google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo GARUDA INDONESIA RAIH PREDIKAT BRAND NASIONAL TERBAIK VERSI YOUGOV TRAVEL RANKINGS 2022. Langsung ke konten utama

GARUDA INDONESIA RAIH PREDIKAT BRAND NASIONAL TERBAIK VERSI YOUGOV TRAVEL RANKINGS 2022.



Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia dinobatkan sebagai Perusahaan dengan brand impresi terbaik di Indonesia tahun 2022 berdasarkan pemeringkatan "YouGov Travel & Tourism : Brand & Destination Rankings 2022" oleh YouGov BrandIndex yang merupakan salah satu firma riset pasar dan analisa data internet terbesar di dunia yang berkedudukan di London, Inggris.

Adapun Garuda Indonesia berhasil mengungguli sejumlah brand kenamaan di Indonesia dalam kategori brand penyedia layanan jasa travel & tourism dengan menempati peringkat pertama perusahaan yang dinilai memiliki brand dengan impresi terbaik di Indonesia berdasarkan data brand daily tracker - YouGov BrandIndex dengan skor penilaian mencapai 63,7.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengungkapkan, "Pengakuan ini memiliki makna tersendiri bagi kami ditengah langkah akseleratif pemulihan kinerja yang terus kami optimalkan. Mempertahankan konsistensi nilai dan kekuatan brand sebagai pilihan utama masyarakat dalam sektor travel & tourism ini, menjadi salah satu wujud komitmen berkelanjutan kami untuk senantiasa memaksimalkan langkah kinerja Perusahaan guna semakin agile dan adaptif menjawab tantangan kinerja usaha yang salah satunya kami lakukan melalui kekuatan brand kami sebagai salah satu aset esensial di Garuda Indonesia ".

"Hasil pemeringkatan dari YouGov BrandIndex ini juga menandakan bahwa brand Garuda Indonesia telah memiliki tempat tersendiri bagi masyarakat Indonesia utamanya dalam hal kepercayaan dan kepuasan masyarakat yang kuat atas brand dan layanan Garuda Indonesia terlebih dimasa pandemi. Hal ini tentunya menjadi energi positif dan motivasi tersendiri bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia", ungkap Irfan.

Lebih lanjut, Irfan menambahkan, "Capaian ini juga tidak terlepas dari upaya seluruh pihak, khususnya jajaran karyawan Garuda Indonesia yang secara berkesinambungan terus mendukung upaya menjaga reputasi positif perusahaan sebagai National Flag Carrier melalui komitmen layanan operasional penerbangan yang aman dan nyaman bagi para pengguna jasa yang turut memberikan impresi brand yang positif bagi masyarakat..

Adapun pemeringkatan tersebut didasarkan pada skor Indeks YouGov BrandIndex (https://id.yougov.com/en-id/news/2022/02/14/travel-tourism-rankings-2022/), yang bertujuan mengukur persepsi publik tentang merek perjalanan dan pariwisata di seluruh dunia untuk mengetahui apakah konsumen memiliki kesan positif atau negatif terhadap suatu suatu merek di mana penilaian tersebut dilakukan dalam kurun waktu 1 Januari hingga 31 Desember 2021. (end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...