google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ASII, PGAS, TOWR dan BNBA oleh MNC SEKURITAS | 26 Januari 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ASII, PGAS, TOWR dan BNBA oleh MNC SEKURITAS | 26 Januari 2022



MNCS Daily Scope Wave 
26 Januari 2022


Menutup perdagangan kemarin (25/1), IHSG kembali terkoreksi sebesar 1,5% dan ditutup di level 6,568, koreksi IHSG pun menembus MA60 dan support yang berada di 6,534. Posisi IHSG saat ini, kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] di label hitam (skenario terburuknya) atau berada di akhir wave (c) dari wave [e] dari wave B pada pola triangle di label merah. Tetap cermati level support berikutnya di 6,480-6,484, apabila IHSG menembus level tersebut maka terkonfirmasi IHSG sedang berada di wave (iii) label hitam dengan arah koreksi 6,375-6,468.

Support: 6,480, 6,436

Resistance: 6,630, 6,738


ASII - Buy on Weakness (5,450)

Menutup perdagangan kemarin (25/1), ASII terkoreksi 1,4% dan ditutup di level 5,450, pergerakan ASII pun sempat menembus MA200. Saat ini, posisi ASII kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (Y), dimana hal ini berarti ASII masih rawan terkoreksi namun cenderung terbatas. Selama ASII masih bertahan di atas 5,300 sebagai supportnya, maka ASII berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 5,325-5,450

Target Price: 5,600, 5,900

Stoploss: below 5,300


PGAS - Buy on Weakness (1,295)

Kemarin (25/1), PGAS ditutup terkoreksi 0,8% ke level 1,295. Posisi PGAS saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (B), hal ini berarti, PGAS masih rawan terkoreksi dan akan lebih terkonfirmasi bila PGAS break dari level 1,260. Koreksi PGAS ini dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 1,215-1,250

Target Price: 1,380, 1,430

Stoploss: below 1,200


TOWR - Buy on Weakness (1,045)

TOWR ditutup terkoreksi 2,3% ke level 1,045 pada perdagangan kemarin (25/1). Saat ini, posisi TOWR kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 5 dari wave (A), sehingga TOWR masih rawan terkoreksi terlebih apabila menembus 1,025. Koreksi dari TOWR ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 970-1,025

Target Price: 1,125, 1,220

Stoploss: below 930


BNBA - Spec Buy (2,610)

BNBA ditutup flat di level 2,610 pada perdagangan kemarin (25/1). Kami perkirakan, posisi BNBA saat ini sedang berada di akhir wave (iii) dari wave [v] dari wave A. Hal ini berarti, BNBA berpeluang untuk menguat dalam jangka pendek terlebih dahulu untuk membentuk wave (iv).

Spec Buy: 2,500-2,610

Target Price: 2,800, 2,900

Stoploss: below 2,430


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...