Langsung ke konten utama

KEMENKEU CATAT DANA PEMDA DI BANK Rp113,38 TRILIUN PADA AKHIR 2021.


Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat dana pemerintah daerah (pemda) di bank sebesar Rp113,38 triliun sampai 31 Desember 2021 atau turun 44,41 persen dari posisi bulan November 2021 yang sebesar Rp203,05 triliun.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan pemerintah pusat terus melakukan pemantauan dana pemda di perbankan, yang merupakan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 pemerintah pusat.

"Upaya kita mendorong sepanjang tahun biasanya kami pantau dan laporkan dalam rapat koordinasi dengan Pak Menko dan Pak Mendagri supaya ada percepatan penggunaan belanja. Kami juga memastikan teman-teman di pemda mengendalikan COVID-19 dengan baik melalui TKDD," kata Wamenkeu Suahasil dalam Rapat Kerja Bersama Komisi XI DPR RI yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Adapun Kemenkeu mencatat pemda dengan dana di bank terbesar ialah Jawa Timur yakni senilai Rp16,99 triliun. Sementara daerah dengan dana di bank terkecil ialah Sulawesi Barat sebesar Rp331,18 miliar.

Dana setiap daerah di bank pada akhir Desember 2021 rata-rata mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Presentase penurunan dana Pemda Lampung di perbankan tercatat paling tinggi yakni 75,60 persen dibandingkan bulan November 2021. Sedangkan pemda yang mengalami kenaikan dana di bank pada Desember 2021 hanya DKI Jakarta yang naik 10,69 persen.

Menurut catatan Kemenkeu, dana pemda di perbankan yang masih tinggi mengindikasikan pelayanan pemda kepada masyarakat masih kurang. Pasalnya dana yang seharusnya dibelanjakan untuk pelayanan publik dan pembangunan justru masih disimpan di perbankan.

Adapun sepanjang 2021, pemerintah menyalurkan TKDD sebesar Rp785,7 triliun atau tumbuh 3 persen dari tahun sebelumnya. Kemenkeu mencatat sepanjang 2019-2021, saldo rata-rata dana pemda di perbankan pada akhir tahun sebesar Rp102,95 triliun. (end/ant)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham FREN | 23 September 2022

Analisa Saham FREN Saham FREN turun menguji area support 80. Jika mampu bertahan dan matul keatas lagi, maka FREN berpeluang naik menuju target di 90-92, dengan target selanjutnya di 100. Indikator teknikal MACD mulai melandai dan volume tranaksi menipis, mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak dalam fase konsolidasi. Trading Plan : Spekulasi Buy. Batasi resiko jika turun dan close di bawah 80. Disclaimer ON Sumber: step-trader - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Bandarmologi Saham ADMR, HRUM, AGII, INCO dan PGAS | 23 September 2022

Technical & Bandarmology Prespectives Friday (23/09/2022) By Dr Cand. E S, MBA, CSA®., CIB®. Seberapa Dalam Rupiah Akan Melemah??‼️️️️‼️️ IDX Composite 7,152 - 7,255 SUMMARY: NEUTRAL 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): NEUTRAL STOCH (9,6,3): SELL‼️️ MACD(12,26): BUY!! ATR (14): HIGH VOLATILITY ADX (14): NEUTRAL CCI (14): *SELL‼️️ HIGHS/LOW (14): *NEUTRAL UO: SELL‼️️ ROC: BUY!! WILLIAMS R: SELL‼️️ BULLBEAR (13): SELL‼️️ BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL STOCKS PICK: ADMR 1,800 - 1,990 TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 1,895 TARGET PRICE: 1,990 STOP-LOSS: 1,800 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️ NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️ HRUM 1,850 - 2,040 TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 1,940 TARGET PRICE: 2,040 STOP-LOSS: 1,850 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️ AG

Rekomendasi Saham ADMR, BBTN, PTBA & SMGR oleh NH Korindo Sekuritas | 23 September 2022

NH Korindo Sekuritas Indonesia  23 September 2022 Liza Camelia Suryanata PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rekomendasi: Buy  Entry Level: Rp 1.860 - Rp 1.900 Target: Rp 2.000 / Rp 2.130 / Rp 2.200 Stoploss: Rp 1.740 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) Rekomendasi: Buy Entry Level: Rp 1.570 - Rp 1.550 Target: Rp 1.730 / Rp 1.740. Stoploss: Rp 1.540. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rekomendasi: Buy Entry Level: Rp 4.340. Average Up > Rp 4.350  Target: Rp 4.530 - Rp 4540 / Rp 4.650. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Rekomendasi: Buy  Entry Level: Rp 7.275 - Rp 7.200. Average Up > Rp 7.350 Target: Rp 7.700 - Rp 7.800. Stoploss: Rp 7.025.   - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.