Tampilkan postingan dengan label Saham CPRO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham CPRO. Tampilkan semua postingan

Rekomendasi Saham ASII, BEBS, CPRO dan GJTL oleh MNC Sekuritas | 8 September 2022


MNCS Daily Scope Wave

8 September 2022

IHSG

IHSG ditutup terkoreksi 0,6% ke level 7,186 pada perdagangan kemarin (7/9), koreksi dari IHSG diiringi dengan meningkatnya tekanan jual namun koreksinya masih tertahan oleh MA20. Apabila IHSG belum mampu bergerak menguat ke atas 7,287, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave Y pada bearish scenario (label hitam) sehingga IHSG rawan koreksi untuk menguji rentang area 6,923-7,122 terlebih dahulu meskipun menguat akan relatif terbatas ke 7,215-7,240. Namun, bila mampu menembus 7,287 maka IHSG sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1 pada label merah untuk menguji kembali level 7,355.
Support: 7,070, 7,015
Resistance: 7,287, 7,355

ASII - Buy on Weakness

ASII ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 3,6% ke level 6,650 pada perdagangan kemarin (7/9), koreksi ASII pun diiringi dengan meningkatnya tekanan jual. Kami perkirakan, posisi ASII saat ini sedang membentuk wave [b] dari wave Y, sehingga pergerakan ASII akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 6,300-6,575
Target Price: 7,000, 7,525
Stoploss: below 6,275

BEBS - Spec Buy

BEBS ditutup menguat signifikan sebesar 11,2% ke level 5,250 pada perdagangan kemarin (7/9) diiringi dengan munculnya peningkatan volume beli. Kami perkirakan, posisi BEBS sedang berada di awal wave 3 dari wave (3) pada label hitam, sehingga BEBS berpeluang melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 5,000-5,200
Target Price: 6,000, 6,600
Stoploss: below 4,940

CPRO - Buy on Weakness

CPRO ditutup menguat 5,9% ke level 72 pada perdagangan kemarin (7/9), pergerakan CPRO juga disertai dengan adanya peningkatan volume beli. Kami perkirakan, posisi CPRO sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave A dari wave (Y) sehingga CPRO berpeluang melanjutkan penguatannya terlebih bila mampu break dari resistance di 77.
Buy on Weakness: 68-72
Target Price: 86, 95
Stoploss: below 67

GJTL - Buy on Weakness

GJTL ditutup flat di level 685 pada perdagangan kemarin (7/9), dapat dicermati pergerakan GJTL diiringi oleh peningkatan volume jual. Kami perkirakan, posisi GJTL sedang membentuk wave (y) dari wave [y] dari wave B sehingga GJTL akan terkoreksi dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 640-660
Target Price: 720, 770
Stoploss: below 630

Disclaimer On
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CPRO, DGIK, GOTO dan HRUM oleh MNC Sekuritas | 18 Agustus 2022


MNCS Daily Scope Wave 

18 Agustus 2022

IHSG

IHSG ditutup menguat 0,6% ke level 7,133 pada perdagangan Selasa (16/8). Selama IHSG tidak mampu break dari level resistancenya di 7,182, maka posisi IHSG saat ini sedang berada pada awal dari wave [y] dari wave Y pada label hitam atau awal wave (E) pada label merah di pola triangle, hal tersebut berarti pergerakan IHSG akan rawan melanjutkan koreksinya ke rentang area 6,870-7,034 terlebih dahulu.
Support: 7,020, 6,900
Resistance: 7,182, 7,200

CPRO - Buy on Weakness (66)

Selasa (16/8), CPRO ditutup terkoreksi 1,5% ke level 66 diiringi dengan adanya peningkatan tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi CPRO saat ini sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave A dari wave (Y), sehingga koreksi CPRO masih dapat berlanjut terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 60-65
Target Price: 76, 84
Stoploss: below 58

DGIK - Buy (123)

DGIK ditutup menguat 3,4% ke level 123 pada perdagangan Selasa (16/8). Kami perkirakan, posisi DGIK saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3, sehingga DGIK masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy: 118-123
Target Price: 130, 150
Stoploss: below 113

GOTO - Buy on Weakness (324)

GOTO ditutup menguat signifikan sebesar 10,2% ke level 324 pada perdagangan Selasa (16/8) dan menembus Upper Band-nya. Kami memperkirakan, posisi GOTO saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [a] dari wave B sehingga GOTO masih berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 308-318
Target Price: 346, 360
Stoploss: below 300

HRUM - Spec Buy (1,630)

HRUM ditutup terkoreksi 3,6% ke level 1,630 pada perdagangan Selasa (16/8). Kami perkirakan, posisi HRUM saat ini sedang berada di wave X dari wave (B) sehingga koreksi HRUM akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Spec Buy: 1,465-1,600
Target Price: 1,870, 2,140
Stoploss: below 1,420

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) Raih Penjualan Rp4,06 Triliun Hingga Juni 2022


PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) mencatat penjualan Rp4,06 triliun hingga periode 30 Juni 2022 naik dari Rp3,96 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, laba bruto diraih Rp830,76 miliar naik dari laba bruto Rp761,70 miliar.

Laba usaha diraih Rp413,46 miliar meningkat dari laba usaha Rp374,63 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak diraih Rp262,95 miliar naik dibandingkan laba sebelum pajak Rp126,48 miliar tahun sebelumnya.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp191,08 miliar naik dari laba Rp53,04 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan tercatat Rp6,69 triliun hingga periode 30 Juni 2022 naik dari total aset Rp6,45 triliun hingga periode 31 Desember 2021.
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ADRO, CPRO, PGAS dan TOBA oleh MNC Sekuritas | 28 Juli 2022


MNCS Daily Scope Wave

28 Juli 2022

Menutup perdagangan kemarin (27/7), IHSG ditutup menguat 0,4% ke level 6,898, namun penguatan IHSG masih tertahan oleh MA60-nya. Kami perkirakan posisi IHSG masih memungkinkan dengan adanya dua skenario, dimana pada label hitam IHSG masih berpeluang menguat untuk membentuk wave (b) dari wave [x] dari wave Y dengan rentang penguatan ke 6,960-6,980, dengan catatan IHSG mampu break resistance terdekat di 6,940. Namun demikian, apabila IHSG belum mampu break resistance maka IHSG sedang berada di awal wave (y) dari wave Y sehingga IHSG akan rawan koreksi untuk uji area 6,559.
Support: 6,850, 6,757
Resistance: 6,940, 7,070

ADRO - Buy on Weakness

ADRO ditutup menguat 3,8% ke level 3,280 pada perdagangan kemarin (27/7). Kami memperkirakan saat ini posisi ADRO sedang berada di akhir wave (iii) dari wave [c] dari wave B, sehingga ADRO berpeluang menguat terbatas dan rawan koreksi untuk membentuk wave (iv). Manfaatkan koreksi dari ADRO untuk melakukan BoW.
Buy on Weakness: 3,080-3,170
Target Price: 3,500, 3,550
Stoploss: below 2,990

CPRO - Buy on Weakness

CPRO ditutup menguat 2,9% ke level 70 pada perdagangan kemarin (27/7), penguatan CPRO pun masih tertahan oleh fibo retrace 23.6. Kami perkirakan, posisi CPRO saat ini sedang berada di akhir wave (v) dari wave [i] sehingga penguatan CPRO akan relatif terbatas dan rawan koreksi untuk membentuk wave [ii]. Manfaatkan koreksi CPRO untuk melakukan BoW.
Buy on Weakness: 62-69
Target Price: 77, 85
Stoploss: below 58

PGAS - Buy on Weakness 

Menutup perdagangan kemarin (27/7), PGAS bergerak menguat 1,9% ke level 1,620, namun penguatan PGAS masih tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, selama PGAS tidak terkoreksi ke bawah 1,570 sebagai supportnya, maka saat ini posisi PGAS sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] dari wave B. Hal tersebut berarti, PGAS berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,590-1,610
Target Price: 1,680, 1,720
Stoploss: below 1,570

TOBA - Buy on Weakness

TOBA ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 6,5% ke level 900 pada perdagangan kemarin (27/7), namun penguatan TOBA masih tertahan oleh MA60. Kami memperkirakan, posisi TOBA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c], sehingga TOBA berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 820-890
Target Price: 975, 1,030
Stoploss: below 775

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CPRO, BUKA, FREN dan JPFA oleh MNC SEKURITAS | 23 Mei 2022



MNCS Daily Scope Wave 
23 Mei 2022


Menutup akhir pekan kemarin (20/5), bergerak menguat 1,4% ke level 6,918, namun penguatan IHSG tertahan oleh MA60nya. Kami memperkirakan, pada label hitam pergerakan IHSG sudah berada di akhir wave [iv] dari wave A, sehingga IHSG rawan terkoreksi terlebih dahulu ke rentang area 6,790-6,860. Namun demikian, pada label merah IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 6,980-7,032 untuk membentuk wave B.

Support: 6,800, 6,620

Resistance: 7,000, 7,120


CPRO - Spec Buy

Pada perdagangan Jumat kemarin (20/5), CPRO ditutup flat di level 67. Selama tidak terkoreksi ke bawah 66 sebagai level supportnya, maka kami memperkirakan posisi CPRO sudah berada di akhir wave [b] dan berpeluang menguat untuk membentuk wave [c].

Spec Buy: 66-67

Target Price: 83, 92

Stoploss: below 66


FREN - Spec Buy

FREN ditutup menguat 1,3% ke level 78 pada perdagangan Jumat (20/5). Selama FREN tidak terkoreksi ke bawah 71 sebagai level supportnya, maka posisi FREN saat ini sedang berada di awal wave C sehingga FREN berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 73-78

Target Price: 84, 92

Stoploss: below 71


BUKA - Buy on Weakness

BUKA ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 6,8% ke level 316 pada perdagangan Jumat (20/5). Kami perkirakan, posisi BUKA saat ini sedang berada di awal wave 3, sehingga BUKA masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 300-312

Target Price: 350, 400

Stoploss: below 284


JPFA - Buy on Weakness

Menutup perdagangan Jumat kemarin (20/5), JPFA ditutup menguat 0,7% ke level 1,390. Selama JPFA tidak terkoreksi ke bawah 1,330 sebagai supportnya, maka posisi JPFA saat ini sedang berada di awal wave [C] atau wave [Y] sehingga JPFA berpeluang berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,350-1,390

Target Price: 1,470, 1,550

Stoploss: below 1,330


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham CPRO, INCO, ANTM dan BRMS oleh MNC SEKURITAS | 10 Mei 2022



MNCS Daily Scope Wave 
10 Mei 2022


IHSG ditutup terkoreksi agresif sebesar 4,4% ke level 6,909 pada perdagangan kemarin (9/5), pergerakan IHSG pun menembus MA20 dan MA60-nya. Dengan tertembusnya level-level support yang kami berikan, maka kami update skenario dari IHSG. Untuk posisi IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada di akhir wave A untuk menguji rentang area 6,840-6,850, sehingga koreksi IHSG akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali. Hal tersebut dapat terjadi dengan catatan, pergerakan IHSG masih berada di atas level support terdekat 6,814.

Support: 6,814, 6,698

Resistance: 6,978, 7,040


CPRO - Buy on Weakness

Pada perdagangan kemarin (9/5), CPRO ditutup menguat sebesar 8,2% ke level 79, penguatan CPRO pun diiringi oleh meningkatnya tekanan beli namun masih tertahan oleh MA20. Kami memperkirakan, selama CPRO masih mampu berada di atas 66 sebagai level supportnya, maka saat ini posisi CPRO sedang berada di awal wave (Y).

Buy on Weakness: 74-79

Target Price: 92, 102

Stoploss: below 66


INCO - Spec Buy

INCO ditutup terkoreksi 1,7% ke level 7,175 pada perdagangan kemarin (9/5). Selama INCO tidak terkoreksi ke bawah 6,800 sebagai supportnya, maka saat ini kami pekirakan posisi INCO sedang membentuk awal dari wave B sehingga INCO berpeluang berbalik menguat.

Spec Buy: 6,950-7,150

Target Price: 7,575, 8,025

Stoploss: below 6,800


ANTM - Spec Buy

Kemarin (9/5), ANTM ditutup terkoreksi 2,7% ke level 2,530. Selama tidak terkoreksi ke bawah 2,450 sebagai supportnya, maka kami memperkirakan posisi ANTM sedang berada di awal wave c dari wave (v) pada label hitam sehingga ANTM berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 2,480-2,520

Target Price: 2,700, 2,980

Stoploss: below 2,450


BRMS - Buy on Weakness

BRMS ditutup terkoreksi 1,8% ke level 220 pada perdagangan kemarin (9/5), pergerakan BRMS pun masih tertahan oleh MA20-nya. Selama BRMS masih sanggup bergerak di atas 198 sebagai supportnya, maka kami perkirakan posisi BRMS saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 210-218

Target Price: 238, 248

Stoploss: below 198


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham MPMX, AKRA, PWON dan CPRO oleh SAMUEL SEKURITAS | 27 April 2022



INVESTASI KONTAN
27 APRIL 2022




Samuel Sekuritas menilai, candle doji-doji berkepanjangan yang terus terbentuk pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memberi indikasi pelemahan momentum pasar. Pada perdagangan Selasa (26/4), IHSG tercatat naik 0,22% ke level 7.232,15.

"IHSG (7.232) terus ditutup di atas angka psikologis 7.000. Uptrend line patah, berlanjut tutup gap 7.150. Candle doji-doji berkepanjangan terus terbentuk, memberi indikasi pelemahan momentum market," kata Analis Teknikal Samuel Sekuritas William Mamudi dalam risetnya, Rabu (27/4).

Untuk hari ini, William menyukai saham PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dengan rekomendasi trading buy, serta PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) dengan rekomendasi trading sell. 


Berikut adalah ulasannya:

1.MPMX 

MPMX menguji resistance Rp 1.380 dengan bullish marubozu dan spiking volume. Antisipasi breakout dengan target resistance berikut di Rp 1.500. Rekomendasi buy dengan target harga Rp 1.450 dan cut loss Rp 1.295. MPMX pada Selasa (26/4) ditutup di level Rp  1.365 per saham.


2. AKRA 

AKRA menguji resistance Rp 1.035 dengan bullish marubozu dan spiking volume. Antisipasi breakout dengan target uji level Rp 1.100. Rekomendasi buy dengan target harga Rp 1.060 dan cut loss Rp 980. AKRA pada Selasa (26/4) ditutup di level Rp 1.020 per saham.


3. PWON 

PWON breakout resistance Rp 560 dengan bullish marubozu. Target resistance berikut bisa ke Rp 615. Rekomendasi buy dengan target harga Rp 615 dan cut loss Rp 550. PWON pada Selasa (26/4) ditutup di level Rp  580 per saham.


4. CPRO 

CPRO breakdown support Rp 71 dengan bearish marubozu. Waspada lanjut koreksi selama downtrend line solid. Rekomendasi sell dengan target harga Rp 64 dan cover Rp 72. CPRO pada Selasa (26/4) ditutup di level Rp 68 per saham.



Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham PGAS, AALI, CPRO dan IRRA oleh MNC SEKURITAS | 29 Maret 2022



MNC Daily Scope Wave
29 Maret 2022


Pada penutupan perdagangan kemarin (28/3), IHSG menguat 0,7% ke level 7,049. Kami memperkirakan saat ini posisi IHSG sedang berada di akhir wave (a) dari wave [iii], sehingga penguatan IHSG akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi. Adapun level koreksi IHSG diperkirakan akan menguji level area 6,926-6,955. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,814 maka IHSG berpeluang menguat kembali.

Support: 6,926, 6,853

Resistance: 7,060, 7,100


PGAS - Buy on Weakness (1,415)

PGAS ditutup flat di level 1,415 pada perdagangan kemarin (28/3). Saat ini, kami memperkirakan posisi PGAS sedang berada pada bagian dari awal wave [c] dari wave B di label hitam, atau wave (b) dari wave [b] di label merah. Hal tersebut berarti, arah pergerakan PGAS berpeluang menguat terlebih dahulu.

Buy on Weakness: 1,385-1,415

Target Price: 1,500, 1,580

Stoploss: below 1,355


AALI - Buy on Weakness (12,950)

Menutup perdagangan kemarin (28/3), AALI menguat 2% ke level 12,950 dan menembus level resistancenya di 12,925. Kami memperkirakan, selama AALI masih bergerak di atas 11,825 sebagai supportnya, maka posisi AALI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [v] dan masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 12,700-12,925

Target Price: 13,350, 14,000

Stoploss: below 11,825


CPRO - Spec Buy (94)

CPRO ditutup terkoreksi 2,1% ke level 94 pada perdagangan kemarin (28/3). Selama CPRO masih bergerak di atas 86 sebagai supportnya, maka diperkirakan saat ini posisi CPRO sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3 pada label hitam atau wave [iii] dari wave C pada label merah.

Spec Buy: 91-94

Target Price: 106, 112

Stoploss: below 86


IRRA - Spec Buy (1,740)

Kemarin (28/3), IRRA ditutup flat di level 1,740, pergerakan IRRA pun masih tertahan oleh MA20. Selama IRRA tidak terkoreksi ke bawah 1,700, maka kami memperkirakan posisi IRRA sedang berada di awal wave (c) dari wave [y] dan IRRA berpeluang menguat.

Spec Buy: 1,710-1,740

Target Price: 1,900, 2,030

Stoploss: below 1,700


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham PGAS, CTRA, BIRD dan CPRO oleh MNC SEKURITAS | 2 Maret 2022



MNC Daily Scope Wave
2 Maret 2022



IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 6,921 pada perdagangan kemarin (1/3), pergerakan IHSG kemarin pun menimbulkan gap yang berada pada rentang 6,904-6,915. Dengan tertembusnya resistance di 6,927, maka kami update untuk posisi IHSG, sehingga saat ini posisi IHSG sedang berada di akhir wave i dari wave (i) dari wave [i] pada label hitam atau akhir wave (y) dari wave [i] pada label merah. Hal ini berarti, pergerakan IHSG rawan terkoreksi untuk membentuk wave ii ke rentang area 6,850-6,905 dan berpeluang menguat kembali untuk menguji 6,996 sebagai resistance-nya.

Support: 6,758, 6,698

Resistance: 7,000, 7,050


PGAS - Buy if Breakout (1,475)

Kemarin (1/3), PGAS ditutup menguat 2,4% ke level 1,475 diiringi dengan peningkatan volume transaksi. Kami memperkirakan, saat ini posisi PGAS sedang berada di awal dari wave (iii) dari wave [c] sehingga PGAS masih berpeluang melanjutkan penguatannya, terlebih bila mampu untuk menembus level resistancenya.

Buy if Breakout: 1,480

Target Price: 1,530, 1,600

Stoploss: below 1,370


CTRA - Buy on Weakness (910)

CTRA ditutup terkoreksi 1,6% ke level 910 pada perdagangan kemarin (1/3). Posisi CTRA saat ini kami perkirakan sedang berada di akhir wave [ii] dari wave C. Hal ini berarti, meskipun terkoreksi akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 890-910

Target Price: 1,020, 1,125

Stoploss: below 860


BIRD - Spec Buy (1,375)

BIRD ditutup menguat 2,2% ke level 1,375 pada perdagangan kemarin (1/3), penguatan BIRD masih tertahan oleh MA20-nya. Kami perkirakan, posisi BIRD sedang berada di awal wave [y] dari wave B sehingga BIRD berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 1,335-1,375

Target Price: 1,440, 1,530

Stoploss: below 1,300


CPRO - Sell on Strength (96)

Pada perdagangan kemarin (1/3), CPRO ditutup menguat 1,1% ke level 96, pergerakan CPRO masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Posisi CPRO saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 2. Hal ini berarti, penguatan CPRO akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi ke rentang area 86-91 untuk membentuk wave [c] dari wave 2.

Sell on Strength: 97-104


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham BRPT, BBYB, CPRO dan MYOR oleh MNC SEKURITAS | 18 Februari 2022



MNC Daily Scope Wave
18 Februari 2022


Kemarin (17/2), IHSG ditutup terkoreksi 0,2% ke level 6,835 dan telah menutup gap yang terbentuk pada rentang 6,807-6,821. Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C, sehingga meskipun kembali terkoreksi nampaknya IHSG akan menguji rentang area 6,760-6,779. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,698 atau bahkan 6,648 maka kami perkirakan skenario ini akan berjalan.

Support: 6,727, 6,648

Resistance: 6,875, 6,930


BRPT - Spec Buy (1,010)

Pada perdagangan kemarin (17/2), BRPT ditutup terkoreksi 0,5% ke level 1,010. Selama BRPT tidak terkoreksi ke bawah 965 sebagai level supportnya, maka saat ini posisi BRPT sedang berada pada bagian awal dari wave (v) dari wave [c].

Spec Buy: 985-1,010

Target Price: 1,055, 1,110

Stoploss: below 965


BBYB - Buy if Break (1,415)

Kemarin (17/2), BBYB ditutup menguat 6,5% di level 2,300, pergerakan BBYB pun sempat menguji level resistancenya di 2,380. Kami memperkirakan, posisi BBYB saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave B dan hal ini akan lebih terkonfirmasi bila BBYB mampu break kembali level resistancenya.

Buy if Break: 2,380

Target Price: 2,440, 2,640

Stoploss: below 2,100


CPRO - Buy on Weakness (101)

CPRO ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 5,6% ke level 101 pada perdagangan kemarin (17/2). Selama CPRO masih mampu bergerak di atas 94 sebagai level supportnya, maka kami perkirakan posisi CPRO saat ini sedang membentuk wave [iv[ dari wave 1 dari wave (C), sehingga koreksi CPRO akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 98-101

Target Price: 109, 120

Stoploss: below 94


MYOR - Spec Buy (1,800)

MYOR ditutup terkoreksi 0,6% ke level 1,800 pada perdagangan kemarin (17/2). Selama MYOR masih bergerak di atas 1,720 sebagai level supportnya, maka posisi MYOR saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (Y), sehingga MYOR berpeluang untuk menguat terlebih dahulu.

Spec Buy: 1,760-1,800

Target Price: 1,970, 2,130

Stoploss: below 1,720


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham INCO, BBYB, WEGE dan CPRO oleh MNC SEKURITAS | 28 Januari 2022



MNCS Daily Scope Wave 
28 Januari 2022



Menutup perdagangan kemarin (27/1), IHSG ditutup menguat 0,2% ke level 6,611 dan penguatannya tertahan oleh MA60. Kami memperkirakan IHSG masih berpeluang menguat untuk menutup gap yang berada di rentang 6,632-6,645, namun demikian tidak menutup kemungkinan bahwa penguatan ini merupakan bagian dari wave (iii) dari wave [c] di label hitam (skenario terburuknya) atau berada di awal wave C di label merah. Tetap cermati level support berikutnya di 6,523 dan 6,484, apabila IHSG menembus level tersebut maka terkonfirmasi IHSG sedang berada di wave (iii) label hitam dengan arah koreksi 6,375-6,468.

Support: 6,523, 6,480

Resistance: 6,630, 6,738


INCO - Buy on Weakness (4,740)

INCO ditutup terkoreksi 1,9% ke level 4,740 pada perdagangan kemarin (27/1), koreksi INCO pun masih tertahan oleh MA20-nya. Kami memperkirakan, posisi INCO saat ini sedang berada di akhir wave [b] dari wave E pada pola trianglenya, sehingga koreksi INCO akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 4,600-4,700

Target Price: 5,180, 5,400

Stoploss: below 4,240


BBYB - Spec Buy (1,785)

Menutup perdagangan kemarin (27/1), BBYB terkoreksi 0,8% dan ditutup di level 1,785. Kami perkirakan, posisi BBYB saat ini sedang berada di akhir wave [y] dari wave A sehingga koreksi BBYB akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 1,600-1,700

Target Price: 1,930, 2,250

Stoploss: below 1,485


WEGE - Buy on Weakness (173)

Pada perdagangan kemarin (27/1), WEGE ditutup flat di level 173. Saat ini, posisi WEGE kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (Y). Hal ini berarti, pergerakan WEGE masih dapat terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 160-168

Target Price: 190, 214

Stoploss: below 154


CPRO - Buy on Weakness (72)

CPRO ditutup terkoreksi cukup signifikan, sebesar 4% ke level 72 pada perdagangan kemarin (27/1). Kami perkirakan, posisi CPRO saat ini sedang berada di akhir wave [v] dari wave C dari wave (B). Hal ini berarti, koreksi CPRO relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 68-72

Target Price: 84, 93

Stoploss: below 66


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham IRRA, TOWR, AKRA dan CPRO oleh MNC SEKURITAS | 14 Januari 2022



MNC Daily Scope Wave
14 Januari 2022


Pada perdagangan kemarin (13/1), IHSG ditutup menguat 0,2% ke level 6,658, pergerakan IHSG masih cenderung sideways. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,625 sebagai support terdekatnya, maka selanjutnya IHSG kami perkirakan berpeluang melanjutkan penguatannya. Namun demikian, apabila menembus 6,625 maka target koreksi berikutnya ke area 6,609 dan 6,593. _Worst case_-nya, apabila IHSG menembus 6,593 maka IHSG rawan koreksi menuju ke 6,529-6,574 terlebih dahulu.

Support: 6,593, 6,581

Resistance: 6,738, 6,754


IRRA - Buy on Weakness (2,100)

Pada perdagangan kemarin (13/1), IRRA ditutup terkoreksi 0,5% ke level 2,100. Kami perkirakan, posisi IRRA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c] sehingga IRRA cenderung bergerak terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 1,980-2,080

Target Price: 2,200, 2,280

Stoploss: below 1,910


TOWR - Spec Buy (1,060)

Kemarin (13/1), TOWR ditutup menguat 1% ke level 1,060. Posisi TOWR pun, pada skenario terbaiknya saat ini kami perkirakan sedang membentuk awal dari wave [C], sehingga dalam jangka menengahnya pergerakan TOWR akan cenderung menguat dan hal ini akan terkonfirmasi bila TOWR tidak terkoreksi ke bawah 1,030 sebagai supportnya.

Spec Buy: 1,040-1,060

Target Price: 1,170, 1,255

Stoploss: below 1,030


AKRA - Buy on Weakness (845)

AKRA ditutup menguat 3% ke level 845 pada perdagangan kemarin (13/1). Saat ini, kami memperkirakan posisi AKRA sedang berada di awal wave [c] dari wave B sehingga AKRA masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 815-845

Target Price: 880, 920

Stoploss: below 795


CPRO - Sell on Strength (88)

CPRO ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 6% di level 88 pada perdagangan kemarin (13/1), namun penguatan CPRO masih tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, penguatan CPRO tersebut masih merupakan pada fase downtrendnya dan akan terkonfirmasi apabila CPRO menembus 80 sebagai supportnya. Untuk rentang level koreksi CPRO diperkirakan berada pada level 68-76.

Sell on Strength: 91-94


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham MAPI, TINS, IRRA dan CPRO oleh MNC SEKURITAS | 23 Desember 2021



MNC Daily Scope Wave
23 Desember 2021


IHSG terkoreksi 0,4% dan ditutup di level 6,529, penguatan IHSG pun masih tertahan oleh MA20 dan MA60. Kami memperkirakan, pergerakan IHSG masih rawan terkoreksi terlebih dahulu untuk menguji 6,514-6,525 terlebih dahulu. Selama IHSG masih bertahan di atas 6,480 sebagai supportnya, maka kami perkirakan IHSG berpeluang menguat untuk kembali menguji 6,580-6,620.

Support: 6,514, 6,480

Resistance: 6,688, 6,750


MAPI - Buy on Weakness (735)

Pada perdagangan kemarin (22/12), MAPI ditutup cenderung flat ke level 735, pergerakan MAPI pun belum mampu menembus MA20. Kami memperkirakan, selama MAPI tidak terkoreksi ke bawah 690 sebagai supportnya, maka kami perkirakan posisi MAPI saat ini sedang berada di awal wave [b] dari wave B.

Buy on Weakness: 700-735

Target Price: 780, 830

Stoploss: below 690


TINS - Buy on Weakness (1,485)

TINS ditutup terkoreksi 1% ke level 1,485 pada perdagangan kemarin (22/12). Kami perkirakan, posisi TINS saat ini sedang berada di akhir wave [y] dari wave D pada pola trianglenya. Hal ini berarti, koreksi TINS akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,450-1,485

Target Price: 1,585-1,650

Stoploss: below 1,430


IRRA - Spec Buy (2,090)

Kemarin (22/12), IRRA ditutup terkoreksi 1,9% ke level 2,090. Kami memperkirakan, posisi IRRA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii].

Spec Buy: 2,020-2,090

Target Price: 2,250, 2,400

Stoploss: below 1,965


CPRO - Sell on Strength (105)

CPRO ditutup menguat 1% ke level 105 pada perdagangan kemarin (22/12). Selama CPRO belum mampu break 120 sebagai level resistancenya, maka penguatan CPRO akan relatif terbatas untuk membentuk wave [ii] dari wave C dan CPRO masih rawan untuk terkoreksi. Adapun level koreksi CPRO kami perkirakan berada pada rentang 83-92.

Sell on Strength: 108-113


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Saham naik, Central Proteina (CPRO) juga sukses raih laba Rp 2,12 triliun dari merugi


Setelah lima tahun tidak bergerak dari level gocap, saham PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) kembali bergerak. Kamis (11/11), saham CPRO naik 21,43% ke level Rp 68 per saham. 

Kenaikan harga saham CPRO tersebut lantaran adanya pemegang saham baru yang menguasai saham CPRO. Selasa (9/11), investor baru tersebut melakukan transaksi crossing saham CPRO sebanyak 44,91% saham. Saham tersebut ternyata dikuasai oleh PT Central Pangan Prima. 

Siapa yang ada dibalik PT Central Pangan Prima adalah emiten yang dikendalikan oleh Keluarga Jiaravanon melalui beberapa nama pemegang saham. Pemegang saham ini secara internal melakukan penyatuan kepemilikan saham CPRO ke dalam Central Pangan Prima. 

Selain karena memiliki pemegang saham baru. Sejatinya kinerja CPRO sepanjang tahun ini mencatatkan pertumbuhan kinerja yang tinggi. Hingga September 2021, CPRO mengantongi pendapatan Rp 6 triliun, atau naik 7,3% secara year on year (yoy). Yang paling menarik adalah laba bersih CPRO dalam sembilan bulan di tahun ini mencapai Rp 2,12 triliun. Padahal periode sama pada tahun 2020, CPRO masih mencatatkan rugi bersih Rp 68,59 miliar. 

Akibatnya, emiten produsen udang ini membukukan laba bersih per saham Rp 35,6 dari sebelumnya Rp 1,2 per saham. 

Meski neraca laba rugi CPRO terlihat apik, emiten ini ternyata masih mencatatkan saldo laba akumulasi kerugian sebesar Rp 4,25 triliun. Angka ini turun dari akhir Desember 2020 sebesar Rp 6,37 triliun. 

Per 29 Oktober 2021, kepemilikan saham CPRO PT Surya Hidup Satwa mengempit 3,86 miliar saham setara 6,48%. Benjamin Jiaravanon memiliki 3,68 miliar saham setara 6,18%. 

Lalu Leedon Capital Limited sebelumnya memiliki 10,73 miliar saham setara dengan 18,01%. Snow Lion Investment Limited sebanyak 5,4 miliar saham setara 9,06%. 

Empat pemegang saham tersebut yang yang sebenarnya milik Keluarga Jiaravanon, dan menyatukan kepemilikannya ke PT Central Pangan Prima. Mereka adalah PT Surya Hidup Satwa, Benjamin Jiaravanon, Leedon Capital Limited dan Snow Lion Investment Limited.

Selain empat pemegang saham tersebut, saham CPRO digenggam oleh UOB Kay Hian (Hong Kong) Ltd sebesar 22,71%. Masyarakat juga menjadi pemilik saham CPRO terbanyak yakni 14,62 triliun atau berkontribusi sebanyak 24,54%. 

sumber : investasikontan



Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

PT Central Proteina Prima Tbk.Targetkan EBITDA 2021 Capai Rp800 Miliar


Emiten makanan laut, PT Central Proteina Prima Tbk., mematok target Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization atau EBITDA pada 2021 di posisi Rp750 miliar hingga Rp800 miliar.

Manajemen Central Proteina Prima mengatakan bahwa perseroan masih optimistis terdapat peluang untuk tumbuh kendati tahun depan masih dihadapkan ketidakpastian kondisi ekonomi global, termasuk dampak dari perang dagang AS-China, fluktuasi kurs rupiah, dan pandemi Covid-19.

“Oleh karena itu, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sekiar 5 persen dengan target EBITDA antara Rp750-Rp800 miliar,” tulis Manajemen Central Proteina Prima seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Bisnis, Selasa (17/11/2020).

Manajemen menjelaskan bahwa keyakinan itu berdasarkan cerminan kinerja sepanjang 2020 ketika sektor makanan menjadi salah satu sektor yang paling bertahan seiring dengan masyarakat masih membutuhkan nutrisi dari produk ikan dan udang.

Adapun, emiten berkode saham CPRO itu mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp102 miliar pada tahun depan.

Capex itu terdiri atas biaya peremajaan fasilitas lama, peningkatan kapasitas produksi pakan, dan makanan hewan kesayangan sebesar Rp65 miliar, penambahan kapasitas produksi pembibitan udang sebesar Rp13 miliar, dan peremajaan fasilitas unit usaha lain sebesar Rp24 miliar.

Sepanjang Januari-September 2020, CPRO telah merealisasikan capex sebesar Rp45 miliar dan mengestimasikan tambahan capex sebesar Rp40 miliar pada kuartal IV/2020. 

Mayoritas pengeluaran capex didominasi untuk peningkatan kapasitas produksi untuk pakan dan makanan hewan kesayangan dan juga penambahan gudang di pabrik yaitu sebesar Rp61 miliar, ekspansi pembibitan udang di Aceh Rp5 miliar, dan peremajaan fasilitas produksi yang ada Rp19 miliar.

Di sisi lain, hingga kuartal III/2020 CPRO telah membukukan penjualan sebesar Rp5,6 triliun, naik tipis daripada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5,5 triliun.

Perseroan optimistis pendapatan untuk setahun penuh ini akan naik dari capian 2019, yaitu di kisaran Rp7,4-7,5 triliun dengan EBITDA diperkirakan akan mencapai Rp725-750 miliar.

“Sementara itu, perseroan juga optimis bahwa proses restrukturisasi obligasi anak perusahaan Perseroan Blue Ocean Resources Pte Ltd yang sedang dalam proses negosiasi dan diskusi dengan para pemegang obligasi akan mencapai kesepakatan pada 2020 dan akan tuntas pada 2021,” tulis Manajemen Central Proteina Prima.

Sumber: BISNIS

Saham CPRO | CPRO Bidik Pertumbuhan Penjualan Domestik 66,67%

logo PT Central Proteina Prima Tbk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Central Proteina Prima Tbk atau CP Prima membidik penjualan produk makanan olahan di pasar domestik mencapai 10.000 ton pada tahun ini. Target tersebut meningkat 66,67% dibandingkan realisasi pada tahun lalu sebesar 6.000 ton.

"Ini hanya penjualan domestik saja, ya, belum penjualan ekspor," kata Sidarta Sidik, Direktur Pemasaran Produk Makanan Olahan PT Central Proteina Prima Tbk, kepada KONTAN di acara peluncuran produk CP Prima Seafood, Rabu (24/4).

Emiten berkode saham CPRO di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini baru saja meluncurkan frozen seafood baru, yakni aneka produk siomay (Siomay Premium, Siomay Curry, Siomay Vegetables, Siomay Ikan), Shrimp, dan Marine Tilapia atau ikan nila Salina.

Perusahaan yang bergerak di bidang budidaya ikan dan pengolahannya ini menghasilkan komoditas frozen seafood yang meliputi ikan air tawar, ikan air asin dan udang. Produk unggulan CP Prima adalah udang dan pangasius (ikan patin). Produk-produk tersebut dipasarkan ke berbagai mitra CP Prima, diantaranya Yoshinoya, Solaria, De Cost, Chem Resto.

Samiono, Direktur PT Central Pertiwi Bahari, anak perusahaan CP Prima, optimistis mereka mampu memenuhi target penjualan. Sebab, budidaya perikanan lebih bisa dikendalikan dibandingkan ikan tangkap dari laut. "CP Prima memiliki integrasi mulai dari pembibitan, pakan ikan, probiotik, dan pengolahannya. Semuanya kita punya sendiri," ungkap dia.

CP Prima menggunakan teknologi pembekuan secara cepat sehingga mampu menghasilkan produk yang segar atau hampir sama dengan kondisi ikan yang baru diangkat dari kolam. "Proses penurunan mutunya sangat bisa diminimalkan sehingga kualitas daging yang dihasilkan tidak rusak," tambah Adi, Communication Relation CP Prima. Proses ini diharapkan bisa menjawab tantangan, yakni meyakinkan masyarakat bahwa produk frozen seafood sama segarnya dengan ikan yang langsung dari air.

Sidarta bilang cold chain atau sistem rantai dingin di Indonesia tidak sebaik di negara lain seperti Amerika dan Eropa. Supermarket terkadang masih belum sadar bahwa frozen seafood harus benar-benar berada di freezer dengan suhu minus 18 derajat, jika tidak maka bisa menurunkan kualitas produk.

Saham CPRO | Strategi PT Central Proteina Prima Tbk. Pasca Resrukturisasi


Emiten perikanan PT Central Proteina Prima Tbk. (CPRO) menerapkan sejumlah strategi untuk memacu pertumbuhan kinerja setelah melakukan restrukturisasi obligasi.

Presiden Direktur Central Proteina Prima Irwan Tirtariyadi menuturkan, perseroan akan fokus kepada pertumbuhan fundamental kinerja selepas menyelesaikan restrukturisasi utang. Sejumlah strategi yang dijalankan antara lain memacu penjualan ekspor, menambah produk olahan perikanan, dan penetrasi pasar makanan hewan peliharaan (petfood).

“Setelah menyelesaikan restrukturisasi, kami fokus mengembangkan kinerja,” ujarnya, Rabu (19/9/2018).

Dari sisi ekspor, CPRO akan menggenjot penjualan udang. Adapun, di bisnis makanan olahan, perusahaan akan menambah sejumlah varian baru yang saat ini mencapai 80 produk.

Terbaru, CPRO memasarkan keripik kulit ikan patin untuk segmen menengah ke atas. Makanan kudapan ini dipasarkan di sejumlah outlet Freshmart bersama dengan sejumlah produk bermerek Fiesta lainnya.

Irwan menyampaikan, perseroan juga mencoba penetrasi pasar petfood untuk ikan dan burung. Saat ini, memelihara hewan sudah menjadi bagian gaya hidup kelas menengah, sehingga permintaan makanannya kian bertumbuh.

“Memelihara hewan sudah menjadi gaya hidup kelas menengah. Tahun depan kami akan masuk ke petfood untuk kucing dan anjing,” imbuhnya.

Perihal restrukturisasi, perseroan sudah merealisasikannya pada Juni 2018. CPRO mengurangi liabilitas melalui restrukturisasi obligasi anak usahanya, Blue Ocean Pte. Ltd.
http://market.bisnis.com/read/20180919/192/840132/ini-strategi-central-proteina-prima-cpro-setelah-restrukturisasi