600

Stoploss: below 462


DOID - Buy on Weakness (310)

DOID ditutup menguat 4,7% ke level 310 pada perdagangan Senin (8/11), penguatan DOID diikuti dengan meningkatnya tekanan beli namun masih tertahan oleh MA20 dan MA60. Saat ini, pada skenario terbaiknya posisi DOID sedang berada di awal wave [c] dari wave D pada pola trianglenya sehingga DOID berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 302-310

Target Price: 320, 352

Stoploss: below 290

Disclaimer On



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham BBYB | 9 November 2021


Saham BBYB

 BBYB berpeluang untuk melanjutkan uptrendnya dengan membentuk pola bullish broadening triangle.  Pola grafik ini menandakan bahwa selama BBYB bisa bertahan di atas 1430 berhasil menguat menembus resisten 1550 maka BBYB akan membuka peluang kenaikan menuju area all time high di kisaran 1900-2000.

Rekomendasi: Trading buy target 1900-2000. Stoploss kalau akan gagal bertahan di atas 1430.

sumber : doktermarket



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham HRUM | 9 November 2021


Saham HRUM

 Saham HRUM berkonsolidasi dengan bertahan di area support 7400-7650, yang dulunya merupakan area resistance sebelum di breakout dikisaran kotak kuning. Selama dapat bertahan diatas support tersebut dan mampu menguat menembus keatas 7950, maka terbuka ruang bagi HRUM untuk bergerak naik lagi menuju target terdekat di 8450 hingga 8750. Jika nantinya kenaikan saham ini berlanjut, maka HRUM akan menuju target berikutnya di level 9575.

Rekomendasi : Buy jika breakout dan bertahan diatas 7950. Batasi resiko jika turun dan gagal bertahan di 7400.

Disclaimer ON

Sumber : steptrader



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham TKIM | 9 November 2021

Saham TKIM

TKIM berkonsolidasi diatas support 8025 yang dulunya sempat menjadi area resisten kuatnya. Jika TKIM kedepannya mampu menembus dan bertahan diatas level resisten 8450, maka secara teknikal terbuka peluang kenaikan yang lebih tinggi menuju 9650 dengan minor target 8975. Kamu bisa mengikuti pergerakan teknikal ini melalui GSPRO.

Trading plan : Buy jika mampu break resisten 8450. Stoploss level 8025.

Disclaimer ON

Sumber : galerisaham




Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online