google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham PGAS, CTRA, BIRD dan CPRO oleh MNC SEKURITAS | 2 Maret 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham PGAS, CTRA, BIRD dan CPRO oleh MNC SEKURITAS | 2 Maret 2022



MNC Daily Scope Wave
2 Maret 2022



IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 6,921 pada perdagangan kemarin (1/3), pergerakan IHSG kemarin pun menimbulkan gap yang berada pada rentang 6,904-6,915. Dengan tertembusnya resistance di 6,927, maka kami update untuk posisi IHSG, sehingga saat ini posisi IHSG sedang berada di akhir wave i dari wave (i) dari wave [i] pada label hitam atau akhir wave (y) dari wave [i] pada label merah. Hal ini berarti, pergerakan IHSG rawan terkoreksi untuk membentuk wave ii ke rentang area 6,850-6,905 dan berpeluang menguat kembali untuk menguji 6,996 sebagai resistance-nya.

Support: 6,758, 6,698

Resistance: 7,000, 7,050


PGAS - Buy if Breakout (1,475)

Kemarin (1/3), PGAS ditutup menguat 2,4% ke level 1,475 diiringi dengan peningkatan volume transaksi. Kami memperkirakan, saat ini posisi PGAS sedang berada di awal dari wave (iii) dari wave [c] sehingga PGAS masih berpeluang melanjutkan penguatannya, terlebih bila mampu untuk menembus level resistancenya.

Buy if Breakout: 1,480

Target Price: 1,530, 1,600

Stoploss: below 1,370


CTRA - Buy on Weakness (910)

CTRA ditutup terkoreksi 1,6% ke level 910 pada perdagangan kemarin (1/3). Posisi CTRA saat ini kami perkirakan sedang berada di akhir wave [ii] dari wave C. Hal ini berarti, meskipun terkoreksi akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 890-910

Target Price: 1,020, 1,125

Stoploss: below 860


BIRD - Spec Buy (1,375)

BIRD ditutup menguat 2,2% ke level 1,375 pada perdagangan kemarin (1/3), penguatan BIRD masih tertahan oleh MA20-nya. Kami perkirakan, posisi BIRD sedang berada di awal wave [y] dari wave B sehingga BIRD berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 1,335-1,375

Target Price: 1,440, 1,530

Stoploss: below 1,300


CPRO - Sell on Strength (96)

Pada perdagangan kemarin (1/3), CPRO ditutup menguat 1,1% ke level 96, pergerakan CPRO masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Posisi CPRO saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 2. Hal ini berarti, penguatan CPRO akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi ke rentang area 86-91 untuk membentuk wave [c] dari wave 2.

Sell on Strength: 97-104


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...