google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Bundamedik (BMHS) Akuisisi Media Sejahtera Bersama Senilai Rp 39 Miliar Langsung ke konten utama

Bundamedik (BMHS) Akuisisi Media Sejahtera Bersama Senilai Rp 39 Miliar



[Saham BMHS] Emiten rumah sakit PT Bundamedik Tbk (BMHS) mengakuisisi PT Media Sejahtera Bersama yang berlokasi di Surabaya. Dalam aksi korporasi ini, BMHS menggelontorkan dana sebesar Rp 39 miliar.

Direktur Utama Bundamedik Mesha Rizal menjelaskan, BMHS melakukan pembelian 100% saham yang telah ditempatkan dan disetor pada PT Media Sejahtera Bersama, kepada induk BMHS, PT Bunda Investama Indonesia dan anak usaha PT Morula Indonesia.

Mesha bilang, perseroan melalui Morula Indonesia dan Bunda Investama Indonesia, serta para pemegang saham telah menandatangani dokumen transaksi akuisisi ini pada Kamis (7/4) lalu. Adapun dalam laporannya ke Bursa Efek Indonesia, tercatat ada 37 dokumen akta jual beli.

"Untuk memperkuat ekosistem layanan kesehatan perseroan dan anak usaha lebih komprehensif dan dapat memberikan dampak positif pada kinerja dan kondisi, serta memperkuat keberlangsungan usaha perseroan dan anak usaha," jelas Mesha dalam keterbukaan informasi, Senin (11/4).

Lebih lanjut, Mesha bilang tidak ada dampak material yang merugikan terhadap BMHS soal akuisisi saham di Medika Sejahtera Bersama oleh Morula Indonesia, baik terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau keberlangsungan perseroan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, BMHS menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 100 miliar hingga Rp 150 miliar pada 2022. Adapun capex ini akan digunakan untuk menambah jaringan rumah sakit di seluruh Indonesia.

Managing Director Bundamedik Nurhadi Yudiyantho mengatakan, belum lama ini pihaknya membangun rumah sakit baru RSU Bunda Vida Bekasi. Rencananya, pembangunan akan dimulai pada April 2022 dan memakan waktu selama 15 bulan.

“Saat ini, kami juga akan melanjutkan ekspansi baik secara organik maupun akuisisi. Kami yakin dengan kondisi sektor kesehatan saat ini, ada potensi besar bagi ekosistem kami untuk terus dapat diperluas kapasitasnya guna melayani perkembangan kebutuhan layanan kesehatan baik terkait Covid-19 maupun non Covid-19,” kata dia kepada Kontan.co.id, Minggu (10/4).


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...