google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Salut! Dari Tukang Tambal Ban Kini Jadi Pemilik Jaguar dan BMW Langsung ke konten utama

Salut! Dari Tukang Tambal Ban Kini Jadi Pemilik Jaguar dan BMW


Kisah pria ini cukup menginspirasi. Karier pria ini berawal dari pekerja di bengkel sepeda. Kini, ia jadi miliarder pemilik mobil mewah.

Dilansir Cartoq, dia adalah Rahul Taneja dari Madhya Pradesh, India. Rahul dulu hanya mendapatkan gaji 150 rupee (Rp 28 ribu) per hari sebagai mekanik sepeda. Sekarang, setelah 16 tahun kerja keras, tabungan, kesabaran dan kemauan, dia memiliki kemewahan termasuk mobil mewah Jaguar dan BMW.

Rahul berasal dari keluarga miskin yang tinggal di desa di distrik Mandla. Dia adalah anak bungsu dan terpaksa membantu ayahnya, yang bekerja sebagai mekanik untuk mendapatkan uang untuk menghidupi keluarga. Rahul biasa memperbaiki ban bocor.

Rahul dulu bermimpi besar. Untuk mewujudkan mimpinya, dia sadar perlu mengeksplorasi semua peluang demi menghasilkan uang. Akhirnya, dia meninggalkan rumah dan bekerja di sebuah warung makan selama dua tahun. Dia bahkan melakukan pekerjaan sesekali menjual petasan selama Diwali, mewarnai selama Holi dan layang-layang selama Makar Sankranti.

Rahul kemudian bekerja sebagai model. Ia diberkahi tubuh yang bagus dan tinggi yang cukup. Dia mengerti bahwa anugerah tersebut bisa menjadi cara lain untuk mendapatkan uang dan akhirnya mulai melakukan pekerjaan modeling. Rahul sempat menjadi Male of The Year.

360p geselecteerd als afspeelkwaliteit

Akhirnya, Rahul berhenti dari pekerjaannya di warung makan untuk menjadi pengemudi becak. Sambil melakoni profesi sebagai model, Rahul menjadi loper koran. Saat mengerjakan begitu banyak pekerjaan sambilan, dia menabung uang hasil jerih payahnya untuk membeli mobil mewah pertamanya.

Mobil mewah pertamanya adalah BMW Seri 5 yang ia beli di tahun 2011. Dia tidak hanya membeli mobil, tapi juga membayar lebih untuk pelat nomor pilihan yang bertuliskan RJ 14 CP 0001.

Tujuh tahun kemudian, ia mampu membeli mobil impiannya, sebuah Jaguar XJ L. Harganya? Mobil itu dibanderol sekitar Rp 2,8 miliaran.


sumber : detik.com

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...