Tampilkan postingan dengan label Saham BMHS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham BMHS. Tampilkan semua postingan

IVONNE M RAMPUN MENGUNDURKAN DIRI SEBAGAI DIREKTUR BMHS


Ivonne M Rampun selaku Direktur PT Bundamedik Tbk. (BMHS) mengundurkan diri.

Mesha Rizal Sini Direktur Utama BMHS dalam keterangan tertulisnya Kamis (19/10) menyampaikan bahwa Perseroan telah menerima pengunduran diri Ivonne M Rampun selaku Direktur BMHS pada tanggal 17 Oktober 2023.

Selanjutnya, BMHS akan mengikuti dan menjalankan ketentuan yang diatur di dalam regulasi OJK dalam POJK 33/POJK.04/2014 untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dan meminta persetujuan dari pemegang saham atas pengunduran diri ini.

Sebagai informasi, Ivonne M Rampun adalah profesional di bidang Manajemen Medis dan Rumah Sakit dengan pengalaman lebih dari 15 tahun sebagai Direktur Rumah Sakit di salah satu rumah sakit terkemuka di Indonesia. Beliau handal dalam manajemen medis, keperawatan dan juga penanganan kasus medikolegal.

Mesha menambahkan pengunduran diri ini tidak berdampak material yang merugikan terhadap reorganisasi Direksi di Perseroan, baik terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan operasional BMHS. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Bunda Medik (BMHS) Bakal Bagikan Dividen Tunai Rp1,5 Per Saham


PT Bundamedik Tbk. (BMHS)
akan membagikan dividen tunai periode tahun buku 2022.

Josephine Tobing Corprate Secretary BMHS dalam keterangan tertulisnya Rabu (21/6) menuturkan bahwa pembagian dividen ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan yang digelar pada tanggal 19 Juni 2023.

Adapun Cum dan Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada tanggal 27 Juni dan 3 Juli 2023 sedangkan Cum dan Ex dividen di pasar tunai pada tanggal 4 Juli dan 5 Juli 2023.

Selanjutnya Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada pada tanggal 5 Juli 2023 dan pembayaran dividen tunai sebesar Rp12,90 miliar atau Rp1,5 per saham jatuh pada tanggal 21 Juli 2023. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Jadwal Pembagian Dividen Rp1,5 per Saham Bundamedik (BMHS)


Emiten rumah sakit PT Bundamedik Tbk (BMHS) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,5 per saham atau total mencapai Rp12,90 miliar.

Mengutip risalah rapat, Rabu (21/6), keputusan itu ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta pada Senin (19/6).

Dana dividen berasal dari total laba bersih BMHS tahun buku 2022 yang mencapai Rp128,93 miliar. Dengan demikian, maka dividend payout ratio (DPR) perseroan mencapai 10,01 persen.

Sebagai informasi, laba BMHS pada tahun lalu mengalami penurunan 63,04 persen year-on-year (yoy) dibandingkan 2021 senilai Rp354,64 miliar. Ini sejalan dengan pendapatan BHMS yang turun 12,27 persen yoy menjadi Rp1,65 triliun, dari Rp1,89 triliun.

Kendati laba turun, BMHS terhitung masih memiliki saldo laba yang cukup besar mencapai Rp303,29 miliar, dengan jumlah modal bersih (ekuitas) mencapai Rp1,80 triliun

Investor yang berhak atas dividen BMHS merupakan pemegang saham perseroan yang namanya tercatat paling lambat pada 4 Juli 2023.

Berikut adalah jadwal lengkap dividen PT Bundamedik Tbk (BMHS):

Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi
- Cum Dividen: 27 Juni 2023

- Ex Dividen: 3 Juli 2023

Pasar Tunai
- Cum Dividen: 4 Juli 2023

- Ex Dividen: 5 Juli 2023

Recording Date: 4 Juli 2023

Pembayaran Dividen: 21 Juli 2023
 
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Revenue Di Semester I Anjlok, Ebitda BMHS Di 2023 Ditarget Rp350 Miliar


PT Bundamedik Tbk (BMHS) menergetkan EBITDA di 2022 sebesar Rp350 miliar, sedang selama semester pertama tahun ini nilainya sudah mencapai Rp169 miliar dengan margin EBITDA sebesar 23 persen.

Target kinerja keuangan BMHS untuk Tahun Buku 2022 tersebut disampaikan oleh Direktur Bundamedik, Nurhadi Yudiyantho saat pelaksanaan Public Expose Live 2022 di Jakarta, Senin (12/9).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan BMHS, Cucun Wijaya meyakini bahwa pendapatan perseroan di Semester II-2022 bisa mengalami pertumbuhan. Di paruh pertama tahun ini pendapatan BMHS tercatat anjlok 9,67 persen (y-o-y) menjadi Rp814,91 miliar.

Lebih lanjut Yudiyantho memperkirakan, pertumbuhan pendapatan BMHS untuk Tahun Buku 2023 diyakini bisa sekitar 20-30 persen, sejalan dengan keberhasilan perseroan dalam mengakuisisi sejumlah rumah sakit di 2022.

Adapun dana belanja modal (capex) yang digunakan untuk melakukan akuisisi sejumlah rumah sakit di Semester I-2022 sebesar Rp318 miliar. Sejauh ini, rata-rata akuisisi rumah sakit yang dilakukan BMHS sebanyak satu sampai dua unit per tahun.

Dia menyampaikan, selama enam bulan pertama tahun ini, jumlah rumah sakit dalam ekosistem BMHS bertumbuh hampir dua kali lipat (y-o-y). Saat ini, BMHS bisa menambah empat rumah sakit baru, yaitu RSIA Azzahra Palembang, RSU Citra Harapan Bekasi, RSIA Pusura Tegalsari Surabaya dan RSJP Paramarta Bandung.

Menurut Yudiyantho, pertumbuhan tempat tidur di Semester I-2022 mencapai 54 persen (y-o-y) menjadi 639 unit. "Peningkatan jumlah rumah sakit yang signifikan ini juga seiring dengan peningkatan pasien non-Covid-19 yang sudah mulai kembali berobat ke rumah sakit, khususnya untuk bedah elektif.

Kini, lanjut dia, BMHS sudah menjadi ekosistem terintegrasi yang melingkupi sembilan RS Bunda Group, sepuluh klinik bayi tabung Morula, sebanyak 126 klinik satelit fertilitas, 40 Outlet Diagnos, lebih dari 150 jejaring klinik layanan primer Klinik Pintar, tim Evakuasi Medik ER dan layanan wisata medis IMTB. (end/Budi)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BMHS, UNTR dan SSIA | 11 Mei 2022



INVESTASI KONTAN
11 MEI 2022



Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,30% ke level 6.819,79 pada penutupan perdagangan Selasa (10/5). Simak rekomendasi teknikal tiga saham pilihan analis untuk perdagangan Rabu (11/5).


1. PT Bundamedik Tbk (BMHS)

Saat ini BMHS sedang berada pada fase downtrend-nya, selama BMHS belum mampu break area resistance dengan agresif diperkirakan pergerakannya masih rawan koreksi untuk menguji support. Hal ini juga nampak dari pergerakan indikator MACD dan Stochastic yang masih berada di area negatif dan belum menunjukkan tanda penguatan.

Rekomendasi : Sell on Strength

Support: Rp 590

Resistance: Rp 710

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas


2. PT United Tractors Tbk (UNTR)

Saat ini, secara teknikal saham UNTR memperlihatkan indikator stochastic berada di level 60 serta indikator MACD masih bergerak sideways. Sementara candle UNTR terlihat berada di garis tengah bollinger band.

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 27.300

Resistance: Rp 30.700

Kiswoyo Adi Joe, Reswara Gian Investa 


3. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)

SSIA membentuk candlestick doji yang mengindikasikan bahwa tekanan jual sudah mulai mereda dan mengindikasikan potensi reversal dalam jangka pendek. Indikator MACD masih bergerak sideways dan indikator stochastic berpotensi untuk memberikan sinyal golden cross.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: 358

Resistance: 390

Daniel Agustinus, Kanaka Hita Solvera


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

PERLUAS EKOSISTEM KESEHATAN, BUNDAMEDIK BERINVESTASI DI RSJP PARAMARTA BANDUNG.



[Saham BMHS] Bundamedik Healthcare System (BMHS) sebagai perusahaan penyelenggara layanan kesehatan berupa healthcare ekosistem, semakin gencar dalam melakukan ekspansi ekosistemnya di tahun ini.

Menapaki usia 49 tahun di industri layanan kesehatan, BMHS memutuskan untuk melakukan investasi strategis di rumah sakit spesialistik, yaitu Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJP) Paramarta.

Investasi ini ditandai dengan penandatanganan Akta Jual Beli pada tanggal 22 Maret 2022 oleh kedua belah pihak, yakni PT Bundamedik Tbk dan PT Global Sekawan Kreasi selaku pemilik RSJP Paramarta.

RSJP Paramarta merupakan rumah sakit pertama di Indonesia yang diakui sebagai Anggota International Healthcare Federation (IHF). Sebagai rumah sakit khusus jantung dan pembuluh darah pertama di Bandung, RSJP hadir dengan sistem teknologi terintegrasi di setiap unit untuk memberi kemudahan dan efisiensi pelayanan kesehatan bagi pasien.

Pengaplikasian layanan berbasis smart technology yang telah dilakukan di RSJP Paramarta sejalan dengan transformasi digital BMHS untuk terus menghadirkan kualitas layanan melalui customer centric services (berfokus pada pasien).

Managing Director PT. Bundamedik Tbk - Nurhadi Yudiyantho, S.E., Ak menjelaskan, "Terobosan teknologi dalam sektor kesehatan sangat penting dilakukan guna memberikan pengalaman optimal bagi masyarakat. Komitmen RSJP Paramarta untuk bantu masyarakat peroleh layanan kesehatan jantung dan pembuluh darah yang profesional dan terpercaya di Jawa Barat inilah yang sejalan dengan misi kami dalam meningkatkan pelayanan ke konsumen lewat teknologi medis minimal invasive procedures yang kami miliki.==

Dengan cakupan BMHS yang sudah semakin luas, yakni hampir mendekati 150 juta masyarakat lewat berbagai outlet yang sudah tersebar di berbagai provinsi, investasi pada RSJP Paramarta ini diharapkan bisa menjadi pelengkap dari ekosistem kesehatan BMHS yang komprehensif saat ini."

Sejak hadir di awal 2022, RSJP Paramarta berkomitmen untuk menghadirkan konsep smart hospital yang memberikan kemudahan dan efisiensi pelayanan kesehatan bagi pasien secara endto-end, dari mulai pendaftaran hingga fasilitas dan pelayanan yang dihadirkan. Dengan pengalaman Bundamedik yang sudah menginisiasi robotic surgery sejak 2012, investasi ini diharapkan bisa semakin memberi pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat melalui berbagai tindakan intervensi medis modern untuk penyakit jantung.

BMHS merupakan perusahaan penyelenggara layanan kesehatan yang terdiri dari beragam unit usaha, mulai dari rumah sakit, klinik bayi tabung, laboratorium, farmasi, hingga evakuasi dan asistensi medis. Berbagai usaha perluasan bisnis telah dilakukan BMHS di berbagai daerah di Indonesia seperti Palembang, Bali, Bekasi dan Bandung, baik melalui pembangunan unit usaha baru (greenfield project) maupun akuisisi rumah sakit. Komitmen untuk terus beradaptasi dan tumbuh sebagai suatu ekosistem kesehatan yang lincah dan sigap inilah yang membuat BMHS siap menghadapi tantangan pasca pandemik dan memenuhi harapan para stakeholder. (end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Bundamedik (BMHS) Akuisisi Media Sejahtera Bersama Senilai Rp 39 Miliar



[Saham BMHS] Emiten rumah sakit PT Bundamedik Tbk (BMHS) mengakuisisi PT Media Sejahtera Bersama yang berlokasi di Surabaya. Dalam aksi korporasi ini, BMHS menggelontorkan dana sebesar Rp 39 miliar.

Direktur Utama Bundamedik Mesha Rizal menjelaskan, BMHS melakukan pembelian 100% saham yang telah ditempatkan dan disetor pada PT Media Sejahtera Bersama, kepada induk BMHS, PT Bunda Investama Indonesia dan anak usaha PT Morula Indonesia.

Mesha bilang, perseroan melalui Morula Indonesia dan Bunda Investama Indonesia, serta para pemegang saham telah menandatangani dokumen transaksi akuisisi ini pada Kamis (7/4) lalu. Adapun dalam laporannya ke Bursa Efek Indonesia, tercatat ada 37 dokumen akta jual beli.

"Untuk memperkuat ekosistem layanan kesehatan perseroan dan anak usaha lebih komprehensif dan dapat memberikan dampak positif pada kinerja dan kondisi, serta memperkuat keberlangsungan usaha perseroan dan anak usaha," jelas Mesha dalam keterbukaan informasi, Senin (11/4).

Lebih lanjut, Mesha bilang tidak ada dampak material yang merugikan terhadap BMHS soal akuisisi saham di Medika Sejahtera Bersama oleh Morula Indonesia, baik terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau keberlangsungan perseroan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, BMHS menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 100 miliar hingga Rp 150 miliar pada 2022. Adapun capex ini akan digunakan untuk menambah jaringan rumah sakit di seluruh Indonesia.

Managing Director Bundamedik Nurhadi Yudiyantho mengatakan, belum lama ini pihaknya membangun rumah sakit baru RSU Bunda Vida Bekasi. Rencananya, pembangunan akan dimulai pada April 2022 dan memakan waktu selama 15 bulan.

“Saat ini, kami juga akan melanjutkan ekspansi baik secara organik maupun akuisisi. Kami yakin dengan kondisi sektor kesehatan saat ini, ada potensi besar bagi ekosistem kami untuk terus dapat diperluas kapasitasnya guna melayani perkembangan kebutuhan layanan kesehatan baik terkait Covid-19 maupun non Covid-19,” kata dia kepada Kontan.co.id, Minggu (10/4).


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Ekspansi Bisnis, Bundamedik (BMHS) Segera Didirikan Rumah Sakit di Bekasi


[Saham BMHS] Emiten rumah sakit, PT Bundamedik Tbk (BMHS)semakin agresif berekspansi sejak awal 2022. Perseroan tengah membangun Rumah Sakit Umum di kawasan bergengsi Vida Bekasi, Jawa Barat. 

Managing Director Bundamedik, Nurhadi Yudiyantho menjelaskan pembangunan RSU Bunda Vida tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan ekosistem kesehatan di daerah tersebut. Dia mengatakan, sebagai bagian dari metropolitan Jabodetabek, Bekasi membutuhkan layanan kesehatan lengkap dan terstandarisasi. 

“Sebagai Rumah Sakit Umum, RSU Bunda Vida Bekasi nantinya tidak hanya menawarkan layanan Ibu dan Anak unggulan Bunda, tetapi juga layanan spesialistik lengkap lainnya yang bisa mengakomodir lifestyle healthcare masyarakat Bekasi dan sekitarnya. RSU Vida Bekasi akan siap melayani wilayah Bekasi dan sekitarnya dengan populasi lebih dari 3 juta jiwa,” kata dia dalam keterangan resminya, Senin (21/3). 

Lebih lanjut dia bilang, adanya ekspansi penambahan RSU di Bekasi ini sejalan dengan komitmen besar perseroan untuk memperluas ekosistem perusahaan agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat dengan layanan kesehatan yang lengkap dan berkualitas.

Sebagai informasi, RSU Bunda Vida Bekasi memiliki luas lahan 4146 m2 dengan luas bangunan kurang lebih mencapai 7985 m2. Kemudian rumah sakit ini akan memiliki 5 lantai serta terdapat 100 bed. “Adapun proses pengerjaannya memakan waktu selama 15 bulan. Rencananya, proyek ini akan dibangun mulai dari April 2022,” tutupnya. 


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham AGRO, BMHS dan HMSP | 10 Maret 2022



INVESTASI KONTAN
10 MARET 2022




Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,78% ke level 6.864,44 pada penutupan perdagangan Rabu (9/3). Simak rekomendasi teknikal tiga saham pilihan analis untuk perdagangan Kamis (10/3). 


1. PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO)

Pergerakan saham AGRO secara teknikal memperlihatkan pola break down triangle pattern yang mengindikasikan bearish. Sementara indikator MACD menunjukkan sinyal deathcross dan diiringi dengan indikator stochastic yang bergerak downtrend.

Rekomendasi: Sell

Support: Rp 1.130

Resistance: Rp 1.330

Dimas Wahyu Putra, NH Korindo Sekuritas


2. PT Bundamedik Tbk (BMHS)

Melihat pergerakan BMHS yang masih cenderung konsolidasi, maka tetap cermati level support dan resistance. Pasalnya, dalam jangka pendek, BMHS berpotensi bergerak sideways. Hal ini pun juga nampak dari pergerakan indikator MACD dan Stochasticnya yang juga masih sideways.

Rekomendasi: Speculative buy

Support: Rp 680

Resistance: Rp 735

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas


3. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)

HMSP ditutup menguat terbatas terjadi konsolidasi ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi apabila dibandingkan rata-rata perdagangan sepekan. HMSP saat ini bergerak downtrend  jangka menengah yang mana nampak terlihat dari indikator MA20 dan MA200 berada pada level all time low. Band pada indikator bollinger band kian melebar, indikasi volatilitas yang meningkat.

Rekomendasi: Hold

Support: Rp. 880

Resistance: Rp. 970

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Simak Rencana Bisnis Bundamedik (BMHS) di Tahun 2022


Untuk mengembangkan bisnis perusahaan, PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah memiliki dana sebesar Rp 1 triliun. Adapun, dana tersebut bersumber dari pinjaman PT Bank Central Asia Tbk (BCA), yang akan digunakan secara bertahap.

“Dana Rp 1 triliun memang didapatkan melalui engagement dari BCA. Namun tidak sepenuhnya kami keluarkan secara langsung tapi secara bertahap dan tentunya akan digunakan yang berkaitan dengan rumah sakit,” ungkap Komisaris Utama BMHS Ivan Sini kepada Kontan.co.id, Rabu (23/2)

Dia menambahkan, Bundamedik bakal semakin ekspansif di tahun 2022. Hal ini ditandai dengan langkah akuisisi dan pengembangan bisnis lainnya dalam ekosistem kesehatan, yang relevan dengan basis fundamental perusahaan.

Sementara itu, Managing Director Bundamedik Nurhadi Yudiyantho bilang, saat ini sudah ada dua rumah sakit yang tengah dijajaki untuk perusahaan untuk diakuisisi.

“Lokasinya masih di Jabodetabek,” tambah dia. Nurhadi pun berharap, penjajakan tersebut bisa rampung pada kuartal I-2022.

Selain itu, Bundamedik juga memiliki proyek green field, di mana lahannya akan digunakan untuk pengembangan ekosistem rumah sakit seperti laboratorium, klinik bayi tabung dan lainnya.

“Di tahun ini tentunya ekosistem kita akan tumbuh secara keseluruhan, karena kita juga akan terus mengembangkan klinik, laboratorium dan unit lainnya termasuk untuk distribusi farmasi melalui Global Bunda Farma untuk menambah cabang,” sambung Nurhadi.

Adapun, di tahun 2022, Bundamedik juga fokus untuk melakukan ekspansi ke kota-kota besar lainnya terutama di Sumatra Utara, Sulawesi (Makassar), Surabaya hingga Bali


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham BANK, BMHS, AGII dan EXCL oleh MNC SEKURITAS | 5 Januari 2022



MNCS Daily Scope Wave
5 Januari 2022



Kemarin (4/1), IHSG kembali ditutup menguat 0,5% ke level 6,695 dan diiringi dengan volume yang cukup besar dibandingkan hari sebelumnya. Pergerakan IHSG kemarin pun juga mampu break dari resistance terdekatnya di 6,688, diperkirakan arah IHSG selanjutnya akan menguji kembali 6,720-6,750 untuk membentuk wave (y) dari wave [b] dari wave B pada label hitam. Apabila IHSG mampu menembus 6,755 dengan agresif, maka kami perkirakan IHSG sedang membentuk wave C dari wave (Y) pada label merah.

Support: 6,662, 6,581

Resistance: 6,754, 6,800


BANK - Buy on Weakness (2,520)

BANK ditutup menguat cukup agresif sebesar 6,8% ke level 2,520, pergerakan BANK pun mampu menembus MA20 dan MA60. Saat ini, posisi BANK kami perkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 2,430-2,510

Target Price: 2,660, 3,100

Stoploss: below 2,260


BMHS - Spec Buy (825)

Kemarin (4/1), BMHS ditutup cenderung flat di level 825. Selama BMHS tidak kembali terkoreksi ke bawah level 805 sebagai supportnya, maka saat ini BMHS sedang berada di awal wave (c) dari wave [i] atau awal wave [c] dari wave B pada label merah.

Spec Buy: 815-825

Target Price: 905, 1,000

Stoploss: below 805


AGII - Buy on Weakness (1,465)

Pada perdagangan kemarin (4/1), AGII ditutup terkoreksi 4,2% ke level 1,465. Kami perkirakan, posisi AGII saat ini sedang berada di akhir wave [a] dari wave 2. Hal ini berarti, koreksi AGII diperkirakan terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,440-1,465

Target Price: 1,555, 1,685

Stoploss: below 1,390


EXCL - Buy on Weakness (3,140)

EXCL ditutup terkoreksi 0,6% ke level 3,140 pada perdagangan kemarin (4/1), koreksi EXCL pun masih tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, posisi EXCL saat ini sedang berada di awal wave (ii) dari wave [iii]. Hal ini berarti, EXCL masih rawan terkoreksi dan dapat digunakan untuk BoW.

Buy on Weakness: 3,080-3,130

Target Price: 3,360, 3,480

Stoploss: below 3,020


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham PMMP, BBRI dan BMHS | 22 Desember 2021



INVESTASI KONTAN 
22 DESEMBER 2021


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,11% di level 6.554,31 pada perdagangan Selasa (21/12). Berikut ini rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (22/12).

1. PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP)

Muncul bearish harami pattern dengan RSI melemah dan stochastic dead cross. Volume perdagangan menurun. PMMP masih gagal menembus upper bollinger band. Selasa (21/12), PMMP ditutup melemah 1,22% ke Rp 484. 

Rekomendasi: Sell on strength 

Support: Rp 464

Resistance: Rp 498

Achmad Yaki, BCA Sekuritas


2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

BBRI pada perdagangan Selasa (21/12) ditutup melemah terkonsolidasi. Volume transaksi relatif sepi dan bergerak pada range sempit. Secara jangka panjang, BBRI saat ini bererak uptrend sedang menguji support MA200 di level 4.000 sebagai level support psikologis sekaligus support jangka panjang, kendati secara jangka pendek bergerak pada tren sideways.

Indikator stochastic mendekati areal oversold atau jenuh jual. BBRI pada Rabu (22/12), diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada kisaran support Rp 4.000 dan resistance Rp 4.150. Buy apabila mampu bertahan mengalami teknikal rebound di atas level Rp 4.000 karena ada potensi menguat menguji resistance Rp 4.150. Namun stop loss apabila level support Rp 4.000 tersebut tertembus.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 4.000

Resistance: Rp 4.150

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas


3. PT Bundamedik Tbk (BMHS)

Black candle mengindikasikan tekanan jual. MACD histogram positif. Stochastic downtrend.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 830

Resistance: Rp 880

Dimas W.P Pratama, NH Korindo Sekuritas 



Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham PMMP, MLPL, BBRI dan BMHS oleh MNC SEKURITAS | 21 Desember 2021



MNC Daily Scope Wave
21 Desember 2021


IHSG ditutup terkoreksi cukup signifikan sebesar 0,8% ke level 6,547, koreksi IHSG pun telah menembus MA60-nya. Kami perkirakan, saat ini IHSG masih memungkinkan adanya dua skenario, dimana untuk skenario terburuknya IHSG rawan melanjutkan koreksinya ke 6,480-6,525 untuk membentuk bagian dari wave [c] dari wave B. Pada skenario terbaiknya, saat ini IHSG sedang berada di akhir wave x dari wave (iii) sehingga IHSG berpeluang menguat ke 6,620 terlebih dahulu.

Support: 6,525, 6,480

Resistance: 6,688, 6,750


PMMP - Spec Buy (490)

Pada perdagangan kemarin (20/12), PMMP ditutup menguat 2,9% ke level 490, penguatan tersebut diikuti oleh munculnya tekanan beli. Selama PMMP tidak terkoreksi ke bawah 472 sebagai supportnya, maka saat ini PMMP sedang berada di wave [y] dari wave 2.

Spec Buy: 482-490

Target Price: 510-530

Stoploss: below 472


MLPL - Buy on Weakness (380)

MLPL ditutup menguat 5,6% ke level 380 pada perdagangan kemarin (20/12), penguatan MLPL pun break dari MA20-nya. Kami perkirakan, posisi MLPL saat ini sedang pada bagian dari wave [iii], sehingga MLPL masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 366-380

Target Price: 440, 500

Stoploss: below 352


BBRI - Spec Buy (4,120)

Menutup perdagangan kemarin (20/12), BBRI ditutup menguat 0,2% ke level 4,120, penguatan BBRI pun menembus MA200nya dan muncul adanya tekanan beli. Kami perkirakan, selama BBRI tidak kembali terkoreksi ke bawah 4,060, maka posisi BBRI saat ini sedang berada di awal wave 3 dari wave (C).

Spec Buy: 4,090-4,120

Target Price: 4,230, 4,460

Stoploss: below 4,060


BMHS - Buy on Weakness (865)

BMHS ditutup menguat 4,2% ke level 865 pada perdagangan kemarin (20/12), penguatan BMHS pun menembus MA20-nya. Kami perkirakan, saat ini posisi BMHS sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (C). Hal ini berarti, BMHS berpeluang untuk melanjutkan penguatannya, terlebih bila mampu break resist di 900.

Buy on Weakness: 840-865

Target Price: 900, 1,000

Stoploss: below 785


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :Saham Online


Rekomendasi Saham BNBA, BMHS, ADRO dan ELSA oleh MNC SEKURITAS | 30 November 2021



MNC Daily Scope Wave
30 November 2021


Kemarin (29/11), IHSG ditutup menguat 0,7% ke level 6,608, seperti yang kami sampaikan pada report kemarin penguatan IHSG akan relatif terbatas ke area 6,575-6,600 terlebih dahulu. Saat ini, posisi IHSG sudah berada di wave [b] dari wave B, dimana diperkirakan masih terdapat _upside_ ke area 6,621-6,650. Namun demikian, dapat diwaspadai support di 6,480, bila IHSG break support tersebut maka IHSG terkonfirmasi membentuk wave [c] ke 6,375-6,440.

Support: 6,480, 6,392

Resistance: 6,640, 6,750


BNBA - Buy on Weakness (3,480)

Kemarin (29/11), BNBA ditutup menguat 6,4% ke level 3,480. Kami perkirakan, posisi BNBA saat ini sedang berada pada pola triangle-nya di wave (iv) dari wave [iii]. Hal ini berarti, BNBA rentan terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave e dari wave (iv) dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 3,150-3,350

Target Price: 3,620, 3,950

Stoploss: below 2,950


BMHS - Buy on Weakness (875)

Pada perdagangan kemarin (29/11), BMHS ditutup menguat 2,3% ke level 875. Selama tidak terkoreksi ke bawah 835, maka posisi BMHS saat ini sedang berada di awal wave (C), sehingga BMHS berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 855-875

Target Price: 920, 1,015

Stoploss: below 835


ADRO - Buy on Weakness (1,690)

ADRO ditutup menguat 2,1% ke level 1,690 pada perdagangan kemarin (29/11), penguatan ADRO pun menembus MA20-nya. Kami memperkirakan, posisi ADRO sudah menyelesaikan wave B dari wave (B) dan berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave C dari wave (B).

Buy on Weakness: 1,650-1,690

Target Price: 1,735, 1,870

Stoploss: below 1,600


ELSA - Buy on Weakness (278)

ELSA ditutup terkoreksi 2,1% ke level 278 pada perdagangan kemarin (29/11). Saat ini, diperkirakan posisi ELSA sedang berada di akhir wave (2) dari wave dari wave [C]. Hal ini berarti, koreksi ELSA akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 262-274

Target Price: 292, 326

Stoploss: below 250

Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online